<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; Tokoh Kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/category/tokoh-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>WARISAN HYMN</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2014 08:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pembantaian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian doa kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1326</guid>
		<description><![CDATA[WARISAN HYMN By : Sekolah Minggu JOY TO THE WORLD! Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="warisan hymn" href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/" target="_blank"><span style="color: #33cccc;"><b>WARISAN HYMN</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><b>JOY TO THE WORLD!</b></span></p>
<p>Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak terlalu panjang. Saya ingin memastikan agar orang-orang yang tidak dapat membaca sebuah khotbah akan membaca lagu.&#8221; Fanny Crosby sering disebut sebagai Quenn og Hymnody&#8221; atau Ratu Himnodi.</p>
<p>Himne &#8220;Terpujilah Allah&#8221; muncul dalam buku koleksi sekolah minggu yang ditulis oleh William Doane dan Robert Lowry di tahun 1875. Pada tahun 1952 tim Billy Graham Crusade pergi ke Inggris dan mereka menyanyikan lagu ini untuk pertama sekali. Sejak itu, lagu ini menjadi favorit dalam kebaktian rohani yang dipimpin oleh Billy Graham. Himne ini baik sekali karena tidak hanya mengandung karakteristik himne, tetapi juga lagu ini mengajak kita untuk menyerahkan kemulian tertinggi kepada Kristus. Kita diingatkan untuk senantiasa mengingat pekerjaan Tuhan yang besar dan ajaran-Nya yang agung. Tanggal 12 Februari 1915, Fanny meninggal dalam usia 95 tahun. Selama lebih dari 40 tahun dia menulis himne.</p>
<p><strong><span style="color: #ff9900;">Latar belakang                                                            </span></strong></p>
<p>Bait 1 : Kita diajak untuk memuji Allah karena Dia telah mengirimkan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan kita (Yohanes 3:16).</p>
<p>Bait 2 : Keyakinan iman akan bersama Dia di surga sambil menantikan kedatangan-Nya yang kedua kali (1 Tesalonika 4 :14).</p>
<p>Reff : Seruan untuk memuji Tuhan.</p>
<p><span style="color: #339966;"><b>Quiz</b></span></p>
<p>1. Kapan Fanny Crosby lahir dan pada usia berapa dia meninggal?</p>
<p>2. Siapa yang membuat lagu ini terkenal dalam kebaktian rohani besar?</p>
<p>3. Ceritakan dengan kalimatmu sendiri isi dari pujian ini.</p>
<p><b><i>Oleh : Kak Elsa                                                                                                                                                       Illustrasi : Kak Freddy</i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MARIA WOODWORTH</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2014 06:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[laura basuki kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lelucon kristen]]></category>
		<category><![CDATA[logo kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1299</guid>
		<description><![CDATA[MARIA WOODWORTH By : Sekolah Minggu Tokoh kita kali ini adalah seorang perempuan Amerika. Namanya Maria Woodworth-Etter, lahir pada tahun 1844 di Lisbon negara bagian Ohio, Amerika Serikat. Saat berumur 13 tahun, Maria menerima Tuhan Yesus dan menyerahkan hidupnya untuk<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="maria woodworth" href="http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/" target="_blank"><span style="color: #99cc00;"><b>MARIA WOODWORTH</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p>Tokoh kita kali ini adalah seorang perempuan Amerika. Namanya Maria Woodworth-Etter, lahir pada tahun 1844 di Lisbon negara bagian Ohio, Amerika Serikat.</p>
<p>Saat berumur 13 tahun, Maria menerima Tuhan Yesus dan menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan. Pada saat itu seorang wanita tidak diperkenankan untuk berkhotbah. Walaupun demikian Maria melanjutkan pendidikannya dengan berharap suatu saat nanti ia pun dapat ikut memberitakan firman Tuhan yang selama ini hanya dilakukan oleh kaum pria.</p>
<p><strong><span style="color: #ff00ff;">Banyak peristiwa yang dialami Maria sebelum ia terjun ke dalam pelayanan sepenuh waktu. Di antaranya adalah peristiwa ayahnya yang terbunuh yang membuatnya harus meninggalkan bangku pendidikannya. Setelah menikah, ia memiliki enam orang anak. Lima orang anaknya meninggal karena penyakit. Suaminya meninggalkan Maria setelah mereka menikah selama 24 tahun. Meski berbagai peristiwa berat terjadi di dalam hidupnya, Maria tetap bersyukur dan tidak mundur dari panggilannya melayani Tuhan.</span></strong></p>
<p>Ketika pertama kali Maria memberitakan firman Tuhan, banyak orang disentuh hatinya oleh firman yang disampaikannya. Sejak itu orang-orang yang ada di sekitarnya mencarinya untuk memimpin berbagai kebaktian. Maria sadar, hasil yang baik ituterjadi karena pimpinan Tuhan. Akhirnya Maria memulai beberapa pelayanan di tempat-tempat lain yang masyarakatnya belum mendengar berita keselamatan Kristus. Bahkan dengan berani Maria datang ke suatu tempat yang sangat sulit. Sebelumnya beberapa hamba Tuhan pernah ke tempat itu dan mereka ditolak oleh masyarakat di sana. Keyakinan Maria di dalam Kristus akhirnya membuat masyarakat di sana mau mendengarkan firman Tuhan, dan mereka menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka secara pribadi.</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>Maria sadar, ia dipanggil untuk menaati panggilan Tuhan, berapa pun besarnya kesulitan yang harus ia tanggung. Hal ini membuatnya tidak kenal lelah atau mengeluh, tetapi tetap bersukacita dan bersemangat di sepanjang pelayanannya.</strong></span></p>
<p>Sampai masa tuanya, Maria telah membawa ribuan orang di seluruh penjuru Amerika mengenal dan mengalami keselamatan di dalam Yesus Kristus. Ia telah membuktikan bahwa Tuhan bisa memakai siapa saja untuk memberitakan kabar keselamatan di dalam Kristus kepada banyak orang. Saat ini maukah kamu dipakai  oleh-Nya.</p>
<p><b><i>Sumber: Rudy N. Assa, &#8220;Tokoh-tokoh Kristen yang Mewarnai Dunia,&#8221; (Yogyakarta: Penerbit ANDI), 2002.</i></b></p>
<p><b><i>Diceritakan kembali oleh Kak Opy Gea   </i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/maria-woodworth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Apr 2013 12:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[animasi sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[bahan cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1963 Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington By Sekolah Minggu &#8220;Saya mempunyai impian&#8230;&#8221; Orang yang memiliki impian itu akan menghabiskan seluruh hidupnya mengejar impiannya dan menyerahkan nyawanya bagi impian tersebut. Namanya ialah Martin Luther King, Jr., dan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1963 Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Martin-Luther-King-Jr.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-375" alt="Martin Luther King, Jr" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Martin-Luther-King-Jr.jpg" width="224" height="224" /></a>&#8220;Saya mempunyai impian&#8230;&#8221;</p>
<p>Orang yang memiliki impian itu akan menghabiskan seluruh hidupnya mengejar impiannya dan menyerahkan nyawanya bagi impian tersebut.</p>
<p>Namanya ialah Martin Luther King, Jr., dan impiannya adalah bahwa &#8220;keempat anak saya yang masih kecil pada satu hari akan hidup di dalam suatu bangsa, di mana mereka tidak akan dinilai dari warna kulit mereka tetapi dari kandungan karakternya &#8230;&#8221; Kata-kata tersebut mengguncang Amerika.</p>
<p>Pendeta muda ini dilahirkan dalam keluarga pendeta Baptis dan dididik di Morehouse College dan Crozer Theological Seminary. Dia meraih gelar Ph.D dari Boston University. Pada tahun 1954 ia menjadi pendeta Gereja Baptis Dexter Avenue di Montgomery, Alabama.</p>
<p>Satu tahun kemudian, seorang wanita berkulit hitam, Ny. Rosa Parks, mengambil sebuah langkah yang mengubah hidup King. Meskipun orang-orang kulit hitam diharuskan menumpang hanya di bagian belakang bus umum, ia duduk di depan &#8211; semua tempat duduk di belakang telah terisi, dan ia mengambil tempat duduk pertama di bagian depan. Ia ditangkap karena melanggar undang-undang pemisahan <i>(segregation law).</i></p>
<p>Martin Luther King, Jr. mendukungnya dengan memimpin boikot pada sistem bus Montgomery. Sebenarnya orang-orang hitamlah penumpang terbanyak sistem bus tersebut , dan mereka diperlakukan dengan tidak adil. Maka orang-orang kulit hitam pun menolak naik bus selama diskriminasi masih berlanjut. Mereka merasa &#8220;lebih terhormat berjalan kaki daripada menumpang bus dengan kehinaan&#8221;.</p>
<p>Boikot mereka berlangsung sampai satu tahun lamanya, namun akhirnya orang kulit hitam menang, dan dengan kemenangan itu Martin Luther King, Jr. terdorong terlibat dalam perjuangan hak-hak sipil bagi orang-orang Amerika.</p>
<p>Terpengaruh dengan cara-cara tanpa kekerasannya Gandhi, King dan yang lain memprotes. &#8220;Kami akan mengimbangi kapasitas Anda yang menyebabkan kesengsaraan &#8230; Perbuatlah kepada kami apa yang Anda inginkan dan kami akan terus-menerus mengasihi Anda,&#8221; kata King merespons penyerang-penyerangnya. Mengikuti jejak Yesus, ia menyerukan, &#8220;Yesus menegaskan dari kayu salib sebuah hukum yang lebih tinggi. Ia tahu bahwa filsafat kuno &#8211; mata ganti mata &#8211; akan membuat semua orang buta. Ia tidak berupaya mengatasi kejahatan dengan kebaikan. Meskipun disalibkan karena kebencian, Ia menanggapinya dengan aksih yang agresif.&#8221;</p>
<p>Dengan diorganisasikannya <i>Southern Christian Leadership Conference </i>(Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan) yang diketuainya, King berkampanye di kota-kota bagian selatan: Jackson, Selma, Meridian dan Birmingham. Namun, pengaruhnya meluas lebih jauh ketika ia memimpin serangan-serangan terhadap ketidakadilan sosial di kota-kota bagian utara.</p>
<p>Sekelompok pendeta Protestan kulit hitam terdekat, termasuk Jesse Jackson, mendukung King, dan orang-orang kulit putih, Katolik serta Yahudi tidak lama kemudian bergabung dalam barisannya. Metode-metode tanpa kekerasan menghadapi serangan selang, pentungan, anjing dan pemukulan. Meskipun banyak orang Kristen mendukungnya, beberapa lawan King yang paling vokal pun menyebut nama Kristus. Pada musim semi 1963, King ditangkap karena memimpin gerakan protes di Birmingham, Alabama. Para rohaniwan di Atlanta mengkritiknya karena meninggalkan gerejanya di Montgomery. &#8220;Apa haknya terlibat di tempat lain, di mana dia bukan warganya?&#8221; tanya mereka.</p>
<p>Dalam &#8220;Surat dari Penjara Birmingham&#8221;, King memberikan tanggapan bahwa &#8220;ketidakadilan di mana pun mengancam keadilan&#8221;. Bagi mereka yang ada di luar &#8220;panah pemisah yang menyengat&#8221; dan yang menasihati dia untuk menunggu, ia menjawab: &#8220;&#8230; Bila Anda disiksa apda siang hari dan dihantui pada malam hari karena Anda seorang Negro, senantiasa hidup dalam kecemasan, tanpa sepenuhnya mengetahui apa yang harus diharapkan berikutnya, dan jika digerogoti ketakutan di dalam hati dan amarah di luar, jika Anda senantiasa bergumul dengan perasaan yang terus memburuk bahwa Anda &#8220;bukan apa-apa&#8221; &#8211; barulah Anda akan mengerti mengapa kami tidak sabar menunggu.&#8221;</p>
<p>Gerakan protes atas Washington pada tahun 1963 merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah perjuangan hak sipil karena pengaruhnya telah berjasa bagi lahirnya Undang-undang Hak Sipil pada tahun 1964 dan Undang-undang Hak Pilih pada tahun 1965. Pada gerakan protes tersebut, Martin Luther King Jr. menampilkan impiannya.</p>
<p>&#8220;Saya mempunyai impian bahwa keempat anak saya yang masih kecil pada satu hari akan hidup di dalam suatu bangsa, di mana mereka tidak akan dinilai dari warna kulit mereka tetapi dari kandungan karakternya &#8230; Dengan iman ini kami dapat menetak sebuah batu harapan dari gunung  keputusasaan. Dengan iman ini kami dapat mengubah suara-suara tidak harmonis di negeri kita menjadi simponi persaudaraan yang indah. Dengan keyakinan ini kita dapat bekerja sama, berdoa bersama dengan kesadaran bahwa kita akan bebas pada suatu hari kelak.&#8221;</p>
<p>Pada tahun 1964, King menerima hadiah Nobel Perdamain, suatu penghargaan yang mewujudkan sebagian impian itu.</p>
<p>King pergi ke Memphis, Tennesse, untuk mendukung pemogokan para pekerja pengangkut sampah pada tahun 1968. Pada tanggal 4 April, ketika ia sedang berdiri dilorong lantai dua di motelnya di Mulberry Street, bercakap-cakap dengan rekan-rekannya, ia ditembak seorang pembunuh. Peluru itu merenggut nyawanya, tetapi tidak mengakhiri impian yang sedang berlanjut.</p>
<p>Sebagai tanggapan atas keberanian dan kesaksian yang merupakan tekad rohaniwan ini, hari Senin ketiga bulan Januari ditetapkan sebagai Hari Martin Luther King. Dialah sau-satunya rohaniwan Amerika yang namanya dicantumkan pada kalender sebagai penghormatan.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kampanye Los Angeles Billy Graham</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kampanye-los-angeles-billy-graham/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kampanye-los-angeles-billy-graham/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2013 12:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gambar cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu sekolah minggu mp3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1949 Kampanye Los Angeles Billy Graham By Sekolah Minggu &#8220;Anda mungkin terharu bila melihat tenda besar itu kemarin siang penuh sesak dengan 6.100 orang dan beberapa ratus lagi yang tidak dapat masuk, serta melihat puluhan manusia berjalan-jalan di celah-celah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kampanye-los-angeles-billy-graham/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1949 Kampanye Los Angeles Billy Graham</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Billy-Graham.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-366" alt="Billy Graham" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Billy-Graham-287x300.jpg" width="287" height="300" /></a>&#8220;Anda mungkin terharu bila melihat tenda besar itu kemarin siang penuh sesak dengan 6.100 orang dan beberapa ratus lagi yang tidak dapat masuk, serta melihat puluhan manusia berjalan-jalan di celah-celah barisan bangku dari segala penjuru dan menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi ketika diundang.&#8221;</p>
<p>Seorang pengkhotbah berumur tiga puluh tahun menulis dari Los Angeles kepada para staf perguruan Alkitab di Minneapolis, tempat ia memangku jabatan presiden. Ia menyebutnya &#8220;kampanye penginjilan terbesar dari seluruh pelayanan saya&#8221;. Namun hal itu hanya suatu awal bagi Billy Graham.</p>
<p>Orang banyak datang berduyun-duyun ke tenda besar yang didirikan di Washington Boulevard dan Hill Street &#8211; &#8220;Katedral yang terbuat dari Terpal&#8221;. Kampanye yang direncanakan selama tiga minggu berlanjut sampai delapan minggu karena orang-orang berdatangan terus. Para selebriti bertobat di muka umum, ketika Graham menyampaikan Injil yang sederhana. Dikatakan bahwa seorang wartawan William Randolph Hearst memutuskan &#8220;mereklamekan&#8221; Graham &#8211; dengan publisitas luar biasa. Apa pun yang terjadi, pertemuan-pertemuan Los Angeles menjadi buah bibir bangsa, yang memasyhurkan Graham.</p>
<p>Mungkin itu kejutan bagi bocah berambut pirang dari Carolina Utara ini. Graham, anak sulung seorang Kristen peternak hewan, bertobat pada suatu pertemuan yang dipimpin oleh revivalis Selatan, Mordecai Ham. Seleranya berubah dari baseball ke penyelamatan jiwa-jiwa. Menginjak usia kedua puluh dua, dia ditahbiskan sebagai seorang pendeta Southern Baptist.</p>
<p>Pada tahun 1943, ia lulus dari Wheaton College dan menikahi Ruth Bell, putri seorang misionaris medis terkenal yang bertugas ke Cina. Ia mendirikan sebuah pastorat di daerah Chicago, tetapi tidak lama kemudian terlibat dengan Torrey Johnson, pertama dengan berbicara pada Johnson &#8220;Songs in the Night&#8221; pada siaran radio dan kemudian melayani sebagai penginjil penuh waktu pada pelayanan baru Johnson, Youth for Christ. Dalam kapasitasnya ini ia mengadakan beberapa kampanye di seputar kota menjelang akhir tahun 1940-an, termasuk tur ke Britania Raya pada tahun 1946-1947.</p>
<p>Dari semula ia telah punya gaya penginjilan yang kooperatif. Kampanyenya tidak terbatas pada gereja tertentu. Semua pemimpin Kristen dalam masyarakat akan diundang untuk merencanakan kampanye. Keputusan ini mengundang kritik banyak orang konservatif, namun juga banyak menyumbang bagi jamahan Graham secara luas.</p>
<p>Pada awal tahun 1950-an, ia melanjutkan kesuksesan kampanye Los Angeles dengan kempanye-kampanye yang patut dicatat di Boston dan di tempat lain. Pada tahun 1954, perjalanan khotbah ke London membuat dia menjadi seorang selebriti internasional. Ia berteman dengan Presiden Eisenhower dan figur-figur kaliber dunia lainnya.</p>
<p>Dengan cepat Graham menguasai media massa. Ia menulis <i>Peace With God </i>(Damai Bersama Allah) yang laris terjual pada tahun 1950-an dan beberapa yang lain sejak itu. Siaran radionya &#8220;Hour of Decision&#8221; berlanjut puluhan tahun lamanya. Bersama-sama dengan mertuanya ia mengawali majalah <i>Christianity Today </i>untuk membantu para pemimpin Kristen agar selalu bersiaga secara teologis. Di kemudian hari, organisasinya meluncurkan majalah <i>Decision </i>untuk masyarakat umum. Kampanye-kampanye Graham dengan teratur disiarkan di televisi secara nasional, dan <i>World Wide Pictures, </i>suatu badan yang tumbuh dari <i>Billy Graham Evangelistic Association, </i>telah menghasilkan lusinan film-film istimewa.</p>
<p>Sebagai pemain utama dalam misi-misi dunia, Graham mensponsori Kongres Lausanne pada tahun 1974 yang merevolusi kebijakan misi-misi evangelikal dengan lebih melibatkan penduduk setempat. Pada tahun 1983 dan 1986, organisasinya membawa para penginjil berkeliling dari seluruh dunia ke Amsterdam untuk pertemuan besar bagi pendidikan dan penguatan. <i>Billy Graham Center </i>di Wheaton College memberi latihan komunikasi dan pelayanan, serta arsip dan Museum Penginjilan abad kedua puluh.</p>
<p>Akhir-akhir ini, Billy Graham dapat juga menjangkau negara-negara komunis meskipun kebijakan resmi mereka atheis. Beberapa orang mengkritik mengapa ia tidak menggunakan kepopulerannya untuk memprotes penganiayaan orang-orang percaya di negeri itu, namun fokus Graham selalu pada penginjilan, bukan pada komentar sosial.</p>
<p>Pemain baseball yang tinggi dan tampan dari Carolina Utara ini telah menjadi figur religius besar dari paroan terakhir abad kedua puluh yang silam. Stafnya memperkirakan bahwa dua juta orang telah &#8220;maju ke depan&#8221; dalam pertemuan-pertemuannya untuk menyatakan pertobatan mereka. Lebih dari 100 juta orang hadir untuk mendengarkannya, dengan jutaan yang tak terhitung tersentuh pelayanan medianya. Ia telah melakukan semuanya ini dengan tetap berpegang pada yang terbaik yang dilakukannya &#8211; mengkhotbahkan Injil yang sederhana.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kampanye-los-angeles-billy-graham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dietrich Bonhoeffer Dieksekusi Nazi</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dietrich-bonhoeffer-dieksekusi-nazi/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dietrich-bonhoeffer-dieksekusi-nazi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2013 12:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[guru sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[puisi natal anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1945 Dietrich Bonhoeffer Dieksekusi Nazi By Sekolah Minggu Orang-orang Kristen boleh tidak setuju dengan teologinya, tetapi hampir tidak ada yang tidak mengagumi keteguhan sikap Dietrich Bonhoeffer menentang Third Reich (Jerman di bawah kekuasaan Hitler) &#8211; meskipun ia harus mengorbankan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dietrich-bonhoeffer-dieksekusi-nazi/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1945 Dietrich Bonhoeffer Dieksekusi Nazi</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dietrich-Bonhoeffer.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-360" alt="Dietrich Bonhoeffer" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dietrich-Bonhoeffer-300x300.jpg" width="300" height="300" /></a>Orang-orang Kristen boleh tidak setuju dengan teologinya, tetapi hampir tidak ada yang tidak mengagumi keteguhan sikap Dietrich Bonhoeffer menentang Third Reich (Jerman di bawah kekuasaan Hitler) &#8211; meskipun ia harus mengorbankan nyawanya.</p>
<p>Bonhoeffer, seorang mahasiswa Karl Barth, menerima gelar doktoral di bidang teologi dari Universitas Berlin ketika ia berumur dua puluh satu tahun. Ia adalah seorang pendeta utusan gereja Lutheran dan dosen ketika Hitler berkuasa pada tahun 1933.</p>
<p>Sadar akan pengaruhnya terhadap orang banyak, Hitler membujuk dan menipu Gereja dengan mendapatkan dukungan besar dari kaum rohaniwan Lutheran dan Katolik. Ide Gereja Jerman sendiri telah menyentuh &#8220;orang-orang Kristen Jerman&#8221;. Ide-ide Nazi sudah mulai menyusup ke dalam gereja.</p>
<p>Namun, yang lain takut serta mencurigai Hitler dan idenya tentang keunggulan ras Aria. Kira-kira sepertiga kelompok rohaniwan Protestan, yang memimpin apa yang dinamakan <i>Confessing Church </i>(Gereja yang Mengaku), menentang pemimpin Jerman ini. Mereka menganggap ide-ide tersebut berasal dari <i>Barmen Declaration </i>(Deklarasi Barmen), yang sebagian besar ditulis Karl Barth, yang menunjukkan kesalahan doktrin orang-orang Kristen Jerman.</p>
<p>Pada tahun 1935, Bonhoeffer menjadi Ketua <i>Confessing Church Seminary. </i>Tetapi, seminari itu ditutup pada tahun 1937, dan Bonhoeffer dilarang menerbitkan ataupun berbicara di muka umum. Dua tahun kemudian, ketika ditawarkan kemungkinan untuk pindah mengajar di Amerika, Bonhoeffer menolaknya dengan alasan ingin melayani orang-orang bangsanya, yakni bangsa Jerman.</p>
<p>Iparnya menarik dia dalam gerakan perlawanan, dan Bonhoeffer pun telah menjadi bagian dari rencana pembunuhan Hitler. Ia dan yang lain merasa bahwa Hitler-lah anti-Kristus itu. Jadi rohaniwan tersebut menjadi <i>agen ganda </i>di kantor intel tentara Jerman. Dia gagal berupaya mendapatkan dukungan dari Inggris bagi rencana itu. Rencana tersebut akhirnya gagal.</p>
<p>Ketika Bonhoeffer ditangkap pada tahun 1943, hal itu bukan karena dia bekerja sebagai <i>agen ganda, </i>melainkan karena ia membantu menyelundupkan empat belas orang Yahudi ke Swiss. Di dalam penjara dia menulis, yang kemudian diterbitkan setelah kematiannya, dengan judul <i>Letters and Papers From Prison</i> (Surat-surat dan Tulisan-tulisan dari Penjara).</p>
<p>Hanya saja ketika Bonhoeffer hidup lebih lama lagi mungkin dia dapat menjelaskan lebih jauh beberapa ide yang menantang tetapi membingungkan itu, yang dikemukakannya selama di dalam penjara. Para teolog mengadakan argumentasi tentang ungkapan &#8220;religionless Christianity&#8221; (kekristenan tanpa agama); &#8220;death of God&#8221; (kematian Allah) yang dipahami secara berbeda oleh para teolog dan para penginjil. Ketika dia berkata &#8220;the world has come of age&#8221; (dunia sudah dewasa), apa yang dimaksudkan Bonhoeffer? Apa dia ingin mensekulerkan Injil atau dia pun melihat &#8211; seperti juga orang lain pada masa kini &#8211; bahwa orang-orang tidak lagi mengerti konsep tradisional Kristen?</p>
<p>&#8220;Bagaimana kita dapat berbicara secara &#8216;sekular&#8217; tentang Allah?&#8221; tanya Bonhoeffer. Kita tahu bahwa dia tidak sepaham dengan para teolog lainnya seperti Rudolf Bultmann dan Paul Tillich, yang ingin &#8220;mendemitologisasikan&#8221; Injil, tetapi dia tidak pernah memulai suatu program seorang diri.</p>
<p>Meskipun banyak pertanyaan tentang dia yang belum terjawab, satu-satunya elemen utama kepercayaan Bonhoeffer tidak dapat diragukan: Iman itu mahal. Bukunya, <i>The Cost of Discipleship </i>(Harga Mengikut Yesus), mengajak orang-orang Kristen agar beriman kuat dan menyangkal diri. Banyak orang yang telah menerima &#8220;anugerah murah&#8221; Kristen, yang mendorong mereka beriman lemah, kata Bonhoeffer. Daripada memperlakukan bagian-bagian etika Perjanjian Baru sebagai gagasan yang tak mungkin, orang-orang Kristen harus mengusahakan hal itu. Agama yang sejati lebih daripada hanya memiliki ide-ide yang benar tentang Allah; itu berarti mengikuti Dia &#8211; sampai mati, jika perlu.</p>
<p>Bonhoeffer mematuhi fatwanya sendiri. Ketika berada dalam penjara, dia berupaya melayani orang lain. Pada tanggal 9 April 1945, ketika tentara sekutu mengadakan serangan terakhir atas Jerman, dia dihukum gantung dengan tuduhan mengkhianati negara. Meskipun orang-orang Kristen sering kali mengalami problem etis dengan terlibatnya Bonhoeffer dalam rencana membunuh Hitler, pendiriannya melawan berbagai upaya Hitler menjadikan Gereja bagian dari rezim Nazi dan kesediannya mati bagi Kristus, juga memberi setiap generasi tantangan akan iman yang siap berkorban.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dietrich-bonhoeffer-dieksekusi-nazi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tafsiran Surat Roma oleh Karl Barth Diterbitkan</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tafsiran-surat-roma-oleh-karl-barth-diterbitkan/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tafsiran-surat-roma-oleh-karl-barth-diterbitkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2013 10:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[game sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[materi sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1919 Tafsiran Surat Roma oleh Karl Barth Diterbitkan By Sekolah Minggu Pada abad kesembilan belas, liberalisme telah menekankan kemajuan manusia dan perubahan dalam dunia. Namun jika manusia telah maju sebegitu jauh, mengapa ia harus terlibat dalam perang dunia? Jika<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tafsiran-surat-roma-oleh-karl-barth-diterbitkan/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1919 <i>Tafsiran Surat Roma </i>oleh Karl Barth Diterbitkan</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Karl-Barth.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-351" alt="Karl Barth" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Karl-Barth.jpg" width="271" height="186" /></a>Pada abad kesembilan belas, liberalisme telah menekankan kemajuan manusia dan perubahan dalam dunia.</p>
<p>Namun jika manusia telah maju sebegitu jauh, mengapa ia harus terlibat dalam perang dunia? Jika penemuan-penemuannya dalam teknologi dan ilmu pengetahuan menjadi begitu efektif, mengapa ia mengarahkan penemuan-penemuan itu kepada yang lain?</p>
<p>Manusia telah tersanjung dengan kemampuannya sendiri. Langkah-langkah panjang yang dicapai ilmu pengetahuan tampaknya membuat dunia menjadi tempat yang tidak misterius lagi. Daripada mencari Allah yang supranatural, banyak orang mencoba mewujudkan surga di atas bumi.</p>
<p>Darwin dan para ahli ilmu pengetahuan lainnya mempertanyakan unsur-unsur supranatural yang dikandung Alkitab. Apakah manusia sesungguhnya ciptaan khusus? Apakah mujizat benar-benar dapat terjadi? Apabila kita dapat mengatur sendiri alam ini, mengapa kita harus membutuhkan Allah? Teologi liberal pada zaman ini menggambarkan Allah tanpa murka, Kristus yang hanya mengajarkan etika, dan kerajaan dunia ini.</p>
<p>Akan tetapi, Perang Dunia I mempertanyakan semuanya itu. Dengan kemajuan Eropa Kristen yang masih meragukan, banyak orang melihat sifat kemerosotan pemikiran liberal. Salah satunya adalah seorang pendeta, Karl Barth. Karena berhadapan dengan kekejaman peperangan, pendeta liberal ini berpaling pada Surat Paulus untuk Jemaat Roma. Apa yang ia temukan di situ mengubah imannya dan mewujudkan gejolak dalam teologi yang mengingatkannya pada Agustinus, Luther dan Wesley.</p>
<p><i>Tafsiran Surat Roma</i>, yang disebut &#8220;bom di tempat bermain para teolog liberal&#8221;, menerangkan Allah sebagai yang berdaulat dan transeden. Kejatuhan manusia seperti yang ada dalam Kitab Kejadian 3 adalah benar, ujar Barth. Di situ, seluruh keberadaan manusia telah rusak karena dosa dan ia tak lagi dapat menemukan kebenaran Allah dengan usahanya sendiri. Allah harus menampakkan diri-Nya pada manusia, dan Ia melakukannya melalui Yesus Kristus.</p>
<p>Pernyataan ulang doktrin Barth ini, yang menggunakan istilah-istilah Protestan klasik, mengundang diskusi. Menjelang tahun 1930, pendeta tersebut telah menjadi profesor teologi di Jerman.</p>
<p>Bersama-sama dengan yang lain di <i>Confessing Church </i>(Gereja yang Mengaku), Barth menentang para Nazi dan menulis sebagian besar &#8220;Barmen Declaration&#8221; (Deklarasi Barmen), yang mengajak orang-orang Kristen menentang tipu muslihat Hitler yang dipakai untuk melawan Gereja. Satu tahun kemudian, pada tahun 1935, Barth diusir dari Jerman dan ia pergi ke Basel, Swiss, untuk mengajar teologi. Selama berada di sana ia banyak menulis, termasuk karya utamanya <i>Church Dogmatics </i>(Dogmatika Gereja), suatu mahakarya Protestan.</p>
<p>Ide-ide Barth menjadi dasar bagi <i>neo-orthodoksi. </i>Teologi abad kedua puluh ini antiliberal, dalam tekanannya pada studi Alkitab, dosa, dan dalam sikapnya terhadap kedaulatan Allah. Namun, teologi ini bersifat ambivalen terhadap historisitas Alkitab, khususnya pada Perjanjian Lama. Sambil menegaskan sebagian besar ajaran Alkitab, teologi ini tidak perlu menerima bahwa setiap peristiwa dalam Alkitab terjadi dalam ruang dan waktu. Para pengkritiknya telah mengatakan bahwa neo-orthodoksi berupaya juga &#8220;menikmati hasilnya dari kedua sisi yang berbeda&#8221;, dengan menegaskan doktrin tradisional, sementara memberi juga peluang bagi para skeptik yang meragukan sifat historis Kristen.</p>
<p>Para teolog seperti Emil Brunner, Gustaf Aulen, Reinhold, Richard Niebuhr dan Friedrich Gogarten sepaham dengan kepercayaan Barth tentang kedaulatan Allah dan dosa manusia, serta menekankan bahwa iman berarti lebih dari sekadar mengatakan ya terhadap beberapa proposisi  teologis. Karena neo-orthodoksi menerima perlunya &#8220;lompatan iman&#8221; untuk mengatasi kebenaran yang tampaknya sulit dan berkontradiksi, maka paham itu disebut teologi krisis.</p>
<p>Di dunia yang telah mengalami dua peperangan berat, ide-ide  Barth membawa kembali gereja-gereja pada tema-tema dosa dan kedaulatan Allah. Banyak orang Kristen menganggap bahwa tulisan-tulisannya yang berjilid-jilid itu merangsang dan membingungkan. Barth bermain-main dengan universalisme, ide bahwa akhirnya Allah akan menyelamatkan semua orang, meskipun ia tidak pernah berbenturan dengan pertanyaan itu. Dalam teologinya yang berpusat pada Kristus, ia sering kali menempatkan Kristus dalam Perjanjian Lama di tempat-tempat yang mustahil. Ia juga tidak setuju bahwa Kitab Suci tidak dapat salah atau tidak dapat keliru.</p>
<p>Dari sisi positif, Barth mendorong pemahaman Alkitab yang serius, menekankan khotbah-khotbah yang dinamis dan mengembalikan manusia pada pengertian kebutuhannya akan Allah Yang Mahakuasa. Ketika banyak orang berpaling pada dunia untuk berharap, ia panggil mereka kembali untuk menatap kepada Kristus.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tafsiran-surat-roma-oleh-karl-barth-diterbitkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cameron Townsend Memulai Institut Linguistik Musim Panas</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/cameron-townsend-memulai-institut-linguistik-musim-panas/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/cameron-townsend-memulai-institut-linguistik-musim-panas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2013 12:29:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[download lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan untuk anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1934 Cameron Townsend Memulai Institut Linguistik Musim Panas By Sekolah Minggu Cameron Townsend mendapatkan pelajaran awal dalam hubungan antara linguistik dan penginjilan. Sebagai seorang misionaris muda di Guatemala, ia bekerja keras mendekati orang-orang jalanan dan menanyakan hubungan mereka dengan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/cameron-townsend-memulai-institut-linguistik-musim-panas/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1934 Cameron Townsend Memulai Institut Linguistik Musim Panas</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Cameron-Townsend.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-357" alt="Cameron Townsend" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Cameron-Townsend-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Cameron Townsend mendapatkan pelajaran awal dalam hubungan antara linguistik dan penginjilan. Sebagai seorang misionaris muda di Guatemala, ia bekerja keras mendekati orang-orang jalanan dan menanyakan hubungan mereka dengan Kristus. Ia menghafal kalimat perkenalannya dalam bahasa Spanyol: &#8220;Tahukah Anda tentang Tuhan Yesus itu?&#8221;</p>
<p>Ia tidak tahu bahwa <i>Yesus</i> itu adalah nama pertama yang umum di antara orang Spanyol, dan istilah &#8220;Tuhan&#8221; (Lord) &#8211; <i>Senor</i> &#8211; juga artinya &#8220;Tuan&#8221; <i>(Mister). </i>Ia mengharapkan tanggapan yang akan memberi dia kesempatan berbicara tentang hal-hal spiritual. Namun, yang ia dapat adalah suatu kenyataan, &#8220;Maaf, tidak kenal. Saya pun orang asing di sini.&#8221;</p>
<p>Itu terjadi pada tahun 1917. Sebagian besar pemuda Amerika seusianya sedang berperang di Eropa. Mungkin, melihat tubuh Towsend yang lemah, pejabat yang merekrutnya menawarkan dia menjual Alkitab di Guatemala.</p>
<p>Pada awalnya, mungkin terlihat bahwa Towsend terlibat dalam pekerjaan berat. Namun akhirnya ia mempelajari bahasa Spanyol dan mulai bekerja di antara orang-orang Indian yang beriman. Terbeban bekerja untuk Indian Cakchiquel di dataran tinggi, Townsend mengetahui bahwa di antara mereka hampir tidak ada yang mengetahui bahasa Spanyol. Agar berdampak terhadap mereka, ia harus mempelajari bahasa mereka.</p>
<p>Hal ini tidaklah mudah. Istrinya, Elvira, dalam surat doanya menulis, &#8220;Berdoalah agar kami dengan cepat dapat mempelajari bahasa yang mengerikan ini. Tanpa tata bahasa atau buku-buku apa pun untuk dipelajari, keadaan sungguh menyulitkan. Kami memiliki sebuah buku kecil, di situlah kami mencatat istilah-istilah dan kalimat-kalimat yang diucapkan orang-orang Indian bila kami mengunjungi mereka. Namun, beberapa istilah ini bunyinya begitu aneh sehingga sulit dicatat. Tetapi, tentunya bahasa Cakchiquel ini datangnya dari Tuhan, sama seperti bahasa Inggris, Spanyol atau Swedia, dan kami tahu bahwa Ia akan membuat kami mengerti bahasa Indian ini agar kami secepatnya dapat menjelaskan Injil kepada mereka dalam bahasa mereka sendiri.&#8221;</p>
<p>Doa tersebut terkabul. Menjelang tahun 1931, pasangan Towsend telah menghasilkan Perjanjian Baru lengkap dalam bahasa Cakchiquel. Tidak lama kemudian, memburuknya kesehatan mereka memaksa mereka kembali ke Amerika Serikat. Cam berharap pindah ke sebuah pelayanan di Amerika Selatan setelah kesehatan mereka pulih. L. L. Legters, seorang rekan dan pendukung karya Townsend di Guatemala, meminta dia bekerja di Mexico, lebih dekat ke rumah. Townsend dan Legters bersama-sama mengembangkan suatu ide baru.</p>
<p>&#8220;Saya menganjurkan supaya kita mendirikan institut musim panas tempat misionaris dapat dididik bagaimana mempelajari suatu bahasa untuk menulis dan menerjemahkan Injil,&#8221; tulis Townsend di kemudian hari. Karena hanya dua universitas di Amerika Serikat yang memberi kursus dalam <i>linguistic descriptive </i>(bagaimana suatu bahasa inti lazimnya dipakai), dan program empat tahun ini memakan waktu terlampau lama bagi para misionaris, maka sesuatu yang khusus dibutuhkan. Legters dan Townsend meneruskan dengan dua jalur. Mereka memutuskan memulai sekolah bahasa bagi para misionaris di Amerika Serikat, dan mereka berencana meminta pemerintah Mexico mengizinkan para penerjemah Alkitab untuk mempelajari bahasa-bahasa Indian yang belum ditulis.</p>
<p>Pada tahun 1934, <i>Summer Institute of Linguistics </i>(Institut Linguistik Musim Panas) di mulai di sebuah ladang di Sulphur Springs, Arkansas, dengan kurikulum yang mengesankan. Apabila para profesornya tidak dapat ke institut, maka siswa institut itulah yang mendatangi para profesor (hanya ada dua orang siswa pada tahun pertama dan beberapa lagi pada tahun kedua).</p>
<p>Pada awalnya, para penerjemah ini hampir tidak mendapat kerja sama dari pemerintah Mexico. Tetapi, Townsend memiliki beberapa orang terpelajar tingkat tinggi di pihaknya. Dia adalah salah seorang pembuat eksperimen yang sangat terkemuka dalam ilmu bahasa yang sedang mencuat. Akhirnya, para pemimpin Mexico melihat pentingnya mempelajari bahasa-bahasa Indian tersebut dan memberi dukungan penuh bagi karya Townsend.</p>
<p>Townsend tidak pernah seorang diri dalam organisasi. Para misonarislah yang melakukan pekerjaan misi, bukan pejabat-pejabat di rumah (Amerika Serikat). Namun, menjelang awal 1940-an, pekerjaan penerjemahan ini menjadi beban berat untuk dikerjakan dalam basis <i>freelance</i>. Institut Musim Panas pindah ke Universitas Oklahoma, dan di situ terdapat 130 mahasiswa. Ada empat puluh empat penerjemah yang sudah bekerja di Mexico, dan Townsend telah meminta lima puluh lagi. Untuk ini dibutuhkan semacam organisasi pendukung. Maka, pada tahun 1942, dengan resmi dibentuklah <i>Wycliffe Bible Translators, </i>dinamakan demikian untuk menghormati penerjemah Inggris yang agung pada Abad Pertengahan. Institut Linguistik Musim Panas melanjutkan hubungan dengan pemerintah-pemerintah mancanegara, tetapi <i>Wycliffe Bible Translators </i>mengorganisasikan dukungan dari Amerika Serikat.</p>
<p>Karya penerjemahan meluas dari sana: Guatemala, Peru, Columbia dan Ekuador. Sebuah korps penerbangan <i>Jungle Aviation and Radio Service </i>(Pelayanan Radio dan Penerbangan Hutan), didirikan untuk membawa para penerjemah misionaris dengan selamat ke dan dari daerah-daerah jauh.</p>
<p>Sampai sekarang ketiga organisasi tersebut mempunyai lebih dari 6.000 pekerja di lebih dari lima puluh negara. Mereka menghasilkan bagian-bagian Alkitab dalam lebih dari 3oo bahasa dan sedang bekerja untuk lebih dari 800 yang lain.</p>
<p>Karya <i>Wycliffe Translators </i>tersebut membuat ratusan kelompok manusia terjangkau Injil. Ini merupakan langkah besar ke depan dalam gerakan misi modern untuk menjangkau orang-orang yang tidak terjangkau &#8211; mereka yang tidak punya akses terhadap kekristenan.</p>
<p>Namun organisasi Townsend juga menggambarkan pergeseran halus dalam Protestanisme Amerika. Pada tahun 1930-an dan 1940-an, fundamentalisme muncul lagi dengan tiba-tiba. Separatisme yang ketat memberi jalan bagi penginjilan yang agresif. Sementara memelihara kesempurnaan doktrinnya, organisasi Wycliffe tersebut dengan tidak merasa malu bersekutu dengan universitas-universitas sekular, para ahli bahasa, pemerintah, ataupun dengan para antropolog dalam rangka menyelesaikan urusannya. Gerakan &#8220;evangelikal&#8221; tersebut melihat banyak misi dan organisasi pendidikan Kristen yang timbul, serta ingin mencoba metode-metode baru membawa Injil ke seberang.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/cameron-townsend-memulai-institut-linguistik-musim-panas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paus Pius IX Memproklamasikan Doktrin Infalibilitas Paus</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/paus-pius-ix-memproklamasikan-doktrin-infalibilitas-paus/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/paus-pius-ix-memproklamasikan-doktrin-infalibilitas-paus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2013 09:52:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[anak skolahan]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu rohani anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan buat anak-anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1870 Paus Pius IX Memproklamasikan Doktrin Infalibilitas Paus By Sekolah Minggu Apakah Italia akan tampak sebagai suatu daerah di atas peta atau sebuah negara kesatuan? Siapa yang akan memerintah negara baru tersebut? Pada pertengahan abad kesembilan belas, inilah pertanyaan-pertanyaan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/paus-pius-ix-memproklamasikan-doktrin-infalibilitas-paus/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1870 Paus Pius IX Memproklamasikan Doktrin Infalibilitas Paus</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Pius-IX.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-336" alt="Paus Pius IX" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Pius-IX-214x300.jpg" width="214" height="300" /></a>Apakah Italia akan tampak sebagai suatu daerah di atas peta atau sebuah negara kesatuan?</p>
<p>Siapa yang akan memerintah negara baru tersebut?</p>
<p>Pada pertengahan abad kesembilan belas, inilah pertanyaan-pertanyaan yang menanti jawaban. Eropa telah melihat banyak perubahan pada tahun 1848, ketika gelombang nasionalisme menyapu benua itu. Di Perancis, Italia dan selusin negara lain, masyarakat telah mulai menuntut hak mereka akan negara mereka sendiri, berdasarkan bahasa dan letak geografis, daripada diperintah negara-negara lain. Sisilia berupaya memerdekakan diri dari kerajaan Bourbon, dan daerah-daerah bagian utara Italia berupaya mengakhiri kungkungan pemerintah Austria.</p>
<p>Paus yang baru, Pius IX, mendukung <i>risorgimento </i>(&#8220;kebangkitan&#8221;) itu, yang hendak menciptakan negara berbahasa Italia. Ketika ia memberikan daerah-daerah kepausan sebuah konstitusi, paus telah menyenangkan hati kaum liberal. Hal itu tidak bertahan lama. Ketika kaum revolusioner membunuh perdana menteri yang baru, paus lari dari daerah kepausan untuk sementara waktu. Ia kembali dengan bantuan tentara Perancis; sekarang ia melihat ancaman kaum liberal dan ingin memberi dukungan bagi pemerintahan absolut lama.</p>
<p>Pada tahun 1869, paus yang sedang terkepung mengadakan Konsili Vatikan I. Falsafah-falsafah liberal serta rasa nasionalisme yang meningkat telah menjadi dorongan untuk berpikir lebih bebas dalam gereja. Para imam dan uskup mulai mempertanyakan kekuasaan paus. Dalam dunia yang tidak lagi merupakan Katolik semuanya, kepausan telah kehilangan pengaruh politiknya juga. Gereja perlu memperhatikan tantangan-tantangan pemikiran kaum liberal dan melemahnya kepentingan tradisi dalam gereja.</p>
<p>Pada tahun 1854, paus menyatakan bahwa Perawan Maria telah mengandung tanpa dosa &#8211; doktrin <i>Immaculate Conception. </i>Meskipun banyak orang Katolik telah menerimanya selama bertahun-tahun lamanya, dan sekarang hal itu telah menjadi doktrin gereja yang baku.</p>
<p>Sembilan tahun kemudian paus menyimpulkan hal itu dalam Syllabus of Errors (ikhtisar Ajaran-ajaran Sesat). Dalam upayanya melawan arus liberalisme, ia membuat daftar hal-hal yang tidak boleh dipercayai orang-orang Katolik, termasuk pemikiran modern: seperti rasionalisme atau sosialisme, perkawinan di catatan sipil, dan banyak lagi bentuk-bentuk toleransi agama.</p>
<p>Konsili Vatikan itu mengemukakan peranan paus yang berlangsung di gereja. Paus berupaya mengukuhkan dua kali: bahwa paus, bergelar <i>Vicar of Christ </i>(Wakil Kristus), mempunyai kuasa penuh dan langsung terhadap seluruh gereja dan hierarkinya; dan bila ia bicara<i> ex cathedra </i>(&#8220;dari kursinya&#8221;, dalam kapasitasnya sebagai paus), ia tidak dapat sesat (infallible). Meskipun ada liberalisme dalam gereja namun paus menang pada Konsili Vatikan I itu. Keduanya dijadikan doktrin gereja.</p>
<p>Meskipun kaum liberal tidak menyetujuinya, bagi banyak orang, absolutisme seperti itu adalah sesuatu yang patut disambut. Mereka hidup dalam zaman yang rancu; banyak hal telah berubah secara politik maupun filosofis. Banyak orang Katolik menghendaki kepastian bahwa beberapa hal &#8211; seperti paus dan ajaran-ajaran gereja &#8211; akan tetap kokoh.</p>
<p>Paus tidak memegang otoritas politiknya, karena kira-kira dua bulan setelah Konsili Vatikan I, Victor Immanuel menduduki Roma, dan penduduknya memilih pembentukan kerajaan Italia. Meskipun paus kehilangan kuasa sementara, namun ia telah meraih keefektifan spiritual. Dari Vatikan ia menjalankan lebih banyak otoritas daripada pejabat tinggi gereja yang paling berkuasa pada Abad Pertengahan.</p>
<p>Gereja Katolik tidak berubah hingga Konsili Vatikan II.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/paus-pius-ix-memproklamasikan-doktrin-infalibilitas-paus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>William Booth Mendirikan Bala Keselamatan</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2013 09:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[buku sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu lagu]]></category>
		<category><![CDATA[tarian sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1865 William Booth Mendirikan Bala Keselamatan By Sekolah Minggu Sementara industri bertumbuh, perlakuan semena-mena terhadap kelas-kelas pekerja pun meningkat. Inggris sedang bergerak dari kehidupan pertanian ke kehidupan yang berorientasi pabrik, dan daerah-daerah kumuh di London pun bertumbuh. Ribuan orang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1865 William Booth Mendirikan Bala Keselamatan</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/William-Booth.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-333" alt="William Booth" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/William-Booth.jpg" width="258" height="195" /></a>Sementara industri bertumbuh, perlakuan semena-mena terhadap kelas-kelas pekerja pun meningkat.</p>
<p>Inggris sedang bergerak dari kehidupan pertanian ke kehidupan yang berorientasi pabrik, dan daerah-daerah kumuh di London pun bertumbuh. Ribuan orang dari dusun membanjiri London, mencari pekerjaan, dan sering kali mereka tinggal serta bekerja dalam kondisi-kondisi yang amat buruk.</p>
<p>Gereja seharusnya menjadi pelopor pertama meringankan penderitaan, namun Gereja sendiri dalam keadaan kekurangan. Seperti di seluruh Inggris, London telah terbagi-bagi dalam jemaat-jemaat, garis-garis yang tidak pernah berubah berabad-abad lamanya. Meskipun penduduk kota kian bertambah, namun Gereja Inggris tidak mempunyai cukup persediaan untuk menambah kaum rohaniwan bagi gereja. Untuk membangun jemaat baru dibutuhkan undang-undang parlemen, yang prosesnya lamban dan panjang.</p>
<p>Methodisme, yang telah menjadi agama kelas menengah khususnya, juga tidak dapat dengan efektif mencapai kelas pekerja. Methodis telah berupaya mencapai orang-orang yang telah berpindah ke Gereja Inggris, namun orang-orang miskin baru yang bermukim di lorong-lorong masih belum tersentuh Injil.</p>
<p>Prihatin dengan keadaan orang-orang miskin, maka pada tahun 1865 William Booth dan istrinya, Catherine, mendirikan misi bagi orang-orang miskin di East End London. Diawali dari sebuah tenda sederhana muncullah pelayanan Bala Keselamatan.</p>
<p>Di sekeliling pasangan penginjil ini terdapat rumah-rumah yang penuh sesak dengan kekerasan keluarga, mabuk-mabukan, prostitusi dan tuna karya. Kemakmuran yang menjadi lambang teratas kelas menengah Victorian tidak meluas ke East End.</p>
<p>Upaya perundang-undangan tampaknya tidak memecahkan masalah ini, dan William yakin bahwa hal itu akan berubah hanya bila hati berubah. Sekali orang-orang telah mengenal Kristus, perilaku dan kondisi mereka dapat membaik.</p>
<p>Itu tidak berarti bahwa pasangan Booth tidak memperhatikan masalah-masalah di sekeliling mereka. Mereka mendirikan kedai &#8220;Food for the Million&#8221; (Makanan untuk jutaan orang), dengan menyajikan makanan murah. Jika perut seseorang terisi penuh, ia cenderung mendengarkan berita mereka tentang keselamatan dari Kristus.</p>
<p>Meskipun banyak ide-ide organisasi Methodisme telah ditinggalkan Booth, namun ia selangkah lebih maju dengan akhirnya menciptakan organisasi yang mengikuti garis-garis militer. Seorang pengikutnya mengiklankan sebuah pertemuan sebagai &#8220;The Hallejah Army Fighting for God&#8221; (Pasukan Halleluya Bertempur untuk Tuhan). Kontrok Booth yang tegas akan organisasinya membuat beberapa orang memanggilnya jenderal. Menjelang tahun 1878, kelompok ini mengambil nama Bala Keselamatan, dan jenderalnya sengaja telah mengorganisasikannya dengan pakaian seragam, perwira-perwira, <i>marching brass band </i>dan, majalah dengan nama <i>The War Cry.</i></p>
<p>Ada orang-orang Kristen yang tersinggung dengan Bala Keselamatan. Sebenarnya, <i>marching band </i>tidak memiliki kewibawaan musik Anglikan. Apakah Iblis sedang menggunakan Bala Keselamatan untuk membuat kekristenan bahan tertawaan? Namun, Bala Keselamatan meraih sukses. Band-band dapat didengar di jalan-jalan kota, dan mereka memainkan irama-irama populer dan sekuler dengan kata-kata Kristen. &#8220;Mengapa iblis harus menguasai semua irama yang terbaik?&#8221; tanya Booth.</p>
<p>Selain itu, di bawah pengaruh Bala Keselamatan, kehidupan keluarga-keluarga membaik. Mereka mulai meperhatikan masalah-masalah kelaparan dan tuna wisma, serta Injil diberitakan kepada banyak orang yang bahkan belum pernah menginjakkan kakinya di gereja.</p>
<p>Namun, sementara orang-orang Kristen menentang Bala Keselamatan, beberapa non-Kristen menunjukkan reaksi yang lebih keras lagi. Ketika kelas pekerja bertobat kepada Kristus, mereka menganut kebijakan dengan berhenti minum. Hal ini merugikan perusahaan bir, dan mereka menjadi marah kepada Bala Keselamatan. Pada dua dekade terakhir abad kesembilan belas, perwira-perwira Bala Keselamatan diserang serta bangunan mereka dihancurkan.</p>
<p>Namun, para pengejek itu harus mengakui bahwa Bala Keselamatan telah melakukan tindakan yang baik di kala mereka mengubah pemabuk dan pemukul anak menjadi ayah yang benar dan pekerja yang baik.</p>
<p>Catherine, isteri William, dengan kebolehannya mendukung William dalam upaya-upayanya, dan misi mereka ini diteruskan oleh anak-anak asuh mereka yang berjumlah besar. Bala Keselamatan tersebar bukan saja di Inggris, tetapi juga di setiap penjuru dunia.</p>
<p>Dalam seluruh hidupnya, William telah mengadakan perjalanan sejauh lima juta mil, mengkhotbahkan hampir 60.000 khotbah, dan menarik kira-kira 16.000 perwira untuk bekerja dengan dia. Dalam buku terlarisnya <i>In Darkest England and the Way Out, </i>ia menunjukkan kepada banyak orang zaman Victoria bahwa mereka tidak perlu bermisi ke luar negeri untuk mencari &#8220;orang-orang miskin yang belum mengenal Allah&#8221; dan yang membutuhkan Kristus. Booth mendirikan agen-agen yang peduli akan kebutuhan fisik dan sosial orang-orang, serta memberitakan Injil. Melalui kariernya, ia telah mengasah teknik-teknik komunikasi dengan orang banyak dan berbagi tentang Kristus. Ketika ia wafat pada tahun 1912, 40.000 orang mengantar dia ke pemakaman.</p>
<p>Ketika Bala Keselamatan membawa berita kepada si miskin di Inggris, ia melakukan pekerjaan yang sama seperti Dia yang melayani para nelayan, wanita-wanita tuna susila dan para penderita penyakit kusta.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertobatan Dwight L. Moody</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/pertobatan-dwight-l-moody/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/pertobatan-dwight-l-moody/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2013 07:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[bahan pelajaran sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[games anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak anak rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1855 Pertobatan Dwight L. Moody By Sekolah Minggu Ketika berumur tujuh belas tahun, ia berupaya ke kota besar, Boston. Setelah menjelajahi kota itu berminggu-minggu lamanya, ia menemukan pekerjaan sebagai penjual sepatu di toko pamannya. Ia tinggal di lantai atas.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/pertobatan-dwight-l-moody/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1855 Pertobatan Dwight L. Moody</span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dwight-L.-Moody.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-326" alt="Dwight L. Moody" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Dwight-L.-Moody-235x300.jpg" width="235" height="300" /></a>Ketika berumur tujuh belas tahun, ia berupaya ke kota besar, Boston. Setelah menjelajahi kota itu berminggu-minggu lamanya, ia menemukan pekerjaan sebagai penjual sepatu di toko pamannya. Ia tinggal di lantai atas. &#8220;Saya mendapat kamar di lantai tiga,&#8221; tulisnya, &#8220;saya dapat membuka jendela serta ada tiga buah bangunan yang penuh dengan gadis-gadis tercantik di kota ini &#8211; mereka mngoceh seperti kakak tua.&#8221;</p>
<p>Satu dari sembilan orang anak yang dibesarkan oleh seorang janda di pedalaman Northfield, Massachusetts, Dwight L. Moddy, tidak pernah mendapatkan pendidikan tinggi, tetapi ia mempunyai cita-cita dan tekad. Namun, Boston tidak ramah kepadanya. &#8220;Jika seseorang ingin merasakan bahwa ia seorang diri di dunia ini,&#8221; tulis Moddy, &#8220;ia tidak perlu pergi ke hutan tempat ia akan mendapati dirinya sendiri sebagai teman, tetapi biarlah ia pergi ke salah satu kota-kota besar ini, dan biarlah dia melewati jalanan yang ada dan ia akan bertemu ribuan orang dan tidak satupun yang tahu atau mengenal dia.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya ingat ketika saya pergi ke kota itu dan mencari pekerjaan, lalu gagal. Tampaknya seperti ada tempat bagi orang lain di dunia ini tetapi tidak untuk saya. Selama dua hari saya dihinggapi perasaan mengerikan bahwa saya tidak diingini oleh siapa pun.&#8221;</p>
<p>Moody mendengarkan pidato para abolisionis di Faneuil Hall yang letaknya tidak jauh. Ia bergabung dengan YMCA, sebuah organisasi yang baru saja diimpor dari Inggris, dan ia mulai mengunjungi  <i>Mt. Vernon Congregational Church </i>(Gereja Kongregasional Mt. Vernon) untuk mendengarkan khotbah Edward Norris Kirk yang terkenal itu.</p>
<p>Ia menemukan khotbahnya berbobot dan meluap-luap; begitu meluap-luapnya sehingga kadang-kadang ia tertidur. &#8220;Seorang mahasiswa muda dari Harvard menyikut saya, dan saya bangun sambil mengusap-usap mata. Saya menatap sang gembala, yang melihat dan memperhatikan. Saya pikir ia sedang berkhotbah langsung kepada saya. Saya berkata kepada diri sendiri, siapa yang mengatakan tentang saya pada Dr. Kirk?&#8230; Pada penutupannya&#8230; saya tarik kerah jas saya dan keluar secepat mungkin.&#8221;</p>
<p>Guru sekolah Minggunya, Edward Kimball mengamati jejak Moody, dan mendesak dia kembali ke gereja apabila ia mangkir. Ia juga menantang Moody membaca Alkitab secara teratur; Moody mencoba membaca tetapi tidak dapat mengerti. &#8220;Tidak banyak orang yang pernah saya lihat yang benaknya secara spiritual lebih gelap daripada benak dia ketika dia masuk ke kelas saya&#8221; tulis Kimball di kemudian hari.</p>
<p>Pada tanggal 21 April 1855, Kimball merasakan bahwa sudah waktunya menganjurkan Moody berjanji kepada Kristus. Ia menuju ke toko sepatu, berubah pikiran, dan jalan melewati toko itu, kemudian kembali terburu-buru, serta masuk ke toko itu. Ia menemukan Moody sedang membungkus dan menyemir sepatu. Orang muda itu sudah siap mendengarkannya. Pada hari itu juga D.L. Moody menjadi Kristen.</p>
<p>Moody membutuhkan waktu untuk mengerti implikasi dari iman kepercayannya itu. Sesungguhnya ia ditolak menjadi anggota gereja karena ia gagal dalam ujian masuk &#8211; ia tidak dapat menjelaskan apa yang telah dilakukan Kristus baginya. Tetapi hatinya berubah. Ia tidak malu menjadi orang Kristen dan terus-menerus mempelajari keyakinannya.</p>
<p>Tidak lama kemudian ia merasa jenuh dengan Boston dan memboyong cita-citanya ke barat, ke Chicago. Sikap lantangnya lebih diterima di sana, dan ia berhasil dalam penjualan sepatunya. Ia juga terlibat dalam berbagai upaya penginjilan. Suatu ketika ia mengembara dalam suatu misi di North Wells Street dan bertanya apakah ia dapat diterima mengajar sekolah Minggu. Jawaban yang diterima adalah bahwa misi di situ punya cukup banyak guru, namun murid-muridnya tidak ada. Jika ia dapat mengumpulkan murid-murid, maka ia dapat mengajar mereka. Hal ini bukanlah masalah bagi Moody yang memiliki keterampilan penjualan. Tidak lama kemudian ia mengajar sejumlah anak jalanan.</p>
<p>Memasuki tahun 1861 ia sudah bekerja penuh waktu dalam pelayanan, baik di sekolah Minggunya maupun YMCA. Ia mendapat dukungan dari pengusaha setempat seperti John Farwell dan Cyrus McCormick. Pada tahun 1864, misinya menjadi sebuah gereja.</p>
<p>Menjelang tahun 1871 pelayanan Moody di Chicago sudah nyaman, aman, dan bertumbuh. Ia pernah berpikir mengadakan perjalanan sebagai penginjil, tetapi mengapa harus meninggalkan keadaan yang sehat seperti itu? Bagaimanapun kebakaran besar di Chicago telah mengubah pikirannya. Gereja, rumah dan YMCA semuanya telah menjadi abu, sama nasibnya dengan usaha-usaha para pendukung terbaiknya. Karena sukar mengumpulkan dana dari kota-kota lain untuk membangun kembali pelayanan Chicago itu, Moody pun mulai berkelana.</p>
<p>Pada tahun 1873 ia berangkat ke Inggris. Pertemuan-pertemuan penginjilannya bagaikan badai bagi  Kepulauan Britania. Setelah dua tahun ia kembali ke Amerika Serikat sebagai seorang selebriti bertaraf internasional. Ia diundang berkhotbah di banyak kota di Amerika.</p>
<p>Sambil membangun tradisi revivalis yang didirikan Charles Finney, Moody membawa penginjilan ke zaman industri. Ia mengkhotbahkan Injil yang sederhana, bebas dari bermacam-macam denominasi. Hal itu memperbesar daya tarik serta dukungannya. Ia bersekutu dengan para pengusaha. <i>Merekalah </i>para pememimpin generasi baru, bukan para pengkhotbah. Ia menekankan supaya mereka mengguankan harta mereka untuk hal-hal baik seperti peduli kepada orang-ornag miskin perkotaan. Moody menerapkan teknik usahanya pada perencanaan penginjilannya. Musik, konseling dan <i>follow-up-</i>nya adalah bagian-bagian dari pendekatan terorganisasi untuk mengambil hati orang.</p>
<p>Pada tahun 1879, Moody mengalihkan perhatiannya kepada pendidikan dengan mendirikan Northfield Seminary bagi para gadis, dan kemudian Mount Hermon School bagi anak-anak lelaki. Ia memulai konferensi-konferensi Alkitab musim panas dan sebuah institut Alkitab yang sekarang memakai namanya. Pada awalnya, ia takut bersaing dengan seminari-seminari yang ada, tetapi ia melihat kebutuhan yang lebih besar untuk latihan-latihan praktik dalam pelayanan. Bukannya tren liberal di seminari Amerika yang menjadi masalah baginya, tetapi pengasingan seminari-seminari itu ornag banyak. Ia bermaksud melatih para komunikator yang akan membawa firman Allah yang sederhana kepada mereka yang membutuhkannya.</p>
<p>Cara-cara praktis ini telah berlanjut dalam lingkungan yang menyandang namanya. Moody Bible Institute, umpamanya, terus melatih paradan Namun Moody telah hal-hal itu. Ia merupakan pendahulu pendeta, misionaris dan pekerja gereja lainnya. Namun pengaruh Moody telah melampaui hal-hal itu. Ia merupakan pendahulu bagi para penginjil seperti Billy Sunday dan Billy Graham. Aspek sosial penginjilannya juga telah mengilhami komitmen yang dalam pada pelayanan sosial di kalangan evangelikal.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/pertobatan-dwight-l-moody/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
