<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; guru sekolah minggu kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/guru-sekolah-minggu-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>YOHANES CALVIN (1509-1564)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 15:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[free download lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gerak dan lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[guru sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1115</guid>
		<description><![CDATA[YOHANES CALVIN (1509-1564) by : Sekolah Minggu Dalam beberapa edisi yang lalu kita berkenalan dengan Martin Luther dan pengaruhnya terhadap musik gereja. Sekarang kita berkenalan dengan salah satu tokoh yang juga penting dalam perkembangan musik kekristenan Yohanes Calvin. Ia lahir<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/yohanes-calvin-1509-1564/" href="http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>YOHANES CALVIN (1509-1564)</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/yohanes-calvin-1509-1564/ " href="http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/ " target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Dalam beberapa edisi yang lalu kita berkenalan dengan Martin Luther dan pengaruhnya terhadap musik gereja. Sekarang kita berkenalan dengan salah satu tokoh yang juga penting dalam perkembangan musik kekristenan Yohanes Calvin.</p>
<p><strong><em><span style="color: #003300;">Ia lahir pada 10 Juli 1509 di Noyon, Perancis. Keluarganya berkecukupan dan mempunyai hubungan baik dengan gereja dan pemerintah saat itu. Ayahnya sangat menginginkan Calvin mendapat pendidikan yang terbaik pada zaman itu. Pada 1523, ia mulai belajar teologi (pendalaman ajaran alkitab) di beberapa tempat di Perancis. Kemudian dia belajar hukum pada tahun 1528. Pada tahun 1533, Calvin bertobat dan sungguh-sungguh mau memakai hidupnya untuk melayani Tuhan. Pada 1536, Calvin mulai menulis bukunya yang sangat terkenal yaitu &#8220;Institute of Christian Relgion&#8221; yang berisikan tentang ajaran kekristenan. Bukunya itu langsung berpengaruh besar terhadap kekristenan di Eropa waktu itu. Kemudian, temannya yang bernama Farel mengajak Calvin untuk melayani di Jenewa, Swiss. Sempat melayani beberapa waktu lamanya, kemudian ia kembali ke Perancis pada 1541. Calvin sendiri sebenarnya lebih senang untuk tinggal dan melayani di Perancis. Tapi karena ia melihat ada pekerjaan Tuhan yang harus dia kerjakan di Jenewa, maka ia pun kembali lagi ke Jenewa. Calvin terus melayani di Jenewa baik dengan berkhotbah, mengajar, dan menulis banyak buku. Sampai akhirnya pada 27 Mei 1564, ia meninggal karena sakit.</span></em></strong></p>
<p>Sumbangsih besar Calvin dalam musik kristen adalah Mazmur Jenewa. Edisi yang lalu sudah dijelaskan mengenai Mazmur Jenewa. Ajaran Calvin tentang musik banyak terdapat dalam tulisannya &#8220;Pengantar Mazmur Jenewa&#8221; (&#8220;Preface to the Geneva Psalter&#8221;, 1543) dan juga beberapa tafsirannya mengenai Mazmur.</p>
<p>Beberapa ajarannya yaitu:</p>
<p>1. Musik dan Doa, Calvin mengatakan bahwa ada 2 macam doa:   (a) dengan kata-kata saja, dan (b) kata-kata dengan musik. Ini berdasarkan dalam 1 Korintus 14:15, &#8220;Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.&#8221;</p>
<p>2. Musik dan Ibadah. Ibadah kristen pasti ada musik karena memang ini juga yang diajarkan oleh alkitab. Dalam Mazmur 92:1 &#8220;Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk  menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.&#8221; Dan musik juga seringkali dipakai untuk membuat kita lebih konsentrasi dalam ibadah.</p>
<p>3. Musik dan Mazmur. Calvin mengatakan tidak ada lirik lagu yang lebih daripada yang terdapat dalam Mazmur. Karena Mazmur ditulis dengan pimpinan Roh Kudus. Artinya itu adalah pujian yang berasal dari Allah sendiri. Jadi dengan Mazmur kita memuji Allah dengan kata-kata sendiri.</p>
<p><b>Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 107:1).</b></p>
<p>4. Musik dan Alat musik. Calvin sendiri tidak menolak adanya alat musik yang digunakan dalam ibadah karena berdasarkan ajaran dari Mazmur         33 dan 150:3.</p>
<p>5. Namun tetap Calvinmenekankan bawha juga harus sederhana bukan seperti pesta-pesta dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b><i>Artikel bersumber dari : Majalah Anak                                         </i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/yohanes-calvin-1509-1564/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JAMES CHALMERS (Bag.2)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 14:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[free download lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gerak dan lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[guru sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1063</guid>
		<description><![CDATA[JAMES CHALMERS (Bag.2) by : Sekolah Minggu Selama 10 tahun, James melayani di Rarotonga dan pekerjaannya berkembang dengan baik. Jemaat yang sudah berdiri dididik untuk menjadi jemaat yang mandiri, tidak bergantung kepada orang-orang Eropa, dalam hal keuangan ataupun rohani. Namun<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/james-chalmers-bag-2/" href="http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>JAMES CHALMERS (Bag.2)</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/james-chalmers-bag-2/ " href=" http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/ " target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Selama 10 tahun, James melayani di Rarotonga dan pekerjaannya berkembang dengan baik. Jemaat yang sudah berdiri dididik untuk menjadi jemaat yang mandiri, tidak bergantung kepada orang-orang Eropa, dalam hal keuangan ataupun rohani.</p>
<p>Namun hati James tetap mengharapkan untuk dapat pergi ke daerah-daerah yang belum pernah diberitakan Injil. Berulangkali James memohon agar dipindahkan ke tempat yang baru. Tahun 1877 berita gembira bagi James, dia diperintahkan untuk menempati pos pelayanan yang baru, New Guinea. Tetapi tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah, karena pendahulu-pendahulunya banyak yang gagal karena keganasan suku Kanibal di pulau tersebut. Tapi hal ini tidak membuat James takut, justru dengan penuh semangat dia pergi ke pulau terbesar di dunia tersebut.</p>
<p>Tiba di New Guinea, James mendirikan pondok misionaris di Suau. Banyak orang suku yang curiga kepada mereka, tetapi James tidak kehilangan akal dia memberikan hadiah-hadiah seperti baju, ikat pinggang dan biji-bijian sehingga mereka diterima dengan baik.</p>
<p>Sampai suatu hari terjadi peristiwa yang mengerikan, sekelompok orang menyerbu pondok mereka, mengancam akan membunuh mereka. James dengan tenang menghadapi orang-orang tersebut.</p>
<p>&#8220;Apa yang kalian inginkan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kami ingin pisau, biji-bijian, kapak&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya tidak akan memberikan kepada orang-orang yang bersenjata&#8221;.</p>
<p>Mereka terus mengancam tetapi James juga tidak mau menyerah begitu saja, sampai akhirnya mereka kalah dan mundur perlahan. Semua bernafas dengan lega.</p>
<p>Keesokan harinya, mereka datang kembali tetapi kali ini tidak membawa senjata perang. Dan James dengan senang hati memberikan hadiah-hadiah kepada mereka.</p>
<p>&#8220;Sekarang, karena kalian tidak membawa senjata maka dengan senang hati saya mau berteman dan memberikan hadiah kepada kalian&#8221;.</p>
<p>Mereka berteman sejak saat itu. James dan istrinya bekerja tidak kenal lelah, James berkhotbah dan istrinya mengajar. Perlahan orang-orang di Suau mengenal Kristus dan banyak yang dibaptiskan.</p>
<p>Pengaruh James besar sekali kepada suku-suku di New Guinea, mereka sangat taat kepadanya.</p>
<p>Ketika seorang kepala suku ditanya &#8220;Apa yang membuat kalian berhenti makan orang?&#8221;</p>
<p>Jawabnya &#8220;Karena Tamate berkata tidak boleh maka kami berhenti makan orang&#8221;.</p>
<p>Pada tanggal 04 Januari 1901, James pergi ke suku yang sangat terpencil yang tidak pernah dikunjungi oleh siapapun. Pergi ke daerah suku tersebut sangat berbahaya, bahkan orang-orang asli New Guinea pun belum pernah pergi ke daerah tersebut, tetapi James sangat rindu untuk memperkenalkan mereka kepada Kristus.</p>
<p>Keinginan James tidak terwujud, dia dibunuh. James mengakhiri pelayanannya di New Guinea. Membuktikan kerja kerasnya yang tidak berhenti bagi Kristus. Membawa orang-orang untuk mengenal Kristus.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/james-chalmers-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
