<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; khotbah kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/khotbah-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Ingatlah Penciptamu</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/ingatlah-penciptamu/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/ingatlah-penciptamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2013 09:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[bijak kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Pengkhotbah 12:1-8 Di akhir tulisannya penulis kitab Pengkhotbah memberikan satu nasehat yang sangat penting: &#8220;Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu&#8230;.&#8221; Kata &#8220;ingat&#8221; bukan berarti untuk diingat sebentar lalu dilupakan. Tetapi, maksudnya adalah menyimpannya dalam pikiran kita. Segala<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/ingatlah-penciptamu/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By<a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank"> Sekolah Minggu</a></p>
<p>Pengkhotbah 12:1-8</p>
<p>Di akhir tulisannya penulis kitab Pengkhotbah memberikan satu nasehat yang sangat penting: &#8220;Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu&#8230;.&#8221;</p>
<p>Kata &#8220;ingat&#8221; bukan berarti untuk diingat sebentar lalu dilupakan. Tetapi, maksudnya adalah menyimpannya dalam pikiran kita. Segala jerih payah dan semua yang kita kerjakan haruslah selalu dicocokkan dengan keinginan Allah. Hanya dengan begitu segala jerih payah dan kerja kita tidak menjadi sia-sia.</p>
<p>Kita masing-masing diciptakan Allah dengan suatu tugas panggilan dalam dunia ini. Tugas panggilan itu harus kita cari dengan hati yang setia kepada Allah dan mengikuti perintah-perintah-Nya. Hanya dengan demikian kita dapat menemukan pimpinan Tuhan dalam hidup kita.</p>
<p>Waktu hidup kita terbatas. Karena itu penting sekali untuk mengenal Allah sejak masih muda. Janganlah pernah berpikir untuk menunda-nunda mengikuti Tuhan sampai engkau sudah dewasa atau bahkan sudah tua. Pengkhotbah mengatakan, ketika tua berarti waktu kita sudah tidak banyak lagi dan kekuatan kita sudah menurun. Ini berarti kita sudah terlambat. Maka, &#8220;Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu.&#8221;</p>
<p>Maukah engkau dari muda mempersembahkan hidupmu yang masih sehat kepada Allah, memberikan yang terbaik kepada-Nya? Allah sungguh-sungguh mengasihimu. Ia sudah menebus dosa-dosamu. Rajin-rajinlah membaca Alkitab dan buku pelajaran sekolah, sebelum matamu menjadi rabun dan sulit membaca. Bersyukurlah akan semua makanan yang disediakan orang tuamu, sebelum engkau sulit mengunyah makanan. Mari kita berikan yang terbaik kepada Allah sejak kita muda. Puji Tuhan!</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Bacalah kembali ayat 8. Di ayat itu Pengkhotbah mengingatkan kembali hidup manusia ini sementara (dalam kalimat ini kata sia-sia = sementara).</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, terima kasih karena saya masih diberikan kekuatan dan kesempatan. Saya mau menyerahkan masa muda saya di dalam tangan Tuhan. Pimpinlah hidup saya, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Setiap pagi, ketika engkau bangun tidur janganlah bermalas-malasan dan mengulur-ngulur waktu. Ingatlah bahwa hari ini adalah waktu yang masih Allah berikan kepadamu. Segeralah berdoa bersyukur kepada Allah, lalu segera mandi dan lakukan tugasmu. Bisa?</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Peringatan Kepada Israel</b></li>
<li><strong>Bertobatlah</strong></li>
<li><b>Panggilan Yesaya</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/ingatlah-penciptamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 19:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel rohani kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih By : Sekolah Minggu Kejadian 3 : 1-24 &#8220;Timtim, Vivi! PR kalian sudah selesai?&#8221; tanya Papa. &#8220;Sudah, Pa,&#8221; jawab Vivi. &#8220;Saya juga sudah,&#8221; jawab Timtim pula. &#8220;Bagaimana kalau kita lanjutkan Firman Tuhan yang kita<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="bijak kristen" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih</b></span></a></h1>
<p>By :<a title="kata motivasi kristen" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b>Kejadian 3 : 1-24</b></p>
<p><i>&#8220;Timtim</i>, <i>Vivi! PR kalian sudah selesai?&#8221; tanya Papa.</i></p>
<p><i>&#8220;Sudah, Pa,&#8221; jawab Vivi. &#8220;Saya juga sudah,&#8221; jawab Timtim pula.</i></p>
<p><i>&#8220;Bagaimana kalau kita lanjutkan Firman Tuhan yang kita bahas kemarin?&#8221; kata Papa.</i></p>
<p><i>&#8220;Hore..!&#8221; kata Timtim dan Vivi bersamaan.</i></p>
<p>Tidak lama kemudian Timtim dan Vivi duduk bersama Papa dan Mama di ruang keluarga dengan memegang Alkitab mereka.</p>
<p>&#8220;Ayo, Pa, kita mulai! Kami sudah siap,&#8221; Kata Vivi.</p>
<p>&#8220;Baiklah, Papa akan bacakan dulu ayatnya di Kejadian 3:23-24.&#8221; Papa membuka Alkitabnya, lalu membacanya. Mama, Timtim, dan Vivi mendengar dengan seksama.</p>
<p>&#8220;Ketika Adam memakan buah yang dilarang Allah ini, menunjukkan Adam tidak lagi taat pada perintah Allah dan ini disebut dosa. Akibatnya, Allah harus menjatuhkan hukuman kepada manusia akibat perbuatan mereka tersebut karena Allah adalah <b><i>Allah yang Adil.</i></b></p>
<blockquote><p><em><span style="color: #008000;"><b>Dosa telah merusak seluruh natur/hidup Adam, Hawa serta keturunannya termasuk kita,</b> karena Adam mewakili seluruh umat manusia.</span></em></p></blockquote>
<p>Perbuatan Adam telah membuat <b>seluruh diri manusia tercemar dosa. Pikiran manusia telah tercemar dosa, perasaan manusia telah tercemar dosa, </b>begitu pun dengan keinginan hati dan perbuatan manusia telah tercemar dosa.<b> Manusia tidak lagi dapat memikirkan, merasakan, menginginkan dan melakukan sesuatu yang baik, yang memuliakan Allah.</b> Yang dipikirkan dan diinginkan manusia berdosa adalah untuk kebaikan diri, bukan untuk Allah, misalnya belajar untuk mendapat nilai yang tinggi agar disebut orang pandai, jadi belajar untuk kesombongan diri. Contoh lain, kita mau memberi sesuatu kepada teman, tapi dengan imbalan agar teman menurut semua keinginan kita. Kita memberi tidak pernah dengan tulus, tapi selalu mempertimbangkan untung dan ruginya bagi diri sendiri.</p>
<p>Tahukah kalian manusia yang tercemar dosa tidak dapat lagi bersama-sama dengan Allah, karena <i>Allah adalah suci.</i> Suci artinya kudus tidak ada cacat dan tidak ada noda sedikitpun. Oleh karena itu, meskipun sangat sedih, Allah harus mengusir mereka dari taman Eden, karena manusia berdosa tidak bisa bersama dengan Allah yang Suci.<b> Dosa membuat manusia harus berpisah dengan Allah,</b> manusia tidak dapat lagi bersekutu dengan Allah, dan manusia tidak dapat lagi bergembira bersama Allah,&#8221; jelas Papa.</p>
<p>&#8220;Pa, apakah ada yang bisa menolong manusia agar dapat kembali bertemu dengan Allah?&#8221; tanya Timtim.</p>
<p>&#8220;Di dunia ini tidak ada seorang manusia pun yang dapat membawa kita kembali bersama dengan Allah, karena semua orang telah berdosa, kecuali&#8230;..,&#8221; Papa terdiam sejenak.</p>
<p>&#8220;Kecuali apa, Pa?&#8221; tanya Vivi.</p>
<p>&#8220;Kecuali <b>Allah sendiri yang dapat menolong manusia,</b> yaitu dengan cara Allah yang Suci<i> </i>turun ke dunia yang berdosa dan menjadi sama dengan manusia, untuk menyucikan manusia sehingga manusia dapat <b>kembali bersama Allah</b>,&#8221; kata Papa.</p>
<p>&#8220;Siapakah Allah yang datang ke dunia menjadi sama dengan manusia?&#8221; tanya Vivi.</p>
<p>&#8220;Dia adalah Tuhan Yesus Kristus. Dia datang ke dunia untuk menebus hidup kita yang sudah berdosa dengan cara mati di kayu salib lalu pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati dan kemudian Dia naik ke surga karena tugas-Nya untuk menggenapkan janji Allah untuk membebaskan manusia dari dosa telah selesai. Inilah tanda kasih yang paling besar yang Allah berikan, karena Allah adalah Kasih,&#8221; kata Papa.</p>
<blockquote><p>&#8220;<strong><em><span style="color: #008000;">Jadi anak-anak, ketika kita percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat, saat itu juga kita disucikan oleh Allah Roh Kudus dan menjadi anak-anak Allah sehingga kita dapat kembali bersama Allah. Sebagai anak Allah kita harus menjaga kesucian hidup kita dengan cara tidak boleh memikirkan yang jahat dan tidak boleh melakukan perbuatan yang menyedihkan hati Allah. Kita harus membenci dosa,&#8221;</span></em></strong> kata Mama.</p></blockquote>
<p>&#8220;Iya, Ma. Timtim akan selalu ingat pesan Mama,&#8221; kata Timtim.</p>
<p>&#8220;Vivi juga, Ma. Terima kasih, Pa,&#8221; kata Vivi. Lalu mereka berdoa bersama mengucap syukur atas Firman yang didengar hari itu.</p>
<p>Artikel Bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
