<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; ilustrasi kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/ilustrasi-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Panggilan Yesaya</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/panggilan-yesaya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/panggilan-yesaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 11:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[ilustrasi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pemuda kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=546</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yesaya 6:1-7 Umat Allah sudah begitu jahat. Karena itu Allah memanggil Yesaya untuk menjadi hamba-Nya. Yesaya akan menjadi penyambung lidah bagi Allah yang menyampaikan segala peringatan dan teguran Allah kepada umat-Nya. Yesaya dipanggil secara khusus. Saat itu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/panggilan-yesaya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yesaya 6:1-7</p>
<p>Umat Allah sudah begitu jahat. Karena itu Allah memanggil Yesaya untuk menjadi hamba-Nya. Yesaya akan menjadi penyambung lidah bagi Allah yang menyampaikan segala peringatan dan teguran Allah kepada umat-Nya. Yesaya dipanggil secara khusus.</p>
<p>Saat itu Yesaya melihat Allah duduk di takhta Bait Allah yang tinggi sekali. Begitu tingginya takhta itu sehingga yang tampak hanya ujung jubah Allah yang memenuhi Bait Suci. Lalu terdengar malaikat-malaikat Serafim berseru, &#8220;Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya.&#8221; Apa reaksi Yesaya ketika Allah menampakkan kemulian-Nya seperti itu?</p>
<p>Saat melihat kemuliaan Allah, Yesaya sadar betapa berdosanya dia dibandingkan dengan kesucian dan kemuliaan Allah.</p>
<p>Ketika orang Kristen yang sejati makin mengenal Allah, pastilah ia akan makin rendah hati di hadapan Allah. Jika seorang Kristen mengaku bahwa ia semakin dekat semakin mengenal Allah lalu membanggakan dirinya, pastilah pengakuannya itu tidak benar.</p>
<p>Begitu juga kerajinan berdoa dan kerajinan membaca Alkitab bukanlah modal untuk menyombongkan diri dan merasa lebih daripada saudara seiman yang lain. Firman Tuhan yang kita baca haruslah membuat kita makin sadar bahwa semua yang ada pada kita hanyalah anugerah Allah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b>Kapankah Yesaya mendapatkan panggilan Allah? (ay.1)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, ajarlah saya untuk semakin menyadari semua anugerah-Mu ketika saya membaca firman-Mu dan berdoa. Ajarlah saya menjadi makin rendah hati terhadap Engkau dan sesama manusia. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Ketika di sekolah minggu ada teman baru yang tidak tahu cara membuka Alkitab, tolonglah dia dengan sabar. Jangan mengejeknya atau merasa lebih hebat darinya. Engkau bisa mengenal dan membaca Alkitab lebih dulu hanya karena anugerah Allah.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Panggilan Yesaya (2)</b></li>
<li><b>Nubuat Mesias</b></li>
<li><b>Keselamatan Dari Allah</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/panggilan-yesaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawabannya Nanti Malam</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/jawabannya-nanti-malam/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/jawabannya-nanti-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 19:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[ilustrasi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kristen katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Jawabannya Nanti Malam by : Sekolah Minggu Akhir minggu itu Ninik menginap di rumah omanya. Kedua orang tuanya pergi ke Semarang karena ada suatu urusan. Kompleks perumahan tempat Oma tinggal terletak di pinggir  Jakarta, lingkungannya asri, banyak pohon-pohonan. Rata-rata halaman<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/jawabannya-nanti-malam/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="renungan kristen protestan" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"><b>Jawabannya Nanti Malam</b></span></em></a></h1>
<p>by : <a title="renungan khotbah kristen" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<blockquote><p><strong><span style="color: #008000;"><i>Akhir minggu itu Ninik menginap di rumah omanya. Kedua orang tuanya pergi ke Semarang karena ada suatu urusan. Kompleks perumahan tempat Oma tinggal terletak di pinggir  Jakarta, lingkungannya asri, banyak pohon-pohonan. Rata-rata halaman rumah penduduk ditumbuhi tanaman hias dan bunga-bunga.</i></span></strong></p></blockquote>
<p>&#8220;Wah, rajin sekali. Oma mau pergi ke pesta ya, ya?&#8221; tanya Ninik yang memperhatikan omanya sedang membersihkan sepatunya yang bagus. Oma melakukannya dengan hati-hati dan seksama.</p>
<p>&#8220;Oh, tidak. Ini akan dipakai besok ke suatu acara penting,&#8221; jawab Oma.</p>
<p>&#8220;Acara penting? Acraa penting apa?&#8221; tanya Ninik ingin tahu.</p>
<p>&#8220;Jawabannya nanti malam<b>,&#8221; </b>jawab Oma sambil tersenyum.</p>
<p>Kemudian Oma mengambil baju bagusnya dari lemari dan menyetrikanya ulang.</p>
<p>&#8220;Itu baju Oma untuk dipakai ke gereja besok atau ke acara penting?&#8221; tanya Ninik. Dalam hati ia heran. Baju kok disetrika ulang.</p>
<p>&#8220;Dua-duanya,&#8221; jawab Oma.</p>
<p>&#8220;Mana bajumu yang besok akan dipakai ke gereja?&#8221; pinta Oma. &#8220;Oma setrika sekalian supaya licin dan rapi.&#8221;</p>
<p>Ninik menyerahkan bajunya. Oma menyetrikanya, lalu menggantungnya di gantungan baju di kamar.</p>
<p>Setelah itu sambil membereskan isi tasnya, Oma berkata, &#8220;Nik, coba lihat uang persembahanmu untuk Tuhan besok.&#8221;</p>
<p>Dengan heran Ninik menunjukkan uang yang sudah direncankannya untuk persembahan besok di gereja Oma.</p>
<p>&#8220;Nah, tukar dengan yang bagus,&#8221; kata Oma. Ia mengambil dari dompetnya selembar uang kertas yang masih licin dan baru yang nilainya sama dengan uang Ninik.</p>
<p>&#8220;Kenapa harus ditukar dengan yang bagus, Oma?&#8221; tanya Ninik heran.</p>
<p>&#8220;Jawabannya nanti malam,&#8221; kata Oma.</p>
<p>&#8220;Wah, Oma membuat aku penasaran,&#8221; kata Ninik.</p>
<p>Ninik tidak bertanya lagi. Ia hanya memperhatikan bahwa Oma menyiapkan tas untuk dipakai besok, memasukkan Alkitab bagusnya yang khusus untuk dibawa ke gereja. Oma punya Alkitab yang sudah kumal karena dibaca setiap hari, penuh dengan tanda-tanda stabilo serta catatan-catatan. Juga Oma menaruh tiga buah amplop putih di dalam tasnya. Untuk apa amplop-amplop itu? Tidak sabar rasanya Ninik menanti penjelasan Oma.</p>
<p>Malam harinya pada jam sembilan Oma mematikan televisi.</p>
<p>&#8220;Sekarang waktunya tidur. Malam Minggu tidak boleh tidur malam-malam,&#8221; kata Oma.</p>
<p>&#8220;Mama juga menyuruhku tidur cepat kalau malam Minggu, supaya besoknya tidak mengantuk di gereja,&#8221; kata Ninik.</p>
<p>Setelah menyikat gigi, mencuci kaki dan tangan. Ninik berbaring di tempat tidur dan Oma duduk di bangku sambil membuka Alkitabnya. Oma membacakan Mazmur 23 dan kemudian bergantian berdoa dengan Ninik.</p>
<p>Ninik belum bisa tidur. Ia masih penasaran dengan jawaban yang belum diberikan Oma.</p>
<p>&#8220;Oma, sekarang kan sudah malam. Ayo, kasih tahu dong jawabannya,&#8221; pinta Ninik.</p>
<p>&#8220;Ada firman Tuhan yang berbunyi: Ingatkanlah dan kuduskanlah&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Hari Sabat!&#8221; sambung Ninik cepat. &#8220;Itu ada dalam kitab Keluaran.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu pintar!&#8221; puji Oma dengan wajah berseri-seri. &#8220;Maksud Oma dengan acara penting adalah ibadah hari Minggu di gereja. Pada hari biasa kita berdoa, memuji dan membaca firman Tuhan sendiri. Hari Sabat bagi kita adalah hari Minggu dimana kita mengkhususkan waktu untuk kebaktian kepada Tuhan bersama-sama dengan jemaat lain. Bukankah itu penting dan istimewa?</p>
<p>&#8220;Jadi, untuk menyambut hari Minggu Oma selalu melakukan persiapan dengan baik pada hari Sabtu. Tapi yang terpenting adalah mempersiapkan dengan baik pada hari Sabtu. Tapi yang terpenting adalah mempersiapkan hati kita agar sedia menerima firman dan ajaran Tuhan,&#8221; kata Oma.</p>
<p>&#8220;Tiga buah amplop tadi untuk apa, Oma?&#8221; tanya Ninik.</p>
<p>&#8220;Oh, itu sedikit uang yang akan Oma berikan pada beberapa anggota gereja yang membutuhkan,&#8221; jawab Oma. &#8220;Selain ingat Tuhan, kita juga perlu mengasihi sesama manusia, bukan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Wah, nanti kalau kembali ke Jakarta aku akan ceritakan pada Mama dan Papa,&#8221; kata Ninik. Ia merasa apa yang dilakukan Oma memang bagus.</p>
<p>&#8220;Dengan mengikuti cara Oma aku tak akan ketinggalan dompet atau Alkitab pada waktu ke gereja.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagus. Kita harus jadi anak Tuhan yang baik, kan?&#8221; kata Oma.</p>
<p>Ninik menguap, lalu mengucapkan selamat malam. Oma memperbaiki letak selimutnya.</p>
<p>Dengan tenteram Ninik tidur. Esok pagi ia akan bangun dan dengan segar serta semangat menyambut hari Minggu, hari ibadah bersama jemaat.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/jawabannya-nanti-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
