<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; lagu natal anak sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/lagu-natal-anak-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Mengingat Cinta Kasih Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/mengingat-cinta-kasih-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/mengingat-cinta-kasih-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2013 10:31:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Nehemia 9:16-25 Mengingat karya Allah pada masa yang lalu akan menguatkan kita untuk berjanji mencintai Tuhan dengan sungguh-sungguh. Bukan kita yang mencintai Allah, tetapi Allah terlebih dahulu mencintai kita sehingga kita bisa mencintai-Nya. Dalam bacaan kita hari<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/mengingat-cinta-kasih-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Nehemia 9:16-25</p>
<p>Mengingat karya Allah pada masa yang lalu akan menguatkan kita untuk berjanji mencintai Tuhan dengan sungguh-sungguh. Bukan kita yang mencintai Allah, tetapi Allah terlebih dahulu mencintai kita sehingga kita bisa mencintai-Nya.</p>
<p>Dalam bacaan kita hari ini, bangsa Israel tak henti-hentinya mengalami cinta kasih Allah yang besar. Kasih Allah mulai tampak ketika Allah membawa mereka keluar dari Mesir. Kemudian, Allah menuntun mereka di padang gurun, Allah memelihara hidup mereka selama berjalan menuju Tanah Perjanjian, Allah membuat mereka mampu mengalahkan raja-raja, dan Allah yang membawa mereka masuk ke Tanah Perjanjian. Sungguh luar biasa!!! Allah begitu mengasihi umat-Nya.</p>
<p>Jika kita tidak pernah belajar menyadari cinta kasih Allah, seumur hidup kita tidak pernah dengan sunggug-sungguh mengasihi Allah. Marilah kita membiasakan diri mengingat kembali setiap anugerah, berkat, dan cinta kasih Tuhan dalam hidup kita dan hidup keluarga kita. Maka, kerohanian kita akan bertumbuh dengan baik dan hati kita senantiasa diliputi ucapan syukur dan kasih kepada Allah.</p>
<p>Kasih Allah yang terbesar adalah membebaskan kita dari belenggu dosa. Tuhan Yesus telah turun dari surga untuk menanggung hukuman dosa kita dan dosa semua orang percaya. Sudahkah engkau merenungkan cinta kasih Tuhan Yesus yang amat besar ini?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Alkitab mencatat bahwa upah dosa adalah maut. Tetapi, <i>&#8220;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&#8221; </i>Di manakah ayat ini bisa kamu temukan?</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, terima kasih karena Tuhan Yesus sudah datang ke dalam dunia menebus dosa saya. Terima kasih untuk cinta kasih-Mu yang amat besar. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Maukah engkau mengingat cinta Tuhan Yesus setiap hari? Ceritakanlah hal ini kepada teman-temanmu, ya&#8230;.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><strong>Mengingat Kesabaran Allah</strong></li>
<li><strong>Ester Menjadi Ratu</strong></li>
<li><b>Rencana Jahat Haman</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/mengingat-cinta-kasih-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gregorius I Menjadi Paulus</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/gregorius-i-menjadi-paulus/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/gregorius-i-menjadi-paulus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2013 07:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[renungan anak sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 590 Gregorius I Menjadi Paulus By Sekolah Minggu Meskipun sudah tidak lagi menjadi ibu kota kekaisaran, Roma masih mempunyai kehormatan. Wajar, karena kota itu pernah mempunyai hubungan dengan Rasul Petrus dan Paulus. Bertahun-tahun lamanya, para Uskup Roma berupaya meningkatkan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/gregorius-i-menjadi-paulus/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Tahun 590 Gregorius I Menjadi Paulus</span></h1>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gregorius-I.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-121" alt="Gregorius I" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Gregorius-I-300x165.jpg" width="300" height="165" /></a>Meskipun sudah tidak lagi menjadi ibu kota kekaisaran, Roma masih mempunyai kehormatan. Wajar, karena kota itu pernah mempunyai hubungan dengan Rasul Petrus dan Paulus.</p>
<p>Bertahun-tahun lamanya, para Uskup Roma berupaya meningkatkan kekuasaannya. Perlahan-lahan upayanya telah mencapai kedudukan yang lumayan melebihi keuskupan lainnya, dan uskup Roma pun menjadi Paulus.</p>
<p>Namun orang yang sangat berjasa dalam mendukung wibawa dan kekuasaan kepausan tidak melakukannya demi keuntungan politik. Seorang biarawan sederhana yang tidak berambisi memperoleh kedudukan tinggi, naik takhta kepausan, sesuatu yang berlawanan dengan kemauannya.</p>
<p>Gregorius dilahirkan pada tahun 540 dalam sebuah keluarga bangsawan Romawi yang telah mengukir sejarah dalam kedudukan politik. Ia diangkat menjadi <i>prefect </i>(pejabat gereja) di Roma – jabatan sipil tertinggi. Namun ia mengundurkan diri karena tidak ingin terpisah dari kehidupan rakyat biasa, dengan membagi-bagi hartanya untuk mendirikan biara-biara dan ia sendiri menjadi penghuni salah satunya. Beberapa tahun kemudian, ia menjadi kepala biara.</p>
<p>Kesalehannya – dan tentunya latar belakang sebagai seorang administator terampil – telah menarik perhatian. Pada tahun 590, ketika Paus wafat, orang-orang Romawi menjadi penerusnya. Meskipun Gregorius menolak, keinginan masyarakat memaksanya.</p>
<p>Sebagai seorang mantan negarawan, paus baru ini menerapkan kekuasaan pemerintahannya pada jabatan barunya. Ketika orang-orang Lombardus mengancam Roma, Gregorius meminta bantuan kaisar Konstantinopel. Melihat bantuan tersebut tak kunjung datang, uskup Roma ini pun mulai mengumpulkan pasukan, mengadakan berbagai perjanjian, dan melakukan segala sesuatu untuk mendatangkan perdamaian. Tindakan Gregorius yang independen itu telah membuktikan pada <i>exarch </i>(wakil kaisar yang ditempatkan di Ravenna) bahwa Gregorius sanggup memelihara ketentraman di Roma. Tindakan politis ini akan menajdi beberapa langkah awal dalam memisahkan orang-orang Kristen di kekaisaran Timur dan Barat.</p>
<p>Akan tetapi, Gregorius tidak mempunyai ambisi politik. Minatnya adalah di bidang spiritual. Ia amat berminat dengan kepedulian pastoral, ia menekankan bahwa kaum biarawan harus memandang diri mereka sebagai gembala dan hamba kawanan domba. Iamenyebut dirinya “pelayan para pelayan Allah”, dan <i>Peraturan Pastoralnya</i>, yang merupakan studi mendalam akan upaya spiritual manusia dan bagaimana biara harus menanganinya, menjadi buku pegangan bagi biarawan pada Abad Pertengahan.</p>
<p><i>Dialogues </i>karya Gregorius adalah upaya utama tentang <i>hagiography</i>, “tulisan tentang para santo”, yang menekankan kisah fantastik dan ajaib, yang akan memberi kesan bahwa para santo adalah pahlawan sejati. Pada masa kepausannya, penghormatan kepada anggota badan, busana, dan sebagainya milik para santo, dianjurkan. Hal itu merupakan ciri utama kesucian Abad Pertengahan. Berabad-abad lamanya, tiada gereja yang dapat didirikan tanpa relikwi seorang santo ditempatkan di sana.</p>
<p>Meskipun Gregorius tidak mengakui dirinya sebagai seorang teolog, namun beberapa pandangannya telahmenjadi pokok dalam teolog Katolik. Ia percaya akan tempat penyucian jiwa sebelum memasuki surga dan mengajarkan bahwa misa yang diadakan untuk orang yang telah meninggal dunia akan meringankan penderitaannya di sana. Sebagai tambahan, ia juga membantu mempopulerkan ajaran-ajaran Dionysius dari Areopagite, yang telah menulis tentang kategori para malaikat yang berbeda. Setelah Gregorius mempopulerkannya, ide-ide tersebut mendapat pengakuan yang luas.</p>
<p>Meskipunbukan dia yang memulai Kidung Gregorian, Gregorius tertarik dengan musik gereja, dan adanya kidung-kidung sederhana karena pengaruhnya.</p>
<p>Gregorius memberi kuasa bagi misi pekabaran Injil di Kent di bawah pimpinan Augustinus, misionaris yang kemudian menjadi uskup agung pertama di Canterbury. Meskipun kekristenan telah sampai ke Inggris, dengan misi yang dikirim di bawah pimpinan Augustinus, Gregorius memperluas kuasa Roma atas kepulauan itu. Misi Kristen yang berpaling pada Roma untuk kepemimpinannya sedang terwujud dengan pasti.</p>
<p>Uskup Konstantinopel mengklaim gelar Patriakh Oikumenis (“global atau universal”). Gregorius bukan saja menolak gelar itu untuk uskup, tetapi juga menolak untuk dirinya sendiri. Namun, semua yang dilakukannya menunjukkan bahwa Gregorius melihat dirinya sendiri sebagai imam utama bagi Gereja di seluruh dunia.</p>
<p>Dalam kurun waktu empat belas tahun ia telah melakukan begitu banyak karya, sehingga generasi selanjutnya menyebutnya Gregorius Agung. Mungkin dia menjadi agung karena ia adalah orang sederhana.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/gregorius-i-menjadi-paulus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Elia Diutus Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2013 05:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 1 Raja-raja 18:16-19 Untuk beberapa lama Allah mempersiapkan Elia untuk suatu tugas yang ebsar dan berat. Kemudian tibalah saatnya Allah mengutus Elia untuk bertemu dengan Ahab. Pengutusan seperti itu sangat berat. Mengapa demikian? Mari kita baca ayat<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>1 Raja-raja 18:16-19</p>
<p>Untuk beberapa lama Allah mempersiapkan Elia untuk suatu tugas yang ebsar dan berat. Kemudian tibalah saatnya Allah mengutus Elia untuk bertemu dengan Ahab. Pengutusan seperti itu sangat berat. Mengapa demikian? Mari kita baca ayat 8-10. Ternyata Raja Ahab juga sudah mencari-cari Elia ke seluruh pelosok negeri. Ia menuduh Elia sebagai penyebab semua kekeringan yang terjadi di negeri itu. Sebelumnya Elia telah menyampaikan firman Allah bahwa akan ada kekeringan, dan kekeringan itu sungguh-sungguh terjadi, melanda seluruh negeri dengan hebatnya.</p>
<p>Kekeringan dan kesengsaraan yang diakibatkannya sebenarnya adalah hukuman Allah atas kejahatan yang diperbuat Ahab. Ahab telah menarik seluruh bangsa Israel untuk beribadah kepada Baal, ilah palsu. Namun Ahab tidak sadar akan kesalahannya itu. Ahab juga tidak sadar bahwa Baal ternyata tidak bisa berbuat apa-apa ketika menghadapi Allah. Padahal Baal adalah dewa cuaca yang dianggap berkuasa mendatangkan hujan.</p>
<p>Lalu Allah menyuruh Elia untuk menantang semua nabi Baal di atas gunung Karmel dan agar seluruh Israel berkumpul menyaksikan bahwa Allah itu hidup dan hanya Dia yang layak disembah. Nah, waktu Elia berhadapan dengan Ahab, ia diberikan keberanian untuk menyatakan firman Allah karena Allah sudah mempersiapkan ia sebelumnya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah yang Elia katakan kepada Ahab? (ay.19)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya juga mau dengan ebrani menyatakan kebenaran Tuhan. Tolonglah persiapkan diri saya dan saya rela dibentuk oleh Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Mintalah keberanian dari Allah agar engkau bisa menyatakan kebenaran di mana pun dan dalam situasi apa pun sesuai dengan pimpinan Allah. Maukah engkau?</p>
<ul>
<li><b>Elia Di Gunung Karmel (1) </b></li>
<li><b>Elia Di Gunung Karmel (2)</b></li>
<li><b>Elia Di Gunung Horeb</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/elia-diutus-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ALEXANDER DUFF</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/alexander-duff/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/alexander-duff/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 16:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu natal anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu rohani anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu sekolah minggu terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[ALEXANDER DUFF by : Sekolah Minggu (1 April 1815 &#8211; 4 April 1868) Seandainya kamu sedang menumpang di sebuah kapal laut. Dapatkah kamu bayangkan jikalau kemudian kapal yang kamu tumpangi itu karam? Setelah kejadian itu maukah kamu meneruskan perjalanan dengan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/alexander-duff/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="alexander-duff/" href="http://sekolahminggu.com/alexander-duff/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>ALEXANDER DUFF</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="alexander-duff/ " href="http://sekolahminggu.com/alexander-duff/ " target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b>(1 April 1815 &#8211; 4 April 1868)</b></p>
<p><b>Seandainya kamu sedang menumpang di sebuah kapal laut. Dapatkah kamu bayangkan jikalau kemudian kapal yang kamu tumpangi itu karam? Setelah kejadian itu maukah kamu meneruskan perjalanan dengan menggunakan kapal lagi? Mungkin tidak, ya.</b></p>
<p>Perjalanan yang dilakukan Alexander Duff menuju ke India dari Skotlandia sungguh penuh dengan petualangan. Bagaimana tidak? Dua kali kapal yang ditumpanginya karam. Tetapi Tuhan memimpinnya tiba di India dengan selamat pada 27 Mei 1830.</p>
<p>Alexander Duff menjadi misionaris pertama yang dikirimkan oleh Gereja Skotlandia ke India.</p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #000080;">Setibanya di India, tanpa membuang waktu Alexander memikirkan cara terbaik untuk dapat memberitakan Injil. Setelah mengunjungi sekolah Bengali, Alexander menemukan jawabannya. Pemberitaan Injil melalui pendidikan! Itulah jawabannya.</span></em></strong></p></blockquote>
<p>Alexander mendirikan sekolah berbahasa Inggris dengan harapan para orang tua tertarik untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolahnya. Salah satu mata pelajaran yang diajarkan adalah Alkitab.</p>
<p>Awalnya sekolah itu didirikan di sebuah rumah. Dalam waktu beberapa tahun sekolah itu berkembang pesat hingga menjadi universitas yang diberi nama General Assembly Institution.</p>
<p>Alexander berhasil mempertobatkan beberapa muridnya, dan memberikan pengaruh di dalam dunia pendidikan di India. Duff meninggal di Sidmouth pada 12 Februari 1878</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/alexander-duff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
