<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; lagu-lagu anak sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/lagu-lagu-anak-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Ayub Diuji Allah (1)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-1/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2013 12:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lagu sekolah minggu mp3]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ayub 1:1-12 Kitab Ayub mengisahkan tentang kehidupan seorang yang saleh di mata Allah. Ayub adalah nama orang itu.. Ia tinggal di tanah Us. Ayub adalah salah seorang yang terkaya pada masa itu. Pada ayat 8 kita bisa<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-1/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ayub 1:1-12</p>
<p>Kitab Ayub mengisahkan tentang kehidupan seorang yang saleh di mata Allah. Ayub adalah nama orang itu.. Ia tinggal di tanah Us. Ayub adalah salah seorang yang terkaya pada masa itu.</p>
<p>Pada ayat 8 kita bisa membaca bahwa Allah memuji-muji Ayub. Ternyata orang yang begitu baik di mata Allah sekalipun tidak diloloskan dari yang namanya ujian. Iman seseorang baru kelihatan setelah ia diuji, dan kadang ujian itu melalui banyak kesulitan dan masalah.</p>
<p>Allah izinkan ujian datang kepada Ayub. Allah pun akan izinkan kita mengalami ujian. Ujian berasal dari Allah dengan tujuan supaya iman kita bertumbuh. Tetapi, di dalam suatu kejadian yang merupakan ujian bagi kita, setan pun ingin mencoba kita. Dan tujuan setan adalah menghancurkan iman kita. Jadi, ketika engkau berada dalam situasi yang sulit-baik itu kesulitan keuangan atau kesulitan keluargamu yang lain-ingatlah bahwa mata Allah tidak pernah lepas darimu. Ia sedang memberimu kesempatan agar imanmu dilatih. Ia ingin imanmu menjadi semakin kuat. Ia ingin engkau semakin mengenal-Nya sebagai Allah yang engkau percayai.</p>
<p>Begitu juga yang dialami Ayub. Setan memakai cara-cara untuk menghabiskan seluruh milik Ayub supaya Ayub marah-marah kepada Allah. Namun, dalam keadaan seperti ini biarlah iman kita tidak menjadi goyah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah pujian Allah kepada Ayub? (ay.8)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, peliharalah iman saya agar dalam kesulitan apa pun saya tidak ngomel-ngomel kepada Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Jika engkau sedang mengalami kesulitan, ingatlah dua hal: pertama, Allah sedang memberi kesempatan kepadamu untuk diuji agar imanmu bertumbuh. Kedua, setan juga sedang mencobai engkau agar engkau marah-marah kepada Allah. Maka, berdoalah senantiasa kepada Tuhan.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Ayub Diuji Allah (2)</b></li>
<li><b>Ayub Diuji Allah (3)</b></li>
<li><b>Kesedihan Ayub</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali Moravian Brethren</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2013 03:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1727 Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali Moravian Brethren By Sekolah Minggu Ini hanyalah kebaktian pengukuhan bagi dua orang gadis. Para Moravian Brethren yang tinggal di pertanahan Pangeran Nicolaus von Zinzendorf mengadakan pertemuan seperti biasa pada tanggal 13 Agustus 1727.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1727 Kebangunan Rohani di Herrnhut Mengawali <i>Moravian Brethren</i></b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Herrnhut.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-275" alt="Herrnhut" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Herrnhut-300x195.jpg" width="300" height="195" /></a>Ini hanyalah kebaktian pengukuhan bagi dua orang gadis. Para Moravian Brethren yang tinggal di pertanahan Pangeran Nicolaus von Zinzendorf mengadakan pertemuan seperti biasa pada tanggal 13 Agustus 1727. Namun, gelora spiritual telah berkobar sejak beberapa minggu sebelumnya. Selama itu pula telah berlangsung doa semalam suntuk, pengakuan dosa, pemahaman Alkitab dengan sungguh-sungguh dan pengharapan.</p>
<p>Semuanya meledak pada hari itu. Setelah berkat pengukuhan dinyatakan kepada kedua gadis tersebut, gereja itu pun dilanda keharuan yang dahsyat. Ada yang menangis, ada yang menyanyi, banyak yang berdoa. Tidak ada keraguan di benak mereka tentang apa yang sedang terjadi. Mereka sedang dilawat Roh Allah. Mereka telah mendirikan sebuah &#8220;badan&#8221; di sini, di Herrnhut, namun saat itu mereka adalah satu dalam roh.</p>
<p>Keadaan tidak selalu menyenangkan bagi orang-orang Moravian. Sebagian besar yang ada di sana ialah orang-orang pelarian dari tempat lain karena penganiayaan. Mereka adalah keturunan spiritual Yohanes Hus &#8211; bukan Katolik, bukan Lutheran, bukan Calvinis. Tak ada tempat lagi bagi mereka di dunia ini; bahkan pemimpin besarnya yang  terkenal karena keilmuwannya, Jan Amos Comenius, tidak dapat mencarikan tempat bagi mereka. Maka mereka pun bubar.</p>
<p>Pengumpulan kembali berawal pada tahun 1722, ketika Christian David muncul di depan pintu tempat kediaman Pangeran Zinzendorf di Dresden. Zinzendorf adalah Lutheran yang saleh dari keluarga kaya, dan ia sangat berminat melayani Tuhan dengan kemampuannya. Sebenarnya ia pernah berpikir untuk mewujudkan sebuah komunitas yang akan mempraktikkan kesucian kristiani. Sekarang, berdiri pula seorang Moravian di ambang pintunya, dengan permintaan agar kelompok tertindasnya itu dapat tinggal di pertanahan Zinzendorf. Pangeran tersebut mengizinkannya.</p>
<p>Ketika Zinzendorf berkenalan dengan para tamunya, ia merasakan persaudaraan spiritual. Ia mengundang para Moravian lain ke komuniatas baru ini dan mulai mendirikan sekolah serta kedai. Tempat itu dinamakan Herrnhut yang artinya, &#8220;penjagaan Tuhan&#8221;. Apakah mereka berjaga-jaga akan Tuhan atau mereka dijagai Tuhan? Kedua-duanya.</p>
<p>Sekitar tahun 1725, ada sembilan puluh Moravian di Herrnhut. Menjelang tahun berikutnya, ada 300. Tetapi bersamaan dengan pertumbuhannya datang juga masalah. Para pengungsi datang dari berbagai tempat dan berbicara dengan bahasa yang berbeda. Tentunya kesulitan ekonomi tak terelakkan karena para penghuni baru itu mulai melanjutkan pekerjaan lama mereka. Komunitas itu mencakup juga para Lutheran dan Moravian. Jadi, pertengkaran tentang liturgi gereja pun muncul. Seorang guru yang bermukim di sana adalah orang yang telah diusir dari Gereja Lutheran karena ajaran sesatnya, dan  karenanya ia sangat marah. Tentu saja kemarahannya ditujukan kepada Lutheran terkemuka di komunitas tersebut, Zinzendorf. Guru itu berjalan mengelilingi kota dengan berteriak bahwa pangeran tersebut adalah &#8220;binatang&#8221; yang ada dalam Wahyu. Akhirnya orang tersebut menjadi gila.</p>
<p>Khawatir bahwa komunitas tersebut akan berantakan, Zinzendorf memutuskan untuk menerapkan kepemimpinan. Ia berpindah dari istananya ke komunitas itu sendiri dan mulai mengunjungi anggota-anggotanya. Ia menetapkan berbagai peraturan bagi kehidupan komunitas, yang semuanya disetujui. Komunitas tersebut memilih para penatua untuk memimpin mereka. Karya sosial diterapkan, dan kelompok-kelompok kecil dibentuk bagi pertumbuhan rohani.</p>
<p>Pada musim panas tahun 1727, perbedaan-perbedaan sepele mulai memudar. Komunitas tersebut telah bersatu, terfokus, dan kebaktian pada tanggal 13 Agustus itulah yang membuktikannya.</p>
<p>Dalam gelora spiritual ini, berdoa dua puluh empat jam sehari telah ditetapkan. Hal ini berlanjut lebih dari satu abad. Kebaktian-kebaktian Kristen di tempat-tempat lain dijelajahi. Hubungan dengan para Moravian di seluruh dunia diadakan, dan mereka mengembangkan sistem yang melibatkan kebersamaan dan korespondensi. Para pemimpin dilatih mengunjungi kelompok-kelompok lain, dan mengadakan <i>sharing</i> dengan mereka tentang apa yang sedang berlangsung di Herrnhut.</p>
<p>Pada tahun 1732, para Moravian berkembang ke dalam misi-misi di luar negeri dengan mengirimkan Leonard Dober dan David Nitshmann ke Hindia Barat. Pada tahun berikutnya, tiga misionaris Moravian pergi ke Greenland. Pada tahun 1734, beberapa yang lainnya pergi ke Lapland dan Georgia, dan 17 relawan bergabung dengan Dober di St. Thomas. Menjelang 1742, lebih dari 70 Moravian meninggalkan komunitas Herrnhut yang terdiri dari 600 orang, untuk pelayanan misi. Ladang misi tersebut mencakup Suriname, Afrika Selatan, Guyana, Aljazair, Sri Langka dan Rumania.</p>
<p>Zinzendorf, sementara itu, berupaya mendirikan basis yang sah bagi Gereja Moravian  di Saxony. Dalam penyelidikannya, ia menemukan konstitusi kuno bagi <i>Unitas Fratrum</i>, asal Gereja Moravian. Ini menunjukkan bahwa para Moravian mempunyai pendahulu historis sama seperti kaum Lutheran, dan itu harus diberi pengakuan. Tetapi, musuh-musuh Zinzendorf menyebabkan dia terbuang dari Saxony pada tahun 1736. Ini mengawali kurun waktu perjalanan bagi sang pangeran dan pemimpin Moravian lainnya. Perjalanan tersebut membawanya ke Amerika tempat ia mendirikan Betlehem, Pennyslvania, sebagai basis karya misinya di antara para Indian. Di kemudian hari ia menjadikan London sebagai pusat kegiatan Moravian.</p>
<p>Menjelang kematiannya pada tahun 1760, 226 misionaris dikirim keluar oleh para Moravian. Mereka telah membaptis lebih dari 3.000 orang yang bertobat . Ketika ia sekarat, Zinzendorf berkomentar kepada rekannya, &#8220;Sungguh suatu khalifah hebat dari gereja kita yang mengelilingi Anak Domba itu!&#8221; Hal itu memang benar sampai hari ini.</p>
<p>Gereja Brethren berlanjut hingga hari ini, namun warisannya dapat juga dilihat pada dominasi lain. John Wesley sangat dipengaruhi kaum Moravian dan menggabungkan beberapa perhatian mereka pada gerakan Methodis. William Carey, yang dihormati sebagai orang yang merintis gerakan misi Protestan modern, sesungguhnya mengikuti jejak para misionaris Moravian. &#8220;Lihatlah apa yang telah dilakukan para Moravian ini,&#8221; tuturnya pada suatu kesempatan. &#8220;Apakah kita tidak dapat mengikuti contoh mereka dalam kepatuhan kepada Guru Surgawi kita, pergi ke tengah-tengah dunia dan mengabarkan Injil kepada orang-orang kafir?&#8221;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-di-herrnhut-mengawali-moravian-brethren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2013 12:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama By Sekolah Minggu Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</b></span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-154" alt="Paus Urbanus II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif" width="196" height="196" /></a>Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan pastoral, pernikahan dilangsungkan di Gereja, dan orang sekarat menerima ritual gereja terakhir &#8211; namun Eropa tidak memperlihatkan diri sebagai Kerajaan Allah. Pertikaian selalu bermunculan di antara pangeran-pangeran Kristen, dan peperangan antara para bangsawan yang haus tanah membuat rakyat menderita.</p>
<p>Pada tahun 1088, seorang Perancis bernama Urbanus II menjadi Paus. Kepausannya itu ditandai dengan pertikaian dengan raja Jerman, Henry IV &#8211; kelanjutan kebijakan pembaruan oleh Gregorius VIII yang tidak menghasilkan apa-apa. Paus yang baru ini tidak ingin meneruskan pertikaian ini. Tetepi ia ingin menyatukan semua kerajaan Kristen. Ketika Kaisar Alexis dari Konstantinopel meminta bantuan Paus melawan ornag-orang Muslim Turki, Urbanus melihat bahwa adanya musuh bersama ini akan membantu mencapai tujuannya.</p>
<p>Tidak masalah meskipun Paus telah mengucilkan patriakh Konstantinopel, serta Katolik dan Kristen Ortodoks Timur tidak lagi merupakan satu gereja. Urbanus mencari jalan untuk menguasai Timur, sementara ia menemukan cara pengalihan bagi para pangeran Barat yang bertengkar terus.</p>
<p>Pada tahun 1095 Urbanus mengadakan konsili Clermont. Di sana ia menyampaikan khotbahnya yang menggerakkan: &#8220;Telah tersebar sebuah cerita mengerikan&#8230; sebuah golongan terkutuk yang sama sekali diasingkan Allah&#8230; telah menyerang tanah (negara) orang Kristen dan memerangi penduduk setempat dengan pedang, menjarah dan membakar.&#8221; Ia berseru: &#8220;Pisahkanlah daerah itu dari tangan bangsa yang jahat itu dan jadikanlah sebagai milikmu.&#8221;</p>
<p><i>&#8220;Deus vult! Deus vult! </i>(Allah menghendakinya),&#8221; teriak para peserta. Ungkapan itu telah menjadi slogan perang pasukan Perang Salib. Ketika para utusan Paus melintasi Eropa, merekrut para kesatria untuk pergi ke Palestina, mereka mendapatkan respon antusias dari pejuang-pejuang Perancis dan Italia. Banyak di antaranya tersentak karena tujuan agamawi, tetapi tidak diragukan juga bahwa yang lain berangkat untuk keuntungan ekonomi. Ada juga yang ingin berpetualang merampas kembali tanah peziarahan di Palestina, yang telah jatuh ke tangan muslim.</p>
<p>Mungkin para pejuang tersebut merasa bahwa membunuh seorang musuh non-Kristen adalah kebajikan. Membabat orang-orang kafir yang telah merampas tanah suci orang Kristen tampaknya seperti tindakan melayani Allah.</p>
<p>Untuk mendorong tentara Perang Salib, Urbanus dan para paus yang mengikutinya menekankan &#8220;keuntungan&#8221; spiritual dari perang melawan orang-orang Muslim itu. Dari sebuah halaman Alquran, Urbanus meyakinkan para pejuang itu bahwa dengan melakukan perbuatan ini, mereka akan langsung masuk surga, atau sekurang-kurangnya dapat memperpendek waktu di <i>purgatory. </i></p>
<p>Dalam perjalanannya menuju tanah suci, para tentara Perang Salib berhenti di Konstantinopel. Selama mereka ada di sana, hanya satu hal yang ditunjukkan: Persatuan antara Timur dan Barat masih mustahil. Sang kaisar melihat para prajurit yang berpakaian besi itu sebagai ancaman bagi takhtanya. Ketika para tentara Perang Salib mengetahui bahwa Alexis telah membuat perjanjian dengan orang-orang Turki, mereka merasakan bahwa &#8220;pengkhianat&#8221; ini telah menggagalkan bagian pertama misi mereka: menghalau orang-orang Turki dari Konstantinopel.</p>
<p>Dengan bekal dari kaisar, pasukan tersebut melanjutkan perjalanannya ke selatan dan timur, menduduki kota-kota Antiokhia dan Yerusalem. Banjir darah mengikuti kemenangan mereka di Kota Suci itu. Taktik para tentara Perang Salib ialah &#8220;tidak membawa tawanan&#8221;. Seorang pengamat yang merestui tindakan tersebut menulis bahwa para prajurit &#8220;menunggang kuda mereka dalam darah yang tingginya mencapai tali kekang kuda&#8221;.</p>
<p>Setelah mendirikan kerajaan Latin di Yerusalem, dan dengan mengangkat Godfrey dari Bouillon sebagai penguasanya, mereka berubah sikap, dari penyerangan ke pertahanan. Mereka mulai membangun benteng-benteng baru, yang hingga kini, sebagian darinya masih terlihat.</p>
<p>Pada tahun-tahun berikutnya, terbentuklah ordo-ordo baru yang bersifat setengah militer dan setengah keagamaan. Ordo paling terkenal adalah Ordo Bait Allah (<i>Knight Templars</i>) dan Ordo Rumah Sakit <i>(Knight Hospitalers</i>). Meski pun pada awalnya dibentuk untuk membantu para tentara Perang Salib, mereka menjadi organisasi militer yang tangguh dalam pendiriannya sendiri.</p>
<p>Perang Salib pertama merupakan yang paling sukses. Meskipun agak dramatis dan bersemangat, berbagai upaya kemiliteran ini tidak menahan orang-orang Muslim secara efektif. Pada tahun 1291, pasukan Muslim menduduki kota Acre, yang secara efektif mengakhiri Perang Salib.</p>
<p>Dalam banyak hal, Perang Salib telah meninggalkan warisan negatif. Hubungan yang rusak antara gereja-gereja Timur dan Barat, dan kekejaman para tentara Perang Salib hanya membuat musuh-musuh mereka lebih fanatik. Ditambah lagi, semua pelajaran yang diterima selama peperangan, telah menjadi bagian dari strategi mereka untuk diterapkan dalam pertempuran melawan orang-orang Kristen lain.</p>
<p>Tanggapan yang ditujukan pada panggilan Urbanus, meningkatkan kuaas kepausan. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah besar prajurit yang bersedia mati demi imannya, perbuatan yang tidak dapat diremehkan oleh pangeran mana pun.</p>
<p>Pergumulan kekuasaan antara Gereja dan negara belum usai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepala Yang Tertunduk</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 16:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu buddhis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Kepala Yang Tertunduk By : Sekolah Minggu Tanggal 2 April 2010 kita memperingati Jumat Agung. Jumat Agung adalah hari untuk kita mengingat kematian Tuhan Yesus di Golgota. Himne ini adalah salah satu himne yang sering dinyanyikan dalam peringatan Jumat Agung.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="acara paskah sekolah minggu" href="http://http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Kepala Yang Tertunduk</b></span></a><b></b></h1>
<p><b>By : <a title="kuis alkitab sekolah minggu" href=" http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></b></p>
<p><i>Tanggal 2 April 2010 kita memperingati Jumat Agung. Jumat Agung adalah hari untuk kita mengingat kematian Tuhan Yesus di Golgota. Himne ini adalah salah satu himne yang sering dinyanyikan dalam peringatan Jumat Agung.</i></p>
<p>Teks dalam himne ini diambil dari puisi Latin yang kemungkinan besar ditulis oleh seorang biarawan, Bernard de Clairvaux, pada sekitar abad ke-12. Puisi Latin itu berjudul <i>Salve mundi saluture</i> yang terdiri dari 7 bagian. Tiap bagiannya menggambarkan tiap anggota tubuh Tuhan Yesus yang menderita saat disalibkan, yaitu: kakinya, lutut, tangan, pinggang, dada, jantung, dan wajah. Nah, himne ini diambil dari bagian ketujuh, <i>Salve caput crucetatum, </i>yaitu berfokus pada wajah Tuhan Yesus yang menderita.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #800080;">Paul Gerhardt adalah orang yang menerjemahkan puisi Latin ini menjadi himne berbahasa Jerman, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh James Waddel Alexander, seorang hamba Tuhan di New York.</span></em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #800080;">Musiknya ditulis oleh Hans Leo Hassler pada tahun 1600-an. Sebenarnya, musik ini diciptakan untuk lagu tentang cinta, namun pada tahun 1656, musik ini ternyata cocok dengan versi Jerman himne ini. Kemudian, seorang musikus handal, Bach, mengubah melodinya dan memakainya 5 kali dalam St. Matthew Passion dan pada pembuka dan penutup Christmas Oratorio.</span></em></strong></p>
</blockquote>
<p>Bait pertama himne ini menggambarkan penderitaan yang ditanggung Tuhan Yesus di atas kayu salib. Raja segala raja itu memang memakai mahkota, tetapi bukan mahkota yang penuh berlian. Yang dikenakan kepadanya adalah mahkota berduri. Bait kedua menyatakan bahwa penderitaan yang ditanggung Tuhan Yesus itu adalah untuk menebus dosa kita semua. Bait ketiga menceritakan hati kita yang bersyukur sampai tidak bisa mengatakan apa-apa, dan juga menceritakan keinginan hati kita untuk setia dan mengasihi Tuhan sampai selama-lamanya.</p>
<p>Quiz</p>
<p>Isilah Titik-titik di bawah ini</p>
<p>1.<em><span style="color: #008000;"> <strong>Siapakah yang menciptakan puisi Latin Salve mundi salutare dan apa isi puisi Latin itu?</strong></span></em></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>2.<strong><em><span style="color: #008000;"> Siapakah yang menerjemahkan himne ini menjadi bahasa Jerman dan Inggris?</span></em></strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>3. <strong><em><span style="color: #008000;">Ceritakan kembali isi dari 3 bait himne ini kepada 3 orang temanmu!</span></em></strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kepala-yang-tertunduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
