<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; games paskah sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/games-paskah-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Kasih Karunia Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 15:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[game natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[games paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gerak dan lagu sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1112</guid>
		<description><![CDATA[Kasih Karunia Allah BY : Sekolah Minggu &#8220;Dosa tak boleh masuk&#8230;. Dosa tak boleh masuk Surga tempat yang tinggi&#8230;. Ada Bapa yang suci Dosa tak boleh masuk&#8230;.&#8221; Di atas adalah lirik sebuah lagu sekolah minggu. Apakah kamu tahu lagu itu?<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/kasih-karunia-allah/" href=" http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b><i>Kasih Karunia Allah</i></b></span></a></h1>
<p>BY : <a title="/kasih-karunia-allah/" href="http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>&#8220;Dosa tak boleh masuk&#8230;. Dosa tak boleh masuk</p>
<p>Surga tempat yang tinggi&#8230;. Ada Bapa yang suci</p>
<p>Dosa tak boleh masuk&#8230;.&#8221;</p>
<p>Di atas adalah lirik sebuah lagu sekolah minggu. Apakah kamu tahu lagu itu? Kata-kata dalam lagu itu benar sekali.</p>
<p>Akan tetapi kita tahu bahwa semua orang berdosa. Kalau begitu kita semua tidak boleh masuk ke surga karena suda berdosa? Benar, dimana ada Allah yang suci tidak mungkin boleh ada dosa.</p>
<p><b>TIDAK PANTAS DIKASIHI                                                                                                                                                              </b></p>
<blockquote><p><b> </b><strong><em><span style="color: #003300;">Dosa adalah segala perbuatan, isi hati, dan pikiran yang menentang kata-kata Allah. Dan sadar atau tidak, kita cenderung berbuat dosa</span></em></strong>.</p></blockquote>
<p>Adakah orang yang kamu kenal yang sering menentang kata-katamu? Dia selalu berusaha menunjukkan bahwa pendapatnya lebih baik daripada pendapatmu. Tentu orang seperti itu sangat menjengkelkan, bukan?</p>
<p>Bagaimana kalau kamu diminta untuk berbuat baik kepadanya? Bagaimana kalau kamu diminta untuk mengasihinya? Wah, tentu tidak mudah, ya.</p>
<p>Berbuat baik dan mengasihi orang yang mengasihi kita akan jauh lebih mudah. Tetapi rasanya tidak mungkin untuk mengasihi orang yang selalu melawan kita.</p>
<p>Nah, itulah yang Allah berbuat terhadap kita. Kita cenderung melawan Dia, tidak mau mengikuti kata-kata-Nya. Itu dosa. Kita sebenarnya tidak pantai dikasihi oleh-Nya, karena kita sering berdosa terhadap-Nya. Namun, Dia tetap mengasihi kita.</p>
<p><b>DOSA PENGHALANG                                                                                                                                                      </b></p>
<p>Mustahil kita bisa masuk ke dalam surga. Dosa kita menghalangi kita ke sana. Kamu tahu apa hukuman dosa, bukan? Ya, mati. Semua orang yang berdosa harus dihukum mati.</p>
<p>Tetapi Allah ingin kita selamat. Dia ingin kita tinggal bersama Dia di surga dan hidup selama-lamanya. Karena itu Allah membuat jalan keluarnya untuk menyelamatkan kita. Jalan keluar Allah seharusnya dapat membuat kita tercengang.</p>
<blockquote><p><b>KRISTUS, JALAN KELUAR ALLAH                                                                                                                                                </b>                <strong><em><span style="color: #003300;">Bagaimana cara Allah melepaskan kita dari dosa? Yesus Kristus, Anak Allah yang dapat melakukannya. Hanya Kristus satu-satunya yang bisa menyelamatkan kita. Dia adalah satu-satunya jalan yang mengantar kita menuju kepada Allah Bapa. </span></em></strong></p></blockquote>
<p>Allah Bapa mengirim Kristus ke dunia. Misi Kristus adalah menyelamatkan manusia. Tetapi, untuk menyelamatkan manusia Dia sendiri harus mati. Ya, Yesus datang ke dunia ini untuk mati menggantikan kita. Apakah itu mudah? Tidak.</p>
<p><b>HARGA KESELAMATAN       </b></p>
<p><b>                                                                                                                                          </b></p>
<p>Simaklah doa Tuhan Yesus di Taman Getsemani sebelum Ia ditangkap dan disalibkan: &#8220;lalu kata-Nya kepada mereka: &#8216;Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya&#8230;.&#8221; (Matius 26:38a).</p>
<p>Saat itu Tuhan Yesus merasa sedih bukan kepalang. Ia bergumul hebat. Penderitaan yang harus Dia jalani begitu berat. Dan itu bukan akibat kesalahan-Nya sendiri. Dia sama sekali tidak bersalah, sama sekali tidak pantas dihukum.</p>
<p>Penderitaan itu ditanggung Kristus untuk kita, untuk kamu. Ia merasakan kepedihan yang sangat dalam untuk kamu. Ia harus menderita karena kelemahan kita, karena kita tidak mampu melawan dosa.</p>
<p>Dengan kejam Kristus dipaku di kayu salib sampai mati. Kematian Kristus menggantikan kematian kita. Itulah rencana Allah Bapa.</p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #003300;">Allah Bapa sangat mengasihi Kristus, tetapi Ia rela membiarkan Kristus disiksa dengan kejam. Kristus sangat sengsara, tetapi Ia mau menjalaninya dan taat pada rencana Bapa-Nya. Itulah kasih karunia Allah yang mencengangkan.</span></em></strong></p></blockquote>
<p><b>HIDUP BARU                                                                                                                                                                      </b></p>
<p>Kristus memang mati, tetapi Ia tidak mati terus. Ia kemudian bangkit karena Ia lebih berkuasa daripada kematian. Tidak ada orang yang bisa melawan kematian, tetapi Kristus menang atas kematian.</p>
<p>Kristus juga mau memberikan hidup itu kepada kita. Dan Ia ingin dosa-dosa kita dimatikan. Bagaimana caranya? Kita harus membuka hati kita untuk Kristus. Kita harus menerima Dia menjadi Juruselamat kita. Kita harus bertobat dan meminta Dia mematikan dosa-dosa kita. Maka, Dia akan memberikan kita hidup yang baru.</p>
<p>Hidup yang baru berarti tidak melawan Allah. Hidup yang baru berarti mau taat pada kata-kata Allah. Penderitaan yang diterima Kristus demi keselamatan kita seharusnya mendorong kita untuk mau taat.</p>
<p>Untuk taat pada Allah kita harus belajar. Kita perlu pertolongan Roh Kudus untuk mengajar kita taat. Mintalah pertolongan-Nya setiap saat. Tuhan akan sangat senang menolong kita.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kasih-karunia-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUKAN SEHARUSNYA</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 14:27:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[game natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[games paskah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gerak dan lagu sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[BUKAN SEHARUSNYA by : Sekolah Minggu Semua orang ingin hidup bahagia. Tahukah kamu kalau Allah pun ingin kita hidup bahagia? Dari mana tahunya? Dan kalau benar Allah ingin manusia hidup bahagia, mengapa pada kenyataannya begitu banyak orang yang tidak bahagia?<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/bukan-seharusnya/" href="http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>BUKAN SEHARUSNYA</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/bukan-seharusnya/" href="http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Semua orang ingin hidup bahagia. Tahukah kamu kalau Allah pun ingin kita hidup bahagia? Dari mana tahunya? Dan kalau benar Allah ingin manusia hidup bahagia, mengapa pada kenyataannya begitu banyak orang yang tidak bahagia? Kalau hidup kita tidak bahagia berarti ada sesuatu yang salah. Itu berarti kehidupan di dunia ini tidak berjalan dengan seharusnya seperti yang Allah inginkan. Apakah yang Allah inginkan? Mari kita membahasnya.</p>
<blockquote><p><b>Yang Allah inginkan                                                                                                                                                        </b>            <strong><em><span style="color: #000080;">    Allah inginkan kebaikan untuk manusia. Menjadi tidak bahagia bukanlah yang diinginkan Allah untuk kita. Hidup yang tidak bahagia merupakan akibat karena kita gagal memenuhi tujuan hidup yang sudah Allah tetapkan.    </span></em></strong></p></blockquote>
<p>Sebagai pencipta manusia, Allah menetapkan tujuan hidup dari seluruh manusia yang diciptakan-Nya. Apakah tujuan itu?</p>
<p>Di dalam buku &#8220;Katekismus Singkat Westminster&#8221; jilit 1 oleh G. I. Williamson tertulis tujuan yang utama dari hidup manusia. Tujuan utama itu adalah untuk memuliakan Allah dan menikmati Dia selamanya. Tujuan itu disimpulkan oleh sekelompok orang Kristen yang mencintai Tuhan yang bersungguh-sungguh mencari jawabannya. Mereka mempelajari Alkitab dengan hati-hati dan tekun, dan menyimpulkan jawaban itu.</p>
<p>Dengan memuliakan Allah kita mendapatkan sukacita atau kebahagiaan. Dengan bersukacita karena memuliakan Allah berarti kita  menikmati Dia. Memuliakan Allah dan bersukacita berhubungan erat. Itulah hidup yang Allah rencanakan bagi kita.</p>
<blockquote><p><b>Memuliakan Allah adalah kebahagiaan                                                                                                 </b>            <strong><em><span style="color: #000080;">   </span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #000080;"> Memuliakan Allah adalah keharusan bagi kita. Tidak itu saja, kita pun harus menikmati Allah, barulah kita benar-benar akan bahagia. Mungkin kamu bertanya-tanya, apa arti semua itu.         </span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #000080;">Prinsipnya begini: kamu memuliakan Allah bila dari hatimu dengan jujur dan sungguh-sungguh kamu mengakui bahwa Allah sangat penting bagimu. Kamu sangat bersyukur karena Allah telah memberimu hidup melalui kematian Kristus, tanpa Allah kamu tidak berarti apa-apa dan mati.   Karena Allah begitu penting bagimu, kamu mau taat pada perintah-perintah-Nya. Segala kewajibanmu kamu lakukan demi Dia, dan semua itu membuatmu bersukacita.</span></em></strong></p></blockquote>
<p><b>Kegagalan manusia                                                                                                                                                         </b>                Namun kita tidak mau menerima tujuan hidup yang Allah tetapkan itu. Kita membuat tujuan hidup sendiri. Kita lebih suka berbuat sesuka kita. Kita lupa kalau kita berasal dari Allah.</p>
<p>Kita tidak memuliakan Allah sehingga kita tidak bahagia. Apakah kamu paham bila kamu malas belajar, tidak melakukan tugas, atau terlalu banyak bermain akan membuat hati tidak bahagia?</p>
<p>Apakah kamu tahu melakukan hal-hal buruk akan menjauhkan kebahagiaan? Bukannya mengasihi sesama, kita malah cepat marah, bersikap sombong, iri hati, dendam, suka mengkritik, menyalahkan, dan tidak peduli pada orang lain.</p>
<p>Bukannya bersyukur, kita malah suka mengomel, mengeluh, tidak sabar, dan selalu cemas. Melakukan hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan membuat hidup kita tidak berjalan dengan semestinya. Kita gagal.</p>
<p><b>Semakin tidak bahagia                                                                                                                                                </b></p>
<p><b>  </b>Kalau kamu perhatikan, kamu akan melihat bahwa manusia lebih suka memuliakan diri sendiri. Masing-masing orang merasa dirinya lebih penting dari yang lain. Dan mereka akan bahagia bila orang lain menganggap mereka penting. Ini salah.</p>
<p>Tidak melakukan yang seharusnya dilakukan adalah dosa. Sebaliknya melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan juga dosa.</p>
<p>Jika kita tetap melakukan dosa, kita akan semakin jauh dari Allah. Semakin jauh dari Allah berarti semakin mementingkan diri sendiri. Akibatnya kita menjadi semakin tidak bahagia.</p>
<p><b>Kita harus bertobat                                                                                                                                                         </b>                Di luar Tuhan kita tidak bisa benar-benar bahagia. Kalaupun kita merasa bahagia, kebahagiaan itu semu dan biasanya tergantung pada keadaan. Ketika keadaan berubah, kebahagiaan itu pun hilang.</p>
<p>Dosa yang ada dalam diri kita membuat kita tidak bahagia, kesepian, dan sengsara. Satu-satunya yang bisa membuat kita bahagia adalah bertobat dan menjalani tujuan utama hidup kita yang ditetapkan Allah.</p>
<p>Di dalam kerajaan Allah kebahagiaan atau sukacita adalah salah satu hal penting. Dalam Roma 14:17 ditulis: &#8220;Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.&#8221;</p>
<p>Muliakanlah Allah dan nikmatilah Dia, maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Itulah hidup yang seharusnya kita miliki.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/bukan-seharusnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
