<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; lirik lagu natal sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/lirik-lagu-natal-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Elia Diutus Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2013 05:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 1 Raja-raja 18:16-19 Untuk beberapa lama Allah mempersiapkan Elia untuk suatu tugas yang ebsar dan berat. Kemudian tibalah saatnya Allah mengutus Elia untuk bertemu dengan Ahab. Pengutusan seperti itu sangat berat. Mengapa demikian? Mari kita baca ayat<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>1 Raja-raja 18:16-19</p>
<p>Untuk beberapa lama Allah mempersiapkan Elia untuk suatu tugas yang ebsar dan berat. Kemudian tibalah saatnya Allah mengutus Elia untuk bertemu dengan Ahab. Pengutusan seperti itu sangat berat. Mengapa demikian? Mari kita baca ayat 8-10. Ternyata Raja Ahab juga sudah mencari-cari Elia ke seluruh pelosok negeri. Ia menuduh Elia sebagai penyebab semua kekeringan yang terjadi di negeri itu. Sebelumnya Elia telah menyampaikan firman Allah bahwa akan ada kekeringan, dan kekeringan itu sungguh-sungguh terjadi, melanda seluruh negeri dengan hebatnya.</p>
<p>Kekeringan dan kesengsaraan yang diakibatkannya sebenarnya adalah hukuman Allah atas kejahatan yang diperbuat Ahab. Ahab telah menarik seluruh bangsa Israel untuk beribadah kepada Baal, ilah palsu. Namun Ahab tidak sadar akan kesalahannya itu. Ahab juga tidak sadar bahwa Baal ternyata tidak bisa berbuat apa-apa ketika menghadapi Allah. Padahal Baal adalah dewa cuaca yang dianggap berkuasa mendatangkan hujan.</p>
<p>Lalu Allah menyuruh Elia untuk menantang semua nabi Baal di atas gunung Karmel dan agar seluruh Israel berkumpul menyaksikan bahwa Allah itu hidup dan hanya Dia yang layak disembah. Nah, waktu Elia berhadapan dengan Ahab, ia diberikan keberanian untuk menyatakan firman Allah karena Allah sudah mempersiapkan ia sebelumnya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah yang Elia katakan kepada Ahab? (ay.19)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya juga mau dengan ebrani menyatakan kebenaran Tuhan. Tolonglah persiapkan diri saya dan saya rela dibentuk oleh Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Mintalah keberanian dari Allah agar engkau bisa menyatakan kebenaran di mana pun dan dalam situasi apa pun sesuai dengan pimpinan Allah. Maukah engkau?</p>
<ul>
<li><b>Elia Di Gunung Karmel (1) </b></li>
<li><b>Elia Di Gunung Karmel (2)</b></li>
<li><b>Elia Di Gunung Horeb</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coba Pikirkan!  APA SIH ARTINYA BERTOBAT?</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-apa-sih-artinya-bertobat/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-apa-sih-artinya-bertobat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 16:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu rohani sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[liturgi natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1021</guid>
		<description><![CDATA[Coba Pikirkan!  APA SIH ARTINYA BERTOBAT? By : Sekolah Minggu Beberapa temanmu memberikan jawaban seperti ini: 1. Mengakui dan meminta ampun kepada Tuhan atas kesalahan kita dan tidak mengulanginya lagi.  Ivy Averin- 2. Berjanji untuk tidak melakukan kesalahan lagi pada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-apa-sih-artinya-bertobat/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="coba-pikirkan-…tinya-bertobat/" href="http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-…tinya-bertobat/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Coba Pikirkan!  APA SIH ARTINYA BERTOBAT?</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="coba-pikirkan-…tinya-bertobat/" href="http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-…tinya-bertobat/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Beberapa temanmu memberikan jawaban seperti ini:</p>
<p>1. Mengakui dan meminta ampun kepada Tuhan atas kesalahan kita dan tidak mengulanginya lagi.  Ivy Averin-</p>
<p>2. Berjanji untuk tidak melakukan kesalahan lagi pada Allah.   &#8211; Sena -</p>
<p>3. Tidak ulangi lagi berbuat salah.  &#8211; Sabrina -</p>
<p>4. Meminta maaf kepada Tuhan atas kesalahanmu. Berbuat baik setelah meminta maaf kepada Tuhan. Melupakan semua dosa.  &#8211; Reika -</p>
<p>5. Meminta maaf dari Tuhan, mengakui dosa kepada Tuhan, tidak berbuat dosa lagi.</p>
<p>- Timothy -</p>
<p>Apakah kamu mau memberikan pendapat juga? Di dalam kotak di bawah ini ada pertanyaan lain. Kamu boleh kirimkan jawabannya ke Redaksi majalah KiTa. Jawabanmu itu adalah pendapatmu sendiri yang dapat menjadi berkat bagi pembaca yang lain, ya.</p>
<p>Boleh tidak bolos Sekolah Minggu?</p>
<p>Coba jelaskan jawabanmu&#8230;</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/coba-pikirkan-apa-sih-artinya-bertobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tertolong</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tertolong/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tertolong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 17:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Tertolong By : Sekolah Minggu Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.Dia menunggu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tertolong/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="cerita anak-anak sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Tertolong</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="panggung boneka sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><i>Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.</i>Dia menunggu sampai semua penghuni Taman Idaman tertidur. Menjelang pagi ia menaburkan serbuk putih itu di taman itu dan segera pergi.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg"><img class="wp-image-748 alignleft" alt="anjing" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg" width="245" height="205" /></a></p>
<p>Broni mencium bau si Belang dan suatu bau yang lain. Dia membuka matanya sedikit, tetapi tak melihat Belang. Baru saja Broni memejamkan matanya lagi Semut Hitam berbisik padanya.</p>
<p>&#8220;Broni, tadi si Belang menaburkan serbuk putih. Aku melihatnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Waff&#8230;, serbuk putih? Ya, aku mencium suatu bau aneh.&#8221; Broni segera bangkit dan mengendus-endus rumput.</p>
<p>&#8220;Haaatchiii!&#8221; Broni bersin. Teman-temannya terbangun.</p>
<p>&#8220;Ada apa, Broni? Kamu sakit?&#8221; tanya Kuring.</p>
<p>&#8220;Tidak. Belang menaburkan serbuk putih. Aku mencoba mencium baunya,&#8221; kata Broni. &#8220;Waff, waff&#8230;bau seperti ini seingatku ada di dapurku waktu orang masak.&#8221;</p>
<p>&#8220;Rasanya pedas,&#8221; kata Senili setelah menjilat serbuk yang ada di rumput itu.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak salah namanya lada,&#8221; kata Semut Hitam.</p>
<p>&#8220;Oooh&#8230;begitu,&#8221; kata Broni. &#8220;Kita bersihkan saja taman ini. Ayo, semua ikut bekerja! Waff!&#8221;</p>
<p>Ketika matahari sudah bersinar terang. Belang masuk ke sebuah rumah lain dan langsung ke dapur.</p>
<p>&#8220;Hmmm, sedapnya,&#8221; Belang menghirup bau daging goreng. Tanpa berpikir lagi dia segera mengambil sepotong dan lari keluar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk..huk.huk&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Gukguk&#8230;guk&#8230;grrr&#8230;.&#8221; Tiga ekor anjing mengejarnya.</p>
<p>Belang melompat ke pagar dan melompat lagi keluar. Ia berjalan tenang. Tetapi tiba-tiba seekor anjing hitam dan besar telah berada di samping kirinya.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;!&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;,&#8221; seekor lagi di sebelah kanannya. Ketika dia menengok ke belakang dilihatnya anjing yang terbesar menyeringai.</p>
<p>Belang bergerak ingin lari. Tetapi kedua anjing di kiri dan kanannya mencegatnya. Ketiganya mendekat dan menyerbu Belang. Belang berusaha menghindar. Dia melemparkan daging goreng itu. Tetapi ketiga anjing itu tidak berhenti menyerangnya.</p>
<p>&#8220;Ngeooong!&#8221; satu kaki Belang kena gigitan anjing.</p>
<p>Pada saat itu Pipit sedang terbang ke Taman Idaman. Dia melihat Belang sedang diserbu anjing-anjing itu.</p>
<p>&#8220;Kasihan sekali si Belang. Aku harus memberitahu si Broni. Pasti dia mau menolong Belang,&#8221; Pipit iba hatinya.</p>
<p>Tetapi tidak semua penghuni taman setuju untuk menolong Belang.</p>
<p>&#8220;Dia jahat, dia berusaha meracuni kita,&#8221; kata Tuna.</p>
<p>&#8220;Belang berbuat jahat kan sudah biasa,&#8221; kata Kuring. &#8220;Lagi pula yang dia tabur bukan racun. Apa salahnya kita menolong dia?&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar, siapa tau dengan begitu dia tidak berbuat jahat lagi pada kita,&#8221; sambung Senili.</p>
<p>Broni diam mendengarkan pendapat teman-temannya.</p>
<p>Sementara itu Bee melihat juga Belang dan anjing-anjing yang menyerangnya itu dalam perjalanannya ke taman. Bee berusaha menghambat anjing-anjing itu dengan berputar-putar di atas kepala mereka. Bee berhasil. Anjing-anjing itu terganggu dan Belang pun lari menuju Taman Idaman. Tetapi karena kakinya sakit dia tidak bisa berlari terlalu cepat. Ketiga anjing itu mengejar Belang.</p>
<p>&#8220;Heh&#8230;heh&#8230;,&#8221; Broni, izinkan aku masuk sebentar saja&#8230;heh&#8230;,&#8221; Belang tersengal-sengal kehabisan napas.</p>
<p>&#8220;Masuklah!&#8221; seru Broni sambil berjalan ke pagar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;grrr&#8230;guk&#8230;guk!&#8221; ketiga anjing itu sampai di depan pagar. Seekor di antara mereka melompat ke dalam.</p>
<p>&#8220;Waff, sebaiknya kamu keluar!&#8221; Kata Broni pada anjing itu. &#8220;Jangan ganggu taman ini!&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak bisa! Kecuali kamu juga keluar!&#8221; kata anjing itu. &#8220;Kalau tidak, taman ini akan kami hancurkan!&#8221;</p>
<p>Tanpa bicara satu kata pun lagi, Broni melompat keluar pagar menghadapi ketiga ekor anjing hitam dan besar-besar itu. Broni bertarung dengan segenap tenaga.</p>
<p>Teman-temannya tetap diam. Tetap ada yang mulai gemetar, ada yang memalingkan mukanya, ada pula yang memejamkan matanya tidak tahan melihat pertempuran tiga lawan satu itu. Semuanya sangat cemas mengkhawatirkan Broni.</p>
<p>Akhirnya Broni berhasil mengalahkan ketiga ekor anjing itu. Mereka kehabisan napas  dan berlari pulang. Broni melompat masuk ke dalam taman.</p>
<p>&#8220;Broni berhasil!&#8221; seru Bee</p>
<p>&#8220;Kupingnya luka,&#8221; bisik Senili.</p>
<p>&#8220;Dahinya juga berdarah&#8230;.,&#8221; bisik Kuring.</p>
<p>Belang berjalan terpincang-pincang menghampiri Broni dan tertunduk di hadapannya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, Broni. Terima kasih, teman-teman semua. Aku janji tidak akan berbuat jahat lagi,&#8221; Belang berjanji.</p>
<p>Kemudian Belang membantu para penghuni Taman Idaman membersihkan taman itu dari serbuk lada yang telah disebarkannya.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tertolong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
