<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; suara sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/suara-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Anselmus Menjadi Uskup Agung Canterbury</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/anselmus-menjadi-uskup-agung-canterbury/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/anselmus-menjadi-uskup-agung-canterbury/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2013 12:38:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[games untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan untuk anak anak]]></category>
		<category><![CDATA[suara sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1093 Anselmus Menjadi Uskup Agung Canterbury By Sekolah Minggu Salah seorang teolog  terbesar Inggris lahir di Italia dan pernah bertengkar dengan dua orang raja. Anselmus lahir di Alpen, Italia, sekitar tahun 1033. Ia menolak keinginan ayahnya agar ia meniti<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/anselmus-menjadi-uskup-agung-canterbury/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1093 Anselmus Menjadi Uskup Agung Canterbury</b></span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/anselmus.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-151" alt="anselmus" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/anselmus.jpg" width="182" height="200" /></a>Salah seorang teolog  terbesar Inggris lahir di Italia dan pernah bertengkar dengan dua orang raja.</p>
<p>Anselmus lahir di Alpen, Italia, sekitar tahun 1033. Ia menolak keinginan ayahnya agar ia meniti karir di bidang politik dan mengembara keliling Eropa untuk beberapa tahun lamanya. Seperti anak-anak muda lainnya yang cerdas dan bergejolak, ia bergabung dengan biara. Di biara Bec, Normandia, di bawah asuhan seorang guru yang hebat, Lanfranc, Anselmus memulai karir yang patut dicatat.</p>
<p>Pada tahun 1066 William dari Normandia menaklukkan Inggris. Pada tahun-tahun berikutnya, raja baru ini membawa banyak guru-guru Normandia beserta biarawan ke Inggris. Di antara mereka terdapat Lanfranc, yang menjadi uskup agung Canterbury pada tahun 1070. Anselmus  mengambil tempat penasihat sebagai kepala biara Bec.</p>
<p>Pada tahun 1093, William II, putra sang penakluk, mengangkat Anselmus sebagai uskup agung Canterbury. Namun itu bukanlah langkah yang meningkatkan hubungan Gereja dan negara. Raja yang keras kepala dan agresif itu mengambil hak penempatan para pastor di kerajaannya. Anselmus, seorang yang sederhana yang ingin melindungi Gereja, tanah serta dananya dari cengkeraman para raja yang tamak, menolak hal itu. Untuk sementara waktu uskup agung tersebut hidup dalam pengasingan di Italia. William menyita semua dana yang disalurkan ke Canterbury.</p>
<p>Ketika William mangkat, saudaranya Henry I menggantikannya. Meskipun ia meminta Anselmus kembali, &#8220;pertempuran&#8221; antara gereja dan negara tidak kunjung usai. Henry sama jahatnya dengan saudaranya, dan sekali lagi Anselmus hidup di pengasingan.</p>
<p>Selama ia di Inggris,  Anselmus telah membuktikan bahwa ia adalah gembala berhati lembut dan administrator mahir. Ketika berada dalam pengasingan, ia telah membuktikan bahwa ia seorang teolog besar, karena pada saat itulah ia menulis karya-karyanya yang hebat.</p>
<p>Dalam<i> Cur Deus Homo (Mengapa Allah Menjadi Manusia)</i> Anselmus menampilkan teori  tentang bagaimana kematian Kristus di kayu salib, yang mendamaikan manusia dengan Allah. Allah, kata Anselmus, adalah Tuhan alam semesta,  Ada (<i>Being</i>) yang kehormatan-Nya tersinggung oleh dosa manusia. Meskipun Ia ingin mengampuni manusia, agar ketertiban moral pulih kembali di jagat raya, Ia tak dapat begitu saja &#8220;menutup mata&#8221; atas dosa. Harus diadakan pengorbanan, sesuatu yang setimpal dengan pelanggaran itu. Karena dosa itu berasal dari manusia, pengorbanan itu juga harus dilakukan oleh manusia. Namun manusia tidak dapat mempersembahkan pengorbanan setimpal. Maka Allah menjadi manusia, dan yang mempersembahkan pengorbanan itu adalah baik Allah dan manusia: Kristus.</p>
<p>Ide Anselmus ini dikenal sebagai &#8220;Teori Pengorbanan&#8221; bagi penebusan. Sampai saat ini, teori tersebut merupakan penjelasan teologi terkenal tentang karya penebusan Kristus. Ia memiliki sumber-sumber alkitabiah seperti: &#8220;Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus  dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka&#8230;&#8221; (2 Kor. 5:19).</p>
<p>Anselmus adalah salah seorang &#8220;terpelajar&#8221;, seorang ahli Kristen yang mencoba memasukkan logika dalam pelayanan iman. Meskipun Anselmus mengetahui Alkitab dengan baik, tetapi ia ingin menguji kekuatan logika manusia dalam upayanya membuktikan doktrinnya. Namun selalu imanlah yang mendasari semua itu. Dalam karyanya <i>Proslogium, </i>yang <i>Fides Quaerens Intellectum </i>(Iman Mencari Pengertian), Anselmus membuat penyataan terkenal, &#8220;Saya percaya agar dapat mengerti.&#8221; Yang ia maksudkan dengan pernyataan itu adalah bahwa mereka yang mencari kebenaran harus beriman dahulu, tidak sebaliknya. Ia mengemukakan argumentasi ontologi (informasi yang dapat mengarah ke penemuan sesuatu yang penting) untuk percaya kepada Allah. Singkatnya, ia menyatakan bahwa rasio manusia membutuhkan ide mengenai Ada (<i>Being</i>) yang sempurna (Allah), oleh sebab itu <i>Being </i>tersebut<i> </i>harus ada. Ide ini telah menawan hati banyak filsuf dan teolog sepanjang manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/anselmus-menjadi-uskup-agung-canterbury/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Sahabat Sakit</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jun 2012 16:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu rajawali]]></category>
		<category><![CDATA[suara sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[suluh sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1232</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Sahabat Sakit by : Sekolah Minggu Begitu masuk ke rumah sepulang sekolah, Rima berkata kepada Mama, &#8220;Ma, Elen tidak masuk sekolah. Wah, aku sangat kesepian!&#8221; Mama yang baru meletakkan semangkuk sayur di meja makan tersenyum dan berkata, &#8220;Elen sakit<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/ketika-sahabat-sakit/" href="http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Ketika Sahabat Sakit</b></span></a></h1>
<p>by :<a title="/ketika-sahabat-sakit/" href=" http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Begitu masuk ke rumah sepulang sekolah, Rima berkata kepada Mama, &#8220;Ma, Elen tidak masuk sekolah. Wah, aku sangat kesepian!&#8221;</p>
<p>Mama yang baru meletakkan semangkuk sayur di meja makan tersenyum dan berkata, &#8220;Elen sakit panas. Tadi pagi mamanya telepon, tetapi kamu sudah berangkat ke sekolah!&#8221;</p>
<p>&#8220;Wah kasihan, aku telpon dia sekarang ya?&#8221; kata Rima.</p>
<p>&#8220;Oh&#8230; syukurlah kalau panasnya sudah turun. Tadi aku juga bawa puisi yang baru kubuat. Sebelum kukirim ke majalah anak-anak aku mau kamu membacanya&#8230;. Ya, ya, besok kita ketemu &#8221; celoteh Rima di  telpon.</p>
<p>Sambil menikmati makan siang, Rima bercakap-cakap dengan Mama.</p>
<p>&#8220;Nasi goreng untuk Elen kamu berikan kepada siapa?&#8221; tanya Mama. &#8220;Tadi Mama lihat kotaknya sudah kosong!&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku berikan kepada Lusi. Kebetulan dia tidak bawa bekal hari ini!&#8221; jawab Rima. &#8220;Karena Elen sakit, aku tidak punya teman sebangku. Wah, rasanya sepi sekali!&#8221;</p>
<p>&#8220;Kita sangat penting di mata Allah. Allah mengerti kalau kamu kesepian. Dan dia memberikan kesempatan untuk kamu bicara dengan Lusi dan memberikan nasi goreng!&#8221;</p>
<p>&#8220;Tetapi lain lah Ma, Lusi itu hanya sekedar teman dan Elen itu sahabatku!&#8221; kilah Rima. &#8220;Tak apalah. Pokoknya aku senang karena katanya Elen sudah bisa masuk sekolah besok!&#8221;</p>
<p>Esoknya pagi-pagi Rima berangkat ke sekolah. Hari ini Mama masak nasi tim. Rima menyiapkan kotak untuk Elen juga. Tiba di sekolah, Rima mencari sahabatnya. Namun, hingga bel masuk berbunyi Elen tidak kelihatan. Rupanya dia masih sakit.</p>
<p>Rima berusaha konsentrasi pada pelajaran, namun tetap saja rasanya kurang nyaman karena Elen tidak berada di sampingnya. Waktu istirahat, Rima duduk sendiri makan bekalnya di bangku keramik panjang halaman sekolah. Tiba-tiba Lusi mendekatinya.</p>
<p>&#8220;Elen masih sakit ya?&#8221; tanya Lusi.</p>
<p>&#8220;Iya. Kemarin siang kutelpon katanya panasnya sudah turun dan hari ini mau ke sekolah. Aku bawakan dia nasi tim. Kamu mau?&#8221; Rima menawarkan dan menyodorkan kotak berisi nasi tim.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, hari ini aku bawa roti. Kalau boleh aku sarankan berikan saja pada Hana. Hana sering menahan lapar. Ibu dan ayahnya sudah bercerai dan dia tinggal dengan neneknya. Jadi kalau neneknya tidak menyediakan bekal, dia tidak bawa apa-apa!&#8221; jawab Lusi.</p>
<p>Dug, hati Rima tersentak. Karena hanya bergaul dengan Elen, dia tidak begitu mengenal teman-teman yang lain. Rima mengangguk. Lusi memanggil Hana. Hana sangat berterima kasih dan ia duduk di samping Rima dan makan nasi tim itu dengan lahap. Mereka bercakap-cakap dan Rima baru tahu kalau Hana juga suka menulis puisi.</p>
<p>&#8220;Aku menyimpan puisiku di flashdisk. Kadang-kadang aku kirim ke majalah anak-anak. Tetapi lebih sering ke situs anak-anak di internet, karena dimuatnya lebih cepat!&#8221; Hana bercerita. &#8220;Di rumahku tidak ada internet, jadi kalau mau kirim aku ke rumah tanteku. Dua kali naik bis!&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, kalau mau kirim pakai internet di rumahku juga bisa. Lebih dekat kan!&#8221; Rima menawarkan dengan gembira.</p>
<p>&#8220;Wah, terima kasih ya. Memang aku juga ingin main ke rumahmu dan melihat kumpulan puisi yang sudah kamu tulis. Nanti aku juga bawa puisi-puisiku!&#8221; jawab Hana dengan semangat.</p>
<p>Tiba-tiba saja Rima merasakan sukacita di hatinya. Rupanya Hana juga menulis puisi. Wah, ternyata Tuhan kirimkan satu teman lagi untuk Rima.</p>
<p>Benar kata Mama, kita ini penting di mata Tuhan. Dan Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Dan Tuhan juga membukakan mata Rima bahwa ia bisa memperhatikan teman-teman yang lain, tidak hanya berpusat pada Elen saja.</p>
<p>Ketika Rima sampai di rumah, Mama berkata, &#8220;Elen masih sakit, semalam badannya panas lagi. Kata dokter gejala tipus. Tetapi, mengapa wajahmu bersukacita? Kan sahabatmu belum bisa masuk sekolah!&#8221;</p>
<p>&#8220;Puji Tuhan, Ma. Tuhan Yesus sangat baik. Sambil makan aku akan ceritakan pada Mama!&#8221; Kata Rima. &#8220;Aku ganti baju dan cuci tangan dulu ya!&#8221;</p>
<p><i><b>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</b></i></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/ketika-sahabat-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalan Mengenal Alkitab (7)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 18:06:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[soal cerdas cermat alkitab anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[soal cerdas cermat alkitab sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[suara sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[Perjalan Mengenal Alkitab (7) by : Sekolah Minggu HAK = Hakim &#8211; Hakim Bangsa Israel Memberontak Kitab Hakim &#8211; Hakim Terdiri dari : 4 pasal Tokoh-tokoh yang muncul : Debora, Gideon, Simson Menceritakan mengenai : Bangsa Israel memberontak kepada Tuhan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/perjalan-mengenal-alkitab-7/" href="http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Perjalan Mengenal Alkitab (7)</b></span></a></h1>
<p>by :<a title="/perjalan-mengenal-alkitab-7/" href="http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/" target="_blank"> <em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b>HAK = Hakim &#8211; Hakim</b></p>
<p><b>Bangsa Israel Memberontak</b></p>
<p><b>Kitab Hakim &#8211; Hakim</b></p>
<p>Terdiri dari : 4 pasal</p>
<p>Tokoh-tokoh yang muncul : Debora, Gideon, Simson</p>
<p>Menceritakan mengenai : Bangsa Israel memberontak kepada Tuhan</p>
<p>Bangsa Israel mendapat tugas dari Tuhan untuk menaklukkan seluruh tanah Kanaan. Namun tugas itu tidak dapat mereka selesaikan.</p>
<p>Di tanah Kanaan itu Yosua, pemimpin Israel, mati. Setelah Yosua mati, bangsa Israel dengan cepat melupakan apa yang Tuhan sudah lakukan bagi mereka. Mereka lupa bagaimana Tuhan sudah menjadikan mereka bangsa yang bebas dan memberikan tanah Kanaan itu kepada mereka. Mereka menjalani hidup dengan seenaknya sendiri, tidak ada lagi rasa takut pada Tuhan. Mereka tidak menaati perintah-perintah Tuhan, tidak beribadah lagi kepada-Nya. Mereka meninggalkan Tuhan.</p>
<p>Sebagai akibatnya, Tuhan membiarkan bangsa-bangsa kafir yang masih tinggal di tanah Kanaan menjajah bangsa Israel. Karena telah meninggalkan Tuhan, Israel tidak mampu melawan penjajahnya. Para penjajah itu menindas bangsa Israel. Hidup mereka menjadi sengsara. Baru pada saat-saat seperti itulah bangsa Israel kepada Tuhan, sang Penolong yang mereka tinggalkan. Maka, mereka berteriak memohon pertolongan Tuhan.</p>
<p>Ketika Israel meminta pertolongan, Tuhan mendengar permohonan mereka. Ia memilih dan memberikan pemimpin untuk bangsa Israel yang disebut Hakim. Hakim memimpin bangsa Israel berperang melawan penjajah mereka. Karena Tuhan ada bersama mereka, mereka bisa menang dan bebas dari penjajah mereka. Namun, ketika keadaan sudah damai, kembali bangsa Israel memberontak kepada Tuhan. Begitulah yang terjadi berulang kali.</p>
<p><b>Fakta tentang Alkitab                                                                                                                                             </b> Alkitab dibagi-bagi menjadi bab oleh Stephen Langton pada tahun 1228. Perjanjian Lama dibagi menjadi ayat-ayat oleh Rabi Nathan pada tahun 1488 dan Perjanjian Baru oleh Robert Stephanus pada tahun 1551. Alkitab pertama yang terbit dengan pembagian bab dan ayat adalah Genevan Bible pada tahun 1560.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/perjalan-mengenal-alkitab-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
