<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; pemimpin kristen</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/pemimpin-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Segala Sesuatu Ada Waktunya</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/segala-sesuatu-ada-waktunya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/segala-sesuatu-ada-waktunya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2013 09:17:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[kotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Pengkhotbah 3:1-14 Kitab Pengkhotbah mengatakan bahwa segala sesuatu di dalam dunia yang sementara ini ada waktunya. Maksudnya, keadaan kita tidak mungkin sama terus menerus. Ada kalanya kita mengalami saat senang, dan ada kalanya susah. Ini bukan berarti<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/segala-sesuatu-ada-waktunya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Pengkhotbah 3:1-14</p>
<p>Kitab Pengkhotbah mengatakan bahwa segala sesuatu di dalam dunia yang sementara ini ada waktunya. Maksudnya, keadaan kita tidak mungkin sama terus menerus. Ada kalanya kita mengalami saat senang, dan ada kalanya susah. Ini bukan berarti Allah tidak berkuasa atau sengaja membuat kita susah. Kesusahan dipakai Allah untuk melatih kita agar menghargai setiap kesempatan yang diberikan-Nya.</p>
<p>Dalam bahasa Yunani ada dua kata untuk menunjukkan kata waktu. Pertama, kronos, yaitu waktu yang sedang berlangsung, jam terus berganti jam dan hari terus berganti hari.</p>
<p>Yang kedua, kairos, yaitu, waktu-waktu khusus dalam kehidupan kita yang tidak mungkin terulang lagi. Saat kita dilahirkan, saat kita lulus sekolah, dan juga saat terpenting  ketika kita percaya Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, itulah kairos.</p>
<p>Allah menciptakan manusia dengan kemampuan untuk mengingat masa yang lampau dan berharap akan masa yang akan datang. Dicatat dalam ayat 11 bahwa Allah akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya.</p>
<p>Dalam ayat itu dicatat juga bahwa Allah memberikan kekekalan dalam hati manusia. Itu berarti dalam hati manusia merindukan hal-hal tertentu yang dapat berlangsung terus dan tidak pernah berhenti selama-lamanya. Itu juga berarti bahwa hati manusia tidak pernah bisa diisi dengan hal yang sementara.</p>
<p>Maukah kamu mengisi hatimu dengan firman Tuhan yang kekal?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Allah-lah yang mengatur masa dan waktu. Allah juga memberikan anugerah dan kesempatan kepada manusia untuk menikmati semua pengaturan Allah. Apakah tujuan semuanya ini? (ay.14)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, terima kasih untuk waktu senang dan susah di dalam hidup saya, sehingga saya boleh selalu bersyukur dan bergantung kepada Engkau saja. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Ketika engkau senang, ingatlah bahwa untuk menikmati saat senang adalah anugerah Allah. Ketika engkau susah, ingatlah bahwa itulah saat Allah melatih iman dan pengharapanmu.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Ingatlah Penciptamu</b></li>
<li><b>Peringatan Kepada Israel</b></li>
<li><strong>Bertobatlah</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/segala-sesuatu-ada-waktunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 19:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel rohani kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih By : Sekolah Minggu Kejadian 3 : 1-24 &#8220;Timtim, Vivi! PR kalian sudah selesai?&#8221; tanya Papa. &#8220;Sudah, Pa,&#8221; jawab Vivi. &#8220;Saya juga sudah,&#8221; jawab Timtim pula. &#8220;Bagaimana kalau kita lanjutkan Firman Tuhan yang kita<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="bijak kristen" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Allah Adalah Adil, Suci, dan Kasih</b></span></a></h1>
<p>By :<a title="kata motivasi kristen" href=" http://sekolahminggu.com/william-carey-…asa-misionaris/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b>Kejadian 3 : 1-24</b></p>
<p><i>&#8220;Timtim</i>, <i>Vivi! PR kalian sudah selesai?&#8221; tanya Papa.</i></p>
<p><i>&#8220;Sudah, Pa,&#8221; jawab Vivi. &#8220;Saya juga sudah,&#8221; jawab Timtim pula.</i></p>
<p><i>&#8220;Bagaimana kalau kita lanjutkan Firman Tuhan yang kita bahas kemarin?&#8221; kata Papa.</i></p>
<p><i>&#8220;Hore..!&#8221; kata Timtim dan Vivi bersamaan.</i></p>
<p>Tidak lama kemudian Timtim dan Vivi duduk bersama Papa dan Mama di ruang keluarga dengan memegang Alkitab mereka.</p>
<p>&#8220;Ayo, Pa, kita mulai! Kami sudah siap,&#8221; Kata Vivi.</p>
<p>&#8220;Baiklah, Papa akan bacakan dulu ayatnya di Kejadian 3:23-24.&#8221; Papa membuka Alkitabnya, lalu membacanya. Mama, Timtim, dan Vivi mendengar dengan seksama.</p>
<p>&#8220;Ketika Adam memakan buah yang dilarang Allah ini, menunjukkan Adam tidak lagi taat pada perintah Allah dan ini disebut dosa. Akibatnya, Allah harus menjatuhkan hukuman kepada manusia akibat perbuatan mereka tersebut karena Allah adalah <b><i>Allah yang Adil.</i></b></p>
<blockquote><p><em><span style="color: #008000;"><b>Dosa telah merusak seluruh natur/hidup Adam, Hawa serta keturunannya termasuk kita,</b> karena Adam mewakili seluruh umat manusia.</span></em></p></blockquote>
<p>Perbuatan Adam telah membuat <b>seluruh diri manusia tercemar dosa. Pikiran manusia telah tercemar dosa, perasaan manusia telah tercemar dosa, </b>begitu pun dengan keinginan hati dan perbuatan manusia telah tercemar dosa.<b> Manusia tidak lagi dapat memikirkan, merasakan, menginginkan dan melakukan sesuatu yang baik, yang memuliakan Allah.</b> Yang dipikirkan dan diinginkan manusia berdosa adalah untuk kebaikan diri, bukan untuk Allah, misalnya belajar untuk mendapat nilai yang tinggi agar disebut orang pandai, jadi belajar untuk kesombongan diri. Contoh lain, kita mau memberi sesuatu kepada teman, tapi dengan imbalan agar teman menurut semua keinginan kita. Kita memberi tidak pernah dengan tulus, tapi selalu mempertimbangkan untung dan ruginya bagi diri sendiri.</p>
<p>Tahukah kalian manusia yang tercemar dosa tidak dapat lagi bersama-sama dengan Allah, karena <i>Allah adalah suci.</i> Suci artinya kudus tidak ada cacat dan tidak ada noda sedikitpun. Oleh karena itu, meskipun sangat sedih, Allah harus mengusir mereka dari taman Eden, karena manusia berdosa tidak bisa bersama dengan Allah yang Suci.<b> Dosa membuat manusia harus berpisah dengan Allah,</b> manusia tidak dapat lagi bersekutu dengan Allah, dan manusia tidak dapat lagi bergembira bersama Allah,&#8221; jelas Papa.</p>
<p>&#8220;Pa, apakah ada yang bisa menolong manusia agar dapat kembali bertemu dengan Allah?&#8221; tanya Timtim.</p>
<p>&#8220;Di dunia ini tidak ada seorang manusia pun yang dapat membawa kita kembali bersama dengan Allah, karena semua orang telah berdosa, kecuali&#8230;..,&#8221; Papa terdiam sejenak.</p>
<p>&#8220;Kecuali apa, Pa?&#8221; tanya Vivi.</p>
<p>&#8220;Kecuali <b>Allah sendiri yang dapat menolong manusia,</b> yaitu dengan cara Allah yang Suci<i> </i>turun ke dunia yang berdosa dan menjadi sama dengan manusia, untuk menyucikan manusia sehingga manusia dapat <b>kembali bersama Allah</b>,&#8221; kata Papa.</p>
<p>&#8220;Siapakah Allah yang datang ke dunia menjadi sama dengan manusia?&#8221; tanya Vivi.</p>
<p>&#8220;Dia adalah Tuhan Yesus Kristus. Dia datang ke dunia untuk menebus hidup kita yang sudah berdosa dengan cara mati di kayu salib lalu pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati dan kemudian Dia naik ke surga karena tugas-Nya untuk menggenapkan janji Allah untuk membebaskan manusia dari dosa telah selesai. Inilah tanda kasih yang paling besar yang Allah berikan, karena Allah adalah Kasih,&#8221; kata Papa.</p>
<blockquote><p>&#8220;<strong><em><span style="color: #008000;">Jadi anak-anak, ketika kita percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat, saat itu juga kita disucikan oleh Allah Roh Kudus dan menjadi anak-anak Allah sehingga kita dapat kembali bersama Allah. Sebagai anak Allah kita harus menjaga kesucian hidup kita dengan cara tidak boleh memikirkan yang jahat dan tidak boleh melakukan perbuatan yang menyedihkan hati Allah. Kita harus membenci dosa,&#8221;</span></em></strong> kata Mama.</p></blockquote>
<p>&#8220;Iya, Ma. Timtim akan selalu ingat pesan Mama,&#8221; kata Timtim.</p>
<p>&#8220;Vivi juga, Ma. Terima kasih, Pa,&#8221; kata Vivi. Lalu mereka berdoa bersama mengucap syukur atas Firman yang didengar hari itu.</p>
<p>Artikel Bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-adalah-adil-suci-dan-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
