<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; firman sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/firman-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2013 03:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[permainan untuk sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1735 Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards By Sekolah Minggu Pada tahun 1630, sepuluh tahun setelah serombongan kecil kaum Peziarah mendirikan permukiman di Plymouth, sebuah migrasi kaum Puritan yang besar mulai mendirikan persemakmuran Kristen di Massachusetts. Lebih makmur<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1735 Kebangunan Rohani Besar di bawah Jonathan Edwards</b></span></h3>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Jonathan-Edwards.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-278" alt="Jonathan Edwards" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Jonathan-Edwards.jpg" width="204" height="247" /></a>Pada tahun 1630, sepuluh tahun setelah serombongan kecil kaum Peziarah mendirikan permukiman di Plymouth, sebuah migrasi kaum Puritan yang besar mulai mendirikan persemakmuran Kristen di Massachusetts. Lebih makmur dalam harta duniawi daripada <i>Pilgrim Fathers </i>(kaum Puritan pertama di Amerika), kaum Puritan ini juga berbeda dalam tujuannya mendatangi rimba Amerika. Mereka berharap mendirikan masyarakat berdasarkan Alkitab, yang akan menjadi contoh bagi Inggris untuk mengikuti reformasi dan pembaruan. Seperti yang ditulis gubernur mereka, John Winthrop, &#8220;Kita harus beranggapan bahwa kita merupakan sebuah kota di atas bukit, dan semua mata menatap kita.&#8221; Ketika koloni Puritan tersebut bertumbuh dan menajdi makmur, niat keagamaan mula-mula pemukim tersebut menurun; generasi kedua dan ketiga lebih memperdulikan benda-benda duniawi ketimbang mendirikan kerajaan Allah di Amerika.</p>
<p>Mereka yang setia hanya memperhatikan, dan ada yang meratapi perkembangan-perkembangan tersebut. Ide kaum Puritan bahwa negeri baru akan merupakan tempat yang cocok untuk mengembangkan persemakmuran suci lambat-laun memudar. Mereka yang setia tidak meragukan bahwa meskipun Inggris secara spiritual sakit &#8211; ataupun mati &#8211; koloni-koloni dapat atau harus memperlihatkan spiritualitas yang mendalam.</p>
<p>Jonathan Edwards- jiwa yang sejati dan berharga, yang masuk ke Perguruan Yale pada usia tiga belas tahun &#8211; yakin akan hal ini. Untuk sementara waktu, di bawah kakeknya, orang yang berkuasa dan berpengaruh, Solomon Stoddard, Edwards menajdi pastor pendamping di sebuah gereja di Northampton, Massachusetts. Ketika Stoddard meninggal pada tahun 1729, Edwards bertugas sebagai pastor tunggal.</p>
<p>Tidak lama setelah ia datang ke Northampton, Jonathan menikahi Sarah Pierpont yang bijaksana,cantik dan Sementara Edwards mempunyai banyak anak dan juga melayani gereja sebagai pastor, ia juga mengambil waktu untuk menciptakan tulisan-tulisan teologis yang termasyhur di dunia. Bacaan yang luas dan berbagai perubahan dramatis yang terjadi di gereja-gereja tempat ia berkhotbah mempengaruhi teologinya.</p>
<p>Dengan menggali dari kedalaman Calvinisme, Edwards percaya pada doktrin pemilihan. Meskipun ia bahwa Allah memilih siapa yang akan diselamatkan-Nya dan siapa yang tidak, Edwards menginginkan setiap orang menjadi yang terpilih. Ia tahu hal ini tidak mungkin, namun ia mendesak bahwa para pastor harus mengajar tentang beratnya dosa dan perlunya hati untuk berpaling kepada Tuhan. Jika tidak, katanya, para pastor gagal dalam tugasnya, dan ia cukup melihat kaum rohaniwan di New England yang tidak mempunyai semangat hidup sebagai contohnya. Ketika ia mengkhotbahkan &#8220;God Glorified in Man&#8217;s Dependence&#8221; (Allah Dimuliakan dalam Ketergantungan Manusia) pada tahun 1731, kepada pengunjung di Boston, ia tahu bahwa banyak pendengarnya tertawa sinis karena tekanannya akan dosa yang berakar dan pentingnya perubahan dari dalam.</p>
<p>Selama enam puluh tahun pelayanannya, Solomon Stoddard telah melihat lima&#8221;panen&#8221;, masa-masa peningkatan tekad spiritual, yang menghasilkan kehidupan yang berubah dan peningkatan ketakwaan. Pada tahun 1730-an, Jonathan Edwards berdoa untuk panen. Ia melihat moral yang bejat dan merasakan bahwa penerimaan Arminianisme yang semakin meningkat akan menyebabkan suatu masa ketergantungan spiritual. Ia mulai mengkhotbahkan hal itu.</p>
<p>Pada musim dingin tahun 1734 dan sepanjang tahun berikutnya, perubahan dialami Northampton. Edwards berkata, &#8220;Roh Allah dengan luar biasa mulai bekerja.&#8221; Gerejanya penuh dengan pendengar, banyak di antaranya mencari kepastian keselamatan. &#8220;Kota ini tampaknya penuh dengan kehadiran Allah. Tidak pernah ia begitu penuh dengan kasih ataupun kegembiraan, namun ia penuh dengan kecemasan seperti dulu.&#8221; Pertengkaran dan gosip lenyap karena hampir seluruh kota mengunjungi gereja.</p>
<p>Namun, orang yang telah mendoakan dan berkhotbah untuk kehidupan kotanya tidak memiliki teknik berkhotbah yang penuh dengan kata-kata indah. Khotbahnya berfokus pada pembenaran oleh iman saja dan menunjukkan kegemaran intelektualnya. Meskipun ia tidak menggunakan metode-metode yang akan membangkitkan emosi, namun ia menerima respons-respons beremosi. Para kritikus mengolok-olok saat-saat ratapan pembungkukan badan yang kadang-kadang mengikuti khotbah kebangunan rohani. Di kemudian hari, ketika ia menulis tentang Kebangunan Rohani Besar, Edwards mengakui bahwa tulisan itu membawa ekses-ekses emosional. Tetapi secara keseluruhan, hal itu adalah bukti bahwa Roh Allah bekerja dalam hati manusia.</p>
<p>Edwards tidak seorang diri dalam berkhotbah yang membawa ke kebangunan rohani. Seorang pastor Jerman di New Jersey. Theodore Freylinghuysen, telah bekerja dengan Jemaat Reformasi Belanda sejak tahun 1720. Berita Injilnya yang berkobar-kobar telah membawa hasil &#8211; dan juga perselisihan. Ia juga membantu Gilbert Tennant, seorang pastor Presbiterian, yang datang ke New Jersey dari gereja dan sekolah ayahnya di Pennysylvania. Gilbert dan saudara-saudaranya  &#8211; William, Jr. John dan Charles &#8211; semuanya telah menjadi pastor-pastor pekabar Injil yang ampuh di New Jersey.</p>
<p>Orang yang mengikat kedua masa kebangkitan ialah George Whitefield seorang pendeta Anglikan &#8211; dan temannya John Wesley &#8211; yang mulai mengajar di Amerika pada tahun 1738. Dengan tidak menghiraukan ikatan denominasi, dan karena semuanya untuk Kristus, dengan tidak mengenal rasa lelah, ia melintasi berbagai negara bagian, mengajarkan berita pertobatan. Di bawah pengaruhnya, seluruh bangsa itu mengalami kebangunan rohani.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kebangunan-rohani-besar-di-bawah-jonathan-edwards/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2013 12:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu-lagu anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama By Sekolah Minggu Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1095 Paus Urbanus II Melancarkan Perang Salib Pertama</b></span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-154" alt="Paus Urbanus II" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Paus-Urbanus-II.gif" width="196" height="196" /></a>Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal &#8211; setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan pastoral, pernikahan dilangsungkan di Gereja, dan orang sekarat menerima ritual gereja terakhir &#8211; namun Eropa tidak memperlihatkan diri sebagai Kerajaan Allah. Pertikaian selalu bermunculan di antara pangeran-pangeran Kristen, dan peperangan antara para bangsawan yang haus tanah membuat rakyat menderita.</p>
<p>Pada tahun 1088, seorang Perancis bernama Urbanus II menjadi Paus. Kepausannya itu ditandai dengan pertikaian dengan raja Jerman, Henry IV &#8211; kelanjutan kebijakan pembaruan oleh Gregorius VIII yang tidak menghasilkan apa-apa. Paus yang baru ini tidak ingin meneruskan pertikaian ini. Tetepi ia ingin menyatukan semua kerajaan Kristen. Ketika Kaisar Alexis dari Konstantinopel meminta bantuan Paus melawan ornag-orang Muslim Turki, Urbanus melihat bahwa adanya musuh bersama ini akan membantu mencapai tujuannya.</p>
<p>Tidak masalah meskipun Paus telah mengucilkan patriakh Konstantinopel, serta Katolik dan Kristen Ortodoks Timur tidak lagi merupakan satu gereja. Urbanus mencari jalan untuk menguasai Timur, sementara ia menemukan cara pengalihan bagi para pangeran Barat yang bertengkar terus.</p>
<p>Pada tahun 1095 Urbanus mengadakan konsili Clermont. Di sana ia menyampaikan khotbahnya yang menggerakkan: &#8220;Telah tersebar sebuah cerita mengerikan&#8230; sebuah golongan terkutuk yang sama sekali diasingkan Allah&#8230; telah menyerang tanah (negara) orang Kristen dan memerangi penduduk setempat dengan pedang, menjarah dan membakar.&#8221; Ia berseru: &#8220;Pisahkanlah daerah itu dari tangan bangsa yang jahat itu dan jadikanlah sebagai milikmu.&#8221;</p>
<p><i>&#8220;Deus vult! Deus vult! </i>(Allah menghendakinya),&#8221; teriak para peserta. Ungkapan itu telah menjadi slogan perang pasukan Perang Salib. Ketika para utusan Paus melintasi Eropa, merekrut para kesatria untuk pergi ke Palestina, mereka mendapatkan respon antusias dari pejuang-pejuang Perancis dan Italia. Banyak di antaranya tersentak karena tujuan agamawi, tetapi tidak diragukan juga bahwa yang lain berangkat untuk keuntungan ekonomi. Ada juga yang ingin berpetualang merampas kembali tanah peziarahan di Palestina, yang telah jatuh ke tangan muslim.</p>
<p>Mungkin para pejuang tersebut merasa bahwa membunuh seorang musuh non-Kristen adalah kebajikan. Membabat orang-orang kafir yang telah merampas tanah suci orang Kristen tampaknya seperti tindakan melayani Allah.</p>
<p>Untuk mendorong tentara Perang Salib, Urbanus dan para paus yang mengikutinya menekankan &#8220;keuntungan&#8221; spiritual dari perang melawan orang-orang Muslim itu. Dari sebuah halaman Alquran, Urbanus meyakinkan para pejuang itu bahwa dengan melakukan perbuatan ini, mereka akan langsung masuk surga, atau sekurang-kurangnya dapat memperpendek waktu di <i>purgatory. </i></p>
<p>Dalam perjalanannya menuju tanah suci, para tentara Perang Salib berhenti di Konstantinopel. Selama mereka ada di sana, hanya satu hal yang ditunjukkan: Persatuan antara Timur dan Barat masih mustahil. Sang kaisar melihat para prajurit yang berpakaian besi itu sebagai ancaman bagi takhtanya. Ketika para tentara Perang Salib mengetahui bahwa Alexis telah membuat perjanjian dengan orang-orang Turki, mereka merasakan bahwa &#8220;pengkhianat&#8221; ini telah menggagalkan bagian pertama misi mereka: menghalau orang-orang Turki dari Konstantinopel.</p>
<p>Dengan bekal dari kaisar, pasukan tersebut melanjutkan perjalanannya ke selatan dan timur, menduduki kota-kota Antiokhia dan Yerusalem. Banjir darah mengikuti kemenangan mereka di Kota Suci itu. Taktik para tentara Perang Salib ialah &#8220;tidak membawa tawanan&#8221;. Seorang pengamat yang merestui tindakan tersebut menulis bahwa para prajurit &#8220;menunggang kuda mereka dalam darah yang tingginya mencapai tali kekang kuda&#8221;.</p>
<p>Setelah mendirikan kerajaan Latin di Yerusalem, dan dengan mengangkat Godfrey dari Bouillon sebagai penguasanya, mereka berubah sikap, dari penyerangan ke pertahanan. Mereka mulai membangun benteng-benteng baru, yang hingga kini, sebagian darinya masih terlihat.</p>
<p>Pada tahun-tahun berikutnya, terbentuklah ordo-ordo baru yang bersifat setengah militer dan setengah keagamaan. Ordo paling terkenal adalah Ordo Bait Allah (<i>Knight Templars</i>) dan Ordo Rumah Sakit <i>(Knight Hospitalers</i>). Meski pun pada awalnya dibentuk untuk membantu para tentara Perang Salib, mereka menjadi organisasi militer yang tangguh dalam pendiriannya sendiri.</p>
<p>Perang Salib pertama merupakan yang paling sukses. Meskipun agak dramatis dan bersemangat, berbagai upaya kemiliteran ini tidak menahan orang-orang Muslim secara efektif. Pada tahun 1291, pasukan Muslim menduduki kota Acre, yang secara efektif mengakhiri Perang Salib.</p>
<p>Dalam banyak hal, Perang Salib telah meninggalkan warisan negatif. Hubungan yang rusak antara gereja-gereja Timur dan Barat, dan kekejaman para tentara Perang Salib hanya membuat musuh-musuh mereka lebih fanatik. Ditambah lagi, semua pelajaran yang diterima selama peperangan, telah menjadi bagian dari strategi mereka untuk diterapkan dalam pertempuran melawan orang-orang Kristen lain.</p>
<p>Tanggapan yang ditujukan pada panggilan Urbanus, meningkatkan kuaas kepausan. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah besar prajurit yang bersedia mati demi imannya, perbuatan yang tidak dapat diremehkan oleh pangeran mana pun.</p>
<p>Pergumulan kekuasaan antara Gereja dan negara belum usai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/paus-urbanus-ii-melancarkan-perang-salib-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAHABAT BARU</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 15:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[film anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[free download mp3 lagu rohani anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1118</guid>
		<description><![CDATA[SAHABAT BARU by : Sekolah minggu Bag. 1 Anak-anak berhamburan keluar kelas ketika bel istirahat kedua berbunyi. Lalu, masing-masing sibuk dengan kegiatannya sendiri, ada yang langsung bermain di halaman sekolah yang kebanyakan adalah anak laki-laki, yang lainnya duduk-duduk di teras<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><a title="/sahabat-baru/" href="http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/" target="_blank"><b>SAHABAT BARU</b></a><br />
</span></h1>
<p>by : <a title="/sahabat-baru/" href="http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah minggu</span></em></a></p>
<p>Bag. 1</p>
<blockquote><p><em><span style="color: #008000;"><b>Anak-anak berhamburan keluar kelas ketika bel istirahat kedua berbunyi. Lalu, masing-masing sibuk dengan kegiatannya sendiri, ada yang langsung bermain di halaman sekolah yang kebanyakan adalah anak laki-laki, yang lainnya duduk-duduk di teras kelas masing-masing, dan yang kelaparan langsung lari menuju kantin.</b></span></em></p></blockquote>
<p>&#8220;Halo, teman-teman! Aku punya berita seru, tapi&#8230;.di mana Ria?&#8221; tanya Nanang sembari duduk di antara Harry dan Christian. Harry, Christian, Tony dan Steven sedang duduk di bawah pohon yang berada di depan ruang perpustakaan, tidak jauh dari kelas mereka.</p>
<p>&#8220;Tuh, di sana!&#8221; sahut Harry, tangannya menujuk ke kelas VC. Ria tampak sedang mengobrol bersama teman-teman perempuannya.</p>
<p>Nanang mengangguk sambil membuka bekal makanannya. Mama membuatkannya roti bakar isi selai strawberry dan coklat. Ia sengaja membawakan lebih karena ia tahu anaknya memiliki banyak teman.</p>
<p>&#8220;Tapi sebelum aku cerita&#8230; ada yang mau? Roti bakar isi strawberry dan coklat!&#8221;</p>
<p>&#8220;Mau!&#8221; sahut Christian cepat dengan mata berbinar-binar. Roti bakar adalah salah satu makanan favoritnya, lagipula dia sudah merasa lapar.</p>
<p>&#8220;Mama dan Papa tidak memberiku uang jajan selama 2 minggu gara-gara ceroboh memecahkan kaca jendela. Untung Mama membuatkan aku bekal,&#8221; lanjut Nanang sambil memberikan sepotong  roti bakar kepada Christian.</p>
<p>&#8220;Kok sama, ya? Aku juga. Tapi, hari ini Mama tidak sempat membuatkan bekal,&#8221; kata Christian.</p>
<p>Rupanya hal yang sama juga dialami Steven, Tony, dan Harry. Mereka tidak mendapatkan uang jajan selama dua minggu.</p>
<p>&#8220;Papa kita kok kompak sekali, ya? Hukuman kita bisa sama semuanya,&#8221; kata Steven terheran-heran.</p>
<p>&#8220;Karena itulah aku mau cerita,&#8221; sahut Nanang sembari menggigit potongan besar roti bakarnya.</p>
<p>Nanang lalu bercerita mengenai kunjungannya ke rumah Bapak Wardoyo bersama mama dan papanya. Dari cerita Nanang, barulah terungkap kalau papa Nanang menelepon papa Ria, Steven, Tony, Harry, dan  Christian. Dan mereka sepakat akan mengganti kaca rumah Bapak Wardoyo, sekaligus sepakat untuk menghukum anak-anak mereka dengan membeli kaca itu dari uang jajan anak-anak itu selama 2 minggu. Papa Nananglah yang diutus menemui Bapak Wardoyo.</p>
<p>Anak-anak mengangguk-angguk mendengar cerita Nanang. Kini mereka mengerti mengapa semua sama-sama tidak mendapat uang jajan.</p>
<p>&#8220;Anak Bapak Wardoyo namanya Shinta. Dia cacat sejak lahir.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, tidak heran jalannya terpincang-pincang,&#8221; timpal Steven.</p>
<p>&#8220;Iya, dan besok dia akan masuk sekolah kita. Bapak Wardoyo baru 1 minggu tinggal di sini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Satu minggu &#8230;. dan kaca rumahnya sudah pecah gara-gara kita,&#8221; kata Tony sambil meringis, mengingat perbuatan mereka.</p>
<p>&#8220;Dan Bapak Wardoyo minta kita semua untuk menjadi sahabat Shinta,&#8221; lanjut Nanang.</p>
<p>Mendengar kata-kata Nanang yang terakhir mendadak mereka terdiam.</p>
<p>&#8220;Tapi, dia &#8216;kan anak baru! Siapa tahu dia menyebalkan! Aku tidak mau, ah!&#8221; kata Tony.</p>
<p>&#8220;Ya, lagipula kita kan sudah lama bersahabat. Aneh kalau misalnya ada orang lain,&#8221; kaat Steven mencoba memberikan pendapat.</p>
<p>&#8220;Kakinya aneh, dia pincang, nanti malahan menyusahkan kita kalau sedang bermain,&#8221; sahut Tony lagi.</p>
<p>Nanang berusaha membujuk teman-temannya, tetapi tetap saja ada yang mau menjadi sahabat Shinta dan ada yang tidak mau. Akibatnya, suasana menjadi tidak enak. Mereka punya pendapat yang berbeda.</p>
<p>Nanang menghabiskan bekalnya sambil berdiam diri. Dia sedikit kesal karena di antara teman-temannya ada yang menolak sahabat baru. Masakan tidak mau bersahabat dengan orang lain?</p>
<p><b>STOP!                                                                                                                                                                    </b></p>
<p>Menurut kamu, apakah yang seharusnya mereka lakukan?</p>
<p>a. mengajak Shinta menjadi sahabat. Mengapa?</p>
<p>b. Membiarkan Shinta sendiri. Mengapa?</p>
<p>Keesokan harinya sekolah gempar, terutama kelas VB. Ada anak baru bernama</p>
<p>Shinta yang masuk ke kelas mereka yang langsung menjadi pusat perhatian anak-anak lain.</p>
<p>Hari itu Shinta diperkenalkan kepada semua kelas. Ibu Guru menempatkan Shinta untuk duduk bersama dengan Ria. Apakah itu kebetulan? Tidak ada yang tahu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bersambung&#8230;.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/sahabat-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERKEMBANGAN MUSIK KRISTEN</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 14:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[film anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[firman sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[free download mp3 lagu rohani anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1065</guid>
		<description><![CDATA[PERKEMBANGAN MUSIK KRISTEN By : Sekolah Minggu Messiah &#8220;Messiah&#8221; adalah judul sebuah oratorio yang dibuat oleh George Frederick Handel. Pembuatan oratorio &#8220;Messiah&#8221; ini didorong oleh Charles Jennens, seorang penulis lagu yang biasa bekerjasama dengan George Frederick Handel. Messiah (HWV 56)<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/perkembangan-musik-kristen/" href="http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>PERKEMBANGAN MUSIK KRISTEN</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="/perkembangan-musik-kristen/" href="http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b><i>Messiah</i></b></p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #000080;">&#8220;Messiah&#8221; adalah judul sebuah oratorio yang dibuat oleh George Frederick Handel. Pembuatan oratorio &#8220;Messiah&#8221; ini didorong oleh Charles Jennens, seorang penulis lagu yang biasa bekerjasama dengan George Frederick Handel. Messiah (HWV 56) adalah Oratorio dalam bahasa Inggris yang dibuat pada 1741 dengan kumpulan teks dari Alkitab (King James Bible, Mazmur dan Book of Common Prayer) oleh  Charles Jennens.</span></em></strong></p></blockquote>
<p><strong><em><span style="color: #008000;">Pembuatan &#8220;Messiah&#8221; diawali dengan Jennens mengirimkan surat kepada Handel yang adalah temannya. Dalam surat tersebut dia menyampaikan suatu kerinduan untuk membuat teks lagu yang berdasarkan alkitab dan musiknya disusun oleh Handel. Jennens mengirimkan teks lagu-nya itu kepada Handel. Handel membuat musiknya dalam waktu 24 hari, Handel menerima teks dari Jennens pada 10 Juli 1741 dan mulai bekerja membuat musiknya pada 22 Agustus 1741. Pertama kali dipentaskan di Dublin pada 13 April 1742. Setahun kemudian, penampilan perdana di London. Jennens sangat menekankan pada Yesus Kristus sebagai Mesias yang dipaparkan dari nubuatan para nabi Perjanjian Lama, kelahiran, penderitaan, kebangkitan, kenaikan dan kemuliaan Kristus. Yesus Kristus sudah lahir, mati dan bangkit supaya setiap orang percaya kepada-Nya memperoleh hidup yang kekal. Handel membuat &#8220;Messiah&#8221; sebagai ucapan syukur dan kekagumannya atas karya keselamatan oleh Yesus Kristus.</span> </em></strong>Bagaimanakah respon kita?</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/perkembangan-musik-kristen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
