<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; Sejarah Kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/category/sejarah-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>WARISAN HYMN</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2014 08:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pembantaian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian doa kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1326</guid>
		<description><![CDATA[WARISAN HYMN By : Sekolah Minggu JOY TO THE WORLD! Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="warisan hymn" href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/" target="_blank"><span style="color: #33cccc;"><b>WARISAN HYMN</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><b>JOY TO THE WORLD!</b></span></p>
<p>Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak terlalu panjang. Saya ingin memastikan agar orang-orang yang tidak dapat membaca sebuah khotbah akan membaca lagu.&#8221; Fanny Crosby sering disebut sebagai Quenn og Hymnody&#8221; atau Ratu Himnodi.</p>
<p>Himne &#8220;Terpujilah Allah&#8221; muncul dalam buku koleksi sekolah minggu yang ditulis oleh William Doane dan Robert Lowry di tahun 1875. Pada tahun 1952 tim Billy Graham Crusade pergi ke Inggris dan mereka menyanyikan lagu ini untuk pertama sekali. Sejak itu, lagu ini menjadi favorit dalam kebaktian rohani yang dipimpin oleh Billy Graham. Himne ini baik sekali karena tidak hanya mengandung karakteristik himne, tetapi juga lagu ini mengajak kita untuk menyerahkan kemulian tertinggi kepada Kristus. Kita diingatkan untuk senantiasa mengingat pekerjaan Tuhan yang besar dan ajaran-Nya yang agung. Tanggal 12 Februari 1915, Fanny meninggal dalam usia 95 tahun. Selama lebih dari 40 tahun dia menulis himne.</p>
<p><strong><span style="color: #ff9900;">Latar belakang                                                            </span></strong></p>
<p>Bait 1 : Kita diajak untuk memuji Allah karena Dia telah mengirimkan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan kita (Yohanes 3:16).</p>
<p>Bait 2 : Keyakinan iman akan bersama Dia di surga sambil menantikan kedatangan-Nya yang kedua kali (1 Tesalonika 4 :14).</p>
<p>Reff : Seruan untuk memuji Tuhan.</p>
<p><span style="color: #339966;"><b>Quiz</b></span></p>
<p>1. Kapan Fanny Crosby lahir dan pada usia berapa dia meninggal?</p>
<p>2. Siapa yang membuat lagu ini terkenal dalam kebaktian rohani besar?</p>
<p>3. Ceritakan dengan kalimatmu sendiri isi dari pujian ini.</p>
<p><b><i>Oleh : Kak Elsa                                                                                                                                                       Illustrasi : Kak Freddy</i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MARIA WOODWORTH</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2014 06:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[laura basuki kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lelucon kristen]]></category>
		<category><![CDATA[logo kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1299</guid>
		<description><![CDATA[MARIA WOODWORTH By : Sekolah Minggu Tokoh kita kali ini adalah seorang perempuan Amerika. Namanya Maria Woodworth-Etter, lahir pada tahun 1844 di Lisbon negara bagian Ohio, Amerika Serikat. Saat berumur 13 tahun, Maria menerima Tuhan Yesus dan menyerahkan hidupnya untuk<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="maria woodworth" href="http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/" target="_blank"><span style="color: #99cc00;"><b>MARIA WOODWORTH</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p>Tokoh kita kali ini adalah seorang perempuan Amerika. Namanya Maria Woodworth-Etter, lahir pada tahun 1844 di Lisbon negara bagian Ohio, Amerika Serikat.</p>
<p>Saat berumur 13 tahun, Maria menerima Tuhan Yesus dan menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan. Pada saat itu seorang wanita tidak diperkenankan untuk berkhotbah. Walaupun demikian Maria melanjutkan pendidikannya dengan berharap suatu saat nanti ia pun dapat ikut memberitakan firman Tuhan yang selama ini hanya dilakukan oleh kaum pria.</p>
<p><strong><span style="color: #ff00ff;">Banyak peristiwa yang dialami Maria sebelum ia terjun ke dalam pelayanan sepenuh waktu. Di antaranya adalah peristiwa ayahnya yang terbunuh yang membuatnya harus meninggalkan bangku pendidikannya. Setelah menikah, ia memiliki enam orang anak. Lima orang anaknya meninggal karena penyakit. Suaminya meninggalkan Maria setelah mereka menikah selama 24 tahun. Meski berbagai peristiwa berat terjadi di dalam hidupnya, Maria tetap bersyukur dan tidak mundur dari panggilannya melayani Tuhan.</span></strong></p>
<p>Ketika pertama kali Maria memberitakan firman Tuhan, banyak orang disentuh hatinya oleh firman yang disampaikannya. Sejak itu orang-orang yang ada di sekitarnya mencarinya untuk memimpin berbagai kebaktian. Maria sadar, hasil yang baik ituterjadi karena pimpinan Tuhan. Akhirnya Maria memulai beberapa pelayanan di tempat-tempat lain yang masyarakatnya belum mendengar berita keselamatan Kristus. Bahkan dengan berani Maria datang ke suatu tempat yang sangat sulit. Sebelumnya beberapa hamba Tuhan pernah ke tempat itu dan mereka ditolak oleh masyarakat di sana. Keyakinan Maria di dalam Kristus akhirnya membuat masyarakat di sana mau mendengarkan firman Tuhan, dan mereka menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka secara pribadi.</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>Maria sadar, ia dipanggil untuk menaati panggilan Tuhan, berapa pun besarnya kesulitan yang harus ia tanggung. Hal ini membuatnya tidak kenal lelah atau mengeluh, tetapi tetap bersukacita dan bersemangat di sepanjang pelayanannya.</strong></span></p>
<p>Sampai masa tuanya, Maria telah membawa ribuan orang di seluruh penjuru Amerika mengenal dan mengalami keselamatan di dalam Yesus Kristus. Ia telah membuktikan bahwa Tuhan bisa memakai siapa saja untuk memberitakan kabar keselamatan di dalam Kristus kepada banyak orang. Saat ini maukah kamu dipakai  oleh-Nya.</p>
<p><b><i>Sumber: Rudy N. Assa, &#8220;Tokoh-tokoh Kristen yang Mewarnai Dunia,&#8221; (Yogyakarta: Penerbit ANDI), 2002.</i></b></p>
<p><b><i>Diceritakan kembali oleh Kak Opy Gea   </i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2013 13:03:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[film sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[ide permainan untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1966 &#8211; 1976 Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan By Sekolah Minggu Lebih dari seribu orang memenuhi gereja itu, sebagian besar orang-orang berumur, namun ada juga beberapa pasangan muda dan tentunya para remaja juga ada di balkon. Beberapa<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1966 &#8211; 1976 Gereja Cina Bertumbuh tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gereja-Cina.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-378" alt="Gereja Cina" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gereja-Cina.jpg" width="179" height="240" /></a>Lebih dari seribu orang memenuhi gereja itu, sebagian besar orang-orang berumur, namun ada juga beberapa pasangan muda dan tentunya para remaja juga ada di balkon. Beberapa jendela berarsitektur gotik telah dipecahkan dengan batu, tetapi tampaknya tidak ada orang yang memperdulikannya. Mereka sedang menyanyikan puji-pujian, diiringi alunan piano. Seorang pendeta Methodis menyambut orang-orang yang datang beribadah, seorang Presbiterian membacakan Kitab Suci, seorang Baptis berkhotbah.</p>
<p>Hal itu terjadi pada tanggal 2 September 1979. Tempatnya adalah Gereja Mo En, di Shanghai (dahulu Gereja Methodis Moore). Ini adalah pelayanan kebaktian umum bagi orang-orang Cina yang pertama setelah tiga belas tahun, yang diadakan bagi orang-orang Cina.</p>
<p>Revolusi Kebudayaan yang berawal pada tahun 1966 telah menutup gereja-gereja dan menyiksa orang-orang Kristen. Apa saja yang berbau asing dikutuk &#8211; dan kekeristenan sebagai hasil misi asing khususnya, dibenci. Gereja harus bergerak di bawah tanah selama lebih satu dekade. Ketika muncul kembali ke permukaan, dengan menakjubkan Gereja menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.</p>
<p>Kekristenan membuat terobosan pertamanya di negeri Cina pada tahun 635 Masehi, dengan orang-orang Kristen Nestorian, namun gagal berakar di antara penduduk di sana. Upaya-upaya misionaris Fransiskan pada abad ketiga belas dan keempat belas serta oleh para Yesuit pada abad keenam belas dan ketujuh belas gagal menghasilkan penyebarluasan yang berlangsung lama. Cina adalah peradaban tertutup, yang menentang ide-ide asing.</p>
<p>Perdagangan memaksa Cina terbuka, dan para misionaris Protestan pada tahun 1800-an datang bergandengan tangan dengan para pedagang. Hudson Taylor berbuat banyak untuk melepaskan diri dari pola-pola misi kolonial, dengan mengadopsi pakaian dan kebiasaan Cina, serta memberanikan diri mendatangi daerah-daerah yang membutuhkan. Tetapi tahun 1800-an adalah masa-masa sulit bagi Cina. Dinasti Manchu luput dari beberapa pemberontakan. Dan dunia sekelilingnya, khususnya Britania Raya, sedang berupaya menarik Cina yang tidur ke zaman modern, meskipun Cina tidak menginginkannya. Akibatnya, orang-orang Cina mengalami penghinaan oleh orang-orang asing.</p>
<p>Keadaan berubah dengan pesat pada tahun 1900-an. Sun Yat-sen memimpin pemberontakan yang sukses dan mendirikan republik, meskipun didominasi oleh para panglima pasukan di daerah. Chiang Kai-Shek menyatukan negeri itu pada tahun 1920-an dan 1930-an, tetapi ia digulingkan oleh Mao Zedong pada tahun 1949. Mao mendirikan pemerintahan komunis yang secara resmi ateis. Gereja-gereja dibiarkan namun diawasi. Mao bertekad bahwa orang-orang asing tidak akan menghina Cina lagi, komunis memaksa Gereja-gereja mengambil sikap anti-asing (&#8220;Christian Manifesto&#8221; tahun 1950), dan semua misionaris diusir keluar.</p>
<p><i>Three-Self Reform Movement </i>(kemudian disebut Three-Self Patriotic Movement) berupaya membawa Gereja-gereja segaris dengan tujuan-tujuan komunis &#8211; pemerintahan sendiri, pendanaan sendiri dan penyebarluasan ide-ide sendiri. Namun, gereja bertahan di bawah tekanan-tekanan semacam itu. Terusirnya para misionaris melemahkan Gereja, tetapi juga memaksa Gereja Cina berdikari. Itu dilakukannya dengan sangat baik.</p>
<p>Keadaan menjadi lebih parah pada tahun 1966. Mao, revolusioner yang menua itu, mungkin merasakan bahwa revolusinya mulai menghilang. Program Loncatan Besar ke Depan <i>(Great Leap Forward Program) </i>pada tahun 1958 &#8211; 1960 gagal, dan kaum modernis dalam partainya mulai resah. Ia kemudian meluncurkan Revolusi Kebudayaan yang tidak beradab, yang menimbulkan histeria, khususnya di antara orang-orang muda, melawan apa pun yang berbau pengaruh asing. Para pemimpin komunis sekalipun tidak luput dari pengaduan ataupun penangkapan. Terjadilah huru-hara massal. Kegiatan di bidang seni dan akademis dibatasi, termasuk juga aktivitas-aktivitas gereja. Semua tempat ibadah ditutup dan orang-orang Kristen dilarang mengadakan pertemuan. Mao sendiri dianggap sebagai dewa. &#8220;Buku merah kecil&#8221; <i>(little red book) </i>yang memuat fatwa-fatwa Mao sajalah yang dibaca dan dihafal, sedangkan Alkitab dibakar.</p>
<p>Meskipun huru-hara itu redam, kebijakan-kebijakan tetap bertahan sampai tahun 1976. Keduanya, Mao dan orang tangan kanannya, Zhou Enlai, meninggal pada tahun itu. Deng Xiaoping, seorang moderat yang pernah disingkirkan, kembali berkuasa dan mulai memperkenalkan modernisasi. Yang paling menarik perhatian adalah &#8220;Gang of Four&#8221; (empat sekawan) yang memimpin Revolusi Kebudayaan ditangkap dan diadili.</p>
<p>Cina masih menentang kekristenan, namun histeria telah redam. Menjelang tahun 1979, gereja-gereja diizinkan dibuka kembali. (Sebenarnya, dua gereja di Beijing telah dibuka pada tahun 1972 atas permintaan para diplomat dari Afrika dan Indonesia, namun gereja-gereja ini sebagian besar dihadiri oleh orang-orang asing). Pada tahun 1979 , <i>Three-Self Patriotic Movement </i>dibuka juga dengan seorang juru bicara berbakat, Uskup K.H. Ting. Ia meminta semua Gereja Protestan bersatu kembali. Pemerintah menyatakan toleransi resmi pada gereja-gereja yang bergabung dengan gerakan ini, namun gereja-gereja bawah tanah masih takut dengan kontrol pemerintah.</p>
<p>Akan tetapi, setelah ketegangan reda, banyak orang Kristen mulai membicarakan cobaan-cobaan yang mereka alami. Ketika gereja-gereja ditutup, mereka terpaksa bertemu dalam kelompok-kelompok kecil di rumah-rumah pribadi. Hal ini malah menumbuhkan, dan tidak mematahkan semangat. Keluarga-keluarga Kristen mendapat kekuatan dari persekutuan semacam ini dan mempengaruhi mereka yang ada di sekelilingnya. Tidak ada organisasi tingkat nasional, tetapi satu jemaat rumah kadang-kadang bertemu dengan lainnya yang berdekatan. Para guru, termasuk banyak wanita, mengadakan perjalanan rahasia dari satu kelompok ke kelompok lain. Ada penyiksaan dan penangkapan, tetapi ada juga saat-saat di mana para pejabat setempat menutup sebelah mata pada pertemuan-pertemuan Kristen &#8211; karena mereka tahu bahwa orang-orang Kristen merupakan pekerja keras dan warga yang berharga.</p>
<p>Sejak abad keempat, tidak pernah ada gerakan gereja rumah setegar ini. Keadaan dan tekanan dari pemerintah sama &#8211; begitu juga dampaknya. Jumlahnya juga mengejutkan: satu wilayah mempunyai 4.000 orang Kristen sebelum pengambilalihan komunis; sekarang satu wilayah mempunyai 90.000 orang Kristen. Di kota utama, hanya 1 % warganya Kristen pada tahun 1949; kini telah menjadi 10 %. Sebuah desa mempunyai 10 orang percaya pada tahun 1945, sekarang memiliki 250.</p>
<p>Apa yang menyebabkan pertumbuhan ini? Para pakar telah mempelajarinya. Kesederhanaan, kata mereka. Kesukaran telah menghasilkan kemurnian iman, semangat kepedulian, kepemimpinan awan yang kuat, kesungguhan berdoa dan kepercayaan akan ketuhanan Kristus. Betapa pun langkah-langkah kebencian Revolusi Kebudayaan, hal itu telah menghasilkan iman Kristen yang menanggalkan pakaian kebudayaan Barat. Orang-orang Cina telah mengembangkan gereja pribumi sejati. Tak ada orang yang mengetahui jumlah orang-orang Kristen di Cina. Sebagai perkiraan berbeda jauh satu sama lain. Namun, semua sependapat bahwa pertumbuhan orang-orang Kristen di bawah pemerintahan komunis sungguh menakjubkan. Hal ini mungkin mewakili salah satu perkembangan iman paling dramatis dalam sejarah gereja.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/gereja-cina-bertumbuh-tanpa-terusik-revolusi-kebudayaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsili Vatikan II Dimulai</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2013 12:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai By Sekolah Minggu Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-372" alt="Konsili Vatikan II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua puluh, ada isu-isu penting yang tabirnya belum dibuka. Meskipun gereja berpegang teguh pada akan tradisi, apakah belum waktunya mengatakan sedikit perubahan?</p>
<p>Uskup Agung Venesia, Angelo Roncalli, telah dipilih menjadi Paus pada tahun 1958 dan  menyandang nama Yohanes XXIII. Dalam waktu tiga bulan setelah pemilihan ia mengadakan Konsili Oikumenis Katolik. Paus yang baru ini dapat melihat bahwa dunia telah berubah, dan tanggapan Katolik dibutuhkan untuk menyapa perubahan-perubahan tersebut. Tujuan persidangan itu ialah <i>aggiornamento, </i>&#8220;membawa gereja sesuai dengan zaman&#8221;.</p>
<p>Tekanan baru yang ingin diwujudkan Paus ialah pelayanan pastoral. Yohanes XXIII ingin agar para pastor lebih peduli pada kawanan dombanya (jemaat) daripada politik.</p>
<p>Pada bulan Oktober 1962, lebih dari 2.000 kardinal, uskup dan kepala biara tiba di Roma &#8211; menjadikan konsili itu konsili gereja terbesar. Mereka terdiri dari 230 orang Amerika, lebih dari 200 orang Afrika dan lebih dari 300 orang Asia.</p>
<p>Paus menyampaikan pidatonya pada para rohaniwan di Basilica Santo Petrus. Ia menunjukkan pertumbuhan materialisme dan ateisme serta menegaskan bahwa dalam dunia yang sedang mengalami krisis spiritual, Gereja tidak boleh menyikapinya dengan menarik diri atau mengutuk orang lain. Gereja harus &#8220;memerintah dengan obat pengampunan ketimbang kekerasan&#8221;.</p>
<p>Tidak seperti para paus terdahulu. Paus Yohanes XXIII tidak berupaya mendikte Konsili Vatikan II ini. Banyak perombakan luas telah terjadi dalam peranan pastoral gereja.</p>
<p>Selama berabad-abad, semua orang Katolik beribadah dalam bahasa Latin, namun hanya sedikit yang mengerti bahasa itu. Meskipun keagungan dan misterinya mungkin telah menyentuh beberapa orang, tetapi banyak yang tidak dapat memahaminya. Konsili Vatikan II membuat bahasa-bahasa daerah setempat untuk bahasa misa.</p>
<p>Meskipun hierarki tidak diubah, beberapa sikap terhadapnya berubah dalam Konsili Vatikan II. Baik kaum rohaniwan maupun kaum awam diterima sebagai umat Allah, dan semua dapat mengambil bagian dalam fungsi pelayanan. Semua orang Kristen &#8211; bukan saja imam, biarawan dan biarawati &#8211; mempunyai panggilan Kristen, seru konsili dan orang awam memenuhi panggilan itu di tengah-tengah pekerjaan sehari-hari mereka.</p>
<p>Meskipun Konsili Vatikan I melihat paus sebagai suksesi para rasul, Konseli Vatikan II memperluas hal itu kepada  seluruh para uskup. Bersama-sama dengan paus mereka berbagi otoritas rasuli.</p>
<p>Dokumen konsili &#8220;On Divine Revelation&#8221; (Tentang Wahyu Ilahi) menekankan bahwa Kitab Suci &#8211; bukan tradisi &#8211; adalah basis utama kebenaran ilahi. Meskipun konsili tidak mengabaikan tradisi yang telah dipegang lama, konsili menganggap Alkitab lebih penting dan mendorong semua orang Katolik &#8211; orang awam dan yang terpelajar &#8211; mempelajari Alkitab.</p>
<p>Dalam dekrit &#8220;Tentang Oikumene&#8221;, terjadi perubahan dramatis yang yang berkenaan dengan sikap terhadap non-Katolik. Mereka yang menganut denominasi lain dinyatakan sebagai orang Kristen, &#8220;separated brethren&#8221; (saudara-saudara yang terpisah), menyimpulkan ide bahwa Kristen sama dengan Katolik. Orang-orang percaya lainnya tidak harus &#8220;kembali&#8221; ke Roma.</p>
<p>Pada sesi terakhir, tahun 1965, Konsili Vatikan II bergumul dengan berbagai pertanyaan tentang politik. Meskiun gereja mempunyai tradisi panjang dalam bidang itu, kuasa atas politik sekarang telah ditanggalkan.</p>
<p>Tanggapan terhadap Konsili Vatikan II beragam. Beberapa aliran yang ada dalam hierarki menolak berbagai perubahan itu dan berdebat dengan sengit. Beberapa orang Katolik konservatif menolak haluan baru gereja, tetapi banyak pula orang Katolik &#8211; dan non-Katolik &#8211; melihat adanya harapan besar bagi gereja. Vatikan II membuka pintu bagi denominasi lain dan mendorong pemahaman Alkitab yang serius, tanpa terikat pada kebiasaan terdahulu.</p>
<p>Sistem hierarkis Katolik tidak berubah, jalan tidak terbuka bagi individualisme, yang berlebihan dalam Gereja Katolik, namun Konsili Vatikan II ini telah menciptakan peningkatan keterbukaan dan pertimbangan bagi orang awam yang telah mempengaruhi badan gereja terbesar sedunia ini.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewan Gereja-gereja se-Dunia Terbentuk</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dewan-gereja-gereja-se-dunia-terbentuk/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dewan-gereja-gereja-se-dunia-terbentuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2013 12:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1948 Dewan Gereja-gereja se-Dunia Terbentuk By Sekolah Minggu Apabila orang-orang terdorong memikirkan dirinya sendiri, di situ ada pemisahan gereja. Di mana dua atau tiga orang berkumpul bersama, kemungkinan akan timbul empat atau lima pendapat. Alkitab berbicara tentang kesatuan orang-orang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dewan-gereja-gereja-se-dunia-terbentuk/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1948 Dewan Gereja-gereja se-Dunia Terbentuk</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dewan-Gereja-gereja.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-363" alt="Dewan Gereja-gereja" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dewan-Gereja-gereja.jpg" width="300" height="200" /></a>Apabila orang-orang terdorong memikirkan dirinya sendiri, di situ ada pemisahan gereja. Di mana dua atau tiga orang berkumpul bersama, kemungkinan akan timbul empat atau lima pendapat. Alkitab berbicara tentang kesatuan orang-orang percaya, namun berbicara juga tentang keharusan berpegang pada kebenaran. Banyak reformis, seperti yang telah kita lihat, berpegang pada kebenaran &#8211; dan akibatnya, melepaskan diri dari gereja yang dianggap salah. Yang lain seperti Alexander Campbell dan John Nelson Darby, menentang perpecahan Gereja atas nama kesatuan gereja. Tetapi malangnya, ide mereka tentang kebenaran ditentang juga, dan kesatuan yang mereka upayakan tidak pernah terwujud. &#8220;Berbicara tentang kebenaran dalam kasih&#8221; tidak pernah mudah dilakukan.</p>
<p>Namun, John R. Mott dan rekan-rekannya sadar bahwa karya misi yang efektif membutuhkan kerja sama dan kesatuan gereja &#8211; dan mungkin kesatuan gereja membutuhkan pekerjaan misi. Sekelompok angsa akan berkumpul bersama selama semuanya bergerak menuju arah yang sama. Jika orang-orang Kristen hanya duduk dan berpikir saja, mereka tidak akan sepaham dengan nilai-nilai teologi yang indah. Tetapi, bila mereka dikaryakan dengan menyebarkan Injil Kristus, mungkin ketika itulah kita akan merupakan suatu badan yang menyatu seperti yang diinginkan Kristus.</p>
<p>Gerakan Relawan Mahasiswa yang dipimpin Mott menghasilkan aktivitas misi seperti pusaran angin. Misi tersebut beroperasi melintasi garis-garis denominasi. Organisasi-organisasi lain menyebarkan aktivitasnya di luar perguruan tinggi pada kaum awam yang lebih tua. Pada tahun 1910, <i>International Missionary Conference </i>(Konferensi Pekabaran Injil Internasional), bertemu di Edinburgh untuk merencanakan strategi-strategi bagi penginjilan dunia. Hal ini umumnya dianggap sebagai awal gerakan oikumene. Dengan John R. Mott sebagai penggerak utama, keseribu delegasi tersebut menggerakkan dua organisasi &#8211; <i>Faith and Order Movement </i>(Gerakan Iman dan Tata Ibadah) [untuk isu-isu doktrinal] dan <i>Life and Work Movement </i>(Gerakan Kehidupan dan Karya) [bagi misi dan pelayanan].</p>
<p>Kemajuan umumnya bergerak lamban &#8211; dan telah terhambat  perang dunia. Setiap sepuluh tahun, &#8220;gerakan-gerakan&#8221; ini bertemu untuk membicarakan kebutuhan-kebutuhan dunia dan status gereja-gereja. <i>Life and Work Movement </i>bertemu di Stockholm pada tahun 1925 untuk mendiskusikan hubungan kekristenan dengan masyarakat, politik dan ekonomi. Dua tahun kemudian <i>Faith and Order Movement </i>bertemu di Lausanne, mengupayakan tugas sulit dalam merencanakan kesatuan ajaran.</p>
<p>Pada tahun 1937, dengan pertemuan secara terpisah di Oxford dan Edinburgh, kedua organisasi ini memilih untuk bergabung. Para pemimpin gereja bertemu di Utrecht, pada tahun 1938, untuk menyusun sebuah konstitusi. Namun, Perang Dunia II mencegah langkah maju gereja-gereja dengan rencananya tersebut.</p>
<p>Setelah perang usai, bagaimanapun juga ada rasa kesatuan yang lebih besar ketika gereja-gereja di seluruh dunia berupaya memulihkan keadaan. Pertemuan di Amsterdam pada tahun 1948 akhirnya menyatukan kedua badan terdahulu itu menjadi <i>World Council of Churches </i>(WCC) [Dewan Gereja-gereja se-Dunia]. Terdapat 135 badan-badan gereja yang terwakili dari empat puluh negara. Setelah seumur hidup mengupayakan oikumene, Mott, dalam usianya yang delapan puluhan, terpilih sebagai ketua kehormatan.</p>
<p>Menggambarkan dirinya sebagai &#8220;persekutuan gereja-gereja yang menerima Yesus Kristus Tuhan kita sebagai Allah dan Juruselamat&#8221;, WCC mengajak gereja-gereja bekerja sama, belajar bersama, bersekutu bersama, berbakti bersama dan bertemu bersama dalam konferensi khusus dari waktu ke waktu. WCC menolak rencana apa pun untuk membentuk &#8220;gereja dunia&#8221; baru. WCC tidak akan memiliki kekuasaan yang terpusat. WCC hanya bertujuan memberi gereja-gereja di seluruh dunia kesempatan dan sumber untuk bekerja sama satu dengan yang lain.</p>
<p>Dari awal, beberapa kelompok Protestan Amerika Serikat utama menolak bergabung &#8211; yang paling menonjol adalah <i>Southern Baptist </i>dan <i>Missouri Synod Lutherans. </i>Gereja Katolik Roma memandang dirinya sebagai suatu kesatuan sehingga tidak akan bergabung, meskipun Vatikan II telah membuka pintu duskusi. Namun, WCC tetap merupakan organisasi dunia yang aktif dan berpengaruh. Kenneth Scott Latourette menyebutnya &#8220;badan paling inklusif yang pernah dimiliki agama Kristen&#8221;.</p>
<p>Banyak orang Kristen konservatif menyerang sikap &#8220;revolusioner&#8221; WCC. Baru sekarang terlihat bahwa persatuan organisasi gereja secara organisasional tak dapat dicapai pada milenium ini &#8211; dan mungkin tidak akan pernah. Cara-cara baru untuk bekerja sama dan bersatu sebagai orang-orang Kristen sedang ditemukan dan diimplementasikan. Namun, doa Yesus &#8220;agar mereka menjadi satu&#8221; (Yoh. 17:21) masih harus dijawab sepenuhnya.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dewan-gereja-gereja-se-dunia-terbentuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerbitan Buku The Fundamentals Memunculkan Gerakan Fundamentalis</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/penerbitan-buku-the-fundamentals-memunculkan-gerakan-fundamentalis/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/penerbitan-buku-the-fundamentals-memunculkan-gerakan-fundamentalis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Apr 2013 10:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[gambar sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[games sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1910-1915 Penerbitan Buku The Fundamentals Memunculkan Gerakan Fundamentalis By Sekolah Minggu Lyman Stewart memiliki sebuah mimpi. Ia pun memiliki uang banyak. Stewart, presiden Union Oil Company, memperhatikan gelombang pasang modernisme di gereja-gereja Amerika. Sesuatu harus dilakukan tentang ini; orang-orang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/penerbitan-buku-the-fundamentals-memunculkan-gerakan-fundamentalis/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1910-1915 Penerbitan Buku <i>The Fundamentals </i>Memunculkan Gerakan Fundamentalis</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Lyman-Stewart.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-348" alt="Lyman Stewart" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Lyman-Stewart-240x300.jpg" width="240" height="300" /></a>Lyman Stewart memiliki sebuah mimpi. Ia pun memiliki uang banyak. Stewart, presiden <i>Union Oil Company,</i> memperhatikan gelombang pasang modernisme di gereja-gereja Amerika. Sesuatu harus dilakukan tentang ini; orang-orang harus disiagakan; orang-orang Kristen harus disadarkan akan ancaman bagi iman tradisionalnya. Mungkin sebuah buku, sederetan buku-buku, upaya informasi besar-besaran. Namun Stewart sadar bahwa ia bukan seorang terpelajar.</p>
<p>Ketika ia sedang duduk di gereja, ia mendengar berita dari A.C. Dixon, pendeta <i>Chicago&#8217;s Moody Church </i>(Gereja Moody Chicago). Inilah orangnya yang ia butuhkan. Usai kebaktian, Stewart membicarakan idenya dengan Dixon. &#8220;Ini dari Tuhan,&#8221; kata Dixon. &#8220;Mari kita berdoa.&#8221;</p>
<p>Itulah awal upaya penerbitan yang membuat gerakan fundamentalis memperoleh namanya dan mungkin juga fokusnya. Dixon membentuk suatu badan yang mengesankan, terdiri dari para pemuka Kristen, dan membentuk Perusahaan Penerbitan Testimony. Lyman Stewart mendapat bantuan dana dari saudaranya, Milton. Semuanya terkumpul 300.000 dolar A.S bagi proyek tersebut. Guru-guru Alkitab terkemuka pada waktu itu diminta menulis artikel untuk buklet berseri 125 halaman ini. Artikel-artikel tersebut meliputi pokok-pokok doktrin dasar serta isu-isu penting waktu itu &#8211; sosialisme, evolusi dan uang. Dixon mengedit lima artikel yang pertama kemudian berpindah ke London. Louis Meyer mengedit lima berikutnya sebelum ia meninggal. R. A. Torrey mengedit dua yang terakhir. Nama kakak-beradik Stewart tidak disebutkan dalam kedua belas buklet tersebut, hanya disebutkan sebagai &#8220;Dua Orang Awam Kristen&#8221;. Telah tercetak kira-kira 3 juta eksemplar dalam kurun waktu enam tahun berikutnya, untuk dibagikan kepada &#8220;setiap pendeta, penginjil, misionaris, mahasiswa teologi, pembina sekolah Minggu, sekretaris YMCA atau YWCA&#8221; yang dapat ditemui. Buku ini juga dikirim ke luar negeri, sebagian besar ke Inggris.</p>
<p>Kurang jelas dampak apa yang dihasilkan buku-buku ini. Seperti apologi-apologi para Bapa Gereja awal, <i>The Fundamentals </i>mungkin telah berbuat lebih banyak untuk menyatukan dan mendidik orang-orang yang telah setuju dengan mereka daripada meyakinkan dan menobatkan pembaca-pembaca yang menjadi sasaran mereka. Curtis Lee Laws, seorang editor penganut Baptis, yang menemukan istilah <i>fundamentalis </i>pada tahun 1920, merujuk ke para Baptis konservatif yang berpegang pada &#8220;fundamental-fundamental iman&#8221;.</p>
<p>Melihat ke belakang, tampaknya gerakan fundamentalis ini membaurkan beberapa tren gereja Amerika yang ada sebelumnya, dan dengan keras menentang beberapa tren yang ada dalam masyarakat serta sarjana liberal. Sungguh sukar dimengerti. Gerakan tersebut merupakan gerakan sosial dan teologis, yang gelisah dan evangelistik, triumfalis dan putus asa.</p>
<p>Gerakan fundamentalis memulai dengan tradisi <i>kebangunan rohani </i>yang dicontohkan Dwight L. Moody. Gerakan tersebut mengajarkan bahwa pokok-pokok teologi tidaklah penting jika dibandingkan dengan pertobatan jiwa bagi Kerajaan Allah.</p>
<p>Gerakan ini ditambah juga oleh tradisi <i>kesucian, </i>dengan akar yang kukuh pada aliran Methodis, dilanjutkan dengan konferensi-konferensi Keswick pada tahun-tahun terakhir 1800-an. Kebenaran pribadi dipandang sebagai pertumbuhan mutlak kehidupan yang dekat dengan Yesus. Selain itu, digerakkan pula oleh sentimen <i>Kerajaan Seribu Tahun </i>yang menjamur.</p>
<p>Mendekati abad kedua puluh, ada perasaan bahwa tidak lama lagi dunia ini akan berakhir. Langkah-langkah Revolusi Industri yang pesat membuat banyak orang bertanya-tanya di mana semuanya ini akan berakhir. Konferensi-konferensi nubuat muncul dalam jumlah besar pada tahun-tahun 1800-an akhir. Sejumlah orang Kristen melihat sisi baik dari apa yang dicapai manusia, meramalkan bahwa tahun 1900-an akan merupakan &#8220;abad Kristiani&#8221;. Para pasca-millenialis meyakini bahwa kekristenan akan membawa era keadilan dan kedamaian. Tetapi gejolak sosial pada masa itu juga menyuburkan anggapan pramillenialisme, khususnya ditinjau dari dispensasionalisme J. N. Darby. Banyak yang beranggapan bahwa dunia akan memburuk hingga Kristus datang untuk mengakhirinya.</p>
<p>Mungkin Revolusi Industri telah mengaduk campuran-campuran ini menjadi satu, namun katalis yang sebenarnya adalah &#8220;modernisme&#8221;. Komponen utamanya adalah teori evolusi Charles Darwin. Sepanjang sejarah ilmu pengetahuan (sekurang-kurangnya sejak Inkuisisi), telah ada semacam <i>gentlemen&#8217;s agreement </i>antara Gereja dan laboratorium: Telah diasumsikan bahwa kebenaran ilmu pengetahuan akan sesuai dengan kebenaran agama. Sekarang dengan tiba-tiba saja Darwin menerbitkan gambaran tentang evolusi spesies dan akhirnya asal-usul manusia yang tidak sepaham dengan ajaran gereja. Lebih-lebih lagi, ide-ide ini mulai mendapat pengakuan dari dunia akademis.</p>
<p>Sementara itu, di antara para filsuf dan para teolog (khususnya di Jerman) ada ide-ide baru tentang Allah dan Alkitab yang sedang beredar. Teori-teori ini merugikan absolutisme yang telah diterima gereja selama berabad-abad Wibawa Alkitab serta identitas Kristus yang telah diakui, dipertanyakan. Lebih-lebih lagi, ide-ide ini dibahas di seminari-seminari yang jumlahnya sangat banyak.</p>
<p>Orang-orang biasa diberitahu para akademisi dan rohaniwan ini bahwa adalah bodoh mempercayai Alkitab, bahwa adalah terhormat mempercayai evolusi. Orang-orang konservatif Kristen melawan hal ini. Pada tahun 1895, Konferensi Kitab Niagara menentukan lima iman Kristen &#8220;yang pokok&#8221;: (1) ketidakkeliruan Kitab Suci; (2) kelahiran (dari) perawan dan keilahian Kristus; (3) penanggungan dosa-dosa manusia oleh Kristus; (4) kebangkitan fisik Kristus; (5) kembalinya Kristus. Hal-hal ini telah diakui secara luas di gereja-gereja konservatif.</p>
<p>Namun, hal ini hampir tidak ada hubungannya dengan fundamentalisme. Anda dapat berbondong-bondong mengadakan oposisi terhadap teori Darwin, namun jika Anda mulai menggembor-gemborkan Immanuel Kant dan Friedrich Schleiermacher, Anda akan kehilangan beberapa simpatisan. Ada yang berpendapat bahwa teori-teori ini akan lenyap begitu saja; yang lain berpendapat lebih baik berkonsentrasi pada penginjilan dan misi (gereja ketika itu masih berada di tengah-tengah puncaknya kesadaran akan misi).</p>
<p>Perang Dunia I telah memicu para fundamentalis beraksi. Sebelum Amerika masuk dalam kancah peperangan, banyak orang Kristen (seperti juga banyak orang Amerika) menentang hal itu. Sesungguhnya, pada taraf-taraf awal, orang-orang Kristen konservatif diserang orang-orang Kristen liberal dengan tuduhan tidak patriotik dan tidak mendukung usaha-usaha perang. (Beberapa oposisi kaum konservatif terhadap perang ini berasal dari paham kedamaian yang ada di Alkitab, sebagian karena ingin &#8220;terpisah&#8221; dari dunia).</p>
<p>Namun, setelah kekejaman orang-orang Jerman disiarkan (dan mungkin terlampau  dibesar-besarkan), langsung saja para pengkhotbah menyimpulkan kaitannya: Jerman adalah tempat kelahiran falsafah orang-orang modern! Jadi inilah akibatnya &#8211; kebrutalan, kebiadaban dan kehancuran.</p>
<p>Tiba-tiba saja masa depan dunia dalam keadaan bahaya. Gerakan fundamentalis sesungguhnya mulai bergerak setelah perang dunia. Asosiasi Fundamental Kristen se-Dunia yang dipimpin William B. Riley, yang dibentuk pada tahun 1919, memperingatkan betapa bahayanya modernisme bagi <i>masyarakat Amerika. </i>Para pengkhotbah seperti Billy Sunday dan John Roach Straton mulai mengkritik keburukan-keburukan yang berjangkit dalam masyarakat pascaperang. Karena bekerja sebagai revivalis, mereka mengarahkan tradisi kesucian ke luar. Bangsa yang besar ini akan terjerumus ke dalam kebiadaban, seru mereka, kecuali mereka kembali ke kebenaran Allah.</p>
<p>Selama lima tahun berikutnya dan seterusnya, kaum fundamentalis mendapat dukungan. Pada denominasi-denominasi Protestan utama, khususnya di antara kaum Northern Baptist dan Presbiterian di utara, kekuatan-kekuatan fundamentalis mencoba memaksakan kembali ke hal-hal dasar, pernyataan ajaran, kebutuhan penginjilan, dan penelitian pada seminari-seminari, semuanya ini telah disusun dalam agenda. Mereka kurang meraih sukses. Dalam banyak hal, hasil akhirnya adalah perpecahan aliran.</p>
<p>Perang epik ini berlangsung bukan dalam konvensi gereja, tetapi di ruang pengadilan di Dayton, Tennessee, pada sidang pengadilan Scopes yang terkenal itu. Mata seluruh bangsa tertuju pada pengacara-pengacara selebriti &#8211; William Jennings Bryan di pihak fundamentalis, Clarence Darrow di pihak guru sekolah yang evolusionis. Bryan memenangkan pertempuran, namun kalah dalam peperangan. Scopes dinyatakan bersalah (keputusannya kemudian dibatalkan), tetapi Darrow membuat Bryan tampak buruk. Opini publik mungkin sudah tidak mendukung para fundamentalis, tetapi pengadilan telah mengesahkannya. Mereka telah dikenal dan diejek sebagai rimba terpencil dan orang-orang yang fanatik, namun tidak berpengetahuan.</p>
<p>Setelah tahun 1925, fundamentalis mundur, terpisah dari dunia ini, menunggu kedatangan Kristus dan mempelajari firman Allah yang tidak mungkin salah. Kelompok ini tetap merupakan kelompok yang mempunyai sub-kebudayaan yang tertutup, yang membangkitkan gerakan evangelikal tahun 1940-an dan seterusnya, serta melahirkan kebangkitan neo-fundamentalis sekitar tahun 1980.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/penerbitan-buku-the-fundamentals-memunculkan-gerakan-fundamentalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Radio Kristen Pertama Mengudara</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/radio-kristen-pertama-mengudara/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/radio-kristen-pertama-mengudara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2013 12:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu yang menarik]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1921 Radio Kristen Pertama Mengudara By Sekolah Minggu Radio itu berumur dua bulan. Westinghouse Companya yang memulainya di Pittsburgh, dengan siaran pemilihan umum pada tahun 1920, menggunakan kode panggilan KDKA. Para pendengar pertama menggunakan pesawat buatan sendiri, namun sekarang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/radio-kristen-pertama-mengudara/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1921 Radio Kristen Pertama Mengudara</b></span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Radio-Kristen-Pertama-Mengudara.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-354" alt="Radio Kristen Pertama Mengudara" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Radio-Kristen-Pertama-Mengudara.jpg" width="255" height="198" /></a>Radio itu berumur dua bulan. Westinghouse Companya yang memulainya di Pittsburgh, dengan siaran pemilihan umum pada tahun 1920, menggunakan kode panggilan KDKA. Para pendengar pertama menggunakan pesawat buatan sendiri, namun sekarang Westinghouse dengan pesat menjual pesawat-pesawat radio yang sudah dibuat sebelumnya, dan para pembeli membutuhkan acara untuk didengarkan. Dalam upaya menyusun acara, stasiun siaran memutuskan menyertakan pelayanan gereja dalam siarannya.</p>
<p>Seorang insinyur di Westinghouse adalah anggota Gereja Episkopal Calvary di Pittsburgh. Kemudian diadakanlah persiapan untuk menyiarkan kebaktian dari sana pada hari Minggu pertama, petang, pada tahun 1921. Pendeta senior yang skeptis membiarkan rekannya, Lewis B. Whittemore, melayani kebaktian tersebut. Dua orang insinyur KDKA &#8211; seorang Katolik, yang lain seorang Yahudi &#8211; menangani peralatan itu. Mereka mengenakan jubah koor agar kehadiran mereka tidak menarik perhatian para jemaat. Tanggapan terhadap siaran itu begitu positif hingga kebaktian itu menjadi acara tetap dalam KDKA.</p>
<p>Di daerah Chicago, pengkhotbah Paul Rader memboyong kwartet bass ke &#8220;studio&#8221; di atap sebuah gedung, di mana tersedia sebuah peti dengan sebuah lubang pada satu sisi. &#8220;Anda bersiap-siap saja dengan instrumen Anda terarah ke lubang itu,&#8221; kata teknisi itu. &#8220;Bila saya katakan main, Anda pun main.&#8221;</p>
<p>Ia masukkan mikrofon telepon tua ke dalam lubang itu dan berkata, &#8220;Main.&#8221; Kwartet tersebut pun main. Kemudian Rader berkhotbah. Tanggapan baik yang mereka terima membuat Rader mencari stasiun-stasiun lain di daerah Chicago. Melihat WBBM tutup pada hari Minggu, ia mengatur untuk memakai studio tersebut. Rader menjalankan stasiun seminggu sekali, setiap hari Minggu, selama empat belas jam sehari &#8211; WJBT, &#8220;Where Jesus Blesses Thousands&#8221;.</p>
<p>Seperti pada kemajuan teknologi lain, orang Kristen Evangelikal khawatir dengan pengenalan pada radio ini. Sesungguhnya bukankah iblis adalah &#8220;pangeran penguasa udara&#8221;? Sebagian besar pelopor pengkhotbah radio justru dihadapkan dengan lebih banyak penentang dari gereja ketimbang dari masyarakat luar.</p>
<p>Di Omaha, Nebraska, WOAW (kemudian menjadi WOW) memulai siarannya pada bulan April 1923. Tawaran stasiun itu ditolak beberapa pengkhotbah, sebelum mereka meminta R.R. Brown, seorang pendeta dari Persekutuan Kristen dan Miisonaris <i>(Christian and Missionary Alliance) </i>yang merupakan orang baru di kota itu. Brown berusaha meminta saran seorang teman yang mengatakan bahwa ia telah berdoa agar Allah &#8220;mendapat keuntungan&#8221; dengan stasiun radio baru (dan yang berpotensial) ini. Mungkinkah keuntungan itu ada pada Brown?</p>
<p>Brown setuju melakukan acara pertama, namun ketika ia meninggalkan studio itu sesuai siaran, seseorang datang menemuinya dengan pernyataan bahwa pikirannya telah diubah Roh Kudus dan ia bertobat karena siaran itu. Brown meneriakkan: &#8220;Halleluya! Pengurapan dapat dilakukan melalui transmisi!&#8221;</p>
<p>Di Chicago, WGES sedang mempersiapkan siaran jarak jauh untuk meliput Illionois <i>Product Exposition </i>pada tahun 1925. Siaran hampir mulai tetapi para musisi belum juga tiba. Secara kebetulan, seorang pejabat stasiun mendengar dua orang bocah sedang memainkan alat musik terompet di tenda <i>Moody Bible Institute</i>, ia berlari untuk &#8220;meminjam&#8221; jasa anak-anak ini. Beberapa hari kemudian, stasiun tersebut mengundang <i>Moody Bible Institute </i>untuk mengadakan program satu jam setiap hari Minggu. Hal ini akhirnya membuat Moody memiliki stasiun sendiri, WMBI.</p>
<p>Pada tahun 1928, Donald Grey Barnhouse menjadi pengkhotbah pertama yang menyewa jaringan nasional dengan mengudara di CBS dari <i>Philadelphia&#8217;s Tenth Presbyterian Church </i>(Gereja Presbiterian Philadelphia Kesepuluh). Pada tahun 1930, Clarence Jones dan Reuben Larson meluncurkan stasiun radio penginjilan pertama, HCJB, di Quito, Ekuador &#8211; stasiun radio pertama di negeri itu. Dalam masa demam radio pada pertengahan tahun 1920-an, banyak gereja dan lembaga-lembaga pelayanan mulai mengadakan siaran. Menjelang tahun 1928, terdapat enam puluh stasiun radio keagamaan. Kemudian Komisi Radio Federal melembagakan peraturan-peraturan baru dengan menstandarkan gelombang dan menghilangkan kekacauan. Peraturan-peraturan ini mematikan stasiun-stasiun kecil, namun membantu yang telah kokoh. Menjelang  tahun 1932, hanya tiga puluh stasiun keagamaan yang tinggal. Namun, pada setengah abad berikunya, kekuatan media Kristen bertumbuh. Para pemimpin seperti Billy Graham, Rex Humbard, Oral Roberts dan Pat Robertson, dengan tidak melupakan Uskup Fulton Sheen, adalah orang-orang pertama yang melakukan siaran melalui televisi pada tahun 1950-an dan 1960-an. Radio dan TV memainkan peran penting dalam kebangkitan kembali fundamentalis pada tahun 1970-an.</p>
<p>Awal mula gerakan dalam radio Kristen, kembali pada tahun dua puluhan, menunjukkan sedikit skizofrenia kaum fundamentalisme Amerika. Istilah umum untuk hal itu adalah <i>Pemisahan. </i>Para pengkhotbah fundamentalis seperti Billy Sunday meminta para pendengar agar menjauhi &#8220;keduniawian&#8221; dalam segala bentuknya. Namun, para fundamentalis juga merupakan <i>pengurus</i> bagi Injil yang keluar. Agar setia padanya, mereka harus memberitakannya keluar. Hal ini membutuhkan segala cara yang memungkinkan &#8211; termasuk gelombang radio &#8211; untuk mengajarkan tentang Yesus. Dengan demikian, bangkitnya radio Kristen merupakan pendahulu gerakan evangelikal pada tahun 1930-an dan 1940-an, di mana dorongan untuk penginjilan mulai melunakkan garis-garis keras kaum separatis.</p>
<p>Ketika siaran televisi Kristen lebih meluas dari radio Kristen, siaran keagamaan menjadi bisnis besar. Televisi telah menawan publik Amerika sebegitu rupa sehingga menjadi sumber utama bagi kegiatan waktu senggang, ataupun kala tidak beraktivitas. Orang-orang Kristen pun telah tertarik pada televisi. Para pengkhotbah yang berjiwa usaha membangun organisasi-organisasi dan institusi-institusi ((taman-taman untuk bersantai, perguruan tinggi-perguruan tinggi, katedral-katedral kristal) atas dasar pelayanan televisi mereka. Mereka pun berupaya meniti karir dalam kancah politik pada tahun delapan puluhan, dan salah seorang  dari mereka yang berupaya menjadi presiden mereka adalah Pat Robertson.</p>
<p>Pelayanan televisi keagamaan ini menjangkau hanya sebagian kecil publik Amerika Utara. Para analis <i>rating</i> audiens siaran duniawi mengetahui hal itu, dan tidak melihat bahwa program keagamaan sebagai ancaman besar untuk merebut para audiens. Tetapi orang-orang Kristen yang telah terpikat oleh siaran itu memikirkan bahwa sekurang-kurangnya mereka telah menghadirkan diri dalam dunia televisi yang kuat dan mensubsidikan uang sebesar dua miliar dolar Amerika per tahun untuk siaran keagamaan menjelang akhir tahun 1980-an.</p>
<p>Sedihnya, skandal moral yang melibatkan dua dari antara pelayan-pelayan besar mengumpulkan lebih banyak &#8220;angka rating rata-rata&#8221; pada perhitungan pendengar daripada program-program televisi keagamaan yang telah dicapai selama ini. Seperti televisi mengubah cara Amerika memilih para politisinya pada tahun tujuh puluhan dan delapan puluhan, maka siaran keagamaan di televisi membawa dampak bagi persepsi umum tentang hakikat dan arti kekristenan. Terlampau dini untuk mengetahui bagaimana televisi keagamaan berdampak pada gereja masa kini, namun penting untuk menyelidikinya.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/radio-kristen-pertama-mengudara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangunan Rohani Azusa Street Memunculkan Aliran Pentakostalisme</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-azusa-street-memunculkan-aliran-pentakostalisme/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-azusa-street-memunculkan-aliran-pentakostalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2013 10:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1906 Kebangunan Rohani Azusa Street Memunculkan Aliran Pentakostalisme By Sekolah Minggu &#8220;Dengan mengembuskan ucapan-ucapan asing dan mengomat-ngamitkan pengakuan iman, yang tampaknya tidak dapat dimengerti orang lain, sekte agama paling baru muncul di Los Angeles.&#8221; Itulah yang diberitakan oleh harian<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-azusa-street-memunculkan-aliran-pentakostalisme/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1906 Kebangunan Rohani <i>Azusa Street </i>Memunculkan Aliran Pentakostalisme</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Azusa-Street.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-344" alt="Azusa Street" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Azusa-Street.jpg" width="267" height="189" /></a>&#8220;Dengan mengembuskan ucapan-ucapan asing dan mengomat-ngamitkan pengakuan iman, yang tampaknya tidak dapat dimengerti orang lain, sekte agama paling baru muncul di Los Angeles.&#8221;</p>
<p>Itulah yang diberitakan oleh harian Los Angeles Times, hari Rabu tanggal 18 April 1906. &#8220;Pertemuan diadakan di sebuah pondok yang hampir rubuh di Azusa Street, dan para pengikut doktrin-doktrin yang mengerikan ini mempraktikkan upacara-upacara paling fanatik, mengkhotbahkan teori-teori liar, dan memaksakan mereka sendiri dalam keadaan kegembiraan yang tidak waras dengan semangat mereka sendiri.&#8221;</p>
<p>Publisitas negatif semacam ini sesungguhnya membantu mengumpulkan massa. Sesuatu yang supranatural sedang berlangsung dalam gedung tua ini. William J. Seymour, seorang pengkhotbah kesucian kulit hitam Gereja Baptis, baru tiba dari Houston, memanggil orang-orang percaya untuk mengambil langkah ekstra. Dua langkah ekstra tersebut sebenarnya adalah: Ia ingin mereka &#8220;dikuduskan&#8221; dan &#8220;dibaptis dalam Roh Kudus&#8221;. Pembaptisan itu, katanya, akan diikuti dengan kemampuan berbahasa lidah.</p>
<p>Sebenarnya telah pernah ada beberapa orang berbahasa lidah yang muncul dengan tiba-tiba di negeri itu dan di Eropa pada tahun-tahun silam, tetapi Azusa Street merupakan ledakan terbesar. Pertemuan yang berlangsung di &#8220;pndok yang hampir rubuh&#8221; ini berlanjut selama beberapa tahun lamanya. Banyak orang pergi ke sana hanya untuk melihat apa yang sedang terjadi di sana.</p>
<p>Dunia ini sudah matang untuk kebangkitan. Akhir tahun 1800-an, terjadi Revolusi Industri yang berat. Manusia menjadi gerigi dalam mesin-mesin masyarakat. Celah antara si kaya dan si miskin bertambah lebar. Malangnya, Gereja selalu berpaling kepada orang kaya. Juga kelompok-kelompok yang secara tradisional bersifat &#8220;biasa&#8221;, seperti Baptis dan Methodis, lebih menekankan sopan-santun ketimbang kekuatan rohani. Berkat para tokoh kebangkitan seperti Finney dan Moody, gereja-gereja menjadi penuh. Tetapi banyak yang menyatakan diri Kristen masih memiliki banyak kekurangan.</p>
<p>Gerakan &#8220;kesucian&#8221; adalah langkah awal menuju pembaruan. Gerakan ini &#8211; sebagian besar dari Gereja Methodis &#8211; mencari &#8220;anugerah kedua&#8221; dari Allah, yaitu bahwa orang-orang percaya akan &#8220;dikuduskan&#8221; untuk kehidupan Kristus yang suci. Ajaran Keswick pun ada dampaknya di Eropa dan Amerika. Dalam Pertemuan tahunan Keswick di Britania Raya, guru-guru Keswick meminta orang-orang Kristen: &#8220;Berjalan dalam kuasa kebangkitan Kristus,&#8221; &#8220;biarkan Kristus bertakhta dalam jiwamu.&#8221; Tidak ada yang terlalu radikal terjadi di sini, hanya dorongan untuk kepenuhan pengalaman Kristus, dengan menggunakan bahasa yang kelak ditiru para pengikut Pentakosta.</p>
<p>Satu lagi aliran pemikiran yang menambah urgensi gerakan Pentakosta yang baru muncul ini ialah pramillenialisme, yang dipopulerkan J.N. Darby dan <i>Plymouth Brethren</i>. Pergantian abad membawa kedua-duanya, pra &#8211; dan pasca-millenialisme, ke depan. Banyak yang mewartakan berawalnya &#8220;abad Kristiani&#8221;, yaitu bahwa gereja (dan teknolodi) akan membawa ke kerajaan Allah. Namun, para pramillenialis berseru bahwa akhir zaman sudah dekat, dengan menampilkan, seperti dinubuatkan, peluapan kebangunan rohani.</p>
<p>Untuk mengetahui latar belakang gerakan Pentakosta ini kita harus mundur ke belakang pada tahun 1896. William F. Bryant memimpin (gerakan) kebangkitan di Cherokee County, Carolina Utara, yang menyertakan bahasa lidah. Sementara manifestasi ini berlanjut, banyak orang yang telah dikeluarkan dari gereja, bangunan gereja dibakar dan Bryant sendiri ditembak. Bahasa lidah tidak populer di Cheroken County.</p>
<p>Tentunya, kebangkitan Welsh tahun 1904 &#8211; 1906 mempunyai dampak pada iklim agama masa itu. Evan Roberts, seorang mantan penambang, yang mengadakan perjalanan di seluruh Wales dandi kemudian hari di dunia, memproklamasikan pelayanan Roh Kudus. Bahasa lidah tidak ditekankan secara khusus, namun kekuatan roh ditekankan. Sepasang pendeta wilayah Los Angeles telah mengunjungi Wales dan berupaya membawa kebangkitan ini ke gereja-gereja mereka, dengan sedikit sukses. Namun, benih pemulihan telah ditanam di Los Angeles.</p>
<p>Atau Anda ingin melihat Gerakan Pemulihan, yang mengajak kembali ke berkat dan praktik-praktik gereja rasuli, khususnya penyembuhan. John Alexander Dowie mengaku dirinya Elia Sang Pemulih dan memulai komunitas Kristen (yang di kemudian hari menjadi Zion, Illinois). Di Maine, Frank Sandford juga mengaku sebagai Elia Sang Pemulih, dengan memulai sebuah komunitas di Shiloh.</p>
<p>Pada tahun 1900, Charles Fox Parham menghabiskan waktu selama lebih kurang enam minggu di Shiloh. Seorang pengkhotbah kesucian Gereja Methodis, Kansas sedang mencari &#8220;iman rasuli&#8221;. Ia bersama-sama istrinya telah memulai &#8220;rumah penyembuhan&#8221; di Topeka. Di sana orang-orang dapat menginap dengan cuma-cuma sementara mereka berdoa untuk penyembuhan. Di Shiloh, PArham terkesan dengan Sekolah Alkitab &#8220;the Holy Ghost and Us&#8221; (Roh Kudus dan Kita) Sandford. Sekolah tersebut dengan tegas anti-akademik. Satu-satunya teks adalah Alkitab, gurunya hanya Roh Kudus. Ketika Parham kembali, ia mendirikan sekolah serupa. Kira-kira empat puluh orang murid mendaftarkan diri.</p>
<p>Pada bulan Desember tahun itu, Parham meminta murid-muridnya mencari dalam Kitab Suci jika ada tanda-tanda yang mengisyaratkan pembaptisan Roh Kudus. Ketika mereka berkumpul untuk kebaktian semalam suntuk pada Malam Tahun Baru, mereka mendapatkan jawabannya: bahasa lidah. Agnes Ozman berdoa untuk menerima Roh Kudus dan &#8220;kemuliaan turun ke atas dirinya&#8221;, seperti diungkapkan Parham, &#8220;suatu cahaya tampaknya mengelilingi kepala dan mukanya, dan ia mulai berbicara dalam bahasa Cina dan tidak dapat berbahasa Inggris selama tiga hari&#8221;. Pada bulan berikutnya sebagian besar mahasiswa mengalami hal serupa.</p>
<p>Upaya Parham menyebarkan kebangkitan ini di Kansas City dan di Lawrence gagal. Gereja-gereja menentangnya, harian-harian mengejeknya. Pada tahun 1903, seorang wanita dari Texas sembuh setelah Parham mendoakannya, dan ia mengundang Parham untuk memimpin suatu kebangkitan di Galena, Texas. Hal itu meraih sukses. Menjelang tahun 1905, pertemuan-pertemuan &#8220;Pentakostal&#8221; atau &#8220;Full Gospel&#8221; semacam itu diselenggarakan di Missouri, Kansas dan Texas dengan kira-kira 25.000 pengikut.</p>
<p>Setelah suatu kampanye di Houston pada tahun 1905, Parham mendirikan satu lagi sekolah Alkitab di sana. Salah seorang mahasiswa yang lebih menjanjikan ialah: William J. Seymour. Seorang wanita dari Los Angeles mengunjungi sekolah Houston dan mengalami baptisan Roh Kudus. Sekembalinya, ia mendesak gereja misi Nazarenenya untuk memanggil Seymour sebagai pendeta pendamping.</p>
<p>Ironisnya, gereja yang telah membawa kebangkitan Pentakosta ke Los Angeles tidak ingin berhubungan dengan hal itu. Penekanan Seymour tentang bahasa lidah menyinggung beberapa anggota gereja dan selanjutnya ia ditolak gereja. Akhirnya, ia memimpin kebaktian di rumah beberapa orang temannya. Kebaktian ini berlanjut selama tiga hari tiga malam. Menariknya, makin banyak orang dan jumlahnya melebihi jumlah yang dapat ditampung di rumah tersebut. Orang-orang tersebut mengadakan persiapan untuk berpindah ke suatu bangunan di Azusa Street, yang dahulu adalah Gereja Methodis. Di sana duduk (dan berdiri) di atas bangku papan, di antara bahan-bahan bangunan, orang-orang itu meneruskan kebaktian yang dipenuhi Roh Kudus. Gereja itu dinamai <i>Apostolic Faith Gospel Mission </i>(Gereja Misi Iman Rasuli).</p>
<p>Seluruh jajaran pembaruan spiritual tampaknya menyatu di gedung ini. Gedung itu merupakan &#8220;Mekah&#8221;-nya gerakan Pentakosta. Selama bertahun-tahun lamanya tempat tersebut merupakan kiblat bagi gerakan Pentakosta. Orang-orang berkunjung dan berupaya membawa kembali apa saja yang mereka temukan di sana.</p>
<p>Kendati di sini pusat geografisnya, gerakan Pentakostal sangat majemuk. Terdapat sejumlah pemimpin yang berhaluan karismatik, termasuk Seymour dan Parham, yang mengumpulkan pengikut-pengikut dan bertengkar satu dengan yang lain untuk hal-hal sepele. Gerakan tersebut memang secara sengaja bersifat anti-organisasi dan anti-denominasi &#8211; berjalan terus ke mana Roh Kudus memimpin. Hal ini menjelaskan mengapa dewasa ini aliran-aliran Pentakosta yanga da hanya dalam jumlah kecil.</p>
<p><i>Assemblies of God </i>(Sidang Jemaat Allah), yang merupakan aliran Pentakosta terbesar dewasa ini, dimulai sebagai upaya mendapatkan kohesi &#8211; dan beberapa peraturan &#8211; dalam gerakan tersebut. Ada tuduhan mengenai penyelewengan keuangan dan seksual di pihak para pengkhotbah terkemuka. Terdapat juga serangkaian pertikaian doktin di antara mereka.</p>
<p>Sekelompok Pentakostal Selatan, yang dipimpin Eudorus N. Bell, menamakan diri mereka Iman Rasuli dan mengupayakan persatuan dalam gerakan tersebut. Ketika yang lain bergabung, namanya pun diganti menjadi Church of God in Christ (Gereja Tuhan dalam Kristus). Menjelang 1913, telah disertakan 352 pendeta dalam keanggotaan yang tidak terikat. Pada bulan April 1914, kelompok ini memanggil para pengikut Pentakosta untuk menghadiri pertemuan di Host Springs, Arkansas. Tujuannya: kesatuan, stabilitas, mendapat pengesahan bagi gerakan tersebut, dan mengukuhkan program misi serta mendirikan sekolah Alkitab. Maka, lahirlah aliran <i>Assemblies of God.</i></p>
<p>Sementara isu Pentakosta bersifat memecah-belah di kalangan gereja-gereja non- Pentakosta, gerakan Pentakostal sendiri mungkin adalah tangan kekristenan yang paling berenergi di abad kedua puluh ini. Tekanannya akan misi dan penginjilan telah menghasilkan pertumbuhan luar biasa bagi gerakan tersebut, baik di Amerika Serikat maupun di dunia.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-azusa-street-memunculkan-aliran-pentakostalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali Moravian Brethren</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2013 03:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1727 Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali Moravian Brethren By Sekolah Minggu Ini hanyalah kebaktian pengukuhan bagi dua orang gadis. Para Moravian Brethren yang tinggal di pertanahan Pangeran Nicolaus von Zinzendorf mengadakan pertemuan seperti biasa pada tanggal 13 Agustus 1727.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1727 Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali <i>Moravian Brethren</i></b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Herrnhut.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-275" alt="Herrnhut" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Herrnhut-300x195.jpg" width="300" height="195" /></a>Ini hanyalah kebaktian pengukuhan bagi dua orang gadis. Para Moravian Brethren yang tinggal di pertanahan Pangeran Nicolaus von Zinzendorf mengadakan pertemuan seperti biasa pada tanggal 13 Agustus 1727. Namun, gelora spiritual telah berkobar sejak beberapa minggu sebelumnya. Selama itu pula telah berlangsung doa semalam suntuk, pengakuan dosa, pemahaman Alkitab dengan sungguh-sungguh dan pengharapan.</p>
<p>Semuanya meledak pada hari itu. Setelah berkat pengukuhan dinyatakan kepada kedua gadis tersebut, gereja itu pun dilanda keharuan yang dahsyat. Ada yang menangis, ada yang menyanyi, banyak yang berdoa. Tidak ada keraguan di benak mereka tentang apa yang sedang terjadi. Mereka sedang dilawat Roh Allah. Mereka telah mendirikan sebuah &#8220;badan&#8221; di sini, di Herrnhut, namun saat itu mereka adalah satu dalam roh.</p>
<p>Keadaan tidak selalu menyenangkan bagi orang-orang Moravian. Sebagian besar yang ada di sana ialah orang-orang pelarian dari tempat lain karena penganiayaan. Mereka adalah keturunan spiritual Yohanes Hus &#8211; bukan Katolik, bukan Lutheran, bukan Calvinis. Tak ada tempat lagi bagi mereka di dunia ini; bahkan pemimpin besarnya yang  terkenal karena keilmuwannya, Jan Amos Comenius, tidak dapat mencarikan tempat bagi mereka. Maka mereka pun bubar.</p>
<p>Pengumpulan kembali berawal pada tahun 1722, ketika Christian David muncul di depan pintu tempat kediaman Pangeran Zinzendorf di Dresden. Zinzendorf adalah Lutheran yang saleh dari keluarga kaya, dan ia sangat berminat melayani Tuhan dengan kemampuannya. Sebenarnya ia pernah berpikir untuk mewujudkan sebuah komunitas yang akan mempraktikkan kesucian kristiani. Sekarang, berdiri pula seorang Moravian di ambang pintunya, dengan permintaan agar kelompok tertindasnya itu dapat tinggal di pertanahan Zinzendorf. Pangeran tersebut mengizinkannya.</p>
<p>Ketika Zinzendorf berkenalan dengan para tamunya, ia merasakan persaudaraan spiritual. Ia mengundang para Moravian lain ke komuniatas baru ini dan mulai mendirikan sekolah serta kedai. Tempat itu dinamakan Herrnhut yang artinya, &#8220;penjagaan Tuhan&#8221;. Apakah mereka berjaga-jaga akan Tuhan atau mereka dijagai Tuhan? Kedua-duanya.</p>
<p>Sekitar tahun 1725, ada sembilan puluh Moravian di Herrnhut. Menjelang tahun berikutnya, ada 300. Tetapi bersamaan dengan pertumbuhannya datang juga masalah. Para pengungsi datang dari berbagai tempat dan berbicara dengan bahasa yang berbeda. Tentunya kesulitan ekonomi tak terelakkan karena para penghuni baru itu mulai melanjutkan pekerjaan lama mereka. Komunitas itu mencakup juga para Lutheran dan Moravian. Jadi, pertengkaran tentang liturgi gereja pun muncul. Seorang guru yang bermukim di sana adalah orang yang telah diusir dari Gereja Lutheran karena ajaran sesatnya, dan  karenanya ia sangat marah. Tentu saja kemarahannya ditujukan kepada Lutheran terkemuka di komunitas tersebut, Zinzendorf. Guru itu berjalan mengelilingi kota dengan berteriak bahwa pangeran tersebut adalah &#8220;binatang&#8221; yang ada dalam Wahyu. Akhirnya orang tersebut menjadi gila.</p>
<p>Khawatir bahwa komunitas tersebut akan berantakan, Zinzendorf memutuskan untuk menerapkan kepemimpinan. Ia berpindah dari istananya ke komunitas itu sendiri dan mulai mengunjungi anggota-anggotanya. Ia menetapkan berbagai peraturan bagi kehidupan komunitas, yang semuanya disetujui. Komunitas tersebut memilih para penatua untuk memimpin mereka. Karya sosial diterapkan, dan kelompok-kelompok kecil dibentuk bagi pertumbuhan rohani.</p>
<p>Pada musim panas tahun 1727, perbedaan-perbedaan sepele mulai memudar. Komunitas tersebut telah bersatu, terfokus, dan kebaktian pada tanggal 13 Agustus itulah yang membuktikannya.</p>
<p>Dalam gelora spiritual ini, berdoa dua puluh empat jam sehari telah ditetapkan. Hal ini berlanjut lebih dari satu abad. Kebaktian-kebaktian Kristen di tempat-tempat lain dijelajahi. Hubungan dengan para Moravian di seluruh dunia diadakan, dan mereka mengembangkan sistem yang melibatkan kebersamaan dan korespondensi. Para pemimpin dilatih mengunjungi kelompok-kelompok lain, dan mengadakan <i>sharing</i> dengan mereka tentang apa yang sedang berlangsung di Herrnhut.</p>
<p>Pada tahun 1732, para Moravian berkembang ke dalam misi-misi di luar negeri dengan mengirimkan Leonard Dober dan David Nitshmann ke Hindia Barat. Pada tahun berikutnya, tiga misionaris Moravian pergi ke Greenland. Pada tahun 1734, beberapa yang lainnya pergi ke Lapland dan Georgia, dan 17 relawan bergabung dengan Dober di St. Thomas. Menjelang 1742, lebih dari 70 Moravian meninggalkan komunitas Herrnhut yang terdiri dari 600 orang, untuk pelayanan misi. Ladang misi tersebut mencakup Suriname, Afrika Selatan, Guyana, Aljazair, Sri Langka dan Rumania.</p>
<p>Zinzendorf, sementara itu, berupaya mendirikan basis yang sah bagi Gereja Moravian  di Saxony. Dalam penyelidikannya, ia menemukan konstitusi kuno bagi <i>Unitas Fratrum</i>, asal Gereja Moravian. Ini menunjukkan bahwa para Moravian mempunyai pendahulu historis sama seperti kaum Lutheran, dan itu harus diberi pengakuan. Tetapi, musuh-musuh Zinzendorf menyebabkan dia terbuang dari Saxony pada tahun 1736. Ini mengawali kurun waktu perjalanan bagi sang pangeran dan pemimpin Moravian lainnya. Perjalanan tersebut membawanya ke Amerika tempat ia mendirikan Betlehem, Pennyslvania, sebagai basis karya misinya di antara para Indian. Di kemudian hari ia menjadikan London sebagai pusat kegiatan Moravian.</p>
<p>Menjelang kematiannya pada tahun 1760, 226 misionaris dikirim keluar oleh para Moravian. Mereka telah membaptis lebih dari 3.000 orang yang bertobat . Ketika ia sekarat, Zinzendorf berkomentar kepada rekannya, &#8220;Sungguh suatu khalifah hebat dari gereja kita yang mengelilingi Anak Domba itu!&#8221; Hal itu memang benar sampai hari ini.</p>
<p>Gereja Brethren berlanjut hingga hari ini, namun warisannya dapat juga dilihat pada dominasi lain. John Wesley sangat dipengaruhi kaum Moravian dan menggabungkan beberapa perhatian mereka pada gerakan Methodis. William Carey, yang dihormati sebagai orang yang merintis gerakan misi Protestan modern, sesungguhnya mengikuti jejak para misionaris Moravian. &#8220;Lihatlah apa yang telah dilakukan para Moravian ini,&#8221; tuturnya pada suatu kesempatan. &#8220;Apakah kita tidak dapat mengikuti contoh mereka dalam kepatuhan kepada Guru Surgawi kita, pergi ke tengah-tengah dunia dan mengabarkan Injil kepada orang-orang kafir?&#8221;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Iman Westminster</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2013 10:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[games anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[ide permainan untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1646 Pengakuan Iman Westminster By Sekolah Minggu Tidak semua orang di Inggris menerima gereja negara. Dari awal, banyak yang telah melihat Anglikanisme sebagai sistem yang tidak menjangkau doktrin-doktrin Reformasi. Ratu Elisabeth I telah menyetujui Tiga Puluh Sembilan Pasal pada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1646 Pengakuan Iman Westminster</span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Pengakuan-Iman-Westminster.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-250" alt="Pengakuan Iman Westminster" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Pengakuan-Iman-Westminster-194x300.jpg" width="194" height="300" /></a>Tidak semua orang di Inggris menerima gereja negara. Dari awal, banyak yang telah melihat Anglikanisme sebagai sistem yang tidak menjangkau doktrin-doktrin Reformasi. Ratu Elisabeth I telah menyetujui Tiga Puluh Sembilan Pasal pada tahun 1563, yang mendirikan Gereja Inggris episkopal. Dari awal, kaum Puritan telah mendesak terbentuknya pemerintahan Presbiterian dan kebaktian-kebaktian yang kurang ritual, namun permintaan mereka tidak diacuhkan.</p>
<p>Para raja Stuart &#8211; James I dan putranya, Charles I &#8211; telah berupaya meningkatkan kekuatan sistem episkopal. Charles yang menginginkan keselaran di Skotlandia dan Inggris, berupaya memaksakan Anglikanisme kepada orang-orang Presbiterian Skotlandia. Situasi yang mudah berubah ini ditangani dengan ceroboh Perang Saudara di Inggris.</p>
<p>Charles I mempunyai sejarah pertikaian panjang dengan parlemen. Pada musim semi tahun 1640, ia membentuk parlemen yang menentangnya dengan keras. Serta merta ia mmbubarkannya dan membentuk parlemen lain pada musim gugur tahun yang sama. Parlemen berunsurkan Puritan yang bertahan lama inilah yang menjadi penyebab kejatuhannya.</p>
<p>Dua tahun kemudian, pada parlemen yang sama, raja mencoba menangkap sejumlah anggota dewan yang menentangnya. Tuduhannya bahwa orang-orang tersebut telah berkhianat, memicu perang yang membawa Inggris menganut Puritanisme untuk beberapa waktu lamanya.</p>
<p>Pada awal tahun 1643, parlemen telah menghilangkan sistem episkopal. Untuk mendirikan sebuah Gereja Presbiterian sebagai gantinya, mereka mengadakan pertemuan di Westminster Abbey. Seratus dua puluh satu pendeta dan tiga puluh orang awam &#8211; beberapa dari mereka adalah orang-orang Skotlandia &#8211; berhimpun untuk membangun kembali gereja Inggris.</p>
<p>Selama enam tahun Pertemuan Westminster tersebut, Oliver Cromwell, pemimpin pasukan parlemen itu, membawa para Puritan berkuasa. Sang raja dipenggal kepalanya pada tahun 1649.</p>
<p>Pertemuan Westminster tersebut mewujudkan Pengakuan Iman Westminster (1646), suatu karya yang akan menjadi klasik dalam pemikiran presbiterian, dan Katekismus Kecil Westminster (1647) serta Katekismus Besar (1648). Kepercayaan yang mereka gariskan sepenuhnya Calvanistik.</p>
<p>Pengakuan Iman tersebut mengajarkan inspirasi kitab suci dengan menyatakan Alkitab sebagai otoritas tunggal dalam kepercayaan Kristen. Dalam bahasa aslinya, kitab suci &#8220;diinspirasikan (diilhami)Tuhan, dan &#8230; dipelihara kesuciannya sepanjang masa&#8221;. Namun, jaminan akan otoritas ilahi berasal&#8221; dari karya Roh Kudus dari dalam&#8221;.</p>
<p>Pengakuan Iman Westminster menyertakan juga doktrin takdir &#8211; sebuah topik yang tidak digubris Tiga Puluh Sembilan Pasal. Pengakuan Iman itu menyatakan, &#8220;Sebagian manusia dan malaikat ditakdirkan untuk hidup abadi, dan yang lain ditetapkan untuk kematian abadi.&#8221; Namun, &#8220;Allah bukan pencipta dosa, dan bukan juga kekerasan yang ditawarkan bagi kehendak makhluk&#8221;.</p>
<p>Lebih lanjut, Pengakuan Iman itu menekankan hubungan Allah dengan ciptaan-Nya melalui perjanjian. Penebusan umat manusia merupakan perimbangan antara kedaulatan Allah dan pertanggungjawaban manusia.</p>
<p>Pengakuan Iman ditetapkan oleh para penatua, bukan oleh pastor dan uskup, serta tidak memberi tempat (seperti yang dilakukan oleh Tiga Puluh Sembilan Pasal) bagi transsubstansiasi. Pengakuan Iman itu juga mengikat orang percaya pada hari Sabat, hari yang dikhususkan untuk berdoa secara pribadi dan ibadah umum.</p>
<p>Namun Puritanisme di Inggris tidak bertahan lama. Pada tahun 1658, dengan kematian Oliver Cromwell, tidak ada pemimpin kuat yang muncul dari pihak Puritan. Meskipun putra Cromwell, Richard, telah menggantikan kedudukan ayahnya sebagai Pelindung Inggris, ia tidak memiliki kemampuan memimpin seperti ayahnya. Richard mengundurkan diri secara terhormat, dan Inggris kembali menjadi kerajaan di bawah Charles II, putra Charles I.</p>
<p>Di Inggris, raja baru ini dengan sukses memulihkan sistem episkopal. Namun orang-orang Skotlandia berpegang erat pada Pengakuan Iman Westminster, dengan mengikatnya pada gereja Skotlandia. Melalui Skotlandia, <i>Pengakuan Iman Westminster </i>telah menjadi julukan bagi &#8220;Calvinisme yang bersejarah&#8221;.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/pengakuan-iman-westminster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
