<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; drama natal sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/drama-natal-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Konsili Vatikan II Dimulai</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2013 12:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai By Sekolah Minggu Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1962 Konsili Vatikan II Dimulai</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-372" alt="Konsili Vatikan II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Konsili-Vatikan-II-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Dalam upaya membendung pemikiran liberal yang telah menggoyahkan banyak orang yang ada dalam persekutuannya, Gereja Katolik menolak bertoleransi dengan ide-ide seperti itu pada Konsili Vatikan I. Namun, pada pertengahan abad kedua puluh, ada isu-isu penting yang tabirnya belum dibuka. Meskipun gereja berpegang teguh pada akan tradisi, apakah belum waktunya mengatakan sedikit perubahan?</p>
<p>Uskup Agung Venesia, Angelo Roncalli, telah dipilih menjadi Paus pada tahun 1958 dan  menyandang nama Yohanes XXIII. Dalam waktu tiga bulan setelah pemilihan ia mengadakan Konsili Oikumenis Katolik. Paus yang baru ini dapat melihat bahwa dunia telah berubah, dan tanggapan Katolik dibutuhkan untuk menyapa perubahan-perubahan tersebut. Tujuan persidangan itu ialah <i>aggiornamento, </i>&#8220;membawa gereja sesuai dengan zaman&#8221;.</p>
<p>Tekanan baru yang ingin diwujudkan Paus ialah pelayanan pastoral. Yohanes XXIII ingin agar para pastor lebih peduli pada kawanan dombanya (jemaat) daripada politik.</p>
<p>Pada bulan Oktober 1962, lebih dari 2.000 kardinal, uskup dan kepala biara tiba di Roma &#8211; menjadikan konsili itu konsili gereja terbesar. Mereka terdiri dari 230 orang Amerika, lebih dari 200 orang Afrika dan lebih dari 300 orang Asia.</p>
<p>Paus menyampaikan pidatonya pada para rohaniwan di Basilica Santo Petrus. Ia menunjukkan pertumbuhan materialisme dan ateisme serta menegaskan bahwa dalam dunia yang sedang mengalami krisis spiritual, Gereja tidak boleh menyikapinya dengan menarik diri atau mengutuk orang lain. Gereja harus &#8220;memerintah dengan obat pengampunan ketimbang kekerasan&#8221;.</p>
<p>Tidak seperti para paus terdahulu. Paus Yohanes XXIII tidak berupaya mendikte Konsili Vatikan II ini. Banyak perombakan luas telah terjadi dalam peranan pastoral gereja.</p>
<p>Selama berabad-abad, semua orang Katolik beribadah dalam bahasa Latin, namun hanya sedikit yang mengerti bahasa itu. Meskipun keagungan dan misterinya mungkin telah menyentuh beberapa orang, tetapi banyak yang tidak dapat memahaminya. Konsili Vatikan II membuat bahasa-bahasa daerah setempat untuk bahasa misa.</p>
<p>Meskipun hierarki tidak diubah, beberapa sikap terhadapnya berubah dalam Konsili Vatikan II. Baik kaum rohaniwan maupun kaum awam diterima sebagai umat Allah, dan semua dapat mengambil bagian dalam fungsi pelayanan. Semua orang Kristen &#8211; bukan saja imam, biarawan dan biarawati &#8211; mempunyai panggilan Kristen, seru konsili dan orang awam memenuhi panggilan itu di tengah-tengah pekerjaan sehari-hari mereka.</p>
<p>Meskipun Konsili Vatikan I melihat paus sebagai suksesi para rasul, Konseli Vatikan II memperluas hal itu kepada  seluruh para uskup. Bersama-sama dengan paus mereka berbagi otoritas rasuli.</p>
<p>Dokumen konsili &#8220;On Divine Revelation&#8221; (Tentang Wahyu Ilahi) menekankan bahwa Kitab Suci &#8211; bukan tradisi &#8211; adalah basis utama kebenaran ilahi. Meskipun konsili tidak mengabaikan tradisi yang telah dipegang lama, konsili menganggap Alkitab lebih penting dan mendorong semua orang Katolik &#8211; orang awam dan yang terpelajar &#8211; mempelajari Alkitab.</p>
<p>Dalam dekrit &#8220;Tentang Oikumene&#8221;, terjadi perubahan dramatis yang yang berkenaan dengan sikap terhadap non-Katolik. Mereka yang menganut denominasi lain dinyatakan sebagai orang Kristen, &#8220;separated brethren&#8221; (saudara-saudara yang terpisah), menyimpulkan ide bahwa Kristen sama dengan Katolik. Orang-orang percaya lainnya tidak harus &#8220;kembali&#8221; ke Roma.</p>
<p>Pada sesi terakhir, tahun 1965, Konsili Vatikan II bergumul dengan berbagai pertanyaan tentang politik. Meskiun gereja mempunyai tradisi panjang dalam bidang itu, kuasa atas politik sekarang telah ditanggalkan.</p>
<p>Tanggapan terhadap Konsili Vatikan II beragam. Beberapa aliran yang ada dalam hierarki menolak berbagai perubahan itu dan berdebat dengan sengit. Beberapa orang Katolik konservatif menolak haluan baru gereja, tetapi banyak pula orang Katolik &#8211; dan non-Katolik &#8211; melihat adanya harapan besar bagi gereja. Vatikan II membuka pintu bagi denominasi lain dan mendorong pemahaman Alkitab yang serius, tanpa terikat pada kebiasaan terdahulu.</p>
<p>Sistem hierarkis Katolik tidak berubah, jalan tidak terbuka bagi individualisme, yang berlebihan dalam Gereja Katolik, namun Konsili Vatikan II ini telah menciptakan peningkatan keterbukaan dan pertimbangan bagi orang awam yang telah mempengaruhi badan gereja terbesar sedunia ini.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/konsili-vatikan-ii-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Para Peziarah Menandatangani Perjanjian Mayflower</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/para-peziarah-menandatangani-perjanjian-mayflower/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/para-peziarah-menandatangani-perjanjian-mayflower/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2013 10:34:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan lagu sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1620 Para Peziarah Menandatangani Perjanjian Mayflower By Sekolah Minggu &#8220;Jika tidak ada uskup, tidak ada raja,&#8221; demikian seru James I, memberitahukan kepada kaum Puritan bahwa mereka memiliki seorang raja, dengan sendirinya mereka juga mempunyai uskup gereja. Namun ia masih<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/para-peziarah-menandatangani-perjanjian-mayflower/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1620 Para Peziarah Menandatangani Perjanjian Mayflower</b></span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Perjanjian-Mayflower.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-244" alt="Perjanjian Mayflower" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Perjanjian-Mayflower-231x300.jpg" width="231" height="300" /></a>&#8220;Jika tidak ada uskup, tidak ada raja,&#8221; demikian seru James I, memberitahukan kepada kaum Puritan bahwa mereka memiliki seorang raja, dengan sendirinya mereka juga mempunyai uskup gereja. Namun ia masih belum berhadapan dengan iman fanatik yang melekat pada para &#8220;pemurni&#8221;<i>(purifiers) </i>gereja tersebut. Di antara mereka ada yang masih ingin bertahan dalam gereja, tetapi mereka tidak merasakan bahwa reformasi akan berhasil di bawah raja yang bersikap bermusuhan ini. Karena keadaan ini, para Separitis mengundurkan diri dari jemaat Anglikan &#8211; dan akhirnya dari sang raja juga.</p>
<p>Sebagai respon atas penolakan mereka terhadap Gereja Anglikan, pemerintah telah memenjarakan dan mengusik sejumlah kaum Separatis. Meskipun pemerintah tidak menekan mereka, gerombolan pengusik mengganggu pertemuan-pertemuan para Separatis.</p>
<p>Robert Browne telah memimpin sejumlah kaum Separatis ke Negeri Belanda, yang menunjukkan toleransi kepada para pembangkang. Namun, mereka tetap merupakan orang asing di negeri itu. Bagaimanapun pluralisme Belanda ini tidak membantu dalam membangun komunitas mereka sendiri, dan banyak yang takut jika anak-anak mereka juga akan menjadi orang-orang yang tidak beragama.</p>
<p>Keresahan ini membuat mereka beralih ke Dunia Baru (Amerika). Mungkin di sana mereka dapat membangun gereja murni yang bersih dari kerusakan Gereja Inggris. Di daerah yang tidak mempunyai pemerintahan yang kokoh, mereka dapat menciptakan pemerintahan yang akan mencerminkan idealisme Calvin. Bahkan daerah baru yang liar sekalipun tidak dapat membendung semangat mereka akan harapan kebebasan.</p>
<p>Pemimpin Separatis, John Robinson, berkata, &#8220;Mereka tahu bahwa mereka adalah peziarah.&#8221; Negeri Belanda tidak merupakan tanah perjanjian, jadi mungkin Amerikalah tanah itu. Dengan sebuah kapal bernama <i>Mayflower</i>, 102 Separatis Inggris, yang kembali sejenak ke Inggris, berlayar dari pelabuhan Plymouth.</p>
<p>Meskipun tujuan mereka ialah Virginia, namun badai mengubah arah mereka dan mendaratkan mereka di Massachusetts. Salah seorang Peziarah itu melukiskan daerah baru itu sebagai &#8220;rimba yang sunyi dan mengerikan&#8221;.</p>
<p>Tidak kurang liarnya dengan tempat mereka mendarat, para peziarah takut pada anarki dan liarnya sifat manusia. Izin yang diberikan untuk mendarat di Virginia tidak mempunyai kekuatan hukum di sini. Mereka harus menciptakan pemerintahan yang tertata agar mereka dapat mendirikan kerajaan Allah.</p>
<p>Berdesak-desakan dalam kapal yang mereka tumpangi, empat puluh satu orang menandatangani Perjanjian Mayflower. Dalam perjanjian itu disepakati bahwa mereka akan mengolah koloni baru ini demi kemuliaan Allah dan demi kemajuan kekristenan. Mereka setuju memberlakukan undang-undang bagi kebaikan masyarakat umum dan berikrar untuk berpegang pada solidaritas kelompok serta menjauhkan kepentingan diri sendiri.</p>
<p>Perjanjian tersebut juga menyatakan bahwa mereka memerintah diri mereka sendiri. Tentunya William Bradford dan Bapa Penziarah lainnya, yang menandatangani perjanjian tersebut, percaya bahwa mereka memerintah tanpa berpisah dari Allah &#8211; penguasa segalanya &#8211; namun mereka tidak mengadakan persiapan bagi pemerintahan yang dipimpin oleh raja manusia.</p>
<p>James I terkejut mendengar mereka menolak pemerintahan para uskup dan ia juga tidak bersimpati kepada mereka yang menolak pemerintahannya. Tetapi, tanpa harus berurusan dengan kelompok kecil tanpa izin dan liar yang bermukim di seberang lautan ini pun, dia sudah punya cukup masalah.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/para-peziarah-menandatangani-perjanjian-mayflower/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tekad dan Rencana Nehemia</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tekad-dan-rencana-nehemia/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tekad-dan-rencana-nehemia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2013 09:30:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[gambar sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Nehemia 2:11-20 Nehemia sampai di Yerusalem. Ia tahu bahwa Allah sudah menaruh tekad dalam hatinya agar ia melakukan sesuatu sesuai dengan rencana-Nya. Maka, dalah tahap persiapan itu. Nehemia belum mengatakan apa-apa kepada siapa pun. Ia terlebih dahulu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tekad-dan-rencana-nehemia/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By<a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank"> Sekolah Minggu</a></p>
<p>Nehemia 2:11-20</p>
<p>Nehemia sampai di Yerusalem. Ia tahu bahwa Allah sudah menaruh tekad dalam hatinya agar ia melakukan sesuatu sesuai dengan rencana-Nya. Maka, dalah tahap persiapan itu. Nehemia belum mengatakan apa-apa kepada siapa pun. Ia terlebih dahulu dengan teliti menyelidiki seluruh keadaan. Dengan diam-diam ia menyelidiki dan mempersiapkan sebuah rencana untuk membangun tembok kota Yerusalem.</p>
<p>Banyak orang terlalu cepat mengatakan rencananya. Mereka berkata mau melakukan ini dan itu tanpa terlebih dahulu mempersiapkan dan mendoakannya. Sehingga karena tidak ada persiapan yang baik, rencana itu tidak bisa dilaksanakan. Mereka kurang mempersiapkan diri dan kurang mendoakan rencana itu dengan baik.</p>
<p>Nehemia menjadi contoh yang baik bagi kita semua. Ia memiliki hati yang selalu berdoa kepada Allah. Ia juga melakukan persiapan dengan amat baik. Karena itu Allah memakai dan memimpinnya untuk melaksanakan rencana-Nya. Ketika Nehemia melaksanakan pekerjaannya, ada orang-orang yang berusaha menghalanginya. Tetapi dengan kekuatan dari Allah Nehemia tetap menjalankannya dengan berani.</p>
<p>Maukah engkau dari kecil membiasakan diri untuk baik-baik berdoa dan mempersiapkan rencanamu, sebelum menceritakannya kepada banyak orang?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah yang dilakukan Nehemia? (ay.12-15)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, ajarlah saya mendoakan dan mempersiapkan setiap rencana dengan baik. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Coba tuliskan tiga hal yang akan engkau lakukan. Lalu doakanlah dan persiapkanlah rencana itu dengan baik. Misalnya, jika minggu depan ada beberapa ujian, buatlah jadwal belajar jauh-jauh hari sebelumnya. Lalu, berusahalah menaati jadwal yang sudah engkau rencanakan itu.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Tantangan Dalam Pekerjaan Allah</b></li>
<li><strong>Allah Menyelesaikan Pekerjaan-Nya</strong></li>
<li><b>Sukacita Dalam Firman Allah</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tekad-dan-rencana-nehemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mulai Kejatuhan Salomo</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/mulai-kejatuhan-salomo/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/mulai-kejatuhan-salomo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2013 07:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 1 Raja-raja 11:1-10 Kesuksesan dan keadaan yang sangat baik membuat Raja Salomo mulai melupakan peringatan Tuhan. Raja Salomo menikah dengan banyak perempuan dari negara-negara sahabatnya. Dia pikir dengan cara begitu kerajaannya akan menjadi lebih kuat. Dengan menikahi<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/mulai-kejatuhan-salomo/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By<a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank"> Sekolah Minggu</a></p>
<p>1 Raja-raja 11:1-10</p>
<p>Kesuksesan dan keadaan yang sangat baik membuat Raja Salomo mulai melupakan peringatan Tuhan. Raja Salomo menikah dengan banyak perempuan dari negara-negara sahabatnya. Dia pikir dengan cara begitu kerajaannya akan menjadi lebih kuat. Dengan menikahi perempuan dari bangsa-bangsa yang pernah bermusuhan dengan bangsa Israel, Salomo mengharapkan semua musuh itu akan ditundukkannya. Akan tetapi perbuatan Salomo itu sama sekali tidak benar. Apalagi Allah sudah melarangnya sejak semula. Maka, tidak ada alasan apa pun untuk membenarkan perbuatan Salomo tersebut.</p>
<p>Raja Salomo tidak mengindahkan peringatan dan larangan Allah. Maka, setelah seluruh cerita tentang kesuksesannya, segera dalam satu pasal saja kejatuhan kerajaannya dimulai. Mengapa demikian? Karena Salomo jelas-jelas melanggar apa yang pernah Allah firmankan kepadanya.</p>
<p>Melanggar perintah Allah bukan hal yang enteng. Jadi, janganlah menganggapnya enteng. Jika engkau melanggar firman Tuhan dan seolah-olah tidak ada akibatnya yang terjadi padamu, sadarlah mungkin itu karena Allah bersabar dan menantikan pertobatanmu.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<ol>
<li>Allah sudah memperingatkan Salomo agar tidak bergaul dengan bangsa-bangsa tertentu? Bangsa-bangsa apa sajakah itu? (ay.1,2)</li>
<li>Mengapa Allah melarang Salomo bergaul dengan mereka? (ay.3)</li>
</ol>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, tolong lindungi saya dalam pergaulan sehari-hari dari pengaruh yang buruk. Jangan biarkan hati saya berpaling dari Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan                                                                                                                                                 </b>Beranilah menolak ajakan teman-temanmu untuk melakukan sesuatu yang bisa menjauhkan hatimu dari Allah.</p>
<ul>
<li><b>Lawan-lawan Salomo</b></li>
<li><b>Salomo Mati dan Kerajaannya Terpecah</b></li>
<li><b>Dosa Yerobeam, Raja Israel Utara</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/mulai-kejatuhan-salomo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JAMES CHALMERS</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/james-chalmers/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/james-chalmers/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 16:39:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[download lagu sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1131</guid>
		<description><![CDATA[JAMES CHALMERS by : Sekolah Minggu Dia duduk mendengarkan guru sekolah minggunya, Pdt. Gilbert Meikle yang sedang membacakan surat dari seorang misionaris yang diutus Tuhan untuk melayani suku kanibal di Pulau Fiji. Selesai membacakan surat tersebut Pdt Meikle memandang sekelilingnya,<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/james-chalmers/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/james-chalmers/" href="http://sekolahminggu.com/james-chalmers/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>JAMES CHALMERS</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/james-chalmers/" href="http://sekolahminggu.com/james-chalmers/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Dia duduk mendengarkan guru sekolah minggunya, Pdt. Gilbert Meikle yang sedang membacakan surat dari seorang misionaris yang diutus Tuhan untuk melayani suku kanibal di Pulau Fiji. Selesai membacakan surat tersebut Pdt Meikle memandang sekelilingnya, dan berkata, apakah ada diantara kalian anak-anak yang hadir disini mau menjadi misionaris seperti dia membawa Injil kepada suku Kanibal?&#8221;</p>
<p>Hati Chalmers mengatakan &#8220;Ya, aku mau, tolonglah aku Tuhan&#8221;.</p>
<p>Itu terjadi ketika dia berumur 13 tahun.</p>
<p>James Chalmers gemar berpetualang, kesukaannya adalah bermain di air, selain jago berenang dan menjadi favorit para nelayan yang tinggal di kotanya, James pernah menolong seorang pria yang hampir tenggelam di laut. Karena berpetualang itulah maka bagi James hal-hal yang berbahaya adalah tantangan.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color: #000080;"><em>J</em></span><em><span style="color: #000080;">ames adalah seorang pemimpin diantara teman-temannya, terutama ketika ada perkelahian. Masa remaja James adalah masa yang penuh dengan kenakalan dan petualangan tetapi di masa remaja itu juga Tuhan memanggil dia.</span></em></strong></p></blockquote>
<p>James sempat melupakan janjinya kepada Tuhan, sampai Tuhan mengingatkan kembali pada umur 18 tahun melalui dua orang pengkhotbah dari Irlandia Utara yang datang ke kotanya dan mengadakan kebaktian khusus. Kali ini James bersungguh-sungguh dengan janjinya.</p>
<p>James menunjukkan keseriusannya dengan mendaftar ke London Missionary Society sesuai nasihat seorang misionaris dan dia disekolahkan ke Cheshunt College untuk belajar teologi. Kesungguhan hatinya untuk menjadi misionaris membuatnya tekun belajar, namun James yang suka ebrtualang dan nakal, terkadang dia masih suka menggoda teman-temannya.</p>
<p>James menikah dengan Jane Hercus pada bulan Oktober 1865, kemudian James dan istrinya diutus ke Rarotonga, sebuah pulau di Kepulauan Pasifik. Pasangan suami istri ini sungguh-sungguh mengharapkan keberangkatan mereka ke tanah misi, Rarotonga.</p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #000080;">Tuhan dapat memakai siapa saja untuk membuat pekerjaan-Nya tetap berjalan, termasuk Bajak Laut. James dan Jane tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Rarotonga karena kapal yang mereka tumpangi harus diperbaiki di Australia. Akhirnya mereka menumpang kapal Bajak Laut yang bersedia mengantar mereka ke Rarotonga.</span></em></strong></p></blockquote>
<p>Ternyata James, dan Bully Hayes, sang bajak laut, dapat berteman dengan baik. James mengadakan ibadah di kapal Bully dan Bully mencoba menjadi seorang yang taat, bahkan mewajibkan semua anak buahnya untuk menghadiri ibadah tersebut. Pada bulan Mei 1867 James akhirnya tiba di Rarotonga. Seorang pribumi menjemput mereka.</p>
<p>Orang-orang suku Rarotonga tidak dapat menyebut nama Chalmers karena logat mereka yang berbeda, bunyi yang mirip dengan Chalmers dalam bahasa mereka adalah TAMATE, maka &#8220;TAMATE&#8221; yang menjadi nama James selama 35 tahun kemudian.</p>
<p>James sedikit kecewa ketika mengetahui bahwa penduduk Rarotonga ternyata sudah menjadi orang Kristen. Dia rindu untuk menemukan tempat-tempat yang belum dijangkau bagi Kristus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bersambung&#8230;.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/james-chalmers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JOHN GEDDIE</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/john-geddie/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/john-geddie/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 15:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[download lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[drama sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1079</guid>
		<description><![CDATA[JOHN GEDDIE by : Sekolah Minggu Dari sepasang suami istri pembuat jam, lahirlah 4 orang anak, 3 perempuan dan seorang anak laki-laki. Anak laki-laki mereka diberi nama John Geddie, dialah yang kemudian dipakai Tuhan, untuk memberitakan cinta kasih Allah kepada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/john-geddie/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><a title="/john-geddie/" href="http://sekolahminggu.com/john-geddie/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>JOHN GEDDIE</b></span></a></h1>
<p style="text-align: justify;">by :<a title="/john-geddie/" href="http://sekolahminggu.com/john-geddie/" target="_blank"> <em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dari sepasang suami istri pembuat jam, lahirlah 4 orang anak, 3 perempuan dan seorang anak laki-laki.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak laki-laki mereka diberi nama John Geddie, dialah yang kemudian dipakai Tuhan, untuk memberitakan cinta kasih Allah kepada orang-orang di Vanuatu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;John Kecil&#8221;, adalah julukannya. Karena dia berbadan kecil, tetapi hanya badannya saja yang kecil, John memiliki tekad besar termasuk dalam hal belajar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak kecil John Geddie sudah menyukai kisah-kisah misionaris. Yang menceritakan bagaimana Injil membuat orang-orang bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan hidup mereka berubah karena-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak mengakui Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya, John Geddie selalu ingin agar orang lain juga mengalami hal yang sama, mengenal Yesus Kristus dan menjadikan-Nya sebagai Juruselamat mereka.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/John-Knox.jpg"><img class="size-full wp-image-230 alignright" alt="John Knox" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/John-Knox.jpg" width="239" height="275" /></a>Hatinya selalu rindu untuk pergi ke tempat-tempat yang belum pernah mendengar tentang Tuhan Yesus Kristus, dia terus berdoa dan berdoa, dan berharap suatu hari nanti, Tuhan akan mengirimkannya sebagai misionaris.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan menjawab doa John. Ketika John berkhotbah, mengenai tempat-tempat yang belum mengenal Yesus Kristus, banyak orang begitu terharu, mereka kemudian bersepakat, untuk mengirimkan misionaris ke Vanuatu. Dan orang yang dipilih sebagai misionaris adalah John Geddie dan istrinya.</p>
<p style="text-align: justify;">John begitu senang, dan segera mempersiapkan diri untuk berangkat. Charlotte istrinya, menjadi pendukung pelayanan John yang setia. Mereka akhirnya berangkat menuju Vanuatu dengan menumpang kapal pada tanggal 30 November 1846.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/john-geddie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
