<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; sekolah minggu lagu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/sekolah-minggu-lagu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>William Booth Mendirikan Bala Keselamatan</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2013 09:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[buku sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu lagu]]></category>
		<category><![CDATA[tarian sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1865 William Booth Mendirikan Bala Keselamatan By Sekolah Minggu Sementara industri bertumbuh, perlakuan semena-mena terhadap kelas-kelas pekerja pun meningkat. Inggris sedang bergerak dari kehidupan pertanian ke kehidupan yang berorientasi pabrik, dan daerah-daerah kumuh di London pun bertumbuh. Ribuan orang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1865 William Booth Mendirikan Bala Keselamatan</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/William-Booth.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-333" alt="William Booth" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/William-Booth.jpg" width="258" height="195" /></a>Sementara industri bertumbuh, perlakuan semena-mena terhadap kelas-kelas pekerja pun meningkat.</p>
<p>Inggris sedang bergerak dari kehidupan pertanian ke kehidupan yang berorientasi pabrik, dan daerah-daerah kumuh di London pun bertumbuh. Ribuan orang dari dusun membanjiri London, mencari pekerjaan, dan sering kali mereka tinggal serta bekerja dalam kondisi-kondisi yang amat buruk.</p>
<p>Gereja seharusnya menjadi pelopor pertama meringankan penderitaan, namun Gereja sendiri dalam keadaan kekurangan. Seperti di seluruh Inggris, London telah terbagi-bagi dalam jemaat-jemaat, garis-garis yang tidak pernah berubah berabad-abad lamanya. Meskipun penduduk kota kian bertambah, namun Gereja Inggris tidak mempunyai cukup persediaan untuk menambah kaum rohaniwan bagi gereja. Untuk membangun jemaat baru dibutuhkan undang-undang parlemen, yang prosesnya lamban dan panjang.</p>
<p>Methodisme, yang telah menjadi agama kelas menengah khususnya, juga tidak dapat dengan efektif mencapai kelas pekerja. Methodis telah berupaya mencapai orang-orang yang telah berpindah ke Gereja Inggris, namun orang-orang miskin baru yang bermukim di lorong-lorong masih belum tersentuh Injil.</p>
<p>Prihatin dengan keadaan orang-orang miskin, maka pada tahun 1865 William Booth dan istrinya, Catherine, mendirikan misi bagi orang-orang miskin di East End London. Diawali dari sebuah tenda sederhana muncullah pelayanan Bala Keselamatan.</p>
<p>Di sekeliling pasangan penginjil ini terdapat rumah-rumah yang penuh sesak dengan kekerasan keluarga, mabuk-mabukan, prostitusi dan tuna karya. Kemakmuran yang menjadi lambang teratas kelas menengah Victorian tidak meluas ke East End.</p>
<p>Upaya perundang-undangan tampaknya tidak memecahkan masalah ini, dan William yakin bahwa hal itu akan berubah hanya bila hati berubah. Sekali orang-orang telah mengenal Kristus, perilaku dan kondisi mereka dapat membaik.</p>
<p>Itu tidak berarti bahwa pasangan Booth tidak memperhatikan masalah-masalah di sekeliling mereka. Mereka mendirikan kedai &#8220;Food for the Million&#8221; (Makanan untuk jutaan orang), dengan menyajikan makanan murah. Jika perut seseorang terisi penuh, ia cenderung mendengarkan berita mereka tentang keselamatan dari Kristus.</p>
<p>Meskipun banyak ide-ide organisasi Methodisme telah ditinggalkan Booth, namun ia selangkah lebih maju dengan akhirnya menciptakan organisasi yang mengikuti garis-garis militer. Seorang pengikutnya mengiklankan sebuah pertemuan sebagai &#8220;The Hallejah Army Fighting for God&#8221; (Pasukan Halleluya Bertempur untuk Tuhan). Kontrok Booth yang tegas akan organisasinya membuat beberapa orang memanggilnya jenderal. Menjelang tahun 1878, kelompok ini mengambil nama Bala Keselamatan, dan jenderalnya sengaja telah mengorganisasikannya dengan pakaian seragam, perwira-perwira, <i>marching brass band </i>dan, majalah dengan nama <i>The War Cry.</i></p>
<p>Ada orang-orang Kristen yang tersinggung dengan Bala Keselamatan. Sebenarnya, <i>marching band </i>tidak memiliki kewibawaan musik Anglikan. Apakah Iblis sedang menggunakan Bala Keselamatan untuk membuat kekristenan bahan tertawaan? Namun, Bala Keselamatan meraih sukses. Band-band dapat didengar di jalan-jalan kota, dan mereka memainkan irama-irama populer dan sekuler dengan kata-kata Kristen. &#8220;Mengapa iblis harus menguasai semua irama yang terbaik?&#8221; tanya Booth.</p>
<p>Selain itu, di bawah pengaruh Bala Keselamatan, kehidupan keluarga-keluarga membaik. Mereka mulai meperhatikan masalah-masalah kelaparan dan tuna wisma, serta Injil diberitakan kepada banyak orang yang bahkan belum pernah menginjakkan kakinya di gereja.</p>
<p>Namun, sementara orang-orang Kristen menentang Bala Keselamatan, beberapa non-Kristen menunjukkan reaksi yang lebih keras lagi. Ketika kelas pekerja bertobat kepada Kristus, mereka menganut kebijakan dengan berhenti minum. Hal ini merugikan perusahaan bir, dan mereka menjadi marah kepada Bala Keselamatan. Pada dua dekade terakhir abad kesembilan belas, perwira-perwira Bala Keselamatan diserang serta bangunan mereka dihancurkan.</p>
<p>Namun, para pengejek itu harus mengakui bahwa Bala Keselamatan telah melakukan tindakan yang baik di kala mereka mengubah pemabuk dan pemukul anak menjadi ayah yang benar dan pekerja yang baik.</p>
<p>Catherine, isteri William, dengan kebolehannya mendukung William dalam upaya-upayanya, dan misi mereka ini diteruskan oleh anak-anak asuh mereka yang berjumlah besar. Bala Keselamatan tersebar bukan saja di Inggris, tetapi juga di setiap penjuru dunia.</p>
<p>Dalam seluruh hidupnya, William telah mengadakan perjalanan sejauh lima juta mil, mengkhotbahkan hampir 60.000 khotbah, dan menarik kira-kira 16.000 perwira untuk bekerja dengan dia. Dalam buku terlarisnya <i>In Darkest England and the Way Out, </i>ia menunjukkan kepada banyak orang zaman Victoria bahwa mereka tidak perlu bermisi ke luar negeri untuk mencari &#8220;orang-orang miskin yang belum mengenal Allah&#8221; dan yang membutuhkan Kristus. Booth mendirikan agen-agen yang peduli akan kebutuhan fisik dan sosial orang-orang, serta memberitakan Injil. Melalui kariernya, ia telah mengasah teknik-teknik komunikasi dengan orang banyak dan berbagi tentang Kristus. Ketika ia wafat pada tahun 1912, 40.000 orang mengantar dia ke pemakaman.</p>
<p>Ketika Bala Keselamatan membawa berita kepada si miskin di Inggris, ia melakukan pekerjaan yang sama seperti Dia yang melayani para nelayan, wanita-wanita tuna susila dan para penderita penyakit kusta.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/william-booth-mendirikan-bala-keselamatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hudson Taylor Tiba di Cina</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/hudson-taylor-tiba-di-cina/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/hudson-taylor-tiba-di-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2013 06:24:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[buku sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[crita anak anak]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1854 Hudson Taylor Tiba di Cina By Sekolah Minggu Tak seorang pun tahu ia datang. Hudson Taylor turun dari kapal di Shanghai setelah melalui perjalanan meletihkan, dan tak seorang pun menyambut dia. Karier misionernya yang cemerlang  baru dimulai, namun<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/hudson-taylor-tiba-di-cina/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1854 Hudson Taylor Tiba di Cina</b></span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Hudson-Taylor.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-317" alt="Hudson Taylor" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Hudson-Taylor-209x300.jpg" width="209" height="300" /></a>Tak seorang pun tahu ia datang. Hudson Taylor turun dari kapal di Shanghai setelah melalui perjalanan meletihkan, dan tak seorang pun menyambut dia. Karier misionernya yang cemerlang  baru dimulai, namun ia tidak mempunyai tempat untuk menginap. Ia tidak dapat berbahasa Cina dan orang-orang Cina yang dapat berbahasa Inggris sangat sedikit. Di atas semuanya ini, perang saudara sedang berlangsung &#8211; tidak jauh dari kota itu.</p>
<p>Taylor menanyakan tentang beberapa misionaris Barat yang ia ketahui di Konsulat Inggris. Seorang telah meninggal, dan yang lainnya telah pulang. Akhirnya ia menemukan Dr. Walter Medhurst, dari <i>London Missionary Society, </i>dan berencana tinggal bersama dia.</p>
<p>Hal ini bukanlah seperti yang diidam-idamkan Taylor. Dibesarkan dalam keluarga Methodis, ia telah mendengar cerita tentang negeri Cina dari ayahnya yang adalah seorang pengkhotbah. Ia belajar tentang Robert Morrison, seorang Presbiterian Skotlandia yang memulai pelayanan di Guangzhou pada tahun 1807, melakukan penerjemahan bagi para pedagang dan berkhotbah tentang Yesus. Ketika Hudson muda menjadi Kristen, pada usianya yang ketujuh belas, hampir pada saat yang sama ia mengalami panggilannya. Ia mempelajari kedokteran dan teologi, dan mencari tahu tentang daratan Cina yang luas.</p>
<p>Ketika pemberontakan Taiping pecah pada tahun 1850, mula-mula hal itu tampaknya merupakan kabar baik bagi para misionaris. Pemimpin pemberontak telah dipengaruhi traktat Kristen. Ia bermaksud menghapus penyembahan berhala dan korupsi di Cina. Ia menamakan gerakannya Taiping, &#8220;perdamaian besar&#8221;. (Ia juga yakin bahwa ia adalah adik Yesus Kristus, namun keeksentrikan seperti itu pada awalnya tidak jelas).</p>
<p>Seluruh Inggris menaruh perhatian baru pada Cina. Suatu badan misi baru, <i>China Evangelization Society </i>(Perkumpulan Evangelisasi Cina), menerbitkan seruan bagi para pekerja. Taylor yang tidak disenangi <i>London Missionary Society </i>menawarkan jasanya. Mereka menjemput dia dari sekolah. Ia berumur dua puluh dua tahun ketika ia mendarat di Shanghai.</p>
<p>Semangat telah mengalahkan kebijaksanaan, sekurang-kurangnya dalam badan misi itu. Benar, mereka telah menempatkan orangnya di lapangan, namun mereka tidak memberikan petunjuk, tidak memiliki falsafah misi, dan hampir tidak melakukan apa pun untuk merintis jalannya. Mereka juga secara rutin kekurangan dana.</p>
<p>Taylor terpaksa membuat peraturannya sendiri. Salah satunya berkenaan dengan berpakaian seperti orang Cina. Rekan-rekannya dari Inggris kaget, namun Taylor mempunyai alasan tersendiri. &#8220;Saya sangat puas bahwa pakaian adat ini merupakan sarana mutlak bebas,&#8221; tulisnya. &#8220;Menetap dengan tenteram di antara orang-orang itu, mendapatkan komunikasi yang ramah dan tidak tegang dari mereka, menghilangkan prasangka mereka, meraih penghargaan dan kepercayaan mereka, dan hidup sebagai panutan bagi mereka tentang bagaimana seharusnya keberadaan seorang Cina Kristen, semuanya perlu menggunakan bukan saja pakaian ini, tetapi juga kebiasaan mereka. Kapel-kapel yang tampak asing, dan sesungguhnya memberi iklim asing bagi semua yang berkaitan dengan agama, telah menjadi penghalang besar bagi penyebaran kebenaran di antara orang-orang Cina. Tetapi mengapa agama Kristen harus diberi aspek asing? Firman Allah tidak membutuhkan itu. Yang kita butuhkan bukan pelepasan (adat) kebangsaan mereka, tetapi pengkristenan mereka.&#8221;</p>
<p>Para misonaris datang ke negeri tertutup ini, membuntuti kesuksesan para pedagang dan prajurit. Sejak Morrison menjadi penerjemah bagi <i>East India Trading Company </i>(Perusahaan Dagang India Timur), hubungannya sudah dapat diterka. Ketika Inggris Raya melancarkan perang candu yang memalukan &#8211; sesungguhnya berperang untuk mempertahankan hak perdagangan candu bagi sutra Cina &#8211; perjanjian-perjanjian sepihak menyertakan juga ketetapan istimewa bagi para misionaris. Pesannya cukup jelas: Peradaban kuno Cina telah dilesehkan oleh mesin-mesin perang modern Eropa &#8211; dan orang Eropa membawa serta agama Kristen bersamanya. Cina justru sedang dijadikan satu lagi koloni bagi kerajaan &#8220;Kristen&#8221; Inggris.</p>
<p>Taylor harus bergumul dengan sejarah ini. Walau bagaimanapun perjanjian-perjanjian tersebut memudahkan bagi seorang misionaris. Namun, perjanjian-perjanjian itu mempersulit hubungan serius dengan masyarakat setempat. Ia berharap dapat mengakhiri mental kolonial dengan mengambil adat setempat.</p>
<p>Dalam tugas enam tahun pertamanya, Taylor bekerja di Shanghai, Swatow dan Ningpo, dengan mempelajari bahasanya, menerjemahkan Alkitab, serta menjalankan sebuah rumah sakit. Ketika itu, ia telah mengundurkan diri dari masyarakat misi dan bekerja secara independen.</p>
<p>Sekembalinya ke Inggris pada tahun 1860, ia mulai antusias dengan misi Cina. Ia menulis sebuah buku tentang kebutuhan misi di sana dan dengan rajin mencari misionaris-misionaris baru. Taylor mendirikan <i>China Inland Mission </i>(Misi Pedalaman Cina) &#8211; dan ia bertekad tidak akan berbuat kesalahan-kesalahan seperti badan misi terdahulu. CIM tidak akan mengadakan permohonan langsung untuk dana, tidak akan menjamin gaji bagi pekerja-pekerjanya, namun akan membagi semua pendapatan secara merata. CIM akan mempekerjakan orang-orang dari berbagai negara dan dari denominasi yang berbeda, dan juga memberi tugas-tugas misionaris penuh bagi wanita, baik yang sudah bersuami atau belum. Pada waktu itu, hal seperti ini merupakan sesuatu yang radikal. Taylor juga memaksakan agar misionaris CIM mengikuti praktiknya dengan berpakaian Cina.</p>
<p>Enam belas misionaris kembali ke Cina bersama-sama Taylor pada tahun 1866. Mereka memulai pekerjaan di daerah-daerah baru, memberitakan Injil kepada mereka yang belum pernah mendengarnya. Dalam waktu singkat, CIM menjadi badan misi terkemuka di Cina. Menjelang wafatnya Taylor pada tahun 1905, terdapat 205 pangkalan misi, 849 misionaris dan kira-kira 125.000 orang Kristen Cina.</p>
<p>Hudson Taylor bukanlah misionaris pertama di Cina. Tetapi penolakannya dengan tenang untuk &#8220;menjalankan misi seperti biasa&#8221; telah membawa kesuksesan besar baginya di anak benua itu.</p>
<p>Suatu insiden menggambarkan ketulusan hati dan pandangan ke depan yang dikemukakan Taylor pada perkumpulan misinya. CIM, seperti halnya misi-misi lain, kehilangan orang-orang dan harta nya dalam pemberontakan Boxer tahun 1900. Pasukan Inggris terjun lagi, menyelesaikan krisis dan mengenakan denda besar terhadap pemerintah Cina. Uang ini dipakai untuk mengganti harta misi yang hilang. Tetapi CIM menolak menerima penggantian uang &#8211; orang-orang Cina sendiri telah kehilangan banyak.</p>
<p>Pada tahun-tahun berikutnya, misionaris CIM menemukan bahwa pengabdian mereka untuk berada bersama-sama orang Cina itu telah berbuat lebih banyak dalam membuka hati mereka pada Kristus daripada perjanjian diplomatik apa pun yang mungkin dicapai. Hudson Taylor telah mengetahui semuanya.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/hudson-taylor-tiba-di-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SERAKAH SIH!</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/serakah-sih/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/serakah-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 11:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[SERAKAH SIH! &#8220;Buanglah dari hatimu segala keserakahan!&#8221; (Kolose 3:5) Serakah artinya ingin mendapat lebih banyak dari apa yang sudah dimiliki. Kalau serakah, kita bukan cuma tidak mendapat lebih banyak, tapi bisa jadi yang sudah dimiliki hilang. Alkisah, ada seekor anjing<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/serakah-sih/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff9900;"><b>SERAKAH SIH!</b></span></h1>
<p><b><i>&#8220;Buanglah dari hatimu segala keserakahan!&#8221; (Kolose 3:5)</i></b></p>
<p>Serakah artinya ingin mendapat lebih banyak dari apa yang sudah dimiliki. Kalau serakah, kita bukan cuma tidak mendapat lebih banyak, tapi bisa jadi yang sudah dimiliki hilang.</p>
<p>Alkisah, ada seekor anjing sedang berjalan keluyuran ke sana-kemari tidak ada tujuan. Dia masuk ke dalam pasar sambil melihat-lihat kesibukan orang berbelanja. Kemudian sang anjing melintas melewati toko daging. Sebenarnya dia tidak mempunyai rencana untuk mencuri daging. Tapi ketika ia melihat betapa sibuknya pemilik toko melayani pembeli, hatinya tergoda. &#8220;Ah, kesempatan besar nih. Si tukang daging yang galak dan pelit itu sedang repot dengan ibu-ibu yang rewel dan cerewet. Hmmm&#8230;hm&#8230; lihat saja, topinya sampai kocar-kacir, rambutnya awut-awutan; celemeknya sudah kotor dan basah oleh keringat. Ho..ho..ho.. kalau aku tidak segera mengambil kesempatan ini&#8230; wuih, tidak tentu sepotong tulangpun kuperoleh.&#8221;</p>
<p>Maka mulailah sang anjing mengendap-endap menunggu kesempatan. Begitu tukang daging lengah, segera disambarnya sepotong tulang yang amat besar dari atas meja. Wah, semua orang yang ada di toko itu terkejut. Tukang daging pun marah sekali. Hiii&#8230; pisau jagalnya yang besar diacung-acungkan sambil mengomel, &#8220;Hei pencuri kau! Anjing nakal, anjing jahat, anjing sontoloyo! Lain kali kupotong moncongmu biar tidak bisa menggondol tulang lagi!!!&#8221;</p>
<p>Anjing nakal itu lari tunggang langgang sambil menggondol tulang curiannya. Uh, nafasnya terengah-engah. Tapi dia tidak peduli. Pikirnya, &#8220;Yang penting tulang sudah di tangan, eh&#8230; sudah di moncong. Perkara pisau jagal, dipikirkan nanti saja.&#8221; Dasar nakal ya.</p>
<p>Setelah berada cukup jauh, sang anjing mulai memperlambat larinya. Tulang besar yang dia curi masih digigitnya erat-erat. Tidak sekejap pun akan dilepaskannya tulang yang amat berharga itu. &#8216;Bayangkan, uahh&#8230; sedapnya makan tulang curian. Tulang sebesar ini pasti tidak habis sampai seminggu. Sedikit demi sedikit akan dikunyahnya sampai habis. Pertama-tama tentu daging yang masih menempel sedikit itu dulu yang dihabiskan, nyam&#8230;nyam&#8230; Setelah itu lemak-lemaknya yang berkilat dan harum itu giliran kedua.&#8217; Sambil membayangkan nikmatnya tulang yang sedang ada di moncongnya, tak terasa air liur sang anjing bertetesan.</p>
<p>Anjing ini berjalan membawa tulangnya sampai ke sebuah jembatan. Jembatan ini adalah jembatan penyebrangan di atas air sungai yang tenang. Sang anjing berhenti di tengah jembatan itu dan memandang ke sungai di bawah jembatan. Di situ ia memandang bayangannya sendiri yang terpantul di permukaan air. Bodohnya, ia tidak tahu kalau itu adalah bayangannya sendiri. Dikiranya itu adalah anjing lain yang sedang menggondol sepotong tulang. Semakin dipandang, dilihatnya tulang yang digondol anjing di bawah jembatan itu lebih besar dibanding tulang yang sedang digondol di moncongnya.</p>
<p>Dasar anjing serakah, dia tergoda untuk mengambil tulang lebih besar itu. &#8220;Ah, kapan lagi aku bisa mendapatkan tulang yang lebih besar. Tulang yang ada di moncong anjing itu benar-benar hebat. Aku harus segera mendapatkannya. Aku harus merebut tulang itu dari dia!&#8221; Segera dilepaskannya tulang yang ada di moncongnya dan ia melompat ke sungai untuk menyerang anjing di air dan merebut tulangnya. Tetapi betapa kecewanya dia. Ternyata anjing yang dia sangka mempunyai tulang yang lebih besar itu adalah bayangannya dirinya sendiri!</p>
<p>Wah, sekarang sudah terlambat. Segera dia mencari tulang yang tadi telah dilepaskan dari moncongnya. Tulang itu tidak dapat dia temukan. Tulang itu sudah tenggelam di dasar sungai yang amat dalam. Tak ada lagi tulang sedap yang bisa dinikmati, tinggal badan yang basah menggigil karena air sungai yang dingin. Sang anjing berjalan dengan lesu. Tulang bayangan tidak didapat, tulang di moncong malahan hilang.</p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">Sebab itu jangaa&#8230;..annn: serakah, deh! Hati yang serakah artinya ingin mendapat lebih banyak dari apa yang sudah dimiliki. Kalau serakah, kita bukan cuma tidak mendapat lebih banyak, tapi bisa jadi yang sudah dimiliki akan hilang.</span></strong></p>
<p><b><i>Aesop&#8217;s Fabel: The Dog and His Shadow,</i></b></p>
<p><b><i>Diceritakan kembali oleh : Kezia Jonathan</i></b></p>
<p>Sumber dari majalah kita</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/serakah-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
