<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; cerita alkitab untuk sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/cerita-alkitab-untuk-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Allah Memelihara Umat-Nya</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-memelihara-umat-nya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-memelihara-umat-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 12:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[situs sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ester 6:1-14 Kepada orang yang lurus hatinya, Allah berlaku lurus. Kepada orang yang berliku-liku hatinya, Allah akan memakai siasat orang jahat itu untuk menjerat dirinya sendiri. Dalam bagian Alkitab yang kita baca ini terlihat jelas bahwa Allah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-memelihara-umat-nya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ester 6:1-14</p>
<p>Kepada orang yang lurus hatinya, Allah berlaku lurus. Kepada orang yang berliku-liku hatinya, Allah akan memakai siasat orang jahat itu untuk menjerat dirinya sendiri.</p>
<p>Dalam bagian Alkitab yang kita baca ini terlihat jelas bahwa Allah memegang kendali atas semua kejadian dalam dunia ini. Jika kita pikirkan dengan akal manusia, mustahil kemungkinan seperti itu bisa terjadi.</p>
<p>Malam itu bukan kebetulah kalau Raja Ahasyweros tidak bisa tidur. Karena tidak bisa tidur raja memerintahkan seorang sida-sida untuk membacakan catatan sejarah. Juga bukan kebetulan ketika kisah Mordekhai yang dibacakan. Dalam catatan itu tertulis bahwa Mordekhai pernah menyelamatkan raja dari suatu usaha pembunuhan.</p>
<p>Tidak ada kejadian yang kebetulan. Tanpa penentuan Allah hal itu tidak mungkin terjadi. Allah memelihara umat-Nya. Allah juga sanggup menolong kita pada detik-detik terakhir. Saat semua harapan kita tampak hilang, terbukti kemudian bahwa Allah tetap mengendalikan keadaan kita.</p>
<p>Marilah kita senantiasa berharap kepada-Nya dan menantikan tindakan Allah. Allah punya rencana untuk kehidupan kita. Percayakah engkau akan pemeliharaan Allah dalam hidupmu?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Jasa apakah yang diperbuat Mordekhai yang ditemukan dalam catatan sejarah raja? (ay.2)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya mau belajar percaya akan setiap pemeliharaan Tuhan dalam hidup saya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Ketika keluargamu dalam kesulitan, baik kesulitan uang, kesehatan, ataupun kesulitan yang lain, percayalah akan pemeliharaan Allah. Pertolongan Allah akan datang dengan cara yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Hari Raya Purin</b></li>
<li><b>Ayub Diuji Allah (1)</b></li>
<li><b>Ayub Diuji Allah (2)</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-memelihara-umat-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 03:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan untuk sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1735 Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards By Sekolah Minggu Pada tahun 1630, sepuluh tahun setelah serombongan kecil kaum Peziarah mendirikan permukiman di Plymouth, sebuah migrasi kaum Puritan yang besar mulai mendirikan persemakmuran Kristen di Massachusetts. Lebih makmur<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1735 Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Jonathan-Edwards.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-278" alt="Jonathan Edwards" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Jonathan-Edwards.jpg" width="204" height="247" /></a>Pada tahun 1630, sepuluh tahun setelah serombongan kecil kaum Peziarah mendirikan permukiman di Plymouth, sebuah migrasi kaum Puritan yang besar mulai mendirikan persemakmuran Kristen di Massachusetts. Lebih makmur dalam harta duniawi daripada <i>Pilgrim Fathers </i>(kaum Puritan pertama di Amerika), kaum Puritan ini juga berbeda dalam tujuannya mendatangi rimba Amerika. Mereka berharap mendirikan masyarakat berdasarkan Alkitab, yang akan menjadi contoh bagi Inggris untuk mengikuti reformasi dan pembaruan. Seperti yang ditulis gubernur mereka, John Winthrop, &#8220;Kita harus beranggapan bahwa kita merupakan sebuah kota di atas bukit, dan semua mata menatap kita.&#8221; Ketika koloni Puritan tersebut bertumbuh dan menajdi makmur, niat keagamaan mula-mula pemukim tersebut menurun; generasi kedua dan ketiga lebih memperdulikan benda-benda duniawi ketimbang mendirikan kerajaan Allah di Amerika.</p>
<p>Mereka yang setia hanya memperhatikan, dan ada yang meratapi perkembangan-perkembangan tersebut. Ide kaum Puritan bahwa negeri baru akan merupakan tempat yang cocok untuk mengembangkan persemakmuran suci lambat-laun memudar. Mereka yang setia tidak meragukan bahwa meskipun Inggris secara spiritual sakit &#8211; ataupun mati &#8211; koloni-koloni dapat atau harus memperlihatkan spiritualitas yang mendalam.</p>
<p>Jonathan Edwards- jiwa yang sejati dan berharga, yang masuk ke Perguruan Yale pada usia tiga belas tahun &#8211; yakin akan hal ini. Untuk sementara waktu, di bawah kakeknya, orang yang berkuasa dan berpengaruh, Solomon Stoddard, Edwards menajdi pastor pendamping di sebuah gereja di Northampton, Massachusetts. Ketika Stoddard meninggal pada tahun 1729, Edwards bertugas sebagai pastor tunggal.</p>
<p>Tidak lama setelah ia datang ke Northampton, Jonathan menikahi Sarah Pierpont yang bijaksana,cantik dan Sementara Edwards mempunyai banyak anak dan juga melayani gereja sebagai pastor, ia juga mengambil waktu untuk menciptakan tulisan-tulisan teologis yang termasyhur di dunia. Bacaan yang luas dan berbagai perubahan dramatis yang terjadi di gereja-gereja tempat ia berkhotbah mempengaruhi teologinya.</p>
<p>Dengan menggali dari kedalaman Calvinisme, Edwards percaya pada doktrin pemilihan. Meskipun ia bahwa Allah memilih siapa yang akan diselamatkan-Nya dan siapa yang tidak, Edwards menginginkan setiap orang menjadi yang terpilih. Ia tahu hal ini tidak mungkin, namun ia mendesak bahwa para pastor harus mengajar tentang beratnya dosa dan perlunya hati untuk berpaling kepada Tuhan. Jika tidak, katanya, para pastor gagal dalam tugasnya, dan ia cukup melihat kaum rohaniwan di New England yang tidak mempunyai semangat hidup sebagai contohnya. Ketika ia mengkhotbahkan &#8220;God Glorified in Man&#8217;s Dependence&#8221; (Allah Dimuliakan dalam Ketergantungan Manusia) pada tahun 1731, kepada pengunjung di Boston, ia tahu bahwa banyak pendengarnya tertawa sinis karena tekanannya akan dosa yang berakar dan pentingnya perubahan dari dalam.</p>
<p>Selama enam puluh tahun pelayanannya, Solomon Stoddard telah melihat lima&#8221;panen&#8221;, masa-masa peningkatan tekad spiritual, yang menghasilkan kehidupan yang berubah dan peningkatan ketakwaan. Pada tahun 1730-an, Jonathan Edwards berdoa untuk panen. Ia melihat moral yang bejat dan merasakan bahwa penerimaan Arminianisme yang semakin meningkat akan menyebabkan suatu masa ketergantungan spiritual. Ia mulai mengkhotbahkan hal itu.</p>
<p>Pada musim dingin tahun 1734 dan sepanjang tahun berikutnya, perubahan dialami Northampton. Edwards berkata, &#8220;Roh Allah dengan luar biasa mulai bekerja.&#8221; Gerejanya penuh dengan pendengar, banyak di antaranya mencari kepastian keselamatan. &#8220;Kota ini tampaknya penuh dengan kehadiran Allah. Tidak pernah ia begitu penuh dengan kasih ataupun kegembiraan, namun ia penuh dengan kecemasan seperti dulu.&#8221; Pertengkaran dan gosip lenyap karena hampir seluruh kota mengunjungi gereja.</p>
<p>Namun, orang yang telah mendoakan dan berkhotbah untuk kehidupan kotanya tidak memiliki teknik berkhotbah yang penuh dengan kata-kata indah. Khotbahnya berfokus pada pembenaran oleh iman saja dan menunjukkan kegemaran intelektualnya. Meskipun ia tidak menggunakan metode-metode yang akan membangkitkan emosi, namun ia menerima respons-respons beremosi. Para kritikus mengolok-olok saat-saat ratapan pembungkukan badan yang kadang-kadang mengikuti khotbah kebangunan rohani. Di kemudian hari, ketika ia menulis tentang Kebangunan Rohani Besar, Edwards mengakui bahwa tulisan itu membawa ekses-ekses emosional. Tetapi secara keseluruhan, hal itu adalah bukti bahwa Roh Allah bekerja dalam hati manusia.</p>
<p>Edwards tidak seorang diri dalam berkhotbah yang membawa ke kebangunan rohani. Seorang pastor Jerman di New Jersey. Theodore Freylinghuysen, telah bekerja dengan Jemaat Reformasi Belanda sejak tahun 1720. Berita Injilnya yang berkobar-kobar telah membawa hasil &#8211; dan juga perselisihan. Ia juga membantu Gilbert Tennant, seorang pastor Presbiterian, yang datang ke New Jersey dari gereja dan sekolah ayahnya di Pennysylvania. Gilbert dan saudara-saudaranya  &#8211; William, Jr. John dan Charles &#8211; semuanya telah menjadi pastor-pastor pekabar Injil yang ampuh di New Jersey.</p>
<p>Orang yang mengikat kedua masa kebangkitan ialah George Whitefield seorang pendeta Anglikan &#8211; dan temannya John Wesley &#8211; yang mulai mengajar di Amerika pada tahun 1738. Dengan tidak menghiraukan ikatan denominasi, dan karena semuanya untuk Kristus, dengan tidak mengenal rasa lelah, ia melintasi berbagai negara bagian, mengajarkan berita pertobatan. Di bawah pengaruhnya, seluruh bangsa itu mengalami kebangunan rohani.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2013 12:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama By Sekolah Minggu Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</b></span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-154" alt="Paus Urbanus II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif" width="196" height="196" /></a>Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan pastoral, pernikahan dilangsungkan di Gereja, dan orang sekarat menerima ritual gereja terakhir &#8211; namun Eropa tidak memperlihatkan diri sebagai Kerajaan Allah. Pertikaian selalu bermunculan di antara pangeran-pangeran Kristen, dan peperangan antara para bangsawan yang haus tanah membuat rakyat menderita.</p>
<p>Pada tahun 1088, seorang Perancis bernama Urbanus II menjadi Paus. Kepausannya itu ditandai dengan pertikaian dengan raja Jerman, Henry IV &#8211; kelanjutan kebijakan pembaruan oleh Gregorius VIII yang tidak menghasilkan apa-apa. Paus yang baru ini tidak ingin meneruskan pertikaian ini. Tetepi ia ingin menyatukan semua kerajaan Kristen. Ketika Kaisar Alexis dari Konstantinopel meminta bantuan Paus melawan ornag-orang Muslim Turki, Urbanus melihat bahwa adanya musuh bersama ini akan membantu mencapai tujuannya.</p>
<p>Tidak masalah meskipun Paus telah mengucilkan patriakh Konstantinopel, serta Katolik dan Kristen Ortodoks Timur tidak lagi merupakan satu gereja. Urbanus mencari jalan untuk menguasai Timur, sementara ia menemukan cara pengalihan bagi para pangeran Barat yang bertengkar terus.</p>
<p>Pada tahun 1095 Urbanus mengadakan konsili Clermont. Di sana ia menyampaikan khotbahnya yang menggerakkan: &#8220;Telah tersebar sebuah cerita mengerikan&#8230; sebuah golongan terkutuk yang sama sekali diasingkan Allah&#8230; telah menyerang tanah (negara) orang Kristen dan memerangi penduduk setempat dengan pedang, menjarah dan membakar.&#8221; Ia berseru: &#8220;Pisahkanlah daerah itu dari tangan bangsa yang jahat itu dan jadikanlah sebagai milikmu.&#8221;</p>
<p><i>&#8220;Deus vult! Deus vult! </i>(Allah menghendakinya),&#8221; teriak para peserta. Ungkapan itu telah menjadi slogan perang pasukan Perang Salib. Ketika para utusan Paus melintasi Eropa, merekrut para kesatria untuk pergi ke Palestina, mereka mendapatkan respon antusias dari pejuang-pejuang Perancis dan Italia. Banyak di antaranya tersentak karena tujuan agamawi, tetapi tidak diragukan juga bahwa yang lain berangkat untuk keuntungan ekonomi. Ada juga yang ingin berpetualang merampas kembali tanah peziarahan di Palestina, yang telah jatuh ke tangan muslim.</p>
<p>Mungkin para pejuang tersebut merasa bahwa membunuh seorang musuh non-Kristen adalah kebajikan. Membabat orang-orang kafir yang telah merampas tanah suci orang Kristen tampaknya seperti tindakan melayani Allah.</p>
<p>Untuk mendorong tentara Perang Salib, Urbanus dan para paus yang mengikutinya menekankan &#8220;keuntungan&#8221; spiritual dari perang melawan orang-orang Muslim itu. Dari sebuah halaman Alquran, Urbanus meyakinkan para pejuang itu bahwa dengan melakukan perbuatan ini, mereka akan langsung masuk surga, atau sekurang-kurangnya dapat memperpendek waktu di <i>purgatory. </i></p>
<p>Dalam perjalanannya menuju tanah suci, para tentara Perang Salib berhenti di Konstantinopel. Selama mereka ada di sana, hanya satu hal yang ditunjukkan: Persatuan antara Timur dan Barat masih mustahil. Sang kaisar melihat para prajurit yang berpakaian besi itu sebagai ancaman bagi takhtanya. Ketika para tentara Perang Salib mengetahui bahwa Alexis telah membuat perjanjian dengan orang-orang Turki, mereka merasakan bahwa &#8220;pengkhianat&#8221; ini telah menggagalkan bagian pertama misi mereka: menghalau orang-orang Turki dari Konstantinopel.</p>
<p>Dengan bekal dari kaisar, pasukan tersebut melanjutkan perjalanannya ke selatan dan timur, menduduki kota-kota Antiokhia dan Yerusalem. Banjir darah mengikuti kemenangan mereka di Kota Suci itu. Taktik para tentara Perang Salib ialah &#8220;tidak membawa tawanan&#8221;. Seorang pengamat yang merestui tindakan tersebut menulis bahwa para prajurit &#8220;menunggang kuda mereka dalam darah yang tingginya mencapai tali kekang kuda&#8221;.</p>
<p>Setelah mendirikan kerajaan Latin di Yerusalem, dan dengan mengangkat Godfrey dari Bouillon sebagai penguasanya, mereka berubah sikap, dari penyerangan ke pertahanan. Mereka mulai membangun benteng-benteng baru, yang hingga kini, sebagian darinya masih terlihat.</p>
<p>Pada tahun-tahun berikutnya, terbentuklah ordo-ordo baru yang bersifat setengah militer dan setengah keagamaan. Ordo paling terkenal adalah Ordo Bait Allah (<i>Knight Templars</i>) dan Ordo Rumah Sakit <i>(Knight Hospitalers</i>). Meski pun pada awalnya dibentuk untuk membantu para tentara Perang Salib, mereka menjadi organisasi militer yang tangguh dalam pendiriannya sendiri.</p>
<p>Perang Salib pertama merupakan yang paling sukses. Meskipun agak dramatis dan bersemangat, berbagai upaya kemiliteran ini tidak menahan orang-orang Muslim secara efektif. Pada tahun 1291, pasukan Muslim menduduki kota Acre, yang secara efektif mengakhiri Perang Salib.</p>
<p>Dalam banyak hal, Perang Salib telah meninggalkan warisan negatif. Hubungan yang rusak antara gereja-gereja Timur dan Barat, dan kekejaman para tentara Perang Salib hanya membuat musuh-musuh mereka lebih fanatik. Ditambah lagi, semua pelajaran yang diterima selama peperangan, telah menjadi bagian dari strategi mereka untuk diterapkan dalam pertempuran melawan orang-orang Kristen lain.</p>
<p>Tanggapan yang ditujukan pada panggilan Urbanus, meningkatkan kuaas kepausan. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah besar prajurit yang bersedia mati demi imannya, perbuatan yang tidak dapat diremehkan oleh pangeran mana pun.</p>
<p>Pergumulan kekuasaan antara Gereja dan negara belum usai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Paskah Bagi Temi</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 15:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 lagu sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Arti Paskah Bagi Temi By : Sekolah Minggu &#8220;Kumendaki ke Bukit Sion&#8230;,&#8221; anak-anak sekolah minggu bernyanyi. &#8220;Duduuuk!&#8221; Kak Santi memberi aba-aba dan anak-anak pun duduk. &#8220;Kuberjalan bersama-sama&#8230;.&#8221; Anak-anak terus menyanyi. &#8220;Berdiriii!&#8221; Aba-aba Kak Santi lagi. Anak-anak pun berdiri. Mereka bernyanyi<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="cerita paskah sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Arti Paskah Bagi Temi</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="lagu sekolah minggu anak-anak" href=" http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><i>&#8220;</i><em><strong><span style="color: #008000;">Kumendaki ke Bukit Sion&#8230;,&#8221; anak-anak sekolah minggu bernyanyi.</span></strong></em></p>
<p><em><strong><span style="color: #008000;">&#8220;Duduuuk!&#8221; Kak Santi memberi aba-aba dan anak-anak pun duduk.</span></strong></em></p>
<p><em><strong><span style="color: #008000;">&#8220;Kuberjalan bersama-sama&#8230;.&#8221; Anak-anak terus menyanyi.</span></strong></em></p>
<p><em><strong><span style="color: #008000;">&#8220;Berdiriii!&#8221; Aba-aba Kak Santi lagi. Anak-anak pun berdiri.</span></strong></em></p>
<p><i>Mereka bernyanyi dengan riang sambil bertepuk tangan.</i></p>
<p>Beberapa anak memperhatikan Temi yang tersenyum-senyum geli dan selalu terlambat duduk atau berdiri.</p>
<p>Temi memang agak terbelakang. Kadang-kadang ia kurang mengerti apa yang Kak Santi katakan. Bila ada permainan kelompok, anak-anak tidak mau Temi masuk ke dalam kelompok mereka karena mereka takut kalah. Namun dengan bijak Kak Santi mengatur bahwa Temi akan masuk ke dalam setiap kelompok bergantian. Jadi mereka tidak perlu menolak Temi.</p>
<p>Beberapa anak suka mengolok-olok Temi. Kadang-kadang mereka menyuruh Temi memegang pipi Rika atau Eli dan Temi melakukannya. Bila anak-anak perempuan itu marah-marah, Temi akan kebingungan, dan mereka yang nakal tertawa geli. Anak-anak yang baik memarahi anak-anak nakal itu.</p>
<p>Seminggu lagi hari Paskah tiba. Kak Santi membagikan kotak-kotak kosong kepada anak-anak di kelasnya. Kotak itu adalah kotak kue biasa ukuran kecil.</p>
<p>&#8220;Minggu depan kita merayakan kebangkitan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus hidup. Jadi, kalian masing-masing harus membawa benda yang melambangkan hidup,&#8221; kata Kak Santi. &#8220;Masukkan benda itu ke dalam kotak ini.&#8221;</p>
<p>Seminggu kemudian sebelum sekolah minggu dimulai anak-anak sibuk memegang kotak masing-masing.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/img059.jpg"><img class="size-medium wp-image-673 alignleft" alt="img059" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/img059-300x217.jpg" width="300" height="217" /></a></p>
<p>&#8220;Aku buatkan lubang-lubang kecil supaya kupu-kupuku mendapat udara segar,&#8221; kata Steven.</p>
<p>&#8220;Kok, kamu bisa sih tangkap kupu-kupu?&#8221; tanya Eli kagum.</p>
<p>&#8220;Tukang kebun kami yang menangkapnya pakai jaring. Aku hanya membawanya,&#8221; jawab Steven.</p>
<p><i>Kriiik&#8230;kriiik</i>. Suara itu berasal dari dalam kotak Johan. Oh, pastilah Johan membawa jangkerik.</p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Aku bawa sesuatu yang tidak disukai anak cewek,&#8221; kata Leo sambil mengintip ke dalam kotaknya.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Apaaa?&#8221; tanya beberapa anak perempuan, ingin tahu sekaligus ngeri.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Cacing!&#8221; seru Leo. Dan semua anak perempuan menjauhi Leo.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Repot amat sih cowok-cowok itu. Aku sih bawa tanaman kecil saja. Tanaman kan makhluk hidup juga,&#8221; kata Rika.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Iya, aku juga bawa bunga sepatu. Tinggal ambil di pekarangan,&#8221; kata Eli.</span></em></strong></p>
<p>Tak lama kemudian mereka masuk ke kelas. Acara doa, bernyanyi memuji Tuhan, cerita Paskah, semua berlangsung dengan lancar. Kemudian anak-anak bergiliran maju ke depan menunjukkan isi kotaknya.</p>
<p>&#8220;Wooow!&#8221; Anak-anak berseru kagum dan bertepuk tangan ketika Steven membuka kotaknya dan seekor kupu-kupu terbang pergi.</p>
<p>&#8220;Hiii!&#8221; seru beberapa anak perempuan ketika melihat kecoak yang dibawa Doni.</p>
<p>&#8220;Waaah, bagus sekali!&#8221; puji anak-anak ketika melihat isi kotak Stella. Bunga anggrek dengan daun hijau, tangkainya dilapis kertas perak dan diberi peniti. Lalu Stella menyematkan bunganya di blus Kak Santi dan anak-anak bertepuk tangan.</p>
<p>Akhirnya tibalah giliran Temi. Ia yang terakhir. Pelan-pelan Temi membuka kotaknya dan kelas menjadi gaduh. Kotak itu kosong.</p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Dia tidak mengerti. Kasihan,&#8221; bisik Rika pada Eli.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Dasar bodoh,&#8221; bisik Leo pada Martin.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">Kak Santi menyuruh anak-anak diam.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Temi, mengapa kotakmu kosong? Kamu harus bawa sesuatu yang melambangkan hidup, bukan?&#8221; tanya Kak Santi sabar.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">Temi mengangguk. Kemudian ia berkata, &#8220;Ini kuburan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus-Nya hidup, lalu pergi dari kuburan-Nya.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">&#8220;Tuhan Yesus sudah bangkit. Tuhan Yesus sayang Kak Santi Tuhan Yesus sayang teman-teman,&#8221; kata Temi dengan lancar sambil mengacung-acungkan kotak kosongnya.</span></em></strong></p>
<p>Tiba-tiba kelas menjadi sunyi. Temi mengerti artinya Paskah. Tuhan memberikan pengertian itu kepada Temi yang dianggap bodoh oleh teman-temannya.</p>
<p>Kak Santi memegang bahu Temi. &#8220;Kamu benar, Temi. Kamu pandai. Kubur kosong memang merupakan bukti bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Dan Tuhan Yesus mengasihi kita semua.&#8221;</p>
<p>Wajah Temi berseri-seri dan matanya berbinar-binar.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/arti-paskah-bagi-temi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
