<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; acara paskah sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/acara-paskah-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Ayub Diuji Allah (3)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-3/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2013 06:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[acara paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita anak-anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ayub 2:1-13 Kesusahan Ayub sudah sangat besar. Akan tetapi, ternyata ujian untuk Ayub belum selesai. Ketika Allah kembali memuji Ayub, setan masih tidak puas. Ia mengajukan cobaan untuk Ayub yang lebih hebat lagi. Allah sangat mengenal Ayub,<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-3/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ayub 2:1-13</p>
<p>Kesusahan Ayub sudah sangat besar. Akan tetapi, ternyata ujian untuk Ayub belum selesai. Ketika Allah kembali memuji Ayub, setan masih tidak puas. Ia mengajukan cobaan untuk Ayub yang lebih hebat lagi.</p>
<p>Allah sangat mengenal Ayub, karena itu Allah mengizinkan setan melaksanakan rencananya. Apakah rencana jahat setan kali ini? Setan mendatangkan penyakit kepada Ayub. Seluruh tubuh Ayub, dari ujung kepala sampai ujung kaki, ditimpa barah (bisul) yang mengerikan. Penyakit itu membuat Ayub lebih menderita lagi. Sekarang setan mengira Ayub pasti akan mencaci maki Allah.</p>
<p>Ketika kita mengalami banyak kesulitan, ingatlah satu hal ini bahwa kuasa setan tidak mungkin luput dari izin Allah. Setan tidak bisa &#8220;mengerjai&#8221; manusia melampaui apa yang diizinkan Allah.</p>
<p>Ketika Allah melihat kesulitan yang menimpa Ayub, bukan berarti Allah tidak mengasihi Ayub. Justru Allah mau Ayub berhasil melalui semua pengujian dan mendapatkan kemenangan iman. Kadang kala dengan melalui masa yang sulit manusia akan lebih mengenal siapa Allah itu. Dan ini juga yang akan dialami  Ayub.</p>
<p>Mari kita lihat apa yang kata-kata apa yang keluar dari mulut Ayub di masa paling sulit ini? Bacalah ayat 9-10. Alkitab mencatat bahwa dalam hal ini pun Ayub tidak berbuat dosa lewat bibirnya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Siapakah nama tiga sahabat Ayub yang datang? (ay.11)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, berilah saya kekuatan iman. Saya ingin tetap bisa melihat kasih-Mu yang menyertai saya dalam keadaan yang paling tidak enak sekalipun. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Bacalah 1 Korintus 10:13 dan hafalkanlah.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Kesedihan Ayub</b></li>
<li><b>Jawaban Allah Kepada Ayub</b></li>
<li><b>Allah Memuliakan Ayub</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adoniram dan Ann Judson Berlayar Menuju India</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/adoniram-dan-ann-judson-berlayar-menuju-india/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/adoniram-dan-ann-judson-berlayar-menuju-india/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Apr 2013 05:10:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[acara paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita anak-anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[susunan acara natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1812 Adoniram dan Ann Judson Berlayar Menuju India By Sekolah Minggu Hari itu merupakan bulan madu! Adoniram Judson menikahi Ann Hasseltine  pada tanggal 5 Februari 1812, dan dalam waktu dua minggu mereka berlayar ke India, karena ditunjuk sebagai misionaris<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/adoniram-dan-ann-judson-berlayar-menuju-india/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1812 Adoniram dan Ann Judson Berlayar Menuju India</span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Adoniram-dan-Ann-Judson.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-296" alt="Adoniram dan Ann Judson" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Adoniram-dan-Ann-Judson-300x183.jpg" width="300" height="183" /></a>Hari itu merupakan bulan madu! Adoniram Judson menikahi Ann Hasseltine  pada tanggal 5 Februari 1812, dan dalam waktu dua minggu mereka berlayar ke India, karena ditunjuk sebagai misionaris oleh <i>American Board of Commisioners for Foreign Missions </i>(Badan Komisaris Amerika untuk Misi Luar Negeri) yang baru dibentuk. Tampaknya sebagian besar waktu mereka di atas kapal mereka habiskan untuk bermain tali, berdansa, mempelajari dan membahas Alkitab.</p>
<p>Mereka membahas baptisan. Dalam studi Kitab Sucinya, Adoniram memutuskan bahwa para Konggregasionalis salah tentang baptisan, dan bahwa para Baptislah yang benar. Ann tentunya menghormati keputusan pribadinya, namun mengingatkan dia bahwa mereka dikirim dan didanai bagi misi mereka sebagai <i>Kongregasionalis. </i>Ada baiknya hal ini dipikirkan matang-matang sebelum terlanjur membuat keputusan.</p>
<p>Adoniram yang agak keras menang dalam pertengkaran itu. Ann pun menjadi seorang Baptis seperti rekan misonaris seperjalanan mereka, Luther Rice. Ketika mereka tiba di Kalkutta, pasangan Judson itu mengirim Rice kembali dengan surat pengunduran diri dan dengan tugas yang amat berat: mencari dukungan dari gereja-gereja Baptis; sebab para Baptis di Amerika belum mempunyai perkumpulan misi.</p>
<p>Rice melakukan tugasnya dengan sangat baik, dan pasangan Judson dapat tinggal di Asia, serta mengukir sejarah sebagai misionaris asing pertama dari Amerika Serikat.</p>
<p>Enam tahun sebelumnya, tak seorang pun menduga bahwa baik Ann maupun Adoniram akan terjun ke dalam tugas-tugas misi. Ann adalah seorang yang berkemauan keras, berinisiatif sendiri dan seorang remaja yang riang. Adoniram yang agak pemarah tetapi pemuda yang cerdas, yang dibesarkan secara religius, namun terhanyut ke dunia panggung di New York. Tulisan-tulisan Hannah More dan John Bunyan telah membawa Ann lebih dekat kepada Allah. Bagi Adoniram, yang membuatnya semakin dekat kepada Allah ialah kematian mendadak seorang teman kuliahnya yang pernah membujuknya menolak kekristenan. Pada tahun 1808, Adoniram pulang ke Boston dan mengabdikan dirinya kepada Kristus.</p>
<p>Membaca tentang negara-negara Asia seperti India dan Myanmar, mereka terpanggil untuk menjadi misionaris disana. Hal itu tidak mudah karena belum ada badan penginjilan di Amerika yang akan mengirim dia.</p>
<p><i>The Haystack Prayer Meeting </i>(Persekutuan Doa Penimbunan Jerami) membawa perubahan itu.  Sekelompok mahasiswa dari Williams College dan Andover Seminary lari menuju sebuah lumbung untuk berteduh dari hujan. Di situ, dekat setumpuk jerami, mereka mulai mendoakan kebutuhan dunia ini. Setiap yang hadir, termasuk Adoniram Judson, merasa terpanggil untuk pelayanan misioner. Di bawah pimpinan Samuel J. Mills, mereka menghadap Gereja Kongregasional untuk penugasan. <i>American Board of Commissioner for Foreign Mission </i>telah didirikan pada tahun 1810, tetapi perlu waktu untuk mendapatkan dukungan bagi orang-orang yang baru ditunjuk. Karena tidak sabar, Adoniram berlayar ke London, mencoba mencari dukungan dari <i>London Missionary Society </i>(Perkumpulan Misioner London), ketika itu perang sedang berkecamuk antara Perancis dan Inggris dan pihak Perancis menangkap kapalnya. Judson menghabiskan waktu yang kurang menyenangkan untuk beberapa lama sebagai tawanan perang, hingga ia dapat meyakinkan bahwa ia adalah orang Amerika, bukan orang Inggris. Ia kembali ke Boston dengan selamat, dan badan tersebut bersedia mengirimnya bersama empat orang lainnya pada tahun 1812.</p>
<p>Sementara itu, Adoniram bertemu Ann dan menjalin hubungan kassih. Ia menjanjikan Ann kehidupan keras, pelayanan misionaris di tempat-tempat primitif, kerja keras dan tanpa fasilitas. Wanita mana yang dapat bertahan? Namun, dari awal Ann bertindak sebagai seorang rekan setia Adoniram, dengan melibatkan diri sepenuhnya dalam upaya-upaya misi. Ketika ia diteguhkan untuk tugas misi, Ann turut berlutut dengannya, sehari setelah pernikahan mereka. Kemudian mereka berangkat.</p>
<p>Namun, lebih banyak lagi kesulitan yang menanti mereka di India. Para penguasa Inggris di India tidak mengizinkan orang-orang Amerika ini tinggal di India. William Carey menganjurkan mereka pindah ke Myanmar. Putranya, Felix, adalah duta besar di sana dan dapat memberikan pondokan bagi mereka untuk sementara. Banyak lagi kesulitan yang dihadapi untuk masuk ke Myanmar, namun pasangan Judson akhirnya sampai juga dan segera mereka memulai pekerjaannya, belajar bahasa setempat, mengawali dengan sekolah untuk anak-anak perempuan dan menerjemahkan Perjanjian Baru. Ann belajar bahasa Myanmar seperti Adoniram, dan membantu penerjemahan.</p>
<p>Selama enam tahun, baru mereka memenangkan jiwa baru yang eprtama. Kesukaran berlanjut, Ann mempunyai masalah kesehatan dan harus kembali ke Amerika Serikat untuk sementara. Tidak lama setelah ia kembali ke Myanmar, Perang Inggris &#8211; Myanmar pecah. Adoniram ditawan dan dipenjarakan selama dua tahun. Ann pindah ke tempat yang berdekatan dan mengunjunginya secara teratur. Cobaan ini merusak kesehatan Ann dan Adoniram.</p>
<p>Tentara Inggris membebaskan Adoniram, namun tidak lama kemudian Ann meninggal, pada usia tiga puluh enam tahun. Adoniram bekerja dua puluh empat tahun lagi di Myanmar dan sekarang hasilnya lebih banyak lagi. Perjanjian Baru terjemahan bahasa Myanmar oleh pasangan Judson diterbitkan, juga katekisasi yang ditulis oleh Ann. (Ann juga telah menerjemahkan ke dalam bahasa Siam beberapa bagian Kitab Suci). Judson telah mendirikan enam puluh tiga gereja, sebagian besar di tengah-tengah suku Karen, masyarakat pegunungan antara Myanmar dan Siam. Adalah kepercayaan tradisi Karen bahwa akan ada orang asing yang mengunjungi mereka dan memulihkan pengetahuan tentang Allah yang sesungguhnya, yang telah hilang dari mereka. Sampai sekarang, sudah lebih dari 100.000 orang Karen yang telah dibaptis sebagai orang-orang Kristen. <i>American Baptist Foreign Missioner Society </i>(Perkumpulan Misi Luar Negeri Baptis Amerika) &#8211; turunan perkumpulan misi Baptis yang dibentuk Luther Rice &#8211; mendukung perluasan pekerjaan di tengah-tengah suku Karen.</p>
<p>Suami istri Judson memulai dua misi kemasyarakatan yang berbeda. Hal ini, pada gilirannya, memicu pembentukan beberapa organisasi Kristen dan dewan misi di Amerika. Mereka memelopori suatu pelayanan Kristen di Asia Tenggara. Mereka juga berfungsi sebagai inspirasi bagi para pasangan misionaris yang tak terhitung jumlahnya dalam melakukan misi-misi lapangan yang berat secara bersama-sama.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/adoniram-dan-ann-judson-berlayar-menuju-india/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Thomas Aquinas Menyelesaikan Karyanya Summa Theologica</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/thomas-aquinas-menyelesaikan-karyanya-summa-theologica/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/thomas-aquinas-menyelesaikan-karyanya-summa-theologica/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2013 04:32:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[acara paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak rohani]]></category>
		<category><![CDATA[panggung boneka sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu buddhis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1273 Thomas Aquinas Menyelesaikan Karyanya Summa Theologica By Sekolah Minggu Orang yang sistem teologinya di kemudian hari menjadi panduan bagi gerejanya, dulunya dijuluki sebagai &#8220;Dumb Ox&#8221; (sapi bisu) oleh rekan-rekan sekolahnya di Cologne. Meskipun julukan ini mungkin cocok mengingat<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/thomas-aquinas-menyelesaikan-karyanya-summa-theologica/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1273 Thomas Aquinas Menyelesaikan Karyanya Summa Theologica</span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Thomas-Aquinas.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-177" alt="Thomas Aquinas" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Thomas-Aquinas.jpg" width="199" height="254" /></a>Orang yang sistem teologinya di kemudian hari menjadi panduan bagi gerejanya, dulunya dijuluki sebagai <i>&#8220;Dumb Ox&#8221; </i>(sapi bisu) oleh rekan-rekan sekolahnya di Cologne. Meskipun julukan ini mungkin cocok mengingat tubuhnya yang besar, lamban dan sikapnya yang serius, nama ini tentunya tidak mencerminkan kecerdasan otaknya.</p>
<p>Teolog terbesar Abad Pertengahan, Thomas Aquinas, dilahirkan pada tahun 1225 dalam keluarga bangsawan yang kaya. Menjelang usia lima tahun ia terkenal akan kesalehannya, dan orangtuanya pun mengirim dia ke sekolah biara. Pada usia empat belas tahun, ia pergi ke Universitas Naples. Di sana Thomas begitu terkesan dengan guru Dominikannya. Ia memutuskan untuk menjadi seorang biarawan Dominikan juga.</p>
<p>Keluarga Thomas berupaya keras mengubah pikirannya. Mereka mencoba menculiknya, membujuknya dan menyekap dia selama satu tahun, namun akhirnya mereka mengalah. Thomas pergi ke Paris untuk belajar pada Albertus Magnus, yang kemudian mempekerjakannya ke Paris.</p>
<p>Pada zaman ini, filsuf-filsuf bukan Kristus mengusik otak para pemikir Kristen. Karya-karya  Aristoteles, Averroes yang Muslim dan Maimonides yang Yahudi telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Para sarjana tertarik kepada para filsuf yang menjelaskan seluruh jagat raya tanpa mengacu pada Kitab Suci Perjanjian Baru.</p>
<p>Melanjutkan tradisi kesarjanaan, Thomas berupaya menyatukan rangkaian filsafat dan teologi yang agak terpisah. Ia membedakan keduanya, yang ia sebut akal dan wahyu, namun ia menekankan bahwa keduanya itu tidak perlu dipertentangkan. Keduanya adalah sumber pengetahuan Ia mengatakan bahwa keduanya berasal dari Allah, namun, &#8220;Dalam teologi suci, segala sesuatu diperlakukan dari sudut pandang  Allah.&#8221;</p>
<p>Thomas memahami keterbatasan rasio, yang hanya didasari pengetahuan melalui indra. Sementara kita dibawa rasio untuk percaya kepada Allah, menurutnya, hanya wahyulah yang akan menunjukkan Allah Tritunggal yang ada di Alkitab. Wahyu sendiri dapat dengan sempurna menunjukkan asal-usul dan nasib manusia. Dengan menggunakan wahyu dan logika sebagai dasarnya, manusia dapat membangun teologi yang akan menjelaskan dirinya dan alam semesta ini.</p>
<p>Argumentasi <i>Summa Theologica </i>yang berliku-liku itu menunjukkan kesanggupan Thomas Aquinas untuk melakukan penalaran yang rumit. Pada awalnya ia ditentang. Di Gereja, banyak yang tidak menerima penekanan kaum Skolastik pada akal. Tetapi tidak lama kemudian, karya ini dan karya-karya lainnya, seperti <i>Summa Contra Gentiles, </i>yang pada satu masa mengundang perbantahan, telah menjadi bagian terkemuka doktrin Gereja. Ketika Gereja Katolik mengatur kekuatan melawan kebangkitan Protestan pada Konsili Trente, mereka menggunakan karya-karya Aquinas.</p>
<p>Meskipun ia telah menjadi salah seorang teolog, guru dan pengkhotbah terkemuka gereja, keberadaan Aquinas tetap sederhana. Tiga bulan menjelang kematiannya, pada tahun1274, ia mengumumkan bahwa penglihatan dari surga dengan jelas menunjukkan bahwa teologinya hanyalah &#8220;tumpukan jerami&#8221;. Ia membuang tulisan-tulisan teologis, dan <i>Summa Theologica </i>tidak pernah benar-benar diselesaikan.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/thomas-aquinas-menyelesaikan-karyanya-summa-theologica/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SELAMAT HANYA OLEH ANUGERAH</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 May 2012 15:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[acara paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas sekolah minggu balita]]></category>
		<category><![CDATA[artikel sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1176</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT HANYA OLEH ANUGERAH by : Sekolah Minggu Sarah, Jona, Rachel dan Mama sedang membicarakan kisah penyaliban Tuhan Yesus. Pada waktu penyaliban itu ada dua penjahat di sisi Tuhan. Mama menjelaskan bahwa penjahat pun bisa diselamatkan jika ia percaya pada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/selamat-hanya-oleh-anugerah/" href="http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>SELAMAT HANYA OLEH ANUGERAH</b></span></a></h1>
<p>by :<a title="/selamat-hanya-oleh-anugerah/" href="http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Sarah, Jona, Rachel dan Mama sedang membicarakan kisah penyaliban Tuhan Yesus. Pada waktu penyaliban itu ada dua penjahat di sisi Tuhan. Mama menjelaskan bahwa penjahat pun bisa diselamatkan jika ia percaya pada Tuhan Yesus.</p>
<p>&#8220;Tinggal percaya saja?&#8221; tanya Jona dengan nada tidak percaya. &#8220;Jadi kalau percaya Tuhan Yesus Jona tidak usah belajar Alkitab, tidak usah ke sekolah minggu, tidak usah ikut paduan suara&#8230;&#8221;</p>
<p>Mama menjelaskan, &#8220;Kalau Jona percaya Tuhan Yesus, Jona pasti ikut apa yang Tuhan Yesus katakan. Betul tidak? Misalnya, kalau Mama katakan &#8216;Jona, kebakaran! Lari!&#8217; Kalau Jona percaya Mama, Jona akan lari atau tidak?&#8221;</p>
<p>&#8220;Pasti lari dong, Ma. Kalau tidak, nanti Jona gosong.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalau tidak percaya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak taat. Disuruh lari, diam saja.&#8221;</p>
<p>&#8220;Jadi kalau Mama katakan, &#8216;Anak-anak, kebakaran! Lari!&#8217; lalu yang lari Jona, tapi Sarah tidak lari. Siapa yang percaya dan taat Mama?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jona.&#8221;</p>
<p>&#8220;Siapa yang tidak percaya dan tidak taat Mama?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kak Sarah.&#8221; Jona menambahkan, &#8220;Kak Sarah jadi gosong, dong.&#8221;</p>
<p>&#8220;Berarti, kalau percaya Tuhan Yesus, Jona akan apa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jona akan taat Tuhan Yesus.&#8221;</p>
<p>&#8220;Betul sekali!&#8221; Mama tersenyum lebar. &#8220;Tuhan Yesus mengatakan, Jona harus belajar Alkitab, jadi  Jona harus taat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oooh,&#8221; Jona mengerti. Ia tersenyum juga.</p>
<p>Sarah menggeliat dengan malas dan berkomentar, &#8220;Tapi taat itu susah, Ma&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Dasar Kak Sarah penjahat,&#8221; kata Rachel. Mereka semua tertawa, juga Sarah karena ia tahu, yang baik itu taat.</p>
<p>&#8220;Coba bayangkan,&#8221; kata Mama, &#8220;misalnya rumah kebakaran.&#8221;</p>
<p>&#8220;Hiii!&#8221; anak-anak berpandang-pandangan.</p>
<p>&#8220;Yang buat kebakaran bukan Sarah, tapi Jona atau Rachel. Sarah mau tidak dihukum karena kesalahan Jona atau Rachel?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak mau!&#8221; Sarah buru-buru menjawab.</p>
<p>&#8220;Pasti tidak mau,&#8221; kata Mama, &#8220;Apalagi kalau sebelumnya Sarah baru dipukul oleh Jona atau Rachel.&#8221;</p>
<p>Muka Mama sangat bersungguh-sungguh waktu mengatakan, &#8220;Tapi Tuhan Yesus begitu sayang pada kita. Kita berdosa. Tuhan Yesus tidak berdosa. Tapi Dia yang dihukum. Kenapa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tuhan Yesus bandel?&#8221; tanya Rachel yang paling kecil.</p>
<p>&#8220;Bukaaan!&#8221; kedua kakaknya langsung protes. &#8220;Tuhan Yesus selalu baik.&#8221;</p>
<p>Mama berkata, &#8220;Tuhan Yesus dihukum karena kesalahan kita. Seharusnya kita mati karena dosa kita, tapi Tuhan Yesus tidak mau kita mati. Jadi Dia mati menggantikan kita. Padahal kita itu orang jahat. Kita melawan Tuhan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi kita masih lebih baik daripada penjahat itu kan, Ma?&#8221; tanya Jona. &#8220;Kalau  penjahat itu saja bisa diselamatkan, berarti kita juga bisa dong.&#8221;</p>
<p>Mama menggelengkan kepala lalu menjelaskan, &#8220;Alkitab mengatakan, semua orang sudah berdosa. Ada orang yang kelihatannya lebih baik. Semua orang waktu masih bayi kelihatannya baik, tidak jahat, malahan lucu. Si penjahat juga. Kamu juga. Mama juga. Tapi Tuhan tahu, semua orang sudah berdosa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya, Ma. Buktinya, Rachel kecil-kecil sudah bisa bohong,&#8221; komentar Sarah. &#8220;Padahal tidak ada yang ajar Rachel bohong.&#8221;</p>
<p>Rachel kecil kesal dan mencubit kakaknya sampai berteriak kesakitan. Jona bertepuk tangan menyemangati adik mereka, &#8220;Iya, terus saja, Rachel. Kamu memang bukti bahwa orang dari kecil sudah berdosa.&#8221;</p>
<p>Mama menegur mereka, lalu berkata dengan bijaksana, &#8220;Orang berdosa juga paling pandai melihat dosa orang lain, tapi susah menyadari dosa sendiri. Semua orang bisa melihat dosa orang lain, tapi susah sekali sadar bahwa ia orang berdosa.</p>
<p>Bisa menyadari dosa sendiri itu anugerah. Jona dan Sarah gampang menyadari dosa Rachel. Tapi, Jona susah menyadari dosa Jona, dan Sarah susah menyadari dosa Sarah. Betul tidak?&#8221;</p>
<p>Kedua anak itu berpandang-pandangan dengan malu-malu.</p>
<p>Mama melanjutkan, &#8220;Penjahat yang bertobat itu diberi anugerah. Ia bisa sadar bahwa dia orang berdosa. Penjahat yang satu lagi tidak sadar itu. Tapi penjahat yang bertobat tahu, dia orang berdosa dan pantas dihukum.</p>
<p>Dia tahu dia tidak pernah cukup baik untuk disayang Tuhan. Dia tahu kalau Tuhan menyelamatkan dia, bukan karena dia yang baik, tapi karena Tuhan yang baik. Tuhan begitu sayang pada kita, meski kita orang berdosa. Itu namanya anugerah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #000080;">Setiap anak yang bisa mendengar Firman Tuhan juga mendapat anugerah. Kalau kamu juga menyadari bahwa kamu orang berdosa yang pantas dihukum, berarti kamu sudah mendapat anugerah dari Tuhan. Kamu harus berdoa pada Tuhan, minta Tuhan mengampuni dosamu dan membersihkan hatimu, supaya kamu bisa hidup sebagai anak-anak Tuhan yang baik.</span></em></strong></p>
</blockquote>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/selamat-hanya-oleh-anugerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
