<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; aktifitas sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/aktifitas-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Allah Adalah Gembalaku</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-gembalaku/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-gembalaku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2013 08:36:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[aktifitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[buku sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Mazmur 23:1-6 Mazmur 23 ditulis oleh Daud dan sangat terkenal. Banyak orang membuat lagu dari Mazmur 23 yang banyak dinyanyikan hingga sekarang. Sejak muda Daud adalah seorang gembala domba. Dan ia sendiri mengumpamakan dirinya sebagai domba yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-adalah-gembalaku/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Mazmur 23:1-6</p>
<p>Mazmur 23 ditulis oleh Daud dan sangat terkenal. Banyak orang membuat lagu dari Mazmur 23 yang banyak dinyanyikan hingga sekarang.</p>
<p>Sejak muda Daud adalah seorang gembala domba. Dan ia sendiri mengumpamakan dirinya sebagai domba yang juga memerlukan sang Gembala. Siapakah sang Gembala itu? Dalam ayat 1 bisa kita lihat bahwa Gembala itu adalah Allah sendiri. Marilah kita lihat apa yang dilakukan sang Gembala bagi domba-domba-Nya.</p>
<p>Pertama, sang Gembala memberi makan domba-domba-Nya. Makanan dari sang Gembala itu menyegarkan dan menyehatkan. Firman Tuhan adalah makanan yang menyegarkan jiwa kita. Lalu, sang Gembala menuntun jalan domba-domba-Nya supaya tidak tersesat. Tahukah engkau bahwa domba adalah salah satu hewan yang mudah tersesat?</p>
<p>Gembala selalu membawa tongkat dan gada. Gada adalah sebuah alat pemukul besar yang ada duri-durinya. Gada berguna untuk memukul binatang buas yang mengancam doma-dombanya. Tongkat gembala melengkung di ujung atasnya, berguna untuk menarik domba yang mulai melenceng jalannya agar mendekat kembali dan tidak salah jalan.</p>
<p>Allah akan melindungi domba-domba-Nya dari bahaya. Ia juga akan menarik kembali domba-domba-Nya yang nakal yang sering mau lari dari-Nya. Maka, Daud mencatat bahwa di dalam bahaya sekalipun ia tidak takut karena ada Gembala yang menjaganya dengan tongkat dan gada.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Dalam Perjanjian Baru Allah menyatakan diri-Nya sebagai Gembala yang baik. Bacalah Yohanes 10:11. Siapakah Gembala yang baik itu? Apakah yang dilakukan-Nya?</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, terima kasih karena Tuhan Yesus telah menjadi Gembala Agung saya. Tuhan Yesus telah rela mati untuk menebus dosa-dosa saya. Saya mau jadi domba Tuhan yang selalu menuruti kata-kata-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Engkau adalah domba kecil milik Tuhan Yesus. Gembala kita yang baik sangat mengasihimu. Maukah engkau menjadi domba yang taat? Apa yang dilakukan domba yang taat? Bacalah Yohanes 10: 14-15.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Percaya Pada Allah Ketika Takut</b></li>
<li><b>Ajarlah Kami Menghitung Hari-Hari</b></li>
<li><strong>Kasih Setia Allah</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-gembalaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Richard Allen Mendirikan Gereja Episkopal Methodis Afrika</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/richard-allen-mendirikan-gereja-episkopal-methodis-afrika/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/richard-allen-mendirikan-gereja-episkopal-methodis-afrika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2013 05:16:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[aktifitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gambar permainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu yang kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1816 Richard Allen Mendirikan Gereja Episkopal Methodis Afrika By Sekolah Minggu Kejadian ini terjadi pada tahun 1787 di Gereja Methodis St. George, di Philadelphia. Richard  Allen, seorang kulit hitam, telah berkhotbah di sana beberapa kali, tetapi pada hari Minggu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/richard-allen-mendirikan-gereja-episkopal-methodis-afrika/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1816 Richard Allen Mendirikan Gereja Episkopal Methodis Afrika</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Richard-Allen.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-300" alt="Richard Allen" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Richard-Allen-243x300.jpg" width="243" height="300" /></a>Kejadian ini terjadi pada tahun 1787 di Gereja Methodis St. George, di Philadelphia. Richard  Allen, seorang kulit hitam, telah berkhotbah di sana beberapa kali, tetapi pada hari Minggu ini ia duduk di serambi. Karena sesuatu dan lain hal, bagian yang biasanya dipisahkan untuk orang berkulit hitam pada hari ini tidak tersedia, dan para penjaga pintu telah mengalihkan para pengunjung berkulit hitam ke bagian lain. Namun, tampaknya ada kesalahpahaman, dan mereka duduk di tempat yang salah.</p>
<p>Ketika mereka berlutut untuk berdoa, seorang wali melihat orang-orang kulit hitam yang ada di bagian kulit putih; serta-merta saja ia mendatangi orang-orang kulit hitam itu untuk menyeret keluar salah seorang di antara mereka. Dia adalah Pdt. Absolom Jones, seorang pemimpin Methodis kulit hitam terkemuka. &#8220;Kau harus berdiri,&#8221; seru sang wali tersebut, &#8220;Kau tidak boleh berlutut di sini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tunggu sampai doa selesai,&#8221; jawab Jones.</p>
<p>&#8220;Tidak, kau harus berdiri sekarang juga, atau saya akan memanggil bantuan untuk menyeretmu keluar.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tunggu sampai doa selesai,&#8221; Jones mengulangi, &#8220;dan saya akan berdiri dan tidak akan menyusahkan Anda lagi.&#8221;</p>
<p>Akan tetapi tampaknya tidak dapat ditunggu lagi. Sang wali dan seorang penjaga pintu mulai menyeret Jones dan jemaat kulit hitam lainnya keluar. Sementara itu doa pun telah usai. Allen dan para kulit hitam lainnya keluar. &#8220;Mereka tidak lagi kita ganggu,&#8221; tulis Allen, dan menambahkan bahwa mereka telah mendanai perlengkapan gereja tersebut dengan murah hati. Mereka telah mendanai pemasangan lantai yang di atasnya mereka berlutut.</p>
<p>Allen dan Jones menuntun orang-orangnya mengadakan kebaktian tersendiri di sebuah gudang yang disewa. Lambat-laun mereka membeli sebidang tanah dan membangun sebuah gereja. Namun mereka melanjutkan perjuangan mereka dengan Methodis kulit putih, khususnya mereka yang ada di St. George.</p>
<p>Kejadian-kejadian seperti itu bukannya tidak umum pada masa itu. Tetapi sungguh ironis bahwa kejadian berlutut itu terjadi justru di sebuah Gereja Methodis, karena para Methodis di Amerikalah yang dengan cepat menyingkapi bahwa seorang budak pun adalah manusia juga, dan punya kebutuhan untuk mengenal Yesus seperti orang kulit putih mana pun. Misionaris-misionaris Methodis telah ditunjuk untuk membimbing para budak dan mereka yang telah dibebaskan. Dan para pemimpin Methodis mengetahui betul bahwa misionaris kulit hitam lebih efektif untuk saudara-saudaranya yang berkulit hitam.</p>
<p>Richard Allen lahir sebagai seorang budak pada tahun 1760, di rumah Benyamin Chewseorang pengacara terkemuka di Philadelphia. Keluarganya telah dijual kepada seorang petani di dekat Dover Delaware. Di sana Allen menjadi Kristen pada usia remaja. Ia mulai bergaul dengan kelompok Methodis. Pada suatu kesempatan ia mengatur agar sang pengkhotbah dapat berkhotbah di rumah tuannya. Tuannya, meskipun bukan seorang Kristen, terkesan oleh teks sang pengkhotbah (&#8220;Engkau ditimbang di sebuah timbangan dan ditemukan masih kurang&#8221;). Akibatnya, Allen dan saudaranya diberi kesempatan membeli kebebasan mereka.</p>
<p>Sebagai orang bebas, Allen bekerja sebagai pembelah kayu dan tukang batu. Ia tetap sebagai seorang gerejawan aktif. Selama masa Revolusi ia menjadi kusir kereta pengantar garam. Di sepanjang perjalanannya ia juga berkhotbah. Keahliannya berbicara membuatnya populer, baik di kalangan kulit hitam maupun kulit putih. Sepanjang perjalanannya di Delaware, New Jersey dan Pennsylvania, dengan mengambil pekerjaan sambilan, ia juga berkhotbah pada malam hari dan pada akhir pekan.</p>
<p>Pada tahun 1784, Gereja Episkopal Methodis dengan resmi didirikan di Amerika Serikat. John Wesley menunjuk Thomas Coke dan Francis Asbury sebagai &#8220;pembantu&#8221;nya untuk mengamati gereja Amerika, dengan Richard Whatcoat dan Thomas Vassey sebagai pemimpin-pemimpin yang diangkat. Selama Perang Revolusi khususnya, gerakan Methodis di Amerika Serikat telah terpecah-pecah &#8211; sebagian karena masih merupakan gerakan dalam lingkungan Gereja Anglikan, dan perang tersebut justru menekan kesetiaan semacam itu. Tindakan-tindakan Wesley pada tahun 1784 menyatukan perpecahan tersebut, dan untuk pertama kalinya mengukuhkan Methodis sebagai gerejanya tersendiri.</p>
<p>Richard Allen menarik perhatian Richard Whatcoat, yang ditempatkan di lingkungan Baltimore. Whatcoat mengundang Allen untuk ikut bersamanya tatkala ia mengunjugi gereja. Kemudian Allen dalam perjalanannya diundang untuk bergabung dengan Asbury.</p>
<p>Ketika Allen mendarat di Philadelphia, ia berkhotbah di Gereja St. George jika mempunyai kesempatan, namun pada waktu-waktu itulah akhirnya ia meninggalkan tempat itu, seperti apa yang telah kita lihat. Salah seorang yang berlutut yang ikut tersinggung, Absolom Jones, memisahkan diri dari Methodis pada tahun 1793, dan membentuk Gereja Episkopal Protestan Kulit Hitam, namun Allen menolaknya. &#8220;Saya tidak dapat menjadi apa pun kecuali seorang Methodis,&#8221; tulisnya, &#8220;karena saya dilahirkan dan dibangkitkan di bawah mereka, dan saya dapat berjalan terus dengan mereka.&#8221;</p>
<p>Ia pun berjalan terus bersama dengan mereka, dengan mengawali Gereja Bethel Episkopal Methodis Afrika di Philadelphia pada tahun 1794. Francis Asbury yang menyampaikan khotbah peresmian. Namun demikian, para pemimpin St. George mencoba menguasai gereja Allen. Sesungguhnya orang-orang kulit hitam tidak mempunyai hak yang leluasa pada masa itu, namun Gereja Bethel berusaha memenangkan kasus pengadilan melawan St. George.</p>
<p>Bintang Allen mulai bersinar lebih terang dalam denominasi Methodis, meskipun tekanan-tekanan dari gereja saingan di seberang kota berlanjut marak. Allan diteguhkan sebagai diaken pada tahun 1799 dan sebagai penatua pada tahun 1816 &#8211; dua posisi yang tidak pernah terdengar dicapai oleh seorang kulit hitam. Namun, pada tahun 1816, ia memutuskan meninggalkan Methodis dan memulai denominasi baru, Gereja Episkopal Methodis Afrika (<i>African Methodist Episcopal [AME] Church). </i>Gereja Allen bergabung dengan beberapa gereja kulit hitam independen lainnya, dan Allen menjadi uskup kelompok baru ini. Baltimore dan Philadelphia menjadi titik-titik fokus denominasi baru ini.</p>
<p>Allen membuat administrasi yang hebat bagi gereja baru ini, dengan corak garis Methodis. Ia terus mengadakan perjalanan, berkhotbah dan mendirikan gereja-gereja baru hingga akhir hayatnya pada tahun 1831. Jumlah gereja AME bertumbuh terus segera setelah masa Perang Saudara, karena budak-budak yang dibebaskan mencari tempat-tempat kebaktian yang sungguh-sungguh bebas.</p>
<p>Denominasi baru ini merupakan inspirasi bagi orang-orang Kristen yang tertekan. Pada saat itu, hal ini merupakan deklarasi kemerdekaan yang hebat. Orang percaya kulit haitam akan melayani Kristus dengan senang hati, tetapi mereka tidak bisa diperlakukan melewati batas oleh saudara-saudara kulit putih mereka. Kepemimpinan Allen yang berani telah berbuat banyak untuk memelihara spiritual kulit hitam yang kuat di Amerika, yang sampai sekarang masih hidup.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/richard-allen-mendirikan-gereja-episkopal-methodis-afrika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catherina dari Siena Pergi Ke Roma Untuk Mendamaikan Skisma Besar</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/catherina-dari-siena-pergi-ke-roma-untuk-mendamaikan-skisma-besar/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/catherina-dari-siena-pergi-ke-roma-untuk-mendamaikan-skisma-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 04:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[aktifitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gambar permainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu yang kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1378 Catherina dari Siena Pergi Ke Roma Untuk Mendamaikan Skisma Besar By Sekolah Minggu Siapa sangka, seorang gadis kelahiran tahun 1347, si bungsu dari dua puluh tiga bersaudara, dalam keluarga yang taat pada agama di Siena, akan menjadi pemandu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/catherina-dari-siena-pergi-ke-roma-untuk-mendamaikan-skisma-besar/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1378 Catherina dari Siena Pergi Ke Roma Untuk Mendamaikan Skisma Besar</b></span></p>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Catherina-dari-Siena.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-183" alt="Catherina dari Siena" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Catherina-dari-Siena-222x300.jpg" width="222" height="300" /></a>Siapa sangka, seorang gadis kelahiran tahun 1347, si bungsu dari dua puluh tiga bersaudara, dalam keluarga yang taat pada agama di Siena, akan menjadi pemandu dan pendukung para paus?</p>
<p>Meskipun masih berusia muda, Catherina telah menunjukkan pengabdian yang tinggi, dan ia berikrar akan menjadi mempelai wanita Kristus. Selama tiga tahun ia hidup terpisah dari dunia luar, tetapi ketika Black Death (wabah pes yang berjangkit dan mematikan di Eropa pada abad keempat belas) menyapu Eropa, Catherina memasuki lagi dunia ini dan melayani mereka yang sekarat; ada yang mengaku bahwa ia juga mengunjungi para narapidana, membuat beberapa di antara mereka yang dijatuhi hukuman mati jadi bertobat.</p>
<p>Sementara itu, Catherina juga banyak menulis surat, memberikan konseling spiritual kepada setiap orang, dari orang awam sampai paus. Surat-surat semacam itu telah memberinya reputasi sebagai juru damai, karena ia menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam mendamaikan orang.</p>
<p>Salah satu kebutuhan besar untuk perdamaian abad ini ada pada kepausan. Selama bertahun-tahun Perancis telah mendominasi takhta paus &#8211; sedemikian rupa sehingga paus pindah ke Avignon, di Perancis. Meskipun hal ini menyenangkan orang-orang Perancis, tidak ada orang lain yang menyukai ide ini, dan selama bertahun-tahun pula para paus berpikir untuk kembali ke Roma.</p>
<p>Seperti banyak orang saleh pada zamannya, Catherina percaya bahwa paus harus berada di Roma agar ia tidak berhadapan dengan dominasi Perancis. Ia mendorong Paus Gregorius XI kembali ketika ia mengunjunginya di Avignon pada tahun 1376. Paus pindah ke sana namun meninggal tidak berapa lama kemudian.</p>
<p>Para Kardinal memilih Urbanus VI sebagai paus. Ketika mereka mulai tidak puas atas dirinya, mereka memilih Clement VII, yang kembali ke Avignon. Skisma (perpecahan) Besar pun berawal &#8211; keadaan yang berlanjut selama tiga puluh sembilan tahun. Hal ini sungguh suatu skandal, ada dua orang paus yang masing-masing menuntut gelar &#8220;Wakil Kristus&#8221; (&#8220;Vicar of Christ&#8221;)! Mereka berdua masing-masing mempunyai kelompok kardinal, dan apabila paus masing-masing meninggal, setiap kelompok akan menggantikannya dengan seseorang yang mereka sukai.</p>
<p>Ada beberapa negara yang mendukung paus yang satu, ada juga yang mendukung yang lainnya. Tampaknya hal ini telah menjadi permusuhan. Catherina berpihak kepada paus Roma, dan menulis surat yang menyengat para kardinal Perancis tentang pemilihan mereka. Pada tahun 1378 ia pergi ke Roma, dengan berharap dapat memperbaiki perpecahan ini. Ia mengumpulkan orang-orang sekeliling Urbanus, tetapi juga mengecamnya atas beberapa tindakannya yang kurang bijaksana. Urbanus tidak tersinggung, sebaliknya ia mengagumi wanita saleh ini dan meminta petunjuk darinya.</p>
<p>Untuk sementara waktu kota yang bergejolak itu menjadi tenang. Namun ketika Catherina meninggal, dua tahun kemudian, Skisma Besar itu tetap bercokol.</p>
<p>Meskipun misi terakhir Catherine ini gagal, <i>ia</i> sendiri bukanlah kegagalan. Pada zaman ketika para paus telah menjadi luar biasa kaya dan berkuasa, ia membuktikan bahwa seorang wanita sederhana dapat mewujudkan sesuatu yang berbeda. Jenis kelaminnya atau awal ketakterkenalannya itu pun bukan hambatan baginya.</p>
<p>Pengaruhnya berlanjut sepanjang masa. <i>Dialoguenya, </i>yang menekankan perlunya setiap orang merespon panggilan Tuhan &#8220;dari dalam&#8221; sangat terkenal.</p>
<p>Perpaduan antara devosi mistik dan pelayanan Kristen yang aktif oleh Catherina telah menyentuh, baik orang-orang Katolik maupun Protestan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/catherina-dari-siena-pergi-ke-roma-untuk-mendamaikan-skisma-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Mengenal Alkitab</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 18:47:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[aktifitas sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[bahan mengajar sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan Mengenal Alkitab by : Sekolah Minggu Sudah berapa lama kamu memiliki Alkitab? Sudahkah kamu mengenal Alkitab dengan baik? Kali ini kita akan menelusuri perjalanan panjang mengenai Alkitab. Perjalanan ini dimulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru. Kapankah Alkitab dituliskan?<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="natal sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"><b>Perjalanan Mengenal Alkitab</b></span></em></a></h1>
<p>by :<a title="cerita alkitab sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Sudah berapa lama kamu memiliki Alkitab? Sudahkah kamu mengenal Alkitab dengan baik? Kali ini kita akan menelusuri perjalanan panjang mengenai Alkitab. Perjalanan ini dimulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/alkitab1.jpg"><img class="wp-image-660 alignleft" alt="alkitab1" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/alkitab1-300x300.jpg" width="183" height="183" /></a></p>
<p><b>Kapankah Alkitab dituliskan?</b></p>
<p>Alkitab ditulis ribuan tahun yang lalu, akan tetapi apa yang tertulis masih penting hingga saat ini. Itu karena Alkitab adalah Firman Tuhan. Kitab-kitab di dalam Alkitab ditulis pada tahun yang berbeda-beda, dan penulisnya adalah orang yang berbeda-beda. Meski demikian semua kitab di dalam Alkitab memiliki satu pesan yang sama, yaitu pesan tentang Juruselamat. Ajaib, bukan?</p>
<p>Banyak hal bisa kamu ketahui dari Alkitab: tentang Allah dan janji-Nya, tentang Yesus Kristus dan pengajaran-Nya, juga tentang Roh Kudus dan pimpinan-Nya kepada manusia. Jadi, melalui Alkitab kamu dapat belajar banyak hal mengenai Allah dan manusia. Nah, perjalanan panjang mempelajari Alkitab akan dimulai dari edisi ini.</p>
<p>Selamat menikmati &#8220;Perjalanan Mengenal Alkitab&#8221; ya&#8230;.</p>
<p><b>A. PERJANJIAN LAMA</b></p>
<p>Kisah-kisah di dalam Perjanjian Lama menceritakan tentang JANJI. Janji itu diberikan Allah kepada manusia, Janji tentang Juruselamat. Yuk, kita lihat kitab-kitab apa saja yang terdapat di dalam Perjanjian Lama&#8230;.</p>
<p><b>Kitab Hukum </b></p>
<p>Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan</p>
<p><b>Kitab Sejarah</b></p>
<p>Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-raja, 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, Eshter</p>
<p><b>Kitab Puisi</b></p>
<p>Ayub, Amsal, Mazmur, Pengkotbah, Kidung Agung</p>
<p><b>Kitab Nabi Besar</b></p>
<p>Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel</p>
<p><b>Kitab Nabi Kecil</b></p>
<p>Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakaria, Maleakhi</p>
<p><b>B. PERJANJIAN BARU</b></p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #008000;">Kisah-kisah di dalam Perjanjian Baru menceritakan tentang JANJI YANG DIGENAPI. Juruselamat yang di dalam Perjanjian Lama hanya berupa janji saja, di dalam Perjanjian Baru diceritakan bahwa Juruselamat telah datang. Yuk, kita lihat kitab-kitab apa saja yang ada di dalam Perjanjian Baru.</span></em></strong></p></blockquote>
<p><b>Kitab Injil</b></p>
<p>Matius, Markus, Lukas, Yohanes</p>
<p><em><b>Kitab Sejarah</b></em></p>
<p>Kisah Para Rasul</p>
<p><b>Surat-Surat Paulus</b></p>
<p>Roma, 1 dan 2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 dan 2 Tesalonika, 1 dan 2 Timotius, Titus, Filemon</p>
<p><b>Surat Umum</b></p>
<p>Ibrani, Yakobus, 1 dan 2 Petrus, 1,2 dan 3 Yohanes, Yudas, Wahyu</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/perjalanan-mengenal-alkitab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
