<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; sekolah minggu katolik</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/sekolah-minggu-katolik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Konsili Vatikan II Dimulai</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2013 12:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai By Sekolah Minggu Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-372" alt="Konsili Vatikan II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua puluh, ada isu-isu penting yang tabirnya belum dibuka. Meskipun gereja berpegang teguh pada akan tradisi, apakah belum waktunya mengatakan sedikit perubahan?</p>
<p>Uskup Agung Venesia, Angelo Roncalli, telah dipilih menjadi Paus pada tahun 1958 dan  menyandang nama Yohanes XXIII. Dalam waktu tiga bulan setelah pemilihan ia mengadakan Konsili Oikumenis Katolik. Paus yang baru ini dapat melihat bahwa dunia telah berubah, dan tanggapan Katolik dibutuhkan untuk menyapa perubahan-perubahan tersebut. Tujuan persidangan itu ialah <i>aggiornamento, </i>&#8220;membawa gereja sesuai dengan zaman&#8221;.</p>
<p>Tekanan baru yang ingin diwujudkan Paus ialah pelayanan pastoral. Yohanes XXIII ingin agar para pastor lebih peduli pada kawanan dombanya (jemaat) daripada politik.</p>
<p>Pada bulan Oktober 1962, lebih dari 2.000 kardinal, uskup dan kepala biara tiba di Roma &#8211; menjadikan konsili itu konsili gereja terbesar. Mereka terdiri dari 230 orang Amerika, lebih dari 200 orang Afrika dan lebih dari 300 orang Asia.</p>
<p>Paus menyampaikan pidatonya pada para rohaniwan di Basilica Santo Petrus. Ia menunjukkan pertumbuhan materialisme dan ateisme serta menegaskan bahwa dalam dunia yang sedang mengalami krisis spiritual, Gereja tidak boleh menyikapinya dengan menarik diri atau mengutuk orang lain. Gereja harus &#8220;memerintah dengan obat pengampunan ketimbang kekerasan&#8221;.</p>
<p>Tidak seperti para paus terdahulu. Paus Yohanes XXIII tidak berupaya mendikte Konsili Vatikan II ini. Banyak perombakan luas telah terjadi dalam peranan pastoral gereja.</p>
<p>Selama berabad-abad, semua orang Katolik beribadah dalam bahasa Latin, namun hanya sedikit yang mengerti bahasa itu. Meskipun keagungan dan misterinya mungkin telah menyentuh beberapa orang, tetapi banyak yang tidak dapat memahaminya. Konsili Vatikan II membuat bahasa-bahasa daerah setempat untuk bahasa misa.</p>
<p>Meskipun hierarki tidak diubah, beberapa sikap terhadapnya berubah dalam Konsili Vatikan II. Baik kaum rohaniwan maupun kaum awam diterima sebagai umat Allah, dan semua dapat mengambil bagian dalam fungsi pelayanan. Semua orang Kristen &#8211; bukan saja imam, biarawan dan biarawati &#8211; mempunyai panggilan Kristen, seru konsili dan orang awam memenuhi panggilan itu di tengah-tengah pekerjaan sehari-hari mereka.</p>
<p>Meskipun Konsili Vatikan I melihat paus sebagai suksesi para rasul, Konseli Vatikan II memperluas hal itu kepada  seluruh para uskup. Bersama-sama dengan paus mereka berbagi otoritas rasuli.</p>
<p>Dokumen konsili &#8220;On Divine Revelation&#8221; (Tentang Wahyu Ilahi) menekankan bahwa Kitab Suci &#8211; bukan tradisi &#8211; adalah basis utama kebenaran ilahi. Meskipun konsili tidak mengabaikan tradisi yang telah dipegang lama, konsili menganggap Alkitab lebih penting dan mendorong semua orang Katolik &#8211; orang awam dan yang terpelajar &#8211; mempelajari Alkitab.</p>
<p>Dalam dekrit &#8220;Tentang Oikumene&#8221;, terjadi perubahan dramatis yang yang berkenaan dengan sikap terhadap non-Katolik. Mereka yang menganut denominasi lain dinyatakan sebagai orang Kristen, &#8220;separated brethren&#8221; (saudara-saudara yang terpisah), menyimpulkan ide bahwa Kristen sama dengan Katolik. Orang-orang percaya lainnya tidak harus &#8220;kembali&#8221; ke Roma.</p>
<p>Pada sesi terakhir, tahun 1965, Konsili Vatikan II bergumul dengan berbagai pertanyaan tentang politik. Meskiun gereja mempunyai tradisi panjang dalam bidang itu, kuasa atas politik sekarang telah ditanggalkan.</p>
<p>Tanggapan terhadap Konsili Vatikan II beragam. Beberapa aliran yang ada dalam hierarki menolak berbagai perubahan itu dan berdebat dengan sengit. Beberapa orang Katolik konservatif menolak haluan baru gereja, tetapi banyak pula orang Katolik &#8211; dan non-Katolik &#8211; melihat adanya harapan besar bagi gereja. Vatikan II membuka pintu bagi denominasi lain dan mendorong pemahaman Alkitab yang serius, tanpa terikat pada kebiasaan terdahulu.</p>
<p>Sistem hierarkis Katolik tidak berubah, jalan tidak terbuka bagi individualisme, yang berlebihan dalam Gereja Katolik, namun Konsili Vatikan II ini telah menciptakan peningkatan keterbukaan dan pertimbangan bagi orang awam yang telah mempengaruhi badan gereja terbesar sedunia ini.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yosia Kembali Kepada Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2013 13:12:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 2 Raja-raja 22:1-7 Kejahatan umat Allah sudah sangat keterlaluan. Selama beberapa generasi mereka menyembah ilah-ilah palsu dan meninggalkan Allah. Bahkan bait Allah sudah rusak dan terbengkalai. Bisakah engkau membayangkan bagaimana rusaknya hidup mereka dan bagaimana jauhnya mereka<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>2 Raja-raja 22:1-7</p>
<p>Kejahatan umat Allah sudah sangat keterlaluan. Selama beberapa generasi mereka menyembah ilah-ilah palsu dan meninggalkan Allah. Bahkan bait Allah sudah rusak dan terbengkalai. Bisakah engkau membayangkan bagaimana rusaknya hidup mereka dan bagaimana jauhnya mereka sudah meninggalkan Allah. Bait Allah yang begitu indah yang dibangun Salomo sudah hancur dan terbengkalai.</p>
<p>Yosia yang muda ini mulai memperbaiki bait Allah. Ia memberikan sejumlah uang yang telah dikumpulkan rakyat untuk perbaikan bait Allah. Alkitab mencatat bahwa ia hidup benar di mata Allah seperti Daud &#8211; bapa leluhurnya. Hidup benar di hadapan Allah berarti tidak menyimpang ke kiri dan ke kanan.</p>
<p>Yosia yang hidup benar itu mulai membenahi bait Allah. Berarti raja Yosia akan membawa seluruh rakyat kembali beribadah kepada Allah. Puji Tuhan jika ada seorang pejabat negara atau pimpinan yang sungguh takut kepada Allah dan mau hidup benar. Karena ia berlaku jujur, ia membawa seluruh rakyat atau banyak orang kembali kepada Allah.</p>
<p>Ketika engkau besar nanti dan dipercayakan Tuhan sebuah jabatan, berjanjilah bahwa engkau akan tetap hidup benar. Dengan demikian engkau kelak membawa banyak orang datang kepada Allah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Pada waktu umur berapakah Yosia menjadi raja? Dan berapa lamakah ia memerintah? (ay.1)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, tolonglah agar saya bisa menjadi orang yang membawa banyak orang kepada Allah. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Hiduplah dengan benar, tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan. Kiranya hidupmu menjadi berkat, membawa banyak orang mengenal Tuhan Yesus. Maukah engkau?</p>
<p>Artikel Yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Kitab Taurat Ditemukan Kembali</b></li>
<li><b>Pembaruan Zaman Yosia</b></li>
<li><b>Runtuhnya Kerajaan Israel Selatan</b></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kitab Taurat Ditemukan Kembali</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kitab-taurat-ditemukan-kembali/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kitab-taurat-ditemukan-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2013 04:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu yang kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 2 Raja-raja 22:8-13,18-20 Ketika para tukang bangunan sedang memperbaiki bait Allah mereka menemukan sesuatu. Apakah yang mereka temukan? Kitab Taurat. Alangkah mengejutkan! Kitab Taurat begitu penting. Di dalamnya ditulis perkataan Allah, tetapi ternyata tidak dijaga baik-baik. Padahal<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kitab-taurat-ditemukan-kembali/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>2 Raja-raja 22:8-13,18-20</p>
<p>Ketika para tukang bangunan sedang memperbaiki bait Allah mereka menemukan sesuatu. Apakah yang mereka temukan? Kitab Taurat. Alangkah mengejutkan! Kitab Taurat begitu penting. Di dalamnya ditulis perkataan Allah, tetapi ternyata tidak dijaga baik-baik. Padahal seterusnya isinya dibacakan secara teratur kepada seluruh umat Allah. Yang mengherankan kitab itu selama itu telah hilang di bait Allah. Berarti selama itu tidak ada yang menghiraukannya. Tidak heran jika raja dan seluruh rakyatnya selalu berbuat kejahatan. Firman Tuhan adalah penuntun hidup kita sehari-hari agar sesuai dengan kehendak Tuhan.</p>
<p>Begitu kitab itu ditemukan, segera isinya dibacakan dihadapan Raja Yosia. Raja Yosia mendengarkan baik-baik. Yosia pun sadar bahwa selama itu umat Allah sudah menyimpang jauh dari firma Allah itu.</p>
<p>Kita bisa menyadari betapa buruknya kelakuan kita ketika membaca firman Allah. Firman Allah menjadi ukuran kita bertingkah laku. Ketika orang menjauh dari firman Allah, ia akan berlaku sesuka hatinya sendiri. Dan hal itu sungguh tidak baik.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Ketika kitab Taurat dibacakan, apakah yang dikatakan oleh Raja Yosia? (ay.13)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, kiranya firman-Mu menjadi pedoman dalam hidup saya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Bacalah dan hafalkanlah 2 Timotius 3:16-17</p>
<p>Artikel Yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Pembaruan Zaman Yosia</b></li>
<li><b>Runtuhnya Kerajaan Israel Selatan</b></li>
<li><b>Dari Adam Sampai Salomo</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kitab-taurat-ditemukan-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinode Whitby</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/sinode-whitby/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/sinode-whitby/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2013 07:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[permainan untuk anak anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>
		<category><![CDATA[situs sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 664 Sinode Whitby By Sekolah Minggu Ada dua kekristenan di Inggris. Yang satu adalah Celtic, yang berpegang keras pada tradisi kebiaraan, merenungkan sesuatu hal dengan cermat dan berjiwa misi. Yang lainnya adalah Roma, yang terorganisasi dengan baik, dan terikat<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/sinode-whitby/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Tahun 664 Sinode Whitby</span></h1>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Sinode-Whitby.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-124" alt="Sinode Whitby" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Sinode-Whitby-206x300.jpg" width="206" height="300" /></a>Ada dua kekristenan di Inggris. Yang satu adalah Celtic, yang berpegang keras pada tradisi kebiaraan, merenungkan sesuatu hal dengan cermat dan berjiwa misi. Yang lainnya adalah Roma, yang terorganisasi dengan baik, dan terikat erat dengan dunia kekristenan lainnya.</p>
<p>Misi Columbe ke Iona telah menghasilkan komunitas orang-orang Kristen gaya Celtic, yang dengan agresif mengadakan penginjilan kepada orang-orang Anglo-Saxon. Sebelum Columba meninggal, Paus Gregorius mengirim Augustinus dan lebih dari tiga puluh biarawan ke Inggris untuk mengabarkan Injil dan membawa kembali gereja Celtic ke dalam pangkuan gereja Roma. Kesuksesan moderat Augustinus terpusat pada Kent dan Essex. Pada tahun 627, Paulinus dari York mengokohkan gereja Roma di Northumbria, namun usahanya tercerai berai ketika seorang raja kafir tersebut dibangun kembali di sana, gereja tersebut bersifat Celtic.</p>
<p>Namun pada tahun 600-an, terjadilah penyerbukan silang secara besar-besaran di sana. Kedua tradisi tersebut tampaknya tidak jauh berbeda. Perbedaan mencolok antara keduanya adalah tanggal perayaan Paskah. Meskipun cara mencukur kepala para biarawan mereka berbeda, dan terdapat perbedaan dalam upacara kecil, sebagian besar adalah soal kekuasaan. Apakah Paus akan berkuasa atas gereja Inggris dengan menunjuk para uskup untuk memimpin jemaatnya? Tradisi Celtic telah memberi kekuasaan yang besar kepada kepala biara, yang agak mandiri dalam berkarya.</p>
<p>Karena kemandirian mereka, biara-biara Celtic acap kali cenderung menyeleweng. Dalam sistem feodal Abad Pertengahan, sangatlah menguntungkan mendirikan biara-biara palsu guna mengelakkan kepatuhan berlebihan kepada para tuan tanah keduniawian. Biara-biara semacam itu hidup dalam kebebasan ekonomis tetapi kekurangan motivasi spiritual. Meskipun gereja Celtic terkenal akan pengabdian spiritualnya, berbagai penyelewangan semacam ini mungkin menyebabkan sebagian orang-orang percaya berpaling ke kebijakan Roma yang lebih ketat.</p>
<p>Masalah ini mencapai puncak oleh Oswy, raja Norhthumbria yang baru, pada tahun 664. Ia mengikuti tradisi Celtic, tetapi istrinya mengikuti tradisi Roma. Jadi, dia merayakan Paskah ketika sang ratu masih menjalankan puasa Prapaskah, dan hal itu seharusnya tidak boleh terjadi. Ia mengadakan pertemuan di Whitby, tempat kepala biarawati yang tersohor, Hilda, menjalankan biara tersebut. Di sana, sang raja mendengarkan argumentasi Cedd dan Colman, di pihak Celtic, dan dari Wilfrid dan James sang Diaken di pihak Roma. Mereka semua adalah gerejawan sejati. Cedd, seorang kepala biara, telah mendirikan banyak biara. Colman dan Wolfrid adalah uskup. Wilfrid pernah juga melayani sebagai seorang misionaris di Friesland. James juga pernah meneruskan karya Paulinus di Northumbria pada masa-masa sulit.</p>
<p>Mereka beragumentasi  tentang Paskah. Para pemimpin Celtic menyitir dari Columba. Para pemimpin Roma berpatokan pada Santo Petrus. Dengan senyum, sang raja menyerukan bahwa ia akan mengikuti Petrus, karena ia adalah pemegang kunci surga. Maka cara Romalah yang diberlakukan.</p>
<p>Beberapa sejarawan mengaku bahwa keputusan itu terbukti bijaksana. Gereja Inggris telah mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia. Semangat Celtic masih berkobar, tetapi semangat ini membutuhkan organisasi Roma untuk memfokuskannya. Yang lain menyesalkan hilangnya kesempatan bagi suatu tradisi Kristus yang besar dan vital terpisah.</p>
<p>Segera setelah kebangkitan Whitby ini, keadaan menjadi suram. Bersamaan dengan kematian uskup agung Canterbury, wabah penyakit pes pun merebak di Inggris. Selama kurun waktu lima tahun, gereja bergumul tanpa pemimpin. Kemudian Theodore dari Tarsus tiba untuk menduduki posisi itu. Dengan bijaksana ia mendorong kepemimpinan Gereja dengan menunjuk para uskup serta imam , baik dalam tradisi Celtic maupun Roma.</p>
<p>Abad berikutnya merupakan zaman emas bagi seni lukis dan keilmuan di Inggris karena gaya-gaya Celtic dan Roma saling mengisi. Sebagian besar karya ini telah dimusnahkan sewaktu penyerbuan Viking, namun sejumlah salib dari batu masih tertinggal, diukir dengan gaya Roma dan Celtic, sebagai simbol kesaling-tergantungan kedua tradisi ini.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/sinode-whitby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
