<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; mewarnai sekolah minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/tag/mewarnai-sekolah-minggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Apr 2013 12:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[animasi sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[bahan cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1963 Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington By Sekolah Minggu &#8220;Saya mempunyai impian&#8230;&#8221; Orang yang memiliki impian itu akan menghabiskan seluruh hidupnya mengejar impiannya dan menyerahkan nyawanya bagi impian tersebut. Namanya ialah Martin Luther King, Jr., dan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 1963 Martin Luther King, Jr., Memimpin Pawai ke Washington</b></span></p>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Martin-Luther-King-Jr.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-375" alt="Martin Luther King, Jr" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Martin-Luther-King-Jr.jpg" width="224" height="224" /></a>&#8220;Saya mempunyai impian&#8230;&#8221;</p>
<p>Orang yang memiliki impian itu akan menghabiskan seluruh hidupnya mengejar impiannya dan menyerahkan nyawanya bagi impian tersebut.</p>
<p>Namanya ialah Martin Luther King, Jr., dan impiannya adalah bahwa &#8220;keempat anak saya yang masih kecil pada satu hari akan hidup di dalam suatu bangsa, di mana mereka tidak akan dinilai dari warna kulit mereka tetapi dari kandungan karakternya &#8230;&#8221; Kata-kata tersebut mengguncang Amerika.</p>
<p>Pendeta muda ini dilahirkan dalam keluarga pendeta Baptis dan dididik di Morehouse College dan Crozer Theological Seminary. Dia meraih gelar Ph.D dari Boston University. Pada tahun 1954 ia menjadi pendeta Gereja Baptis Dexter Avenue di Montgomery, Alabama.</p>
<p>Satu tahun kemudian, seorang wanita berkulit hitam, Ny. Rosa Parks, mengambil sebuah langkah yang mengubah hidup King. Meskipun orang-orang kulit hitam diharuskan menumpang hanya di bagian belakang bus umum, ia duduk di depan &#8211; semua tempat duduk di belakang telah terisi, dan ia mengambil tempat duduk pertama di bagian depan. Ia ditangkap karena melanggar undang-undang pemisahan <i>(segregation law).</i></p>
<p>Martin Luther King, Jr. mendukungnya dengan memimpin boikot pada sistem bus Montgomery. Sebenarnya orang-orang hitamlah penumpang terbanyak sistem bus tersebut , dan mereka diperlakukan dengan tidak adil. Maka orang-orang kulit hitam pun menolak naik bus selama diskriminasi masih berlanjut. Mereka merasa &#8220;lebih terhormat berjalan kaki daripada menumpang bus dengan kehinaan&#8221;.</p>
<p>Boikot mereka berlangsung sampai satu tahun lamanya, namun akhirnya orang kulit hitam menang, dan dengan kemenangan itu Martin Luther King, Jr. terdorong terlibat dalam perjuangan hak-hak sipil bagi orang-orang Amerika.</p>
<p>Terpengaruh dengan cara-cara tanpa kekerasannya Gandhi, King dan yang lain memprotes. &#8220;Kami akan mengimbangi kapasitas Anda yang menyebabkan kesengsaraan &#8230; Perbuatlah kepada kami apa yang Anda inginkan dan kami akan terus-menerus mengasihi Anda,&#8221; kata King merespons penyerang-penyerangnya. Mengikuti jejak Yesus, ia menyerukan, &#8220;Yesus menegaskan dari kayu salib sebuah hukum yang lebih tinggi. Ia tahu bahwa filsafat kuno &#8211; mata ganti mata &#8211; akan membuat semua orang buta. Ia tidak berupaya mengatasi kejahatan dengan kebaikan. Meskipun disalibkan karena kebencian, Ia menanggapinya dengan aksih yang agresif.&#8221;</p>
<p>Dengan diorganisasikannya <i>Southern Christian Leadership Conference </i>(Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan) yang diketuainya, King berkampanye di kota-kota bagian selatan: Jackson, Selma, Meridian dan Birmingham. Namun, pengaruhnya meluas lebih jauh ketika ia memimpin serangan-serangan terhadap ketidakadilan sosial di kota-kota bagian utara.</p>
<p>Sekelompok pendeta Protestan kulit hitam terdekat, termasuk Jesse Jackson, mendukung King, dan orang-orang kulit putih, Katolik serta Yahudi tidak lama kemudian bergabung dalam barisannya. Metode-metode tanpa kekerasan menghadapi serangan selang, pentungan, anjing dan pemukulan. Meskipun banyak orang Kristen mendukungnya, beberapa lawan King yang paling vokal pun menyebut nama Kristus. Pada musim semi 1963, King ditangkap karena memimpin gerakan protes di Birmingham, Alabama. Para rohaniwan di Atlanta mengkritiknya karena meninggalkan gerejanya di Montgomery. &#8220;Apa haknya terlibat di tempat lain, di mana dia bukan warganya?&#8221; tanya mereka.</p>
<p>Dalam &#8220;Surat dari Penjara Birmingham&#8221;, King memberikan tanggapan bahwa &#8220;ketidakadilan di mana pun mengancam keadilan&#8221;. Bagi mereka yang ada di luar &#8220;panah pemisah yang menyengat&#8221; dan yang menasihati dia untuk menunggu, ia menjawab: &#8220;&#8230; Bila Anda disiksa apda siang hari dan dihantui pada malam hari karena Anda seorang Negro, senantiasa hidup dalam kecemasan, tanpa sepenuhnya mengetahui apa yang harus diharapkan berikutnya, dan jika digerogoti ketakutan di dalam hati dan amarah di luar, jika Anda senantiasa bergumul dengan perasaan yang terus memburuk bahwa Anda &#8220;bukan apa-apa&#8221; &#8211; barulah Anda akan mengerti mengapa kami tidak sabar menunggu.&#8221;</p>
<p>Gerakan protes atas Washington pada tahun 1963 merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah perjuangan hak sipil karena pengaruhnya telah berjasa bagi lahirnya Undang-undang Hak Sipil pada tahun 1964 dan Undang-undang Hak Pilih pada tahun 1965. Pada gerakan protes tersebut, Martin Luther King Jr. menampilkan impiannya.</p>
<p>&#8220;Saya mempunyai impian bahwa keempat anak saya yang masih kecil pada satu hari akan hidup di dalam suatu bangsa, di mana mereka tidak akan dinilai dari warna kulit mereka tetapi dari kandungan karakternya &#8230; Dengan iman ini kami dapat menetak sebuah batu harapan dari gunung  keputusasaan. Dengan iman ini kami dapat mengubah suara-suara tidak harmonis di negeri kita menjadi simponi persaudaraan yang indah. Dengan keyakinan ini kita dapat bekerja sama, berdoa bersama dengan kesadaran bahwa kita akan bebas pada suatu hari kelak.&#8221;</p>
<p>Pada tahun 1964, King menerima hadiah Nobel Perdamain, suatu penghargaan yang mewujudkan sebagian impian itu.</p>
<p>King pergi ke Memphis, Tennesse, untuk mendukung pemogokan para pekerja pengangkut sampah pada tahun 1968. Pada tanggal 4 April, ketika ia sedang berdiri dilorong lantai dua di motelnya di Mulberry Street, bercakap-cakap dengan rekan-rekannya, ia ditembak seorang pembunuh. Peluru itu merenggut nyawanya, tetapi tidak mengakhiri impian yang sedang berlanjut.</p>
<p>Sebagai tanggapan atas keberanian dan kesaksian yang merupakan tekad rohaniwan ini, hari Senin ketiga bulan Januari ditetapkan sebagai Hari Martin Luther King. Dialah sau-satunya rohaniwan Amerika yang namanya dicantumkan pada kalender sebagai penghormatan.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/martin-luther-king-jr-memimpin-pawai-ke-washington/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesedihan Ayub</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kesedihan-ayub/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kesedihan-ayub/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2013 07:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ayub 3:1-26 Ayub menciptakan air mata supaya ketika mengalami kesedihan engkau dapat menangis. Ketika hatimu terasa berat, Allah selalu ada untuk mendengarkan kesedihanmu dalam doa-doamu kepada-Nya. Dalam hidup ini ada waktu kita bergembira tetapi juga ada waktu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kesedihan-ayub/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ayub 3:1-26</p>
<p>Ayub menciptakan air mata supaya ketika mengalami kesedihan engkau dapat menangis. Ketika hatimu terasa berat, Allah selalu ada untuk mendengarkan kesedihanmu dalam doa-doamu kepada-Nya.</p>
<p>Dalam hidup ini ada waktu kita bergembira tetapi juga ada waktu kita bersedih. Ada waktu kita sehat dan ada waktu kita sakit. Tetapi semua waktu itu tidaklah luput dari pengaturan Allah yang mengasihi kita.</p>
<p>Dalam bagian Alkitab yang kita baca kita melihat Ayub mengutarakan kesedihannya yang amat mendalam kepada Allah. Ada perbedaan yang jauh antara menggerutu kepada Allah dan menyatakan kesedihan di hadapan Allah. Orang yang menggerutu atau mengomel-ngomel kepada Allah tidak lagi menaruh harapannya kepada Allah. Ia me. Ia meninggalkan Allah. Tetapi, orang yang mengatakan kesedihan hatinya kepada Allah adalah orang yang masih berharap pada-Nya. Ia menantikan pertolongan Allah dan tidak meninggalkan-Nya.</p>
<p>Orang Kristen bukanlah orang yang tidak pernah mengalami kesusahan dan kesedihan. Tetapi, orang Kristen adalah orang yang senantiasa berdoa dan berharap mendapat pertolongan Allah. Dan dalam masa-masa yang sulit orang Kristen tidak pernah meninggalkan Allah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apa yang dirasakan Ayub di dalam kesulitannya? (ay.25)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya mau senantiasa berdoa dan berharap kepada-Mu dalam keadaan yang baik maupun dalam kesulitan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Marilah kita belajar berdoa kepada Allah ketika kita mengalami kesulitan. Percayakah engkau bahwa Allah akan mendengarkan doamu?</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Jawaban Allah Kepada Ayub</b></li>
<li><b>Allah Memuliakan Ayub</b></li>
<li><b>Allah Memulangkan Umat-Nya</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kesedihan-ayub/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Comenius Diusir Dari Negerinya</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/comenius-diusir-dari-negerinya/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/comenius-diusir-dari-negerinya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2013 10:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[bahan cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1628 Comenius Diusir Dari Negerinya By Sekolah Minggu Orang-orang Katolik secara agresif sedang memaksakan otoritasnya di Bohemia. Kaum Protestan telah dibuang, meskipun untuk beberapa tahun lamanya mereka berupaya bersembunyi. Ketika bahaya membesar pada tahun 1628, satu rombongan melintasi pegunungan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/comenius-diusir-dari-negerinya/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;">Tahun 1628 Comenius Diusir Dari Negerinya</span></h2>
<p><a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">By Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Comenius.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-247" alt="Comenius" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Comenius-207x300.jpg" width="207" height="300" /></a>Orang-orang Katolik secara agresif sedang memaksakan otoritasnya di Bohemia. Kaum Protestan telah dibuang, meskipun untuk beberapa tahun lamanya mereka berupaya bersembunyi. Ketika bahaya membesar pada tahun 1628, satu rombongan melintasi pegunungan dan masuk ke Polandia.</p>
<p>Yang memimpin mereka dalam pembuangan itu ialah pastor, penulis sekaligus guru, Jan Amos Comenius. Ia berhenti menoleh ke belakang melihat negeri tercintanya, dan memimpin warganya dalam doa, meminta agar Allah memelihara &#8220;benih terpendam&#8221; dalam diri warganya, suatu kelompok yang akan tumbuh dan menghasilkan buah. Comenius tidak akan pernah melihat negerinya lagi.</p>
<p>Perang tiga puluh tahun menyita pusat kehidupan Comenius. Ketika perang dimulai pada tahun 1618, ia adalah seorang pastor baru dan kepala sekolah pada golongan <i>Unity of Brethen (Unitas Fratrum),</i> pewaris ajaran Protestan dari Yohanes Hus.</p>
<p>Ketika itu Eropa terdiri dari kawasan-kawasan Katolik, Lutheran dan Calvinis. Bohemia, kawasan Protestan, tidak senang menjadi bagian dari kekaisaran Romawi yang suci, maka mereka selalu memberontak. Pada tanggal 23 Mei 1618, sejumlah pemberontak Protestan menyerang istana kerajaan di Praha dan melemparkan para gubernurnya ke luar jendela. Menurut laporan, orang-orang-orang yang terlempar itu mendarat di atas tumpukan kotoran hewan dan tidak terbunuh; namun dengan <i>Defenestration of Prague, </i>revolusi sedang berlangsung.</p>
<p>Dengan bantuan pasukan Spanyol, Kaisar Ferdinand II menghadang para pemberontak pada pertempuran <i>White Mountain </i>tahun 1620, dan daerah tersebut dengan resmi dinyatakan Katolik. Kaum Protestan terpaksa harus meninggalkan tempat itu. Comenius memulai persembunyian tujuh tahunnya. Dengan berpindah-pindah dari ladang ke ladang secara diam-diam, ia mencoba melayani kaum Brethen yang tersisa. Lima tahun sebelum kelahiran John Bunyan, Comenius menulis <i>The Labyrinth of The World </i>(Labirin Dunia), sebuah alegori berliku-liku mirip <i>Pilgrim&#8217;s Progress. </i></p>
<p>Comenius dan kumpulan Brethrennya bermukim di Leszno, Polandia. Di sana ia diangkat sebagai uskup bagi <i>Unitas Fratrum </i>dan menerbitkan buku tentang pendidikan anak-anak serta pelajaran bahasa. Teorinya sangat revolusioner. Semua anak laki-laki dan perempuan, kaya danmiskin harus dididik dengan kurikulum luas yang akan memberikan mereka akses di pelbagai bidang. Pendidikan harus dimulai dari kepedulian ibu, bahkan sejak sebelum lahir, katanya, meskipun hal itu harus melibatkan aspek-aspek bermain dan bukan hanya hafalan. Ia mendukung sederetan periode enam tahun yang dapat dibandingkan dengan prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan pendidikan universitas. Sementara itu, para pengajar harus belajar metode mengajar dari alam. Belajar adalah masalah perkembangan, bukan hanya masalah memperoleh informasi.</p>
<p>Perang tiga puluh tahun merebak terus. Kaum Protestan Denmark menyerang kawasan Katolik, tetapi terpukul balik. Raja Swedia, Gustavus Adolphus, memasuki pergolakan ini dengan berpihak pada Protestan. Ia memperoleh beberapa kemenangan, namun ia meninggal pada tahun 1632.</p>
<p>Sementara itu, Comenius tetap meraih reputasi sebagai seorang terpelajar dan pendidik. Ia menulis <i>The Way oh Light (Jalan Terang) </i>dengan harapan bahwa pendidikan yang benar akan meningkatkan perdamaian. Pada tahun 1641, Parlemen Inggris mengundangnya untuk mempraktikkan teorinya dengan mendirikan perguruan &#8220;pansophic&#8221; (aneka pengetahuan) di Inggris. Sekali lagi perang saudara merebak, yang memaksa Comenius lari. Untuk sementara waktu ia bermukim di Prusia. Dari sana ia pergi ke Swedia sebagai konsultan pendidikan bagi Perdana Menteri, Axel Oxenstierna. Ia juga meminta perdana menteri agar tidak melupakan perihal Brethren ketika perang hampir usai.</p>
<p>Anehnya, Perancis mengubah arah dalam perang itu. Meskipun merupakan negara Katolik, Perancis melihat kesempatan melumpuhkan kekuatan dinasti Hapsburg dan memenangkan beberapa kawasan baginya sendiri. Pasukan Perancis memasuki kancah perang pada tahun 1635, dan perang terus berlanjut. Pada tahun 1648, Perdamaian Westphalia membagi-bagi rampasan yang telah menguras Eropa. Kekaisaran Roma porak-poranda dan ada yang menafsirkan bahwa Jerman telah kehilangan setengah penduduknya dalam peperangan itu. Perancis memenangkan kawasan-kawasan baru. Kaum Calvinis dan Lutheran meraih keuntungan dengan pencapaian kaum Calvinis.</p>
<p>Namun, kaum Brethren tidak menerima baik hak kembali ke Bohemia maupun daerah pemukiman baru. Comenius melanjutkan pengembaraannya sepanjang sisa hidupnya. Selama dua puluh dua tahun ia berkelana, melayani kaum Brethren yang terbuang jauh. Ketika rumahnya di Polandia dibakar, ia kehilangan sebagian besar ensiklopedi yang disusunnya. Namun, berkat perlindungan seorang Belanda, ia menerbitkan banyak buku tentang pendidikan &#8211; termasuk buku bergambar pertama untuk anak-anak, <i>The World in Pictures (Dunia dalam Gambar). </i></p>
<p>Comenius dihargai dan dihormati, namun ia jarang didengar. Pada usia tujuh puluh lima tahun ia muncul di sebuah persidangan untuk memohon perdamaian antara Inggris dan Negeri Belanda  &#8211; tetapi mereka meremehkan sarannya. Ia mempunyai visi pendidikan yang akan membawa kesempurnaan spiritual dan perdamaian dunia. Meski tujuan pertama menarik beberapa negara, tak satu pun ingin mencoba tujuan kedua.</p>
<p>Walaupun ia dengan tepat dapat dikatakan sebagai salah seorang Bapa Oikumene, Comenius sering tidak dihiraukan. Ia lebih dihargai dunia sekular daripada oleh Gereja, dan ia sering dielukan sebagai Bapa Pendidikan Modern.</p>
<p>&#8220;Benih terpendam&#8221; yang didoakan Comenius muncul di kemudian hari. Serombongan Brethren bermigrasi ke Herrnhut, di Jerman, pada awal-awal abad kedelapan belas. Di sana terjadilah kebangkitan spiritual yang menyulut upaya misi besar yang merambat ke seluruh dunia.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/comenius-diusir-dari-negerinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yosia Kembali Kepada Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2013 13:12:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu 2 Raja-raja 22:1-7 Kejahatan umat Allah sudah sangat keterlaluan. Selama beberapa generasi mereka menyembah ilah-ilah palsu dan meninggalkan Allah. Bahkan bait Allah sudah rusak dan terbengkalai. Bisakah engkau membayangkan bagaimana rusaknya hidup mereka dan bagaimana jauhnya mereka<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>2 Raja-raja 22:1-7</p>
<p>Kejahatan umat Allah sudah sangat keterlaluan. Selama beberapa generasi mereka menyembah ilah-ilah palsu dan meninggalkan Allah. Bahkan bait Allah sudah rusak dan terbengkalai. Bisakah engkau membayangkan bagaimana rusaknya hidup mereka dan bagaimana jauhnya mereka sudah meninggalkan Allah. Bait Allah yang begitu indah yang dibangun Salomo sudah hancur dan terbengkalai.</p>
<p>Yosia yang muda ini mulai memperbaiki bait Allah. Ia memberikan sejumlah uang yang telah dikumpulkan rakyat untuk perbaikan bait Allah. Alkitab mencatat bahwa ia hidup benar di mata Allah seperti Daud &#8211; bapa leluhurnya. Hidup benar di hadapan Allah berarti tidak menyimpang ke kiri dan ke kanan.</p>
<p>Yosia yang hidup benar itu mulai membenahi bait Allah. Berarti raja Yosia akan membawa seluruh rakyat kembali beribadah kepada Allah. Puji Tuhan jika ada seorang pejabat negara atau pimpinan yang sungguh takut kepada Allah dan mau hidup benar. Karena ia berlaku jujur, ia membawa seluruh rakyat atau banyak orang kembali kepada Allah.</p>
<p>Ketika engkau besar nanti dan dipercayakan Tuhan sebuah jabatan, berjanjilah bahwa engkau akan tetap hidup benar. Dengan demikian engkau kelak membawa banyak orang datang kepada Allah.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Pada waktu umur berapakah Yosia menjadi raja? Dan berapa lamakah ia memerintah? (ay.1)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, tolonglah agar saya bisa menjadi orang yang membawa banyak orang kepada Allah. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Hiduplah dengan benar, tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan. Kiranya hidupmu menjadi berkat, membawa banyak orang mengenal Tuhan Yesus. Maukah engkau?</p>
<p>Artikel Yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Kitab Taurat Ditemukan Kembali</b></li>
<li><b>Pembaruan Zaman Yosia</b></li>
<li><b>Runtuhnya Kerajaan Israel Selatan</b></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/yosia-kembali-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bede yang Patut Dipuja Menyelesaikan Karyanya Sejarah Gereja Bangsa Inggris</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/bede-yang-patut-dipuja-menyelesaikan-karyanya-sejarah-gereja-bangsa-inggris/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/bede-yang-patut-dipuja-menyelesaikan-karyanya-sejarah-gereja-bangsa-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2013 08:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[animasi sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[bahan cerita sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 731 Bede yang Patut Dipuja Menyelesaikan Karyanya Sejarah Gereja Bangsa Inggris By Sekolah Minggu Pada usia yang sangat muda Bede telah menunjukkan kecemerlangannya. Nama &#8220;Bede yang Patut Dipuja&#8221; itu sendiri sudah mengisyaratkan ilmunya yang tinggi dan rasa hormat yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/bede-yang-patut-dipuja-menyelesaikan-karyanya-sejarah-gereja-bangsa-inggris/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><b>Tahun 731 Bede yang Patut Dipuja Menyelesaikan Karyanya <i>Sejarah Gereja Bangsa Inggris</i></b></span></h2>
<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Bede.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-130" alt="Bede" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2013/08/Bede.jpg" width="252" height="234" /></a>Pada usia yang sangat muda Bede telah menunjukkan kecemerlangannya. Nama &#8220;Bede yang Patut Dipuja&#8221; itu sendiri sudah mengisyaratkan ilmunya yang tinggi dan rasa hormat yang ditujukan kepadanya.</p>
<p>Meskipun kekacauan politik telah banyak merusak kebudayaan, namun biara tetap berpegang pada pendidikan Zaman Pertengahan. Anak-anak belajar membaca, para penulis menyalin naskah-naskah kuno, dan orang terpelajar seperti Bede mempelajari buku-buku. Para biarawan memelihara ajaran-ajaran Roma dan Yunani kuno, bersama-sama karya-karya para imam. Kehidupan di antara tembok-tembok biara berlangsung dengan santai saja.</p>
<p>Bede bukan saja salah seorang cendekiawan paling brilian pada zaman itu, ia juga sangat saleh. Dalam otobiografinya yang sangat singkat, ia menulis bahwa ia dilahirkan di daerah antara biara Wearmouth dan biara Jarrow di Inggris bagian utara, pada tahun 635. Pada umur tujuh tahun, ia belajar pada kepala biara di sana dan menghabiskan sisa hidupnya di biara tersebut, tidak eprnah keluar jauh.</p>
<p>Meskipun umur minimum untuk ditahbiskan sebagai diakon adalah dua puluh lima tahun, ia menerimanya pada umur sembilan belas, tentunya karena kesalehannya. Pada usia tiga puluh tahun, ia menjadi imam dan menghabiskan sisa hidupnya dengan menulis ulasan-ulasan Alkitab dan karya-karya rohani lainnya. Biografinya lebih banyak berupa katalog buku-bukunya ketimbang kegiatannya.</p>
<p>Persembahan besar Bede bagi Gereja: <i>Historia Eccelesiastica Gentis Anglorum </i>(Sejarah Gerejawi Bangsa Inggris) telah menelusuri sejarah Inggris dari zaman Julius Caesar sampaipada zamannya. Meskipun dalam banyak hal karyanya merupakan sejarah umum, namun fokus utama buku tersebut ialah tentang kristenisasi Inggris dan bagaimana kekafiran secara perlahan-lahan digantikan agama baru ini.</p>
<p>Buku Bede ini penuh dengan cerita-cerita keberanian para misionaris dan pemimpin kafir yang akhirnya melihat cahaya kebenaran. Namun, ia tetap berpegang pada skeptisisme sehat (meragukan suatu kebenaran). Pada zaman prailmiah, tentunya ia dapat menyertakan cerita apa saja, dan mungkin tidak banyak yang akan mempersoalkan tulisannya. Tetapi Bede, yang menaruh perhatian pada kebenaran historis, dengan cermat menentukan sumber-sumbernya dari kesaksian yang dapat diandalkan. Meski pun Bede percaya akan mujizat-mujizat, ia menghendaki <i>mujizat yang nyata,</i> bukan cerita-cerita legenda suci.</p>
<p>Simaklah, sejarah apa yang ia tampilkan! Julius Caesar dan Claudius, Paus Gregorius dan Misionaris Augustinus serta suku-suku penyerang seperti Anglo, Saxon dan Jutes, cerita-cerita inilah yang dimuat dalam karyanya. Melalui karyanya, kita diperkenalkan pada berbagai cerita hebat, seperti tentang Gregorius Agung yang menyaksikan para budak yang diperlakukan istimewa diperjualbelikan di Roma, dan ia begitu terkesan dengan kecantikan mereka sehingga ia berkeinginan membawa berita Injil ke daerah asal mereka. Kita membaca juga tentang raja kafir Edwin, yang penasihatnya memberikan perumpamaan yang membandingkan hidup manusia dengan kehidupan seekor burung, yang masuk dalam ruang pesta dan keluar ke dalam kegelapan. Ia kemudian menasihati sang raja untuk bertobat menjadi Kristen karena (agama tersebut) memberikanharapan hidup setelah &#8220;keluar dari pesta sejenak ini&#8221;.</p>
<p>Terdapat juga dalam sejarah Bede, beberapa tulisan yang agak aneh seperti ini, &#8220;Tidak ada ular yang dapat hidup di sana (di Irlandia), karena meskipun dibawa dari Inggris, begitu kapal mendekat ke pulau itu, dan begitu ular-ular itu menghirup udara di sana, mereka langsung mati. Sebenarnya, hampir segala sesuatu yang ada di pulau ini kebal terhadap racun.&#8221; Namun sejarawan sekuler pun tidak ragu akan kecermatan Bede dalam laporannya, karena bagi mereka laporannya itu benar dalam hampir setiap detail.</p>
<p>Sebelum adanya buku <i>Sejarah Gereja Bangsa Inggris, </i>bermacam-macam suku yang ada di Inggris sudah memiliki sejarah mereka sendiri. Sejarah itu kebanyakan berbentuk sajak kafir yang sering dibacakan oleh para penyair. Tetapi, Bede menampilkan sejarah melalui teropong Kristiani, ketika suku-suku yang berbeda haluan ini menjadi satu bangsa dengan agama tunggal.</p>
<p>Bukannya para pahlawan yang gagah seperti Beowulf, tetapi pahlawan-pahlawan Bede adalah para santo, orang-orang yang bergantung pada anugerah Tuhan. Ia, bersama-sama para sejarawan Abad Pertengahan, memberikan kerangka baru bagi sejarah: sedapat mungkin harus tepat, harus memberi inspirasi.</p>
<p>Tanpa Bede, banyak catatan penting mungkin telah lenyap begitu saja ditelan masa. Kepada biarawan yang patut dipuja inilah orang-orang harus berterima kasih, karena mereka mendapatkan identitasnya sebagai satu bangsa dan kedudukannya sebagai negara Kristen.</p>
<p>sumber : http://www.sarapanpagi.org/100-peristiwa-penting-dalam-sejarah-kristen-vt1555.html</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/bede-yang-patut-dipuja-menyelesaikan-karyanya-sejarah-gereja-bangsa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masing-masing orang unik</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 16:07:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[materi sekolah minggu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 lagu sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1010</guid>
		<description><![CDATA[Jangan Mengingini:                                                                           Masing-masing orang unik by : Sekolah Minggu Beberapa hari ini Sarah sakit batuk. Ia tetap mask sekolah, hanya di rumah ia dibebaskan dari tugas mencuci piring, menyapu dan mengepel. Mama sudah memberikan Sarah obat, buah-buahan, makanan yang baik,<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jangan Mengingini:                                                                           </b></p>
<h1><a title="/masing-masing-orang-unik/" href="http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Masing-masing orang unik</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/masing-masing-orang-unik/" href=" http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><b>Beberapa hari ini Sarah sakit batuk. Ia tetap mask sekolah, hanya di rumah ia dibebaskan dari tugas mencuci piring, menyapu dan mengepel. Mama sudah memberikan Sarah obat, buah-buahan, makanan yang baik, dan yang paling penting, mereka sudah bersama-sama berdoa meminta kesembuhan Sarah. Mama berdoa supaya Sarah kembali sehat, agar dapat belajar dengan baik, supaya waktu besar nanti dipakai Tuhan.</b></p>
<p>Sebetulnya sekarang Sarah sudah lebih baik. Demamnya sudah turun, dan batuknya tidak sesering sebelumnya. Ia sudah bisa bermain dengan Rachel, juga sudah sempat mengganggu Jona, serta kena marah Papa. Tetapi ia masih ingin bermalas-malasan. Sewaktu mama mengingatkannya untuk membuat PR, Sarah cemberut dan masuk ke tempat tidur.</p>
<p>&#8220;Sarah kan masih sakit, Ma,&#8221; alasannya.</p>
<p>&#8220;Tidak, kamu sudah lebih sehat,&#8221; kata Mama. &#8220;Ayo, kerjakan dulu PR-nya. Nanti kalau perlu istirahat, boleh istirahat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ah, Mama jahat,&#8221; katanya sambil mulai menangis.</p>
<p>Ia lupa selama ini Mamalah yang merawatnya dengan penuh kasih, terutama waktu ia sakit. Ia juga lupa kalau kesehatan diberikan Tuhan bukan untuk bermalas-malasan.</p>
<p>Dengan mulut monyong seperti paruh bebek, Sarah mulai mengerjakan PR matematikanya. Pada saat yang sama, Jona juga mengerjakannya dengan asyik. Jona memang suka sekali matematika. Ia tekun dan hati-hati dalam memecahkan soal hitungan.</p>
<p>Sarah melihat dengan iri kepada adiknya. Ia sendiri tidak suka matematika. Ia merasa  ia tidak bisa matematika. Bukan karena Sarah bodoh, tetapi karena ia selalu ingin cepat selesai. Ia tidak mau berpikir dengan teliti. Akibatnya ia sering membuat kesalahan-kesalahan konyol dan harus mengulang pekerjaannya.</p>
<p>Sarah kesal sekali sewaktu Mama memeriksa hasil pekerjaan mereka. Jona hampir betul semua, sementara sarah banyak salahnya. Sarah harus mengulang pekerjaannya, tapi Jona sudah boleh bermain bersama Rachel. Buku matematika Sarah sampai basah dengan tetesan air mata.</p>
<p>Dalam hati Sarah berpikir, Mama lebih sayang Jona karena Jona lebih pintar.</p>
<p>Pada saat itu ada orang datang ke rumah. Sarah tidak melihat siapa yang datang. Tetapi waktu Mama kembali ke kamar, ia membawa sebungkus permen coklat kacang. Enak sekali!</p>
<p>&#8220;Apa itu, Ma? Apa itu, Ma?&#8221; ketiga anak itu bertanya dengan semangat.</p>
<p>&#8220;Ini permen dari Tante Wati.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ma, mau, Ma,&#8221; kata mereka.</p>
<p>&#8220;Tidak usah diberitahu pun Mama tahu kalian mau,&#8221; kata Mama sambil tertawa. Mereka juga tertawa. &#8220;Nanti ya, setelah makan malam.&#8221;</p>
<p>&#8220;Horeee!&#8221;</p>
<p>Jona bertanya, &#8220;Mama, Kak Sarah kan batuk. Boleh makan permen?&#8221;</p>
<p>Sarah langsung memeloti adiknya dengan kesal.</p>
<p>&#8220;Benar saja. Mama menjawab, &#8220;Tidak boleh. Mungkin besok boleh. Mama simpan bagian Sarah dulu, ya.&#8221;</p>
<p>Sarah kecewa sekali. &#8220;Kok Jona boleh, Sarah tidak boleh?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kak Sarah kan batuk,&#8221; kata Jona dengan bijaksana. &#8220;Nanti sakit lagi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Mama jahat! Mama lebih sayang Jona!&#8221; Sarah menghentakkan kakinya ke lantai dan menangis lagi. Kali ini tangisnya tidak terlalu keras, tetapi benar-benar sedih.</p>
<p>&#8220;Sarah, yang Jona bilang memang betul. Mama tidak mau Sarah sakit, makanya Sarah belum boleh makan permen,&#8221; kata Mama.</p>
<p>&#8220;Mama lebih sayang Jona karena Jona pintar matematika!&#8221; kata Sarah lagi.</p>
<p>&#8220;Mama sayang semua anak Mama: Sarah, Jona, Rachel. Kamu tidak perlu iri pada Jona atau Rachel. Kenapa? Karena Mama sayang semua anak Mama. Pada orang lain juga kamu tidak boleh iri, karena Tuhan sayang semua anak Tuhan. Ada yang Tuhan ciptakan tinggi, pendek, perempuan, laki-laki, lahir duluan, lahir belakangan, ada yang suka matematika, ada yang suka menggambar, ada yang suka olah raga, ada yang suka membaca, rambutnya lurus, keriting, hitam, pirang, bermacam-macam. Tuhan sayang semuanya. Terus kenapa orang berbeda-beda? Kenapa tidak semuanya sama-sama cantik, sama-sama pintar, sama-sama sehat? Karena Tuhan menciptakan  setiap orang itu unik! Spesial! Istimewa! Hanya satu-satunya. Di dunia, di sepanjang sejarah dari dulu, dari Adam, sampai sekarang, sampai nanti waktu Tuhan Yesus datang lagi, hanya ada satu Sarah,&#8221; Mama melihat kepada Sarah yang memperhatikan dengan serius.</p>
<p>Mama melihat kepada Jona, &#8220;Hanya ada satu Jona.&#8221;</p>
<p>Mama melihat kepada si kecil Rachel yang belum mengerti kata-kata Mama dan tersenyum , &#8220;Hanya ada satu Rachel.&#8221;</p>
<p>Mama melanjutkan, &#8220;Tuhan tidak mau Sarah jadi Jona, atau Jona jadi Rachel, atau Rachel jadi Sarah. Tapi Tuhan itu mau semua anak Tuhan rajin dan bertanggung jawab dengan bakat yang Tuhan berikan pada si anak itu. Bukan dengan bakat orang lain. Sarah tidak perlu iri.</p>
<p>&#8220;Jadi,yang Sarah perlu kerjakan apa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Rajin, Ma,&#8221; jawab Sarah.</p>
<p>&#8220;Betul sekali,&#8221; Mama memeluk Sarah.</p>
<p>Kamu juga tidak perlu iri pada orang lain. Tuhan menciptakan kamu sebagai kamu. Dan Tuhan sayang padamu!</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/masing-masing-orang-unik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tertolong</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tertolong/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tertolong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 17:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu natal sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[tata ibadah natal sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Tertolong By : Sekolah Minggu Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.Dia menunggu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tertolong/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="cerita anak-anak sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>Tertolong</b></span></a></h1>
<p>By : <a title="panggung boneka sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/tertolong" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p><i>Suatu malam Belang masuk ke dalam sebuah rumah. Dia mau mencuri makanan di dapur, akan tetapi saat itu dilihatnya sebuah botol berisi serbuk putih. Belang segera mengambil botol itu dan berlari ke Taman Idaman.</i>Dia menunggu sampai semua penghuni Taman Idaman tertidur. Menjelang pagi ia menaburkan serbuk putih itu di taman itu dan segera pergi.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg"><img class="wp-image-748 alignleft" alt="anjing" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/anjing.jpg" width="245" height="205" /></a></p>
<p>Broni mencium bau si Belang dan suatu bau yang lain. Dia membuka matanya sedikit, tetapi tak melihat Belang. Baru saja Broni memejamkan matanya lagi Semut Hitam berbisik padanya.</p>
<p>&#8220;Broni, tadi si Belang menaburkan serbuk putih. Aku melihatnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Waff&#8230;, serbuk putih? Ya, aku mencium suatu bau aneh.&#8221; Broni segera bangkit dan mengendus-endus rumput.</p>
<p>&#8220;Haaatchiii!&#8221; Broni bersin. Teman-temannya terbangun.</p>
<p>&#8220;Ada apa, Broni? Kamu sakit?&#8221; tanya Kuring.</p>
<p>&#8220;Tidak. Belang menaburkan serbuk putih. Aku mencoba mencium baunya,&#8221; kata Broni. &#8220;Waff, waff&#8230;bau seperti ini seingatku ada di dapurku waktu orang masak.&#8221;</p>
<p>&#8220;Rasanya pedas,&#8221; kata Senili setelah menjilat serbuk yang ada di rumput itu.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak salah namanya lada,&#8221; kata Semut Hitam.</p>
<p>&#8220;Oooh&#8230;begitu,&#8221; kata Broni. &#8220;Kita bersihkan saja taman ini. Ayo, semua ikut bekerja! Waff!&#8221;</p>
<p>Ketika matahari sudah bersinar terang. Belang masuk ke sebuah rumah lain dan langsung ke dapur.</p>
<p>&#8220;Hmmm, sedapnya,&#8221; Belang menghirup bau daging goreng. Tanpa berpikir lagi dia segera mengambil sepotong dan lari keluar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk..huk.huk&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Gukguk&#8230;guk&#8230;grrr&#8230;.&#8221; Tiga ekor anjing mengejarnya.</p>
<p>Belang melompat ke pagar dan melompat lagi keluar. Ia berjalan tenang. Tetapi tiba-tiba seekor anjing hitam dan besar telah berada di samping kirinya.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;!&#8221;</p>
<p>&#8220;Grrr&#8230;,&#8221; seekor lagi di sebelah kanannya. Ketika dia menengok ke belakang dilihatnya anjing yang terbesar menyeringai.</p>
<p>Belang bergerak ingin lari. Tetapi kedua anjing di kiri dan kanannya mencegatnya. Ketiganya mendekat dan menyerbu Belang. Belang berusaha menghindar. Dia melemparkan daging goreng itu. Tetapi ketiga anjing itu tidak berhenti menyerangnya.</p>
<p>&#8220;Ngeooong!&#8221; satu kaki Belang kena gigitan anjing.</p>
<p>Pada saat itu Pipit sedang terbang ke Taman Idaman. Dia melihat Belang sedang diserbu anjing-anjing itu.</p>
<p>&#8220;Kasihan sekali si Belang. Aku harus memberitahu si Broni. Pasti dia mau menolong Belang,&#8221; Pipit iba hatinya.</p>
<p>Tetapi tidak semua penghuni taman setuju untuk menolong Belang.</p>
<p>&#8220;Dia jahat, dia berusaha meracuni kita,&#8221; kata Tuna.</p>
<p>&#8220;Belang berbuat jahat kan sudah biasa,&#8221; kata Kuring. &#8220;Lagi pula yang dia tabur bukan racun. Apa salahnya kita menolong dia?&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar, siapa tau dengan begitu dia tidak berbuat jahat lagi pada kita,&#8221; sambung Senili.</p>
<p>Broni diam mendengarkan pendapat teman-temannya.</p>
<p>Sementara itu Bee melihat juga Belang dan anjing-anjing yang menyerangnya itu dalam perjalanannya ke taman. Bee berusaha menghambat anjing-anjing itu dengan berputar-putar di atas kepala mereka. Bee berhasil. Anjing-anjing itu terganggu dan Belang pun lari menuju Taman Idaman. Tetapi karena kakinya sakit dia tidak bisa berlari terlalu cepat. Ketiga anjing itu mengejar Belang.</p>
<p>&#8220;Heh&#8230;heh&#8230;,&#8221; Broni, izinkan aku masuk sebentar saja&#8230;heh&#8230;,&#8221; Belang tersengal-sengal kehabisan napas.</p>
<p>&#8220;Masuklah!&#8221; seru Broni sambil berjalan ke pagar.</p>
<p>&#8220;Hukhuk&#8230;grrr&#8230;guk&#8230;guk!&#8221; ketiga anjing itu sampai di depan pagar. Seekor di antara mereka melompat ke dalam.</p>
<p>&#8220;Waff, sebaiknya kamu keluar!&#8221; Kata Broni pada anjing itu. &#8220;Jangan ganggu taman ini!&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak bisa! Kecuali kamu juga keluar!&#8221; kata anjing itu. &#8220;Kalau tidak, taman ini akan kami hancurkan!&#8221;</p>
<p>Tanpa bicara satu kata pun lagi, Broni melompat keluar pagar menghadapi ketiga ekor anjing hitam dan besar-besar itu. Broni bertarung dengan segenap tenaga.</p>
<p>Teman-temannya tetap diam. Tetap ada yang mulai gemetar, ada yang memalingkan mukanya, ada pula yang memejamkan matanya tidak tahan melihat pertempuran tiga lawan satu itu. Semuanya sangat cemas mengkhawatirkan Broni.</p>
<p>Akhirnya Broni berhasil mengalahkan ketiga ekor anjing itu. Mereka kehabisan napas  dan berlari pulang. Broni melompat masuk ke dalam taman.</p>
<p>&#8220;Broni berhasil!&#8221; seru Bee</p>
<p>&#8220;Kupingnya luka,&#8221; bisik Senili.</p>
<p>&#8220;Dahinya juga berdarah&#8230;.,&#8221; bisik Kuring.</p>
<p>Belang berjalan terpincang-pincang menghampiri Broni dan tertunduk di hadapannya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, Broni. Terima kasih, teman-teman semua. Aku janji tidak akan berbuat jahat lagi,&#8221; Belang berjanji.</p>
<p>Kemudian Belang membantu para penghuni Taman Idaman membersihkan taman itu dari serbuk lada yang telah disebarkannya.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tertolong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
