<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; asal usul kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/asal-usul-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Besar Setia-Mu</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 07:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[asal usul kristen]]></category>
		<category><![CDATA[bidat kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ratapan 3:21-26 Yeremia hidup di zaman yang sangat sulit. Sebagai nabi Allah ia harus menyampaikan apa yang menjadi isi hati Allah, yaitu kesedihan, kemarahan, dan peringatan Allah kepada umat-Nya. Yeremia juga melihat kekerasan hati umat Allah yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ratapan 3:21-26</p>
<p>Yeremia hidup di zaman yang sangat sulit. Sebagai nabi Allah ia harus menyampaikan apa yang menjadi isi hati Allah, yaitu kesedihan, kemarahan, dan peringatan Allah kepada umat-Nya. Yeremia juga melihat kekerasan hati umat Allah yang tidak mengindahkan peringatan-peringatan Allah. Karena itu ketika waktunya sudah tiba, Allah benar-benar mendatangkan hukuman kepada umat-Nya.</p>
<p>Yeremia menyaksikan sendiri hukuman Allah itu. Allah membuat bangsa-bangsa lain mengalahkan Israel. Allah juga membiarkan bangsa-bangsa lain menghancurkan Bait Allah dan kota Yerusalem. Itu adalah suatu pemandangan yang sangat mengerikan. Di dalam kitab Ratapan ini Yeremia menuliskan kesedihan hatinya melihat kehancuran Yerusalem.</p>
<p>Namun, ada hal yang sangat unik dalam kitab ini. Di dalam kesedihan dan keputusasaan yang mendalam itu Yeremia masih melihat bahwa Allah itu adalah Allah yang setia. Ayat-ayat yang kita baca ini banyak dijadikan syair lagu rohani hingga sekarang: <i>&#8220;Besar setia-Mu&#8230; selalu baru tiap pagi.&#8221;</i></p>
<p>Di dalam pengakuan</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Jika engkau dalam keadaan yang sulit, janganlah berhenti</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya akan terus</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Berdoalah dan berharaplah.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Panggilan Yehezkiel</b></li>
<li><strong>Hati Yang Baru</strong></li>
<li><strong>Jalan Orang Benar Dan Jalan Orang Fasik</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
