<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; mp3 sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/mp3-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Allah Memuliakan Ayub</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-memuliakan-ayub/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-memuliakan-ayub/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2013 07:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ayub 42:1-17 Untuk menghibur Ayub Allah mengajaknya melihat semua keagungan dan karya-Nya yang begitu besar. Melihat semua itu apakah jawaban Ayub? Mari kita membaca ayat 1-6. Ada satu ayat yang sangat penting yang harus kita ingat seumur<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-memuliakan-ayub/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ayub 42:1-17</p>
<p>Untuk menghibur Ayub Allah mengajaknya melihat semua keagungan dan karya-Nya yang begitu besar. Melihat semua itu apakah jawaban Ayub? Mari kita membaca ayat 1-6.</p>
<p>Ada satu ayat yang sangat penting yang harus kita ingat seumur hidup. Mari kita baca ayat 5. Seluruh kejadian yang dialami Ayub yang selama itu tampak buruk malah mendatangkan hal yang amat baik bagi Ayub. Apakah itu? Yaitu bahwa Ayub semakin mengenal Allah.</p>
<p>Sebelum mengalami semua kesulitannya, Ayub hanya mengenal Allah berdasarkan kata-kata orang lain saja. Namun ketika ia melewati segala macam kesulitannya, justru di situlah Ayub mengenal Allah secara pribadi dan sungguh-sungguh. Sekarang Ayub tahu siapa Allah yang telah menopangnya melalui semua masa sulitnya itu.</p>
<p>Kita sering mendengarkan firman Tuhan dan mendengarkan kesaksian orang lain tentang Allah. Namun, apakah kita sendiri pernah mengalami pimpinan dan penyertaan Allah secara pribadi? Iman kita bukan iman &#8220;kata orang.&#8221; Tetapi, biarlah iman kita tumbuh karena kita sendiri mengenal Allah. Biarlah iman kita tumbuh karena berjalan bersama Allah dalam hidup kita sehari-hari, baik di waktu lancar maupun di waktu sulit. Maukah engkau hidup mengenal Allah?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah yang terjadi kemudian kepada Ayub? (ay.10)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya mengingini iman yang bukan &#8220;iman kata orang.&#8221; Biarlah saya boleh sungguh-sungguh semakin mengenal Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat saya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Bagaiamanakah cara mengenal Allah? Mari kita baca Yohanes 14:6-7 dan 1 Yohanes 2:3-6.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Allah Memulangkan Umat-Nya</b></li>
<li><b>Membangun Mezbah</b></li>
<li><b>Meletakkan Dasar Bait Allah</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-memuliakan-ayub/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Elizabeth Fry Mengawali Pelayanan Bagi Narapidana Perempuan Di Penjara</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/elizabeth-fry-mengawali-pelayanan-bagi-narapidana-perempuan-di-penjara/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/elizabeth-fry-mengawali-pelayanan-bagi-narapidana-perempuan-di-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2013 05:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak rohani kristen]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1817 Elizabeth Fry Mengawali Pelayanan Bagi Narapidana Perempuan Di Penjara By Sekolah Minggu &#8220;Jauh di mata, jauh di hati&#8221;, begitulah perumpamaan bagi para narapidana Inggris pada awal-awal tahun 1800-an. Keadaan penjara-penjara gelap, tidak bersih, berdesak-desakan dan tanpa harapan. Para<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/elizabeth-fry-mengawali-pelayanan-bagi-narapidana-perempuan-di-penjara/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1817 Elizabeth Fry Mengawali Pelayanan Bagi Narapidana Perempuan Di Penjara</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Elizabeth-Fry.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-304" alt="Elizabeth Fry" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Elizabeth-Fry-166x300.jpg" width="166" height="300" /></a>&#8220;Jauh di mata, jauh di hati&#8221;, begitulah perumpamaan bagi para narapidana Inggris pada awal-awal tahun 1800-an. Keadaan penjara-penjara gelap, tidak bersih, berdesak-desakan dan tanpa harapan. Para tersangka bermacam-macam kriminalitas &#8211; baik dengan kekerasan ataupun tidak &#8211; dimasukkan ke dalam penjara tanpa perbedaan antara terpidana dan terdakwa yang menunggu peradilan. Para wanita yang menjanda ataupun yang ditinggalkan suaminya, sering terlilit utang dan dipenjarakan, dengan membawa anak-anak mereka.</p>
<p>John Howard, seorang awam Kristen yang menjadi sherif Bedfordshire pada tahun 1773, telah meminta perhatian masyarakat tentang kondisi penjara-penjara Eropa yang kotor. Ia  mengadakan perjalanan sejauh 50.000 mil dan menghabiskan uangnya sendiri sebanyak 30.000 pound untuk memperjuangkan pembaruan penjara. Malangnya, mereka tergerak tetapi tidak termotivasi untuk mengubah keadaan. Ketika Howard kembali dari sebuah perjalanan yang menyiksa untuk mencari fakta di Italia, ia menyaksikan pengumpulan dana bagi sebuah patung untuk menghormati dia. Satu-satunya wujud peringatan yang diinginkannya, ia berkata pada mereka, adalah melanjutkan pembaruan penjara. Namun sampai awal tahun1850-an keadaannya tetap sama.</p>
<p>Penerus John Howard yang hampir tidak dapat dipercaya ialah seorang wanita, Elizabeth Fry. Putri seorang pedagan wol dan bankir yang kaya, Elizabeth Gurney dibesarkan di keluarga <i>Quaker </i>yang liberal. Ketika ia menjadi seorang gadis kecil, ia membaca buku-buku Voltaire, Rousseau dan Thomas Paine. Pada usia tujuh belas tahun, dalam buku hariannya ia menulis bahwa ia tidak punya agama.</p>
<p>Akan tetapi tahun berikutnya ia bertemu dengan seorang <i>Quaker</i> dari Amerika, William Savery, yang mengajarkan dia tentang kehadiran Allah. Ia mulai menghadiri pertemuan <i>Quaker </i>yang lebih terbatas dan menjadi lebih serius akan imannya.</p>
<p>Pada usia kedua puluh, Elizabeth menikahi Joseph Fry, juga dari keluarga bankir yang kaya. Ia melahirkan sebelas anak. Namun, keterlibatannya dengan pertemuan <i>Quaker</i> bertumbuh, dan pada tahun 1811, pada usia tiga puluh tahun ia diakui sebagai seorang &#8220;pendeta&#8221;.</p>
<p>Tiga tahun kemudian ia mengunjungi Newgate, sebuah penjara dekat London. Terkejut akan kondisinya, ia melakukan apa yang ia dapat, dengan membawa pakaian bagi anak-anak para narapidana wanita. Meskipun John Howard telah berusaha, namun sistem hukuman Inggris bertambah buruk. Antara tahun 1800 dan 1817, angka narapidana bertambah dua kali lipat, dan menimbulkan kepadatan luar biasa. Sesuatu harus dilakukan, khususnya bagi para wanita dan anak-anak, yang dalam banyak hal, satu-satunya kesalahan mereka adalah kemiskinan.</p>
<p>Pada tahun 1817, Fry mengorganisasi sebuah tim wanita untuk menjenguk narapidana wanita secara teratur, membacakan Alkitab kepada mereka, dan mengajar mereka menjahit. Pekerjaan berguna ini mengubah prilaku kehidupan para penghuni penjara itu. Banyak perusahaan di London mulai mendukung upaya-upaya Fry dan ia pun dielu-elukan di seluruh Inggris.</p>
<p>Oleh karena perang melawan Napoleon usai, orang-orang Inggris mengalihkan perhatian mereka ke masalah-masalah lain. Satu di antaranya adalah reformasi penjara. Fry memperluas komite-komite wanita pelawat penjaranya ke kawasan-kawasan baru, dan pada tahun 1821 mendirikan <i>British Society for Promoting Reformation of Female Prisioners </i>(Perkumpulan Inggris untuk Meningkatkan Reformasi bagi Narapidana Wanita). Thomas Buxton, yang di kemudian hari akan membantu Wilberforce memenangkan perjuangan untuk memberantas perbudakan, menerbitkan suatu studi tentang penjara Newgate pada tahun 1818, yaitu ketika ia mempertanyakan apakah sistem hukuman sebenarnya membantu atau menyiksa masyarakat. Tidak lama kemudian, reformator ini mendapat perhatian dari Menteri Dalam Negeri Robert Peel yang berkuasa, yang mendesak melalui parlemen agar Undang-undang Penjara tahun 1823 dibatalkan.</p>
<p>Hal ini membarui penjara-penjara Inggris secara radikal dan membatasi jumlah pelanggaran yang digolongkan ke dalam hukuman mati (sampai 500). Robert Peel juga memprakarsai pasukan polisi tetap, yang anggotanya dikenal sebagai &#8220;bobbies&#8221;, dari julukan Peel.</p>
<p>Sampai ajalnya pada tahun 1845, Fry terus meningkatkan perbaikan-perbaikan kondisi penjara. Meskipun negara Eropa lainnya mengikuti jejak Inggris, Inggris sendiri tampaknya kembali dengan sikap yang lebih keras. Namun upaya Fry abadi hasilnya. Bersama-sama dengan tokoh sezamannya, seperti William Wilberforce dan George Mueller, ia mengajak generasi-generasi orang Kristen untuk memangku tanggung jawab sosial mereka secara serius. Ia juga melanjutkan tradisi turun-temurun, yaitu wanita adalah penunjuk jalan bagi usaha-usaha karitatif.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/elizabeth-fry-mengawali-pelayanan-bagi-narapidana-perempuan-di-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Adam Sampai Salomo</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dari-adam-sampai-salomo/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dari-adam-sampai-salomo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 07:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[panggung boneka sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 1 Tawarikh 1:1,24 dan 29:26-28 Sekarang kita memasuki kitab yang baru, yaitu 1 Tawarikh. Berikutnya akan bersambung dengan 2 Tawarikh. Kitab ini ditulis saat masa pembuangan orang Israel ke Babel oleh Raja Nebukadnezar. Nebukadnezar telah menghancurkan kota<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dari-adam-sampai-salomo/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>1 Tawarikh 1:1,24 dan 29:26-28</p>
<p>Sekarang kita memasuki kitab yang baru, yaitu 1 Tawarikh. Berikutnya akan bersambung dengan 2 Tawarikh. Kitab ini ditulis saat masa pembuangan orang Israel ke Babel oleh Raja Nebukadnezar. Nebukadnezar telah menghancurkan kota Yerusalem dan bait Allah. Bahkan ia mengangkut perkakas-perkakas yang berharga dari bait Allah dan membawa semua itu ke Babel. Juga banyak tawanan yang dibawa ke Babel. Dalam keadaan seperti itu kitab Tawarikh ditulis untuk menjadi suatu kekuatan dan penghiburan bagi seluruh Israel. Allah pernah memilih mereka dan nenek moyang mereka sebagai umat pilihan Allah. Dan mereka sekarang berada dalam kesulitan yang besar. Maka, mereka kembali mengingat akan janji Allah dan silsilah nenek moyang mereka.</p>
<p>Dalam pasal 1 tertulis silsilah dari Adam sampai Abraham, bapa leluhur mereka. Berikutnya adalah kisah tentang kebesaran kerajaan Israel. Zaman kejayaan mereka adalah pada masa Raja Daud dan Salomo bertakhta. Salomo membangun bait Allah yang sangat megah. Mereka mengingat kembali kemegahan bait Allah saat itu sudah dirobohkan oleh bangsa Babel.</p>
<p>Di dalam kesulitan barulah bangsa Israel belajar mengingat kembali akan kebaikan dan anugerah Tuhan. Seringkali orang mengabaikan anugerah Tuhan ketika mereka masih dalam keadaan yang enak. Marilah kita belajar untuk selalu mengingat anugerah dan kebaikan Tuhan.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Kisah apa yang dicatat di bagian akhir 1 Tawarikh ini? (1 Taw 29:26-28)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, ajarlah saya untuk selalu mengingat segala kebaikan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Ingatlah kembali kebaikan dan anugerah Tuhan kepadamu dalam satu bulan ini. Sebutkanlah 5 dari anugerah Tuhan itu.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Israel Pulang Kembali</b></li>
<li><b>Kematian Absalom</b></li>
<li><b>Perkataan Daud Yang Terakhir</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dari-adam-sampai-salomo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
