<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; ide permainan untuk sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/ide-permainan-untuk-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2013 13:03:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[film sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[ide permainan untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1966 &#8211; 1976 Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan By Sekolah Minggu Lebih dari seribu orang memenuhi gereja itu, sebagian besar orang-orang berumur, namun ada juga beberapa pasangan muda dan tentunya para remaja juga ada di balkon. Beberapa<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1966 &#8211; 1976 Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gereja-Cina.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-378" alt="Gereja Cina" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gereja-Cina.jpg" width="179" height="240" /></a>Lebih dari seribu orang memenuhi gereja itu, sebagian besar orang-orang berumur, namun ada juga beberapa pasangan muda dan tentunya para remaja juga ada di balkon. Beberapa jendela berarsitektur gotik telah dipecahkan dengan batu, tetapi tampaknya tidak ada orang yang memperdulikannya. Mereka sedang menyanyikan puji-pujian, diiringi alunan piano. Seorang pendeta Methodis menyambut orang-orang yang datang beribadah, seorang Presbiterian membacakan Kitab Suci, seorang Baptis berkhotbah.</p>
<p>Hal itu terjadi pada tanggal 2 September 1979. Tempatnya adalah Gereja Mo En, di Shanghai (dahulu Gereja Methodis Moore). Ini adalah pelayanan kebaktian umum bagi orang-orang Cina yang pertama setelah tiga belas tahun, yang diadakan bagi orang-orang Cina.</p>
<p>Revolusi Kebudayaan yang berawal pada tahun 1966 telah menutup gereja-gereja dan menyiksa orang-orang Kristen. Apa saja yang berbau asing dikutuk &#8211; dan kekeristenan sebagai hasil misi asing khususnya, dibenci. Gereja harus bergerak di bawah tanah selama lebih satu dekade. Ketika muncul kembali ke permukaan, dengan menakjubkan Gereja menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.</p>
<p>Kekristenan membuat terobosan pertamanya di negeri Cina pada tahun 635 Masehi, dengan orang-orang Kristen Nestorian, namun gagal berakar di antara penduduk di sana. Upaya-upaya misionaris Fransiskan pada abad ketiga belas dan keempat belas serta oleh para Yesuit pada abad keenam belas dan ketujuh belas gagal menghasilkan penyebarluasan yang berlangsung lama. Cina adalah peradaban tertutup, yang menentang ide-ide asing.</p>
<p>Perdagangan memaksa Cina terbuka, dan para misionaris Protestan pada tahun 1800-an datang bergandengan tangan dengan para pedagang. Hudson Taylor berbuat banyak untuk melepaskan diri dari pola-pola misi kolonial, dengan mengadopsi pakaian dan kebiasaan Cina, serta memberanikan diri mendatangi daerah-daerah yang membutuhkan. Tetapi tahun 1800-an adalah masa-masa sulit bagi Cina. Dinasti Manchu luput dari beberapa pemberontakan. Dan dunia sekelilingnya, khususnya Britania Raya, sedang berupaya menarik Cina yang tidur ke zaman modern, meskipun Cina tidak menginginkannya. Akibatnya, orang-orang Cina mengalami penghinaan oleh orang-orang asing.</p>
<p>Keadaan berubah dengan pesat pada tahun 1900-an. Sun Yat-sen memimpin pemberontakan yang sukses dan mendirikan republik, meskipun didominasi oleh para panglima pasukan di daerah. Chiang Kai-Shek menyatukan negeri itu pada tahun 1920-an dan 1930-an, tetapi ia digulingkan oleh Mao Zedong pada tahun 1949. Mao mendirikan pemerintahan komunis yang secara resmi ateis. Gereja-gereja dibiarkan namun diawasi. Mao bertekad bahwa orang-orang asing tidak akan menghina Cina lagi, komunis memaksa Gereja-gereja mengambil sikap anti-asing (&#8220;Christian Manifesto&#8221; tahun 1950), dan semua misionaris diusir keluar.</p>
<p><i>Three-Self Reform Movement </i>(kemudian disebut Three-Self Patriotic Movement) berupaya membawa Gereja-gereja segaris dengan tujuan-tujuan komunis &#8211; pemerintahan sendiri, pendanaan sendiri dan penyebarluasan ide-ide sendiri. Namun, gereja bertahan di bawah tekanan-tekanan semacam itu. Terusirnya para misionaris melemahkan Gereja, tetapi juga memaksa Gereja Cina berdikari. Itu dilakukannya dengan sangat baik.</p>
<p>Keadaan menjadi lebih parah pada tahun 1966. Mao, revolusioner yang menua itu, mungkin merasakan bahwa revolusinya mulai menghilang. Program Loncatan Besar ke Depan <i>(Great Leap Forward Program) </i>pada tahun 1958 &#8211; 1960 gagal, dan kaum modernis dalam partainya mulai resah. Ia kemudian meluncurkan Revolusi Kebudayaan yang tidak beradab, yang menimbulkan histeria, khususnya di antara orang-orang muda, melawan apa pun yang berbau pengaruh asing. Para pemimpin komunis sekalipun tidak luput dari pengaduan ataupun penangkapan. Terjadilah huru-hara massal. Kegiatan di bidang seni dan akademis dibatasi, termasuk juga aktivitas-aktivitas gereja. Semua tempat ibadah ditutup dan orang-orang Kristen dilarang mengadakan pertemuan. Mao sendiri dianggap sebagai dewa. &#8220;Buku merah kecil&#8221; <i>(little red book) </i>yang memuat fatwa-fatwa Mao sajalah yang dibaca dan dihafal, sedangkan Alkitab dibakar.</p>
<p>Meskipun huru-hara itu redam, kebijakan-kebijakan tetap bertahan sampai tahun 1976. Keduanya, Mao dan orang tangan kanannya, Zhou Enlai, meninggal pada tahun itu. Deng Xiaoping, seorang moderat yang pernah disingkirkan, kembali berkuasa dan mulai memperkenalkan modernisasi. Yang paling menarik perhatian adalah &#8220;Gang of Four&#8221; (empat sekawan) yang memimpin Revolusi Kebudayaan ditangkap dan diadili.</p>
<p>Cina masih menentang kekristenan, namun histeria telah redam. Menjelang tahun 1979, gereja-gereja diizinkan dibuka kembali. (Sebenarnya, dua gereja di Beijing telah dibuka pada tahun 1972 atas permintaan para diplomat dari Afrika dan Indonesia, namun gereja-gereja ini sebagian besar dihadiri oleh orang-orang asing). Pada tahun 1979 , <i>Three-Self Patriotic Movement </i>dibuka juga dengan seorang juru bicara berbakat, Uskup K.H. Ting. Ia meminta semua Gereja Protestan bersatu kembali. Pemerintah menyatakan toleransi resmi pada gereja-gereja yang bergabung dengan gerakan ini, namun gereja-gereja bawah tanah masih takut dengan kontrol pemerintah.</p>
<p>Akan tetapi, setelah ketegangan reda, banyak orang Kristen mulai membicarakan cobaan-cobaan yang mereka alami. Ketika gereja-gereja ditutup, mereka terpaksa bertemu dalam kelompok-kelompok kecil di rumah-rumah pribadi. Hal ini malah menumbuhkan, dan tidak mematahkan semangat. Keluarga-keluarga Kristen mendapat kekuatan dari persekutuan semacam ini dan mempengaruhi mereka yang ada di sekelilingnya. Tidak ada organisasi tingkat nasional, tetapi satu jemaat rumah kadang-kadang bertemu dengan lainnya yang berdekatan. Para guru, termasuk banyak wanita, mengadakan perjalanan rahasia dari satu kelompok ke kelompok lain. Ada penyiksaan dan penangkapan, tetapi ada juga saat-saat di mana para pejabat setempat menutup sebelah mata pada pertemuan-pertemuan Kristen &#8211; karena mereka tahu bahwa orang-orang Kristen merupakan pekerja keras dan warga yang berharga.</p>
<p>Sejak abad keempat, tidak pernah ada gerakan gereja rumah setegar ini. Keadaan dan tekanan dari pemerintah sama &#8211; begitu juga dampaknya. Jumlahnya juga mengejutkan: satu wilayah mempunyai 4.000 orang Kristen sebelum pengambilalihan komunis; sekarang satu wilayah mempunyai 90.000 orang Kristen. Di kota utama, hanya 1 % warganya Kristen pada tahun 1949; kini telah menjadi 10 %. Sebuah desa mempunyai 10 orang percaya pada tahun 1945, sekarang memiliki 250.</p>
<p>Apa yang menyebabkan pertumbuhan ini? Para pakar telah mempelajarinya. Kesederhanaan, kata mereka. Kesukaran telah menghasilkan kemurnian iman, semangat kepedulian, kepemimpinan awan yang kuat, kesungguhan berdoa dan kepercayaan akan ketuhanan Kristus. Betapa pun langkah-langkah kebencian Revolusi Kebudayaan, hal itu telah menghasilkan iman Kristen yang menanggalkan pakaian kebudayaan Barat. Orang-orang Cina telah mengembangkan gereja pribumi sejati. Tak ada orang yang mengetahui jumlah orang-orang Kristen di Cina. Sebagai perkiraan berbeda jauh satu sama lain. Namun, semua sependapat bahwa pertumbuhan orang-orang Kristen di bawah pemerintahan komunis sungguh menakjubkan. Hal ini mungkin mewakili salah satu perkembangan iman paling dramatis dalam sejarah gereja.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Iman Westminster</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2013 10:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[games anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[ide permainan untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1646 Pengakuan Iman Westminster By Sekolah Minggu Tidak semua orang di Inggris menerima gereja negara. Dari awal, banyak yang telah melihat Anglikanisme sebagai sistem yang tidak menjangkau doktrin-doktrin Reformasi. Ratu Elisabeth I telah menyetujui Tiga Puluh Sembilan Pasal pada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1646 Pengakuan Iman Westminster</span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Pengakuan-Iman-Westminster.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-250" alt="Pengakuan Iman Westminster" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Pengakuan-Iman-Westminster-194x300.jpg" width="194" height="300" /></a>Tidak semua orang di Inggris menerima gereja negara. Dari awal, banyak yang telah melihat Anglikanisme sebagai sistem yang tidak menjangkau doktrin-doktrin Reformasi. Ratu Elisabeth I telah menyetujui Tiga Puluh Sembilan Pasal pada tahun 1563, yang mendirikan Gereja Inggris episkopal. Dari awal, kaum Puritan telah mendesak terbentuknya pemerintahan Presbiterian dan kebaktian-kebaktian yang kurang ritual, namun permintaan mereka tidak diacuhkan.</p>
<p>Para raja Stuart &#8211; James I dan putranya, Charles I &#8211; telah berupaya meningkatkan kekuatan sistem episkopal. Charles yang menginginkan keselaran di Skotlandia dan Inggris, berupaya memaksakan Anglikanisme kepada orang-orang Presbiterian Skotlandia. Situasi yang mudah berubah ini ditangani dengan ceroboh Perang Saudara di Inggris.</p>
<p>Charles I mempunyai sejarah pertikaian panjang dengan parlemen. Pada musim semi tahun 1640, ia membentuk parlemen yang menentangnya dengan keras. Serta merta ia mmbubarkannya dan membentuk parlemen lain pada musim gugur tahun yang sama. Parlemen berunsurkan Puritan yang bertahan lama inilah yang menjadi penyebab kejatuhannya.</p>
<p>Dua tahun kemudian, pada parlemen yang sama, raja mencoba menangkap sejumlah anggota dewan yang menentangnya. Tuduhannya bahwa orang-orang tersebut telah berkhianat, memicu perang yang membawa Inggris menganut Puritanisme untuk beberapa waktu lamanya.</p>
<p>Pada awal tahun 1643, parlemen telah menghilangkan sistem episkopal. Untuk mendirikan sebuah Gereja Presbiterian sebagai gantinya, mereka mengadakan pertemuan di Westminster Abbey. Seratus dua puluh satu pendeta dan tiga puluh orang awam &#8211; beberapa dari mereka adalah orang-orang Skotlandia &#8211; berhimpun untuk membangun kembali gereja Inggris.</p>
<p>Selama enam tahun Pertemuan Westminster tersebut, Oliver Cromwell, pemimpin pasukan parlemen itu, membawa para Puritan berkuasa. Sang raja dipenggal kepalanya pada tahun 1649.</p>
<p>Pertemuan Westminster tersebut mewujudkan Pengakuan Iman Westminster (1646), suatu karya yang akan menjadi klasik dalam pemikiran presbiterian, dan Katekismus Kecil Westminster (1647) serta Katekismus Besar (1648). Kepercayaan yang mereka gariskan sepenuhnya Calvanistik.</p>
<p>Pengakuan Iman tersebut mengajarkan inspirasi kitab suci dengan menyatakan Alkitab sebagai otoritas tunggal dalam kepercayaan Kristen. Dalam bahasa aslinya, kitab suci &#8220;diinspirasikan (diilhami)Tuhan, dan &#8230; dipelihara kesuciannya sepanjang masa&#8221;. Namun, jaminan akan otoritas ilahi berasal&#8221; dari karya Roh Kudus dari dalam&#8221;.</p>
<p>Pengakuan Iman Westminster menyertakan juga doktrin takdir &#8211; sebuah topik yang tidak digubris Tiga Puluh Sembilan Pasal. Pengakuan Iman itu menyatakan, &#8220;Sebagian manusia dan malaikat ditakdirkan untuk hidup abadi, dan yang lain ditetapkan untuk kematian abadi.&#8221; Namun, &#8220;Allah bukan pencipta dosa, dan bukan juga kekerasan yang ditawarkan bagi kehendak makhluk&#8221;.</p>
<p>Lebih lanjut, Pengakuan Iman itu menekankan hubungan Allah dengan ciptaan-Nya melalui perjanjian. Penebusan umat manusia merupakan perimbangan antara kedaulatan Allah dan pertanggungjawaban manusia.</p>
<p>Pengakuan Iman ditetapkan oleh para penatua, bukan oleh pastor dan uskup, serta tidak memberi tempat (seperti yang dilakukan oleh Tiga Puluh Sembilan Pasal) bagi transsubstansiasi. Pengakuan Iman itu juga mengikat orang percaya pada hari Sabat, hari yang dikhususkan untuk berdoa secara pribadi dan ibadah umum.</p>
<p>Namun Puritanisme di Inggris tidak bertahan lama. Pada tahun 1658, dengan kematian Oliver Cromwell, tidak ada pemimpin kuat yang muncul dari pihak Puritan. Meskipun putra Cromwell, Richard, telah menggantikan kedudukan ayahnya sebagai Pelindung Inggris, ia tidak memiliki kemampuan memimpin seperti ayahnya. Richard mengundurkan diri secara terhormat, dan Inggris kembali menjadi kerajaan di bawah Charles II, putra Charles I.</p>
<p>Di Inggris, raja baru ini dengan sukses memulihkan sistem episkopal. Namun orang-orang Skotlandia berpegang erat pada Pengakuan Iman Westminster, dengan mengikatnya pada gereja Skotlandia. Melalui Skotlandia, <i>Pengakuan Iman Westminster </i>telah menjadi julukan bagi &#8220;Calvinisme yang bersejarah&#8221;.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertempuran Tours</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/pertempuran-tours/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/pertempuran-tours/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2013 08:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[film sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[games anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[ide permainan untuk sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 732 Pertempuran Tours By Sekolah Minggu Jika bukan karena Charles Martel, kita semua mungkin, sekarang, berbicara dalam bahasa Arab dan berlutut menghadap Mekah lima kali sehari. Di Tours, Charles Martel dengan pasukan orang-orang Frank memukul balik pasukan-pasukan muslim yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/pertempuran-tours/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 732 Pertempuran Tours</b></span></h1>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Charles-Martel.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-133" alt="Charles Martel" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Charles-Martel-240x300.jpg" width="240" height="300" /></a>Jika bukan karena Charles Martel, kita semua mungkin, sekarang, berbicara dalam bahasa Arab dan berlutut menghadap Mekah lima kali sehari. Di Tours, Charles Martel dengan pasukan orang-orang Frank memukul balik pasukan-pasukan muslim yang ganas, yang telah menyapu Afrika Utar dan sedang menuju Eropa. Pertempuran di Tours itulah yang menyelamatkan peradaban Barat.</p>
<p>Perkembangan Islam yang pesat adalah gerakan luar biasa dalam sejarah. Pada tahun 622, para pengikut Muhammad hanyalah sekelompok visioner teraniaya yang berkumpul di Mekah. Seratus tahun kemudian mereka tidak hanya menguasai Arab, tetapi juga Afrika Utara, Palestina, Persia (Iran), Spanyol dan sebagian India. Mereka sedang  mengancam Perancis dan Konstantinopel.</p>
<p>Bagaimana mereka melakukan itu? Pertobatan, diplomasi dan pasukan-pasukan tempur yang berdedikasi. Juga boleh dikatakan bahwa kejatuhan Kekaisaran Romawi meninggalkan wilayah yang siap untuk penanaman agama baru ini.</p>
<p>Agama Muhammad berkembang di Mekah, salah satu dari dua kota besar di Arab. Agama ini bersifat monoteistis, legalistis dan agak sederhana. Muhammad menegaskan bahwa ia telah menerima sistem tersebut dari Allah, dan ia berkata bahwa ia adalah rasul yang ditunjuk Allah. Warga Mekah menolak ajaran-ajaran baru Muhammad dan mereka mempersulit kehidupan para pengikutnya. Maka pada tahun 622, rasul tersebut dengan rombongannya melarikan diri ke Madinah (kota terbesar lain di Arab). Pelarian ini (hijriah) mengawali kalender Muslim dan sekaligus merupakan awal ekspansi yang luar biasa.</p>
<p>Arab pada saat itu menjadi tempat berkumpulnya pengembara beraneka suku yang berperang satu sama lain. Islam membawa persatuan &#8211; bukan saja dalam agama, tetapi juga hukum, ekonomi dan politik. Ketika Muhammad wafat pada tahun 632, timbullah pertikaian di antara pengikutnya tentang siapa yang akan menjadi penerusnya. Namun agama tersebut tetap berkembang.</p>
<p>Menjelang tahun 636, orang-orang Muslim telah menguasai Suriah dan Palestina. Mereka menguasai Alexandria pada tahun 642 dan Mesopotamia pada tahun 646. Kartago jatuh pada tahun 697, ketika pasukan Muslim menyapu Afrika Utara, memenangkan daerah-daerah yang sampai hari ini masih berada di tangan Muslim. Pada tahun 711, mereka melintasi terusan Gibraltar dan masuk ke Spanyol. Mereka segera mengokohkan penguasaan atas Semenanjung Iberia dan akhirnya bergerak lebih jauh dari Pyrenees. Pada saat yang sama, orang-orang Muslim telah memasuki daerah Punjab di India dan hampir memasuki Konstantinopel.</p>
<p>Konstantinopel adalah ibu kota kekaisaran Byzantin, kebanggaan satu-satunya yang tertinggal dari Kekaisaran Romawi. Berabad-abad sebelumnya, Kekaisaran Romawi terbagi atas Timur dan Barat, dan kekaisaran Barat jatuh ke tangan suku-suku Jerman seperti Vandal, Ostrogoth dan Frank. Satu-satunya kuasa yang dipegang Roma adalah Gereja, tetapi kuasa ini masih sedang bertumbuh. Melalui para misionaris seperti Augustinus di Inggris dan Bonifatius di Jerman, Roma mendapat kesetiaan spiritual dari daerah-daerah pendudukannya dahulu.</p>
<p>Ancaman Islam ialah menggabungkan kekuatan agama dan politik. Namun agama Islam bukan saja menumbangkan kekuasaan politik, ia juga menobatkan warga jajahan dengan menawarkan (atau memaksakan) sistem agama baru.</p>
<p>Charles Martel adalah penguasa dari kalangan kaum Frank, salah satu suku Jerman yang menguasai kekaisaran Barat. Kaum Frank ini pernah menyerang Perancis pada tahun 355, dan secara resmi telah bertobat ke dalam kekristenan Roma di bawah pemerintahan Clovis I (481-511). Seperti para penguasa Frank sebelumnya, Charles pun menggunakan Gereja untuk kepentingannya sendiri. Ia merasa senang mendukung misionaris Roma di antara suku-suku Jerman lainnya &#8211; ini akan menambah kekuasaan kaum Frank di Jerman. Namun, ia segera menyelewengkan Gereja kaum Frank bagi keuntungan pribadinya. Meskipun ia menyelamatkan gereja Roma dari kehancuran di Tours, sebenarnya ia berperang untuk melindungi daerah Frank.</p>
<p>Jenderal pasukan Muslim Abd-er-Rahman yang memimpin pasukannya ke Utara, masuk tepat di daerah Frank. Charles Martel (<i>Martel </i>artinya &#8220;Palu&#8221;) berhadapan dengannya di Tours dan Poiters serta memukulnya mundur. Dalam suatu rangkaian pertempuran sengit, kaum Frank memukul mundur pasukan Muslim ke Spanyol, mengakhiri perkembangan Muslim di Eropa.</p>
<p>Tentunya, pertahanan di Konstantinopel pada tahun 718 juga sama pentingnya dalam memukul penaklukan kaum Muslim. Tetapi bagi mereka yang menelusuri warisan Eropa Barat, pertempuran Tours adalah yang menentukan. Seandainya Muslim yang menang, mereka mungkin mundur di kemudian hari; mungkin mereka menyebar dan menipis. Namun seperti pesatnya mereka berkembang, begitu juga mereka menduduki daerah-daerah yang telah dimenangkan dengan kokoh. Dua belas setengah abad kemudian mereka masih merupakan kekuatan yang disegani, dan daerah-daerah pendudukan mereka masihmenolak kesaksian Kristen.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/pertempuran-tours/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
