<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; tata ibadah natal sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/tata-ibadah-natal-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Ayub Diuji Allah (2)</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-2/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2013 12:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ayub 1:12-22 Setan mulai beraksi. Ia mengira ia sedang mendapat kesempatan untuk menghancurkan iman Ayub. Ia mengira ia akan menang. Maka, setan mulai menghabisi harta Ayub. Mulailah satu per satu hamba-hamba Ayub melaporkan bahwa seluruh lembu sapi,<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-2/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ayub 1:12-22</p>
<p>Setan mulai beraksi. Ia mengira ia sedang mendapat kesempatan untuk menghancurkan iman Ayub. Ia mengira ia akan menang. Maka, setan mulai menghabisi harta Ayub. Mulailah satu per satu hamba-hamba Ayub melaporkan bahwa seluruh lembu sapi, keledai, kambing, dan unta Ayub yang jumlahnya ratusan dan ribuan ekor itu habis lenyap. Dalam sekejap harta Ayub ludes. Zaman dahulu kekayaan seseorang dihitung dari banyaknya ternak yang ia miliki.</p>
<p>Pertama-tama setan menghabisi seluruh harta milik Ayub. Tidak puas dengan itu, setan bertindak lebih jauh. Ada lagi seorang hamba Ayub yang melapor pada hari yang sama. Berita yang dibawanya adalah yang paling menyedihkan. Sepuluh anak Ayub mati seketika.</p>
<p>Hari itu adalah hari yang paling tragis (menyedihkan) dalam hidup Ayub. Bisakah engkau bayangkan apa Ayub rasakan? Setan mengira setelah semua kejadian itu dari mulut Ayub akan keluar kata-kata hujatan kepada Allah. Ternyata tidak! Apakah yang Ayub katakan? Mari kita baca ayat  21-22.</p>
<p>Biasanya ketika engkau mengalami hal yang tidak enak kalimat-kalimat apakah yang kelaur dari mulutmu? Apakah kalimat-kalimat yang menyatakan imanmu kepada Allah seperti Ayub? Ataukah kalimat-kalimat yang tidak pantas untuk diucapkan oleh anak Allah? Yang kedua itu tidak boleh terjadi.</p>
<p>Mari perhatikan setiap kalimat yang engkau katakan waktu engkau dalam keadaan yang sulit. Perkataan-perkataan itu keluar dari hati dan menyatakan isi hatimu.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah kalimat terakhir Ayub ketika ia mendengar semua kabar yang menyedihkan itu? (ay.21)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, ketika melewati masa yang sulit dan tidak enak tolonglah saya supaya tidak marah-marah dan berkata-kata tidak pantas kepada Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Simpanlah firman Tuhan dalam hati dan pikiranmu, sehingga dalam keadaan senang maupun sulit seluruh perkataan yang keluar dari dalam hatimu adalah perkataan yang baik.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Ayub Diuji Allah (3)</b></li>
<li><b>Kesedihan Ayub</b></li>
<li><b>Jawaban Allah Kepada Ayub</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/ayub-diuji-allah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Bukakan Matanya&#8221;</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/bukakan-matanya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/bukakan-matanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2013 13:02:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 2 Raja-raja 6:8-20 Suatu kali bangsa Aram berperang melawan Israel. Herannya, setiap raja Aram sudah hendak mengepung pasukan Israel, selalu saja mereka dapat meloloskan diri. Mengapa demikian? Karena Elisa memberitahukannya kepada raja Israel. Lama-lama raj Aram tahu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/bukakan-matanya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>2 Raja-raja 6:8-20</p>
<p>Suatu kali bangsa Aram berperang melawan Israel. Herannya, setiap raja Aram sudah hendak mengepung pasukan Israel, selalu saja mereka dapat meloloskan diri. Mengapa demikian? Karena Elisa memberitahukannya kepada raja Israel. Lama-lama raj Aram tahu bahwa Elisalah yang menyebabkan semua itu. Karena itu ia menyuruh pasukan Aram mengepung kota Dotan tempat tinggal Elisa.</p>
<p>Pagi-pagi ketika bujang atau pelayan Elisa bangun, ia melihat banyak pasukan Aram mengelilingi tempat mereka tinggal. Ia menjadi sangat ketakutan dan segera melaporkan hal ini kepada Elisa. Elisa berdoa kepada Allah agar Allah membuka mata bujangnya supaya ia dapat melihat. Tetapi bukankah mata bujang Elisa tidak buta? Benar. Tetapi bujang itu belum bisa melihat bahwa Allah menyertai mereka.</p>
<p>Setelah Elisa berdoa, bujangnya dapat melihat bahwa penyertaan Allah benar-benar mengelilingi mereka. Lalu, apa yang terjadi dengan pasukan Aram? Allah membutakan mata mereka, sehingga mereka tidak bisa melihat lawan mereka. Mereka tidak tahu dibawa ke mana. Barulah kemudian mereka sadar bahwa mereka sudah berada di tengah kota.</p>
<p>Marilah kita percaya bahwa Allah menyertai kita. Meskipun penyertaan itu kadang tidak tampak dengan mata jasmani kita, tetapi kita melihat dengan iman kepada Allah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Setelah raja Israel mendengar firman Tuhan lewat Elisa, apakah yang kemudian diperbuatnya terhadap pasukan Aram? (ay.22-23)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya mau belajar percaya bahwa Engkau menyertai saya meskipun kadang saya tidak melihatnya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Ketika matamu melihat ancaman dan kesulitan, berdoalah kepadallah.Allah selalu menyertaimu meskipun engkau tidak dapat melihat-Nya.</p>
<ul>
<li><b>Kejatuhan Raja-Raja Israel</b></li>
<li><b>Yosia Kembali Kepada Allah</b></li>
<li><b>Kitab Taurat Ditemukan Kembali</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/bukakan-matanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ISTRI URIA ITU</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 17:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tarian natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[teks drama natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=957</guid>
		<description><![CDATA[ISTRI URIA ITU by : Sekolah minggu Hubungan Daud dan isteri Uria menjadi kisah memalukan dan memilukan&#62; Matius sengaja membubuhkan &#8220;isteri Uria&#8221; daripada menggunakan nama Batsyeba. Mengapa? Orang Israel sangat mengagumi Daud, sang raja di masa lampau. Matius menunjukkan terang-terangan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="istri-uria-itu" href="http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu" target="_blank"><b><span style="color: #ff0000;">ISTRI URIA ITU</span> </b></a></h1>
<p><b>by : <a title="istri-uria-itu/" href="http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah minggu</span></em></a><br />
</b></p>
<p>Hubungan Daud dan isteri Uria menjadi kisah memalukan dan memilukan&gt; Matius sengaja membubuhkan &#8220;isteri Uria&#8221; daripada menggunakan nama Batsyeba. Mengapa? Orang Israel sangat mengagumi Daud, sang raja di masa lampau. Matius menunjukkan terang-terangan siapa Daud itu.</p>
<p>Daud tidak lebih dari seseorang yang tidak suci. Ia pencuri dan pembunuh Uria. Pada edisi bulan lalu sudah dibahas bahwa Yesus adalah keturunan seorang wanita kafir. Sekarang kita ketahui bahwa Yesus juga keturunan dari seorang pencuri dan pembunuh.</p>
<p>Daftar keturunan ini laksana sinar X-ray yang mampu melihat penyakit yang ada di dalam tubuh. Alkitab membuka  lebar-lebat dosa manusia, termasuk dosa Daud. Orang Yahudi pada masa Matius hidup tahu dengan jelas kemasyhuran Daud sekaligus kejahatannya karena tidak ada manusia yang tanpa dosa dan cela.</p>
<p>Apakah engkau bangga akan dirimu? Apakah engkau sombong akan kecakapan serta kekayaan orang-tuamu? Sekaranglah saatnya menjadikan catatan silsilah Matius ini sebagai sinar X-ray yang menerangi dengan jelas dosa yang engkau sembunyikan dari papa dan mamamu, kakak dan adikmu, gurumu, atau temanmu.</p>
<p>Tidak peduli engkau kaya atau miskin, pintar atau biasa saja, di hadapan Allah engkau adalah makhluk yang hina dan terhilang. Engkau berkata, &#8220;Aku bukan pencuri dan pembunuh seperti Daud, jadi aku jauh lebih baik darinya.&#8221;</p>
<p>TETAPI, apakah engkau tidak pernah mengingini kepunyaan temanmu di dalam hati? Membenci seseorang yang menyakitimu? JELAS engkau dan aku adalah pencuri dan pembunuh. Oleh sebab itu, Yesus yang adalah Kristus sudah datang untuk mematikan kuasa dosa dan maut. Yesus artinya Penyelamat dan Kristus artinya Raja yang diurapi.</p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #000080;">Yesus sudah dibangkitkan dari kematian. Maka, di dalam Kristus engkau dan aku adalah ciptaan baru. Kita diberikan kepercayaan untuk sekolah dengan rajin, menjadi anak yang saleh dan taat, sekaligus menjadi cerdas di dalam pikiran dan tingkah laku.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="color: #000080;">Yesus Kristus adalah satu-satunya. Mesias dari keturunan Daud yang dibangkitkan. Karena itu, Dia adalah Raja yang sah dan sejati atas hidupmu dan seluruh dunia.</span></em></strong></p></blockquote>
<p>Jika engkau cerdas, rajin, dan saleh, seluruh dunia semakin dipenuhi oleh kemuliaan Allah dari anak-anak-Nya yang memancarkan keagungan dari TUHAN  dan sang Juruselamat.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/istri-uria-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tertolong</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tertolong/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tertolong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 17:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Tertolong By : Sekolah Minggu Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.Dia menunggu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tertolong/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="cerita anak-anak sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Tertolong</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="panggung boneka sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><i>Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.</i>Dia menunggu sampai semua penghuni Taman Idaman tertidur. Menjelang pagi ia menaburkan serbuk putih itu di taman itu dan segera pergi.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg"><img class="wp-image-748 alignleft" alt="anjing" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg" width="245" height="205" /></a></p>
<p>Broni mencium bau si Belang dan suatu bau yang lain. Dia membuka matanya sedikit, tetapi tak melihat Belang. Baru saja Broni memejamkan matanya lagi Semut Hitam berbisik padanya.</p>
<p>&#8220;Broni, tadi si Belang menaburkan serbuk putih. Aku melihatnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Waff&#8230;, serbuk putih? Ya, aku mencium suatu bau aneh.&#8221; Broni segera bangkit dan mengendus-endus rumput.</p>
<p>&#8220;Haaatchiii!&#8221; Broni bersin. Teman-temannya terbangun.</p>
<p>&#8220;Ada apa, Broni? Kamu sakit?&#8221; tanya Kuring.</p>
<p>&#8220;Tidak. Belang menaburkan serbuk putih. Aku mencoba mencium baunya,&#8221; kata Broni. &#8220;Waff, waff&#8230;bau seperti ini seingatku ada di dapurku waktu orang masak.&#8221;</p>
<p>&#8220;Rasanya pedas,&#8221; kata Senili setelah menjilat serbuk yang ada di rumput itu.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak salah namanya lada,&#8221; kata Semut Hitam.</p>
<p>&#8220;Oooh&#8230;begitu,&#8221; kata Broni. &#8220;Kita bersihkan saja taman ini. Ayo, semua ikut bekerja! Waff!&#8221;</p>
<p>Ketika matahari sudah bersinar terang. Belang masuk ke sebuah rumah lain dan langsung ke dapur.</p>
<p>&#8220;Hmmm, sedapnya,&#8221; Belang menghirup bau daging goreng. Tanpa berpikir lagi dia segera mengambil sepotong dan lari keluar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk..huk.huk&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Gukguk&#8230;guk&#8230;grrr&#8230;.&#8221; Tiga ekor anjing mengejarnya.</p>
<p>Belang melompat ke pagar dan melompat lagi keluar. Ia berjalan tenang. Tetapi tiba-tiba seekor anjing hitam dan besar telah berada di samping kirinya.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;!&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;,&#8221; seekor lagi di sebelah kanannya. Ketika dia menengok ke belakang dilihatnya anjing yang terbesar menyeringai.</p>
<p>Belang bergerak ingin lari. Tetapi kedua anjing di kiri dan kanannya mencegatnya. Ketiganya mendekat dan menyerbu Belang. Belang berusaha menghindar. Dia melemparkan daging goreng itu. Tetapi ketiga anjing itu tidak berhenti menyerangnya.</p>
<p>&#8220;Ngeooong!&#8221; satu kaki Belang kena gigitan anjing.</p>
<p>Pada saat itu Pipit sedang terbang ke Taman Idaman. Dia melihat Belang sedang diserbu anjing-anjing itu.</p>
<p>&#8220;Kasihan sekali si Belang. Aku harus memberitahu si Broni. Pasti dia mau menolong Belang,&#8221; Pipit iba hatinya.</p>
<p>Tetapi tidak semua penghuni taman setuju untuk menolong Belang.</p>
<p>&#8220;Dia jahat, dia berusaha meracuni kita,&#8221; kata Tuna.</p>
<p>&#8220;Belang berbuat jahat kan sudah biasa,&#8221; kata Kuring. &#8220;Lagi pula yang dia tabur bukan racun. Apa salahnya kita menolong dia?&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar, siapa tau dengan begitu dia tidak berbuat jahat lagi pada kita,&#8221; sambung Senili.</p>
<p>Broni diam mendengarkan pendapat teman-temannya.</p>
<p>Sementara itu Bee melihat juga Belang dan anjing-anjing yang menyerangnya itu dalam perjalanannya ke taman. Bee berusaha menghambat anjing-anjing itu dengan berputar-putar di atas kepala mereka. Bee berhasil. Anjing-anjing itu terganggu dan Belang pun lari menuju Taman Idaman. Tetapi karena kakinya sakit dia tidak bisa berlari terlalu cepat. Ketiga anjing itu mengejar Belang.</p>
<p>&#8220;Heh&#8230;heh&#8230;,&#8221; Broni, izinkan aku masuk sebentar saja&#8230;heh&#8230;,&#8221; Belang tersengal-sengal kehabisan napas.</p>
<p>&#8220;Masuklah!&#8221; seru Broni sambil berjalan ke pagar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;grrr&#8230;guk&#8230;guk!&#8221; ketiga anjing itu sampai di depan pagar. Seekor di antara mereka melompat ke dalam.</p>
<p>&#8220;Waff, sebaiknya kamu keluar!&#8221; Kata Broni pada anjing itu. &#8220;Jangan ganggu taman ini!&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak bisa! Kecuali kamu juga keluar!&#8221; kata anjing itu. &#8220;Kalau tidak, taman ini akan kami hancurkan!&#8221;</p>
<p>Tanpa bicara satu kata pun lagi, Broni melompat keluar pagar menghadapi ketiga ekor anjing hitam dan besar-besar itu. Broni bertarung dengan segenap tenaga.</p>
<p>Teman-temannya tetap diam. Tetap ada yang mulai gemetar, ada yang memalingkan mukanya, ada pula yang memejamkan matanya tidak tahan melihat pertempuran tiga lawan satu itu. Semuanya sangat cemas mengkhawatirkan Broni.</p>
<p>Akhirnya Broni berhasil mengalahkan ketiga ekor anjing itu. Mereka kehabisan napas  dan berlari pulang. Broni melompat masuk ke dalam taman.</p>
<p>&#8220;Broni berhasil!&#8221; seru Bee</p>
<p>&#8220;Kupingnya luka,&#8221; bisik Senili.</p>
<p>&#8220;Dahinya juga berdarah&#8230;.,&#8221; bisik Kuring.</p>
<p>Belang berjalan terpincang-pincang menghampiri Broni dan tertunduk di hadapannya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, Broni. Terima kasih, teman-teman semua. Aku janji tidak akan berbuat jahat lagi,&#8221; Belang berjanji.</p>
<p>Kemudian Belang membantu para penghuni Taman Idaman membersihkan taman itu dari serbuk lada yang telah disebarkannya.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tertolong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
