<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; permainan sekolah minggu kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/permainan-sekolah-minggu-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Philip Jacob Spener Menerbitkan Pia Desideria</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/philip-jacob-spener-menerbitkan-pia-desideria/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/philip-jacob-spener-menerbitkan-pia-desideria/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2013 03:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lagu rohani sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu sekolah minggu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[permainan sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1675 Philip Jacob Spener Menerbitkan Pia Desideria By Sekolah Minggu Menjelang akhir abad ketujuh belas, Gereja Lutheran telah menjauh dari pandangannya sendiri akan iman pribadi dan dalam keinginan mencari doktrin yang benar. Seorang pastor menentang keadaan demikian dengan sebuah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/philip-jacob-spener-menerbitkan-pia-desideria/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1675 Philip Jacob Spener Menerbitkan <i>Pia Desideria</i></b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Philip-Jacob-Spener.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-263" alt="Philip Jacob Spener" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Philip-Jacob-Spener-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Menjelang akhir abad ketujuh belas, Gereja Lutheran telah menjauh dari pandangannya sendiri akan iman pribadi dan dalam keinginan mencari doktrin yang benar. Seorang pastor menentang keadaan demikian dengan sebuah buku kecil yang mengubah Protestanisme.</p>
<p>Ketika belajar di Universitas Strasbourg, Philip Jacob Spener telah mempelajari bahasa-bahasa, doktrin dan sejarah Alkitab yang umumnya adalah bagian dari pelajaran pelayanan. Tetapi para profesornya juga mengingatkan dia tentang perlunya kelahiran kembali secara spiritual dan etika Kristen. Spener menemukan kebutuhan penerapan kesarjanaannya pada pengalaman pribadinya. Jika seseorang tidak lahir baru maka semua agama formal tidak akan berpengaruh.</p>
<p>Ketika pendeta baru ini berkhotbah menentang kemalasan dan perilaku amoral, dan  berupaya agar jemaatnya mempraktikkan iman Kristen secara pribadi, ia berhadapan dengan kontroversi. Kaum rohaniwan Gereja Lutheran yang menganggap diri mereka sebagai pusat gereja merasa terancam dengan pembalikan yang bersifat individualistis seperti yang dikhotbahkannya.</p>
<p>Spener mengadakan berbagai persekutuan doa, yang dikenal sebagai <i>collegia pietatis, </i>yang kemudian menjadi dasar gerakan Pietisme.</p>
<p>Tidak puas dengan berkhotbah dari mimbarnya sendiri di Frankfurt dan pembentukan kelompok-kelompok lokal, pastor Lutheran tersebut menuliskan ide-idenya untuk suatu pembaruan. Pada tahun 1675 ia menerbitkan <i>Pia Desideria, </i>&#8220;Hasrat Kesalehan&#8221;, yang menampilkan enam butir rencana.</p>
<p>Pertama, ia ingin melihat orang-orang Kristen mempunyai pemahaman tentang Kitab Suci yang lebih mendalam dan lebih berpengaruh pada kehidupan. Untuk mencapai tujuan ini, ia menyarankan pertemuan-pertemuan kecil di rumah-rumah. Kalangan Gereja abad ketujuh belas melihat hal ini sebagai sesuatu yang baru dan mungkin merupakan ide yang mengancam.</p>
<p>Spener menghendaki Gereja memandang imamat semua orang percaya dengan serius, maka ia menyarankan memberi tanggung jawab kepada orang-orang awam yang ada di lingkungan <i>collegia pietatis. </i>Meskipun pastor itu penting adanya, ia tidak harus memikul seluruh beban untuk memberikan santapan rohani. Untuk menentang ketakutan pada masanya, bahwa individualisme menjurus pada keonaran, Spener menyarankan agar Gereja menekankan pengalaman pribadi. Ia melihat bahwa doktrin yang benar saja akan menjurus keiman yang mati.</p>
<p>Memetik pelajaran dari Perang Tiga Puluh Tahun yang telah membuktikan bahwa bahaya kontroversi agama, Spener berupaya mengelakkan konflik teologis. Jika tidak terelakkan, maka perdebatan harus dilakukan dengan semangat cinta kasih. Namun, ia mendesak orang-orang agar berpegang pada butir-butir iman yang penting saja dan tidak bertele-tele dengan hal-hal remeh. Lebih baik, ia katakan pada mereka, berdoa bagi orang yang melakukan kesalahan daripada memarahi dia.</p>
<p>Para pastor bukan saja harus mempelajari Alkitab dan teologi, mereka juga harus tahu menangani kaum awam, ujar Spener. Imam tidak dapat menunjukkan hidup devosi tidak dapat menuntun jemaatnya ke arah itu.</p>
<p>Ia juga mendorong para pastor menyampaikan khotbah yang menerapkan Kitab Suci dalam kehidupan. Mereka harus mengilhami dan memberi pengetahuan yang dapat dimengerti dan membangkitkan. Daripada hanya berceramah, para pastor diharuskan memberi inspirasi kepada umat Tuhan.</p>
<p>Rangsangan yang dibangkitkan oleh ide-ide Spener menyebabkan ia berpindah dari Frankurt ke Dresden dan kemudian ke Berlin. Di Berlin, pada tahun 1698, ia  dan August Francke membentuk Universitas Halle. Di bawah Francke, universitas itu menjadi pusat penginjilan dan misi. Bertahun-tahun setelah Gereja Katolik membawa misinya ke Asia dan Amerika, misi Protestan bermula di Halle, sebagai pusat untuk studi bahasa-bahasa Timur dan penerjemahan Alkitab.</p>
<p>Meskipun kaum rohaniwan melihat ancaman besar pada program reformasi Spener, program itu membawa kegembiraan bagi kaum awam. Di gereja-gereja yang telah menganut ajarannya, kehidupan keluarga meningkat, standar-standar moral dibangkitkan, dan orang-orang memahami bahwa kekristenan lebih daripada sekedar menyetujui suatu katekismus saja. Berbagai pertemuan kelompok-kelompok kecil mewujudkan semangat kekeluargaan dalam jemaat, dan Alkitab menjadi hidup bagi orang-orang percaya.</p>
<p>Luther pernah menekankan pentingnya jemaat menyanyikan puji-pujian, namun kebiasaan itu telah melemah. Pietisme memberi dorongan besar bagi puji-pujian, dan penulis seperti Paul Gerhardt, Joachim Neander dan Gerhardt Tersteegen, menciptakan puji-pujian yang di kemudiaan hari diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai buku-buku kidung Methodis.</p>
<p>Banyak gereja yang terpengaruh Pietisme mengembangkan pemahaman Alkitab, doa kelompok, dan mencapai lebih daripada yang diidealkan pendirinya. Aspek pragmatis Pietisme &#8211; yang menekankan perasaan dan penyebaran Kekristenan &#8211; akan berdampak jauh dan khususnya berpengaruh dalam perkembangan kekristenan di Amerika.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/philip-jacob-spener-menerbitkan-pia-desideria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JANGAN MENGINGINI</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 14:59:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan sekolah minggu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[puisi natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[puisi natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[JANGAN MENGINGINI By : Sekolah minggu Dua Macam Keinginan                                                                                                                       Suatu hari Timmy berkata kepada mamanya, &#8220;Aku ingin menjadi juara kelas.&#8221; Bagus bukan keinginan Timmy? Tetapi, tahukah kamu bahwa keinginan Timmy juga  bisa salah. Di mana salahnya? Keinginan Timmy akan menjadi<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/jangan-mengingini/" href="http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>JANGAN MENGINGINI</b></span></a></h1>
<p><b>By : <a title="/jangan-mengingini/" href="http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah minggu</span></em></a><br />
</b></p>
<p><b>Dua Macam Keinginan                                                                                                                      </b></p>
<p><b> </b>Suatu hari Timmy berkata kepada mamanya, &#8220;Aku ingin menjadi juara kelas.&#8221; Bagus bukan keinginan Timmy? Tetapi, tahukah kamu bahwa keinginan Timmy juga  bisa salah. Di mana salahnya?</p>
<p>Keinginan Timmy akan menjadi salah jika dia ingin menjadi juara kelas karena didorong rasa iri hati.</p>
<p><b>Motivasi                                                                                                                                                     </b></p>
<p>Apa yang mendorong Timmy ingin menjadi juara kelas, itulah yang disebut motivasi. Jika Timmy iri hati kepada teman sekelasnya yang menjadi juara, karena itu Timmy ingin menjadi juara kelas, inilah keinginan yang salah. Motivasinya salah.</p>
<p>Tetapi jika motivasi Timmy ingin menjadi juara kelas karena sebagai anak Tuhan harus menjadi saksi yang benar, maka keinginan Timmy adalah keinginan yang benar.</p>
<p><b>Jangan Iri Hati        </b></p>
<blockquote><p><b> </b> <strong><em><span style="color: #008000;">Menghindari keinginan yang salah dapat dilakukan jika kita menghindari iri hati. Mengucap syukur kepada Tuhan untuk segala hal yang kita terima merupakan obat yang manjur untuk tidak mudah menjadi orang yang suka iri hati.</span></em></strong></p></blockquote>
<p><b>Menyenangkan Hati Tuhan                                                                                                                      </b>Selalu berpikir untuk menyenangkan hati Tuhan dan menaati perintah-Nya akan menolong kita untuk memiliki keinginan yang benar. Ingin menjadi juara kelas, atau ingin menjadi artis cilik, untuk apa? Untuk menyenangkan hati Tuhan atau karena kita iri hati?</p>
<p>Berpikir untuk menyenangkan hati Tuhan harus kita lakukan setiap saat sehingga kita dapat memiliki keinginan yang benar.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/jangan-mengingini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semangat Paskah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 17:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[animasi sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Semangat Paskah By : Sekolah Minggu Siang itu Ella sibuk sendiri di kamarnya. Paskah hampir tiba. Minggu depan sekolah akan mengadakan lomba menghias telur. Ella membongkar sebuah dus dan menyerakkan isinya ke lantai: ada kertas kado, perca kain, renda kapas,<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="ide permainan untuk sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Semangat Paskah</b></span></a><b></b></h1>
<p><b>By : </b><a title="games sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/paskah.jpg"><img class="size-full wp-image-752 alignleft" alt="paskah" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/paskah.jpg" width="225" height="225" /></a></p>
<p><i>Siang itu Ella sibuk sendiri di kamarnya. Paskah hampir tiba. Minggu depan sekolah akan mengadakan lomba menghias telur. Ella membongkar sebuah dus dan menyerakkan isinya ke lantai: ada kertas kado, perca kain, renda kapas, manik-manik, jarum, benang jahit, benang wol, karton, dan segala macam benda yang bisa dipakai untuk membuat prakarya. Di atas tempat tidur berserakan selimut, piyama, dan buku pintar Ella.</i></p>
<p>Buku pintar Ella adalah buku untuk mencatat apa saja, termasuk corat-coret prakarya yang akan dibuat Ella. Ella bisa membuat bungkus kado yang cantik, boneka kecil, dompet, gantungan kunci, dan sebagainya. Meja belajarnya juga berantakan dengan benda-benda yang ditaruh seenaknya.</p>
<p>&#8220;Ya, ampun, Ella, kamarmu seperti kapal pecah. Ayo, cepat bereskan!&#8221;seru Mama yang sudah berdiri diambang pintu.</p>
<p>&#8220;Tenang saja, Ma,&#8221; jawab Ella santai. &#8220;Aku sedang cari perlengkapan untuk membuat hiasan telur Paskah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Wali kelasmu sekarang Bu Irene, ya?&#8221; tanya Mama. Ella menghentikan kesibukannya dan memandang Mama.</p>
<p>&#8220;Iya, kan Bu Hesti sudah menikah dan berhenti,&#8221; kata Ella heran. &#8220;Ada apa, Ma?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ternyata Bu Irene itu adik Tante Silvia teman gereja Mama. Hanya Bu Irene ke gereja lain. Nanti sore Tante Silvia dan Mama mau pergi belanja untuk acara bakti sosial ke panti asuhan. Kalau kamu mau makan, panaskan saja ya supnya. Papa pulang malam karena ada acara kantor,&#8221; kata Mama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Iya, Ma. Sekarang aku mau ke rumah Yudit dulu. Dia punya buku dengan gambar wanita-wanita berpakaian daerah. Aku mau pinjam,&#8221; kata Ella.</p>
<p>&#8220;Jadi kapan kamu mau bereskan kamarmu?&#8221; desak Mama.</p>
<p>&#8220;Aaah, kapan-kapanlah. Dibereskan juga percuma, nanti berantakan lagi,&#8221; jawab Ella ringan.</p>
<p>Ella ke rumah Yudit. Yudit ada di kamarnya, sedang membersihkan rak buku dan mengganti sampul-sampul buku yang sudah usang. Yudit hobi membaca. Kamarnya sangat rapi dan bersih. Sangat nyaman.</p>
<p>Dengan cepat Yudit mencari buku yang diingini Ella.</p>
<p>&#8220;Kamarmu rapi amat, sih. Kamarku seperti kapal pecah,&#8221; kata Ella dengan kagum.</p>
<p>&#8220;Dulu aku malas merapikan kamar. Suatu ketika menjelang Paskah omaku mengajakku berkunjung ke rumah temannya, Bu Min, di kampung kumuh. Rumah itu berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah, tetapi sangat bersih. Omaku memujinya. Kata Bu Min kita harus memiliki semangat Paskah setiap hari. Yesus sudah bangkit, jadi kita juga harus semangat merawat apa yang kita miliki,&#8221; cerita Yudit.</p>
<p>&#8220;Aku sangat terkesan,&#8221; sambung Yudit. &#8220;Kalau kamarku rapi, enak dilihat,cari barang pun mudah. Kata omaku kita menaati Tuhan bila merawat apa yang harus miliki dengan baik,&#8221; Yudit mengakhiri ceritanya.</p>
<p><i>Duk!</i> Ella merasa tertempelak. Selama ini ia tak pernah memikirkan hubungan membersihkan kamar dengan menaati Tuhan.</p>
<p>Ketika Ella pulang, Mama sedang mandi. Ella segera memasukkan semua bahan prakaryanya ke dalam dus dan menaruhnya di bawah meja belajar. Nanti ia akan memilah-milahnya dan mengaturnya lebih baik. Lalu ia membereskan tempat tidur, melipat selimut dan piyama, dan menyimpan buku pintarnya di laci meja belajar. Kemudian ia menyapu dan mengepel kamarnya. Semua benda yang berantakan di meja belajar dirapikannya. Dengan puas ia memandang kamarnya. &#8220;Ternyata tidak butuh waktu lama, kok.&#8221;</p>
<p>Kemudian Ella duduk di meja belajar dan memperhatikan gambar-gambar dalam buku yang baru dipinjamnya.</p>
<p>&#8220;Aku harus mencari tusuk sate untuk membuat badan boneka. Untuk kainnya aku masih punya perca kain batik. Untuk matanya digambar pakai spidol atau manik-manik, ya?&#8221; Ella berpikir keras.</p>
<p>suara, &#8220;Selamat sore, sedang apa Ella?&#8221;</p>
<p><i>Duuuk. </i>Hampir saja jantung Ella copot. Itu kan suara Bu Irene, wali kelasnya.</p>
<p>Ella bangkit dan menghampiri Bu Irene. Tante Silvia dan Mama juga berdiri di ambang pintu.</p>
<p>&#8220;Selamat sore, Bu,&#8221; Ella menyalami Bu Irene dengan hormat. Dalam hati Ella sangat bersyukur kamarnya sudah rapi. Kalau kamarnya masih berantakan dan Bu Irene datang bukan hanya Ella yang malu, tetapi Mama juga.</p>
<p>&#8220;Bu Irene mendadak mau ikut,&#8221; Tante Silvia menjelaskan.</p>
<p>Setelah bercakap-cakap sebentar,ketiga ibu itu pergi. Ella segera menelpon Yudit.</p>
<p>&#8220;Yudit, terima kasih, ya. Bu Irene mendadak datang. Kalau tadi kamu tidak bercerita soal rumah Bu Min yang rapi, kamarku pasti masih berantakan,&#8221; kata Ella.</p>
<p>Setelah selesai bertelepon pun, Ella masih merasakan semangat dan sukacita di dalam hatinya. Apakah kamu juga merasa bersemangat dan bersukacita yang baik?</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/semangat-paskah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
