<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Dengarlah Malak Menyanyi</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2014 10:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu orang lumpuh disembuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu orang majus]]></category>
		<category><![CDATA[lagu sekolah minggu o sukacitaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1255</guid>
		<description><![CDATA[Dengarlah Malak Menyanyi by : Sekolah Minggu Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada natal 1739. Liriknya ditulis oleh Charles Wesley (18 Desember 1707 &#8211; 29 Maret 1788). Dia adalah salah satu pemimpin dari gerakan methodist di Inggris. Saudaranya, John Wesley<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/dengarlah-malak-menyanyi/" href="http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Dengarlah Malak Menyanyi</span></em></a></h1>
<p>by : <a title="dengarlah-malak-menyanyi/" href="http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada natal 1739. Liriknya ditulis oleh Charles Wesley (18 Desember 1707 &#8211; 29 Maret 1788). Dia adalah salah satu pemimpin dari gerakan methodist di Inggris. Saudaranya, John Wesley adalah seorang sangat dikenal karena lagu-lagu hymn yang dia tulis begitu banyak dan indah. Charles menuliskan lebih dari 6.500 hymn. &#8220;Dengarlah Malak Menyanyi&#8221; ditulisnya satu tahun setelah pertobatannya pada tahun 1738. Kemudian, hymn ini menjadi salah satu hymn dalam bahasa Inggris yang begitu popular.</p>
<blockquote><p><strong><em><span style="color: #003300;">William H. Cummings yang kemudian merangkaikan puisi &#8220;Dengarlah Malak Menyanyi&#8221; ini dengan karya musik dari Mendelssohn. Musiknya menggunakan melodi yang ditulis oleh Felix Mendelssohn dalam rangka merayakan 400 tahun penemuan mesin cetak Gutenberg. Felix Mendelssohn sendiri adalah seorang Yahudi Kristen yang lahir di Hamburg pada 3 Februari 1809 dan meninggal di Leipzig pada 4 November 1847. Dia dikenal sebagai salah satu musisi yang luar biasa dalam sejarah musik. Dia pandai sekali bermain piano dan juga menuliskan suatu musik yang indah. Ketika lirik dari Charles Wesley ini bertemu dengan musik yang dibuat oleh Mendelssohn, lagu ini menjadi salah satu lagu yang indah dan begitu dikenal orang Kristen.</span></em></strong></p></blockquote>
<p>Lagu ini terinspirasi dari Lukas 2:14. Di mana bercerita tentang kelahiran Yesus Kristus, Juruselamat Dunia. Pada suatu malam di Betlehem, para gembala mendengar malaikat bernyanyi: &#8220;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya&#8221; (Lukas 2:14). Kemudian para gembala pergi dan bertemu dengan bayi Yesus Kristus. Kelahiran Yesus Kristus memberikan harapan kepada manusia berdosa. Siapa yang percaya kepada Yesus Kristus tidak akan binasa tapi beroleh hidup yang kekal.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dengarlah-malak-menyanyi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TUHAN JUGA MENYAYANGI ANAK-ANAK</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-menyayangi-anak-anak/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-menyayangi-anak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2014 09:29:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu untuk kelas besar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu untuk paskah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu tunas pekabaran injil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1213</guid>
		<description><![CDATA[TUHAN JUGA MENYAYANGI ANAK-ANAK by : Sekolah Minggu Tiga bersaudara: Sarah, Jona, dan Rachel semuanya sedang menangis. Ribut sekali! Yang terjadi adalah, tadi sepupu mereka yang besar, Gideon, bermain bersama mereka. Jona mengganggu Rachel yang kecil sampai menangis. Lalu, Sarah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-menyayangi-anak-anak/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/tuhan-juga-men…angi-anak-anak/" href="http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-men…angi-anak-anak/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>TUHAN JUGA MENYAYANGI ANAK-ANAK</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/tuhan-juga-men…angi-anak-anak" href="http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-men…angi-anak-anak/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>Tiga bersaudara: Sarah, Jona, dan Rachel semuanya sedang menangis. Ribut sekali!</p>
<p>Yang terjadi adalah, tadi sepupu mereka yang besar, Gideon, bermain bersama mereka. Jona mengganggu Rachel yang kecil sampai menangis. Lalu, Sarah yang lebih besar dari Jona memukul Jona sampai menangis. Dan terakhir Gideon memarahi Sarah sampai ia menangis juga.</p>
<p>Sekarang Gideon sudah pulang, tinggallah Mama berhadapan dengan derai tangis yang riuh rendah.</p>
<p>&#8220;Coba Sarah lebih besar,&#8221; kata Sarah di tengah isak tangisnya. Jona masih berlinang dengan air mata. Rachel sudah kecapekan menangis dan sekarang hanya tersedu-sedu.</p>
<p>&#8220;Kalau besar, Sarah mau melakukan apa?&#8221; tanya Mama.</p>
<p>&#8220;Pukul Kak Gideon.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lho? Kak Gideon kan memarahi Sarah karena Sarah memukul Jona. Lagipula, memangnya kalau besar boleh pukul orang yang lebih kecil semau-maunya? Boleh pukul adik kecil, anak kecil? Tidak boleh!&#8221;</p>
<p>Mama mengutip Matius 18:10, &#8220;Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu&#8221; Ada malaikat mereka yang di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga. Tuhan sayang pada anak-anak kecil, bahkan yang masih sangat kecil.&#8221;</p>
<p>Mama mengingatkan mereka pada cerita-cerita di Alkitab. &#8220;Ingat cerita Musa? Waktu Musa masih sangat kecil, Tuhan sudah menolong dia.&#8221;</p>
<p>Anak-anak mengangguk. Mereka tahu cerita Musa. Ketika masih bayi ia diletakkan di dalam peti lalu dihanyutkan di sungai Nil.</p>
<p>Jona pernah meletakkan Rachel di dalam keranjang pakaian di atas air bak mandi, tapi waktu itu mereka berdua hampir tenggelam.</p>
<p>&#8220;Kalian ingat cerita Yunus?&#8221;  tanya Mama lagi.</p>
<p>Anak-anak mengangguk dengan penuh semangat. Siapa yang bisa lupa cerita Yunus? Yunus itu nabi yang tidak taat pada perintah Tuhan yang menyuruhnya pergi ke kota Niniwe yang jahat.</p>
<p>Dalam pelariannya Yunus terkena badai besar, dilempar ke laut, lalu ia ditelan ikan besar. Akhirnya ia taat dan pergi ke Niniwe dan seluruh kota itu bertobat! Binatang-binatang pun disuruh berpuasa tanda bertobat.</p>
<p>Sarah tersenyum-senyum sendiri. Ia ingat waktu Mama berdoa puasa untuk Kebaktian Kebangunan Rohani, ia juga anjing peliharaan mereka juga ikut puasa.</p>
<p>Sarah tidak memberi makan anjing itu. Sekarang ia tahu, anjing tidak mengerti artinya puasa dan anjing tidak berdoa.</p>
<p>&#8220;Waktu kota Niniwe bertobat, Yunus tidak suka karena Niniwe itu musuh. Tapi Tuhan katakan, di kota ini ada 120 ribu anak kecil yang belum bisa membedakan tangan kanan dan tangan kiri. Tuhan mengasihani kota itu, Tuhan sayang pada anak-anak kecil di  kota itu,&#8221; kata Mama.</p>
<p>&#8220;Ma, itu semua kan dulu,&#8221; kata Jona. &#8220;Tuhan masih sayang anak-anak tidak sekarang ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Masih,&#8221; kata Mama sambil tersenyum. &#8220;Di Australia, ada seorang bayi yang lama ditunggu-tunggu orang tuanya lahir. Setelah ia lahir, orang tuanya senang sekali.</p>
<p>&#8220;Suatu hari, seluruh keluarga itu berjalan-jalan. Papanya menggendong bayi itu. Ada kakek dan neneknya juga.</p>
<p>&#8220;Tiba-tiba ada mobil yang datang dengan cepat, menabrak keluarga itu. Rupanya pengemudinya kena serangan jantung. Si kakek dan neneknya terpental tinggi ke udara.&#8221; Anak-anak menahan napas.</p>
<p>&#8220;Si Papa di tabrak mobil lalu terhimpit di antara mobil dan jendela kaca toko yang retak-retak. Semua orang panik dan menanyakan keadaan bayinya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya, Ma. Bagaimana ?&#8221; tanya Sarah dengan tidak sabaran. Rachel sampai bangun berdiri dan mencengkeram tangan Mama. Jona memperhatikan dengan mata dibuka lebar-lebar.</p>
<p>&#8220;Ternyata bayinya tidak apa-apa. Papanya tidak melepaskan bayinya sama sekali. Mamanya datang lari-lari dan mengambil bayinya yang sama sekali tidak terluka. Tuhan melindungi bayi itu lewat papanya.&#8221;</p>
<p>Ketiga anak itu menghembuskan napas lega.</p>
<p>&#8220;Rupanya dulu papanya itu diberi kesempatan oleh Tuhan untuk berlatih sebagai pemain rugby.</p>
<p>&#8220;Kalau bermain rugby, ia harus bola rugby erat-erat, tidak boleh dilepas, meskipun ia ditabrak oleh pemain lawan yang badannya besar-besar. Ia bisa ditabrak sampai jatuh, sampai kesakitan, tapi ia tidak melepaskan pegangannya.</p>
<p>&#8220;Jadi waktu papanya menggendong si bayi, papanya sudah terlatih. Meski ditabrak mobil, sedikit pun tidak ia lepaskan bayinya itu.&#8221;</p>
<p>Mama tersenyum kepada ketiga anaknya. &#8220;Kamu bertiga pun disayang Tuhan. Tuhan yang menciptakan kamu, membawa kamu lahir, lalu kamu bisa mendengar Firman Tuhan, bisa belajar mengenal dan melayani Tuhan. Itu semua anugerah Tuhan. Dan kalau kamu setia berlatih dan belajar, nanti Tuhan akan pakai kamu.&#8221;</p>
<p>Kamu yang membaca cerita ini, juga disayang Tuhan! Ayo, kita berdoa bersyukur karena Tuhan sayang pada anak-anak!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><i><b>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</b></i></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tuhan-juga-menyayangi-anak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ALEXANDER M. MACKAY</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2014 09:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita anak sekolah minggu video]]></category>
		<category><![CDATA[video sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[visi sekolah minggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1202</guid>
		<description><![CDATA[ALEXANDER M. MACKAY by : Sekolah Minggu M. Mackay membiayai hidupnya dengan mengajar. Selain mengajar murid-muridnya membaca, menulis dan matematika, dia juga mengajarkan mengenai bangunan. Mackay membangun sebuah rumah untuk para misionaris yang mengagumkan semua orang. Bahkan Raja Mtesa kemudian<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="alexander-m-mackay/" href=" http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>ALEXANDER M. MACKAY</b></span></a></h1>
<p>by : <a title="/alexander-m-mackay/" href="http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;">Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>M. Mackay membiayai hidupnya dengan mengajar. Selain mengajar murid-muridnya membaca, menulis dan matematika, dia juga mengajarkan mengenai bangunan. Mackay membangun sebuah rumah untuk para misionaris yang mengagumkan semua orang. Bahkan Raja Mtesa kemudian memintanya untuk membangun rumah penduduk dari kayu dan besi.</p>
<p>Pelayanan Mackay di Uganda juga disertai oleh misionaris lain, dan dia sangat bersukacita ketika O Flaherty membaptiskan 5 orang Uganda yang pertama menjadi pengikut Kristus, dan pelayanan terus berlanjut dengan baik hingga Raja Mtesa meninggal dunia.</p>
<p>Anak Raja Mtesa, Mwanga, menggantikan ayahnya namun tidak seperti ayahnya Mwanga sangat tidak menyukai para misionaris. Mwanga menganiaya dan membakar dua orang Kristen, yang kemudian menjadi martir pertama di Uganda. Penganiayaan terus berlanjut, hidup para misionaris dan petobat baru dalam keadaan bahaya tetapi Injil tetap diberitakan dan setiap hari selalu ada anak muda yang datang ke rumah misionaris untuk meminta Alkitab. 30 misionaris dibakar hidup-hidup di masa itu, tetapi Mackay menolak untuk meninggalkan Uganda.</p>
<p>Sendirian di Uganda, dengan ancaman bahaya, Mackay bekerja terus menerus untuk menerjemahkan dan menyetak Alkitab. Tetapi Mwanga kemudian mengusir Mackay dari Uganda. Namun dia diterima oleh raja Usambiro, sendirian, Mackay memulai pekerjaan misionaris di Usambiro, mengulangi apa yang telah dikerjakannya di Uganda.</p>
<p>Mackay menolak untuk meninggalkan Afrika, karena baginya Afrika adalah bagi Kristus, dan pada 8 Februari 1890, Tuhan memanggil dia dan seluruh pekerjaannya di Afrika tercatat di hadapan Tuhan.</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/alexander-m-mackay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DOSA MENGINTIP</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2014 10:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita alkitab untuk anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu bergambar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekolah minggu yang menarik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1144</guid>
		<description><![CDATA[DOSA MENGINTIP by : Sekolah Minggu &#8220;Ugh&#8230; apa sih artinya ini?&#8221; ujar Timmy sambil mengusap-usap matanya menahan kantuk. Dibacanya sekali lagi ayat itu. &#8220;Hati-hati dosa mengintip,&#8221; dia bergumam. Hari itu adalah hari kedua Timmy memenuhi janjinya kepada Tuhan. Ya, dia<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="/dosa-mengintip/" href=" http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/ " target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>DOSA MENGINTIP</b></span></a></h1>
<p>by :<a title="/dosa-mengintip/" href="http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/" target="_blank"><em><span style="color: #ff0000;"> Sekolah Minggu</span></em></a></p>
<p>&#8220;Ugh&#8230; apa sih artinya ini?&#8221; ujar Timmy sambil mengusap-usap matanya menahan kantuk. Dibacanya sekali lagi ayat itu. &#8220;Hati-hati dosa mengintip,&#8221; dia bergumam.</p>
<p>Hari itu adalah hari kedua Timmy memenuhi janjinya kepada Tuhan. Ya, dia berjanji akan membaca seluruh Alkitab sebelum lulus SD. Bahan bacaan hari itu adalah dari Kejadian pasal 3-4. Rasanya banyak sekali yang harus dibacanya.</p>
<p>&#8220;Aneh sekali, memangnya dosa itu seperti manusia yang bisa mengintip?&#8221;</p>
<p>Timmy membayangkan bentuk dosa sebagai manusia. Mungkin matanya melotot, rambutnya berantakan, dan badannya kurus kering. Timmy tersenyum geli membayangkan hal itu.</p>
<p>Timmy menutup Alkitabnya. Pasal 4 sudah selesai dibacanya dan sudah waktunya tidur. Kata-kata dosa mengintip tetap melekat di pikirannya, namun akhirnya dia terlelap juga.</p>
<p>KRIIING&#8230; KRIIING&#8230; KRIIING&#8230;! Timmy membuka matanya, melirik ke arah jam weker berbentuk bola miliknya, jam5.30. Dengan sedikit malas Timmy bangun. Ia mematikan wekernya dan masuk ke kamar mandi.</p>
<p>Lima belas menit kemudian dia sudah duduk di meja makan. Di hadapannya tersedia nasi goreng telur andalan Mama. Papa menyusul duduk di meja makan tidak lama kemudian. Ia sudah berpakaian rapi, siap menuju kantor.</p>
<p>Timmy selalu membonceng papanya ke sekolah karena sekolahnya berada di jalan yang sama dengan kantor papa. Ini sangat menguntungkan Timmy. Dia tidak perlu naik kendaraan umum seperti kebanyakan teman-temannya.</p>
<p>Waktu menunjukkan pukul 06.15 ketika Timmy tiba di sekolah. Suasana masih agak sepi, dan biasanya akan mendadak ramai jika waktu masuk sekolah tinggal 15 menit lagi.</p>
<p>Letak kelas Timmy persis berseberangan dengan pintu gerbang sekolah.Dia harus melintasi halaman sekolah untuk sampai di kelasnya. Sambil berjalan dengan iseng Timmy menendang-nendang batu kecil yang ditemukannya. Dia membayangkan batu itu adalah bola sepak.</p>
<p>&#8220;Kapan ya aku bisa membeli bola sepak&#8230;.?&#8221; gumam Timmy.</p>
<p>Tiba-tiba matanya menangkap sesuatu berwarna merah di tanah. Timmy membungkuk. Dia terkejut ketika menyadari kalau itu adalah uang kertas Rp. 100.000.</p>
<p>Ide yang muncul pertama kali dalam pikirannya membuatnya sangat senang. &#8220;Asyiiik&#8230; akhirnya aku  bisa membeli bola sepak.&#8221;</p>
<p>Timmy membayangkan bola bundar hitam putih itu sudah menjadi miliknya. Bahkan dia sudah membayangkan siapa saja yang akan menjadi tim sepak bolanya, warna kaos yang akan mereka pakai kalau sedang bermain, dan siapa saja yang akan dia ajak untuk menjadi tim lawan main mereka. Wuiiihhh, harapannya sudah selangit.</p>
<p>Ketika dia hendak mengambil uang itu, terdengar suara temannya, Robin, memanggilnya dengan keras. &#8220;Timmy&#8230;! Tunggu aku&#8230;!&#8221;</p>
<p>Takut ketahuan dan terlihat oleh Robin, Timmy cepat-cepat menginjak uang itu dan berdiri tegak. Robin datang terengah-engah, &#8220;Ah&#8230; akhirnya. Yuk, Tim, kita ke kelas.&#8221;</p>
<p>Timmy diam saja, berdiri mematung, tidak tahu harus menjawab apa.</p>
<p>&#8220;Loh? Ayo, tinggal 10 menit lagi bel berbunyi, loh&#8230;&#8221; Robin menarik tangan Timmy.</p>
<p>Tergagap-gagap Timmy menjawab, &#8220;Eh&#8230;. sebentar, kakiku kesemutan. Kamu duluan tidak apa-apa, Robim.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh&#8230; kesemutan? Biasanya tidak lama sembuh. Aku tunggu saja ya supaya kita bisa sama-sama ke kelas.&#8221;</p>
<p>Aduh, celaka! pikir Timmy. Bagaimana caranya supaya Robin pergi? Robin harus pergi terlebih dulu sehingga dia bisa mengantongi uang itu.</p>
<p>&#8220;Jangan, Robin! Kasihan kamu, nanti terlambat. Kamu duluan saja, nanti aku menyusul, ya&#8230;.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ah, tidak apa kok, Tim.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu tidak ada tugas piket?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak, tugas piketku besok. Kita satu grup, kan?&#8221;</p>
<p>Waduuuhhh&#8230;. Robin tetap berkeras. Timmy semakin kebingungan dan mulai jengkel. Akhirnya dia berkata ketus, &#8220;Robin, kamu pergi duluan bisa tidak, sih! Jangan menyebalkan seperti itu!&#8221;</p>
<p>Robin terkejut. Kenapa Timmy tiba-tiba marah? Tanpa bicara lagi, dia berlari meninggalkan Timmy.</p>
<p>Timmy bernapas lega dan bergumam, &#8220;Akhirnya&#8230;.&#8221;</p>
<p>Timmy mengambil uang itu. Saat itu dia teringat telah menbentak Robin. Rasa bersalah menyelinap di hatinya.</p>
<p>&#8220;Ah, tidak apa. Nanti juga dia akan tetap bermain bersamaku.&#8221;</p>
<p>Tetapi, Timmy merasakan ada hal lain yang tidak beres. Sementara kakinya melangkah perlahan, jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya, secepat mobil balap mungkin.</p>
<p>Timmy tidak dapat membohongi dirinya sendiri. Dia tahu apa sebenarnya yang salah. Dia telah mengambil uang yang bukan miliknya! Itu salah. Tetapi, dia berusaha menghibur diri dengan berkata di dalam hatinya, kalau uang itu toh tidak ada pemiliknya.</p>
<p>Bel berbunyi, Timmy tiba tepat di depan kelas, menyusul teman-temannya yang sudah berbaris rapi. Dia berdiri di barisan paling belakang. Setelah barisan rapi, Bu Anita mempersilahkan murid-muridnya masuk ke dalam kelas satu per satu. Terjadi pertentangan di hati Timmy antara mengambil atau melaporkan uang yang ditemukannya itu kepada Bu Anita.</p>
<p>Barisan terus berjalan masuk. Pertentangan di hati Timmy semakin hebat. Akhirnya Timmy tepat berhadapan dengan Ibu Anita yang berdiri dengan sikap anggun dan berwibawa. Timmy pun menyodorkan uang kertas Rp 100.000 itu dan berkata, &#8220;Bu Anita, tadi saya menemukan uang ini di halaman sekolah.&#8221;</p>
<p>Setela itu  pertentangan di hati Timmy reda. &#8220;Tadi itukah yang disebut &#8216;dosa mengintip&#8217;?&#8221; pikir Timmy. &#8220;Tuhan, ampuni aku,&#8221; doanya dalam hati. &#8220;Terima kasih, Tuhan sudah mencegahku berbuat dosa.&#8221;</p>
<p>Artikel bersumber dari : Majalah Anak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dosa-mengintip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TONGKAT AJAIB</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2014 10:25:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sugiartothencuncun]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu baptis]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu cerita alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu firman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[TONGKAT AJAIB by Sekolah Minggu Perasaan bersalah menyebabkan hati tidak tenang. Pada suatu ketika di perkampungan Indian di Amerika, hiduplah seorang kakek tua yang amat bijaksana. Kakek ini seringkali memberikan nasehat kepada orang-orang yang mengalami kesulitan. Kebijaksanaan sang kakek begitu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><a title="http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/ " href="http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/ " target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><b>TONGKAT AJAIB</b></span></a></h1>
<p style="text-align: justify;">by <a title="acara natal sekolah minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p style="text-align: justify;"><i>Perasaan bersalah menyebabkan hati tidak tenang.</i></p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu ketika di perkampungan Indian di Amerika, hiduplah seorang kakek tua yang amat bijaksana. Kakek ini seringkali memberikan nasehat kepada orang-orang yang mengalami kesulitan. Kebijaksanaan sang kakek begitu termashur sehingga kepala suku mengangkatnya menjadi penasehat utama.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari kepala suku mendapati bahwa seseorang telah mencuri barang-barang berharga dari rumahnya. Banyak barang-barang berharga yang hilang diambil pencuri itu. Kepala suku berpendapat pasti pelakunya adalah orang-orang yang bekerja di dalam rumahnya dan bukan orang luar, karena sehari-hari rumah itu dijaga dengan ketat sekali oleh para pengawal. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada bukti yang menunjuk kepada pelaku pencurian tersebut. Kalau tidak ada bukti, orang tidak boleh menuduh sembarangan, bukan?</p>
<blockquote>
<h1 style="text-align: center;"><span style="color: #339966;">Akhirnya kepala suku memanggil sang kakek bijaksana untuk memberi petunjuk untuk menemukan pencuri tersebut.</span></h1>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Hamba dapat memberikan jawaban yang baginda butuhkan,&#8221; sahut sang kakek sambil tersenyum. &#8220;Hamba memiliki beberapa tongkat ajaib di rumah. Tongkat-tongkat itu akan bertambah panjang jika berada di dekat sang pencuri ataupun jika terpegang olehnya. Dalam sehari tongkat itu akan bertambah sepanjang lima senti. Jika baginda yang agung berkenan mengumpulkan para pelayan di dalam sel-sel tertutup, maka hamba akan memberikan satu tongkat ajaib pada tiap sel itu. Pada pagi harinya baginda akan menemukan satu di antara tongkat-tongkat itu akan bertambah sepanjang lima senti. Dan psstt..psstt.. (sang kakek membisikkan lanjutan kalimatnya ke telinga kepala suku). Nah, kita akan segera menemukan siapa pencuri barang-barang baginda.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>Kepala suku menyetujui.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/Screen-Shot-2014-03-05-at-5.22.46-PM.png"><img class="size-full wp-image-632 alignleft" alt="Screen Shot 2014-03-05 at 5.22.46 PM" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/Screen-Shot-2014-03-05-at-5.22.46-PM.png" width="393" height="294" /></a>Pada hari itu juga seluruh pelayan dilarang pulang ke rumahnya. Mereka ditahan dan ditempatkan di dalam sel, tiap orang di dalam tiap sel. Kemudian baginda memberikan tongkat-tongkat ajaib untuk mereka. &#8220;Ketahuilah, para pelayanku. Tongkat-tongkat ini adalah tongkat ajaib. Dia akan bertambah sepanjang lima senti jika berada di dekat sang pencuri yang asli.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Malam itu semua pelayan ada di dalam sel tahanan. Semua sudah tertidur nyenyak, tapi ternyata ada satu pelayan yang tidak bisa tidur. Pelayan itu bernama Emas Hitam. Sejak dimasukkan ke dalam sel, Emas Hitam sangat resah. Tongkat yang diberikan kepala suku digenggamnya erat-erat. Keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya. Mengapa demikian? Apakah ada sesuatu yang tidak beres?</p>
<p style="text-align: justify;">Si Emas Hitam terus memandangi tongkat itu. Dia merasa tongkat yang digenggamnya adalah  tongkat ajaib yang akan bertambah panjang jika disentuh oleh pencuri yang asli. Emas Hitam adalah pencuri yang asli. Kini dipandanginya tongkat itu. Ia merasa semakin lama tongkat yang dipegangnya semakin panjang. &#8216;Wah, kelihatannya benar, sudah bertambah panjang lima senti!&#8217; Dengan panik Emas Hitam mengambil pisaunya dan memotong tongkat itu sepanjang lima senti. Kini dia merasa agak tenang. &#8220;Nah, tongkat ini sudah kupotong sepanjang lima senti. Kini ia akan sama panjang dengan tongkat-tongkat yang lainnya. Hh&#8230;hh&#8230;hhh&#8230; semoga tidak ada yang tahu bahwa aku pencuri yang sejati! demikian pikir si Emas Hitam.</p>
<p style="text-align: justify;">Keesokan harinya, pagi-pagi benar baginda kepala suku memanggil semua pelayan keluar dari sel mereka masing-masing. Juga tongkat-tongkat mereka diminta kembali untuk diperiksa dan diukur panjangnya. Pada giliran si Emas Hitam, baginda berhenti dan menatap wajahnya.&#8221;Emas Hitam, mengakulah! Engkau pencurinya, bukan?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ahhh&#8230;.. bu..bu..bukan saya, baginda yang mulia. Kalau saya pencuri yang sejati, pastilah tongkat saya akan bertambah panjang. Silahkan baginda periksa bukankah tongkat saya sama panjangnya dengan tongkat-tongkat yang lain?&#8221; sahut Emas Hitam dengan gugup dan pucat.</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align: center;"><span style="color: #ff6600;">&#8220;Emas Hitam, jika engkau tidak mengaku aku akan menghukummu dengan keras. Sekali lagi aku memberi kesempatan kepadamu untuk mengaku, apakah engkau pencuri sejati??!!!&#8221; suara kepala suku  mulai menggelegar karena marahnya.</span></h3>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Di dalam ketakutan yang amat sangat akhirnya Emas Hitam mengaku bahwa memang dialah pencuri barang-barang sang kepala suku. Emas Hitam mengembalikan barang-barang yang telah dicurinya dan harus menerima hukuman dari kepala suku.</p>
<p style="text-align: justify;">Heran sekali, dari mana sang kepala suku bisa mengetahui bahwa Emas Hitamlah pencuri yang sejati? Benarkah ada tongkat yang begitu ajaib, sehingga waktu tersentuh oleh tangan sang pencuri maka akan bertambah panjang? Kalau memang demikian, bukankah Emas Hitam telah memotong tongkatnya supaya tidak ketahuan? Mengapa baginda masih bisa tahu? Ternyata justru sebaliknya! Tidak pernah ada tongkat ajaib!!! Tongkat itu cuma kayu biasa, sama seperti tongkat-tongkat lainnya. Tongkat Emas Hitam tidak bertambah panjang. Tapi karena ia merasa bersalah, maka ia merasa tongkat itu bertambah panjang. Maka tidak heran Si Emas Hitam memotongnya. Baginda bisa mengetahui bahwa Emas Hitam adalah pencuri justru karena tongkatnya lebih pendek dibanding tongkat teman-temannya yang lain! Ketakutannyalah yang menunjukkan ia memang pencuri yang sebenarnya. Tongkat yang lain tidak bertambah pendek karena yang lain tidak takut tongkatnya bertambah panjang. Rasa bersalah akan membuat orang takut dan tidak tenang seperti Emas Hitam!</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber artikel dari majalah kristen anak-anak</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/tongkat-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awas Hidung Unta</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/awas-hidung-unta/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/awas-hidung-unta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2014 11:08:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[anak sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah minggu]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah minggu anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[AWAS HIDUNG UNTA &#8220;Jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu. Ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya&#8221; Kej 4:7 Orang Arab mempunyai suatu pepatah: Awas , hati-hati dengan hidung unta!&#8221; Mengapa demikian? Apakah hidung<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/awas-hidung-unta/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">AWAS HIDUNG UNTA</span></h1>
<p style="text-align: justify;"><i><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/AWAS-HIDUNG-UNTA.jpg"><img class=" wp-image-623 alignleft" alt="AWAS HIDUNG UNTA" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/03/AWAS-HIDUNG-UNTA.jpg" width="188" height="221" /></a><span style="color: #339966;">&#8220;Jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu. Ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya&#8221; Kej 4:7</span></i></p>
<p style="text-align: justify;">Orang Arab mempunyai suatu pepatah: Awas , hati-hati dengan hidung unta!&#8221; Mengapa demikian? Apakah hidung unta berbahaya? Beracun? Bisamembunuh orang? Kenapa kita diperingatkan untuk menghindari hidung unta?</p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu ketika ada seorang musafir yang mengadakan perjalanan melewati padang gurun yang amat luas. Musafir ini membawa seekor unta sertanya. Mereka hanya berdua saja di tengah padang gurun yang begitu luas. Hari sangat panas, matahari terik membakar kulit. Kalau sudah tidak tahan dengan panas yang menyengat, sang musafir biasanya mencari tebing-tebing yang agak teduh untuk beristirahat sejenak. Jika hari mulai malam sebaiknyalah yang terjadi. Dingin begitu menusuk tulang dan membuat orang yang tinggal di udara terbuka menggigil kedinginan. Tapi itu belum apa-apa. Yang paling parah kalau pada suatu waktu badai datang menyerang. Di padang gurun yang bering, badai berarti malapetaka. Pasir akan beterbangan dengan hebatnya. Pasir itu amat tebal. Mata akan perih kelilipan pasir. Orang akan sulit bernapas karena pasir beterbangan dengan hebatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah pada suatu hari badai pasir yang dahsyat datang secara tiba-tiba. Ketika badai itu mulai menyerang ke arah sang musafir, dengan segera ia memasang tendanya yang kecil supaya terhindar dari pasir yang beterbangan. Kemudian ia berbaring diam-diam. Sampai beberapa waktu lamanya  badai pasir terus menderu-deru. Sang musafir terus berlindung di dalam tendanya. Di sana ia terhindar dari bahaya pasir yang dapat membutakan mata dan dapat bernapas dengan leluasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi tak lama kemudian sang musafir merasa ada sesuatu yang mendorong-dorong kakinya. Ia segera tahu bahwa yang mendorongnya adalah untanya sendiri. Samar-samar ia mendengar suara erangan sang unta.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Apa yang engkau kehendaki?&#8221; tanya sang musafir kepada untanya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oh tuan, bolehkah saya berteduh sedikit di dalam tendamu?&#8221; sahut sang unta dengan suara yang rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jangan bodoh!&#8221; jawab sang musafir, &#8220;Tenda ini pasti tidak cukup untuk dimasuki oleh kita berdua, palagi tubuhmu begitu besarnya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oh tuan yang budiman, tolonglah saya,&#8221; sang unta mulai mengerang-erang meminta belas kasihan, &#8220;paling sedikit biarkanlah ujung hidung saya boleh masuk ke dalam tendamu. Saya tidak dapat bertugas karena pasir dengan yang menyesakkan. Kasihanilah saya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sang unta merengek-rengek dan mengerang-erang sehingga musafir merasa kasihan kepadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Baiklah!&#8221; sahutnya, &#8220;Hidungmu boleh masuk, tapi tubuhmu tidak.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oh terima kasih tuan, terima kasih.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sang unta memasukkan ujung hidungnya ke dalam tenda. Sang musafir menggeser tubuhnya supaya hidung unta dapat masuk. Beberapa waktu kemudian sang musafir merasa heran mendapati tendanya makin lama makin sempit. Ia menemukan sebabnya dengan segera. Ternyata kini bukan saja hidung, tetapi kepala unta dan setengah dari lehernya telah masuk ke dalam tenda.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Keluar!&#8221; teriaknya, &#8220;Bukankah aku sudah katakan ujung hidungmu saja yang boleh masuk ke dalam tendaku ini??!!&#8221; sahut sang musafir dengan marahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Benar, oh tuan yang baik hati,&#8221; sahut sang unta dengan tenang, &#8220;Tapi sayang sekali kalau cuma hidungku saja yang masuk karena pasirpun membutakan mataku. Sebab itu ijinkanlah kepalaku juga boleh masuk ke dalam tendamu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sang musafir berusaha membantah dan menolak permintaan untanya, tapi pikirnya &#8216;tak apalah sedikit lagi saja, toh cuma kepalanya. Tapi ternyata sedikit demi sedikit ia mulai merasa didorong-dorong dan didesak untuk terus bergeser pada sisi luar tenda. Sang musafir berteriak-teriak dan berontak, tapi ia tidak berdaya. Dorongan dan desakan sang unta amat kuat. Kini sebagian besar tubuh sang unta sudah mulai masuk ke dalam tenda dan terus mendesak dan mendorong tuannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #800080;">Sang musafir akhirnya terdorong keluar dari tendanya. Kini ia hanya bisa gigit jari sementara sang unta tidur dengan nyenyak di dalam tenda. Sudah mengertikah kamu sekarang, mengapa dikatakan hati-hati terhadap hidung unta? Unta itu merupakan kiasan dari bujukan yang menyesatkan. Jika kita memberi tempat sedikit saja bagi si penggoda untuk masuk ke dalam hati kita, maka dengan segera ia memakai kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia tidak akan puas hanya mendapat tempat &#8220;seujung hidung saja&#8221;. Ia pasti akan terus mendesak dan mendorong untuk menguasai hatimu sepenuhnya.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan sekali-kali memberi tempat sekecil apapun untuk dosa masuk ke dalam hatimu. Di situ yang harus bertahta sepenuhnya hanya Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada tempat buat si penggoda meskipun hanya &#8220;seujung hidung unta&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/awas-hidung-unta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AKU dan HARTAKU</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/aku-dan-hartaku/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/aku-dan-hartaku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2014 00:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sugiartothencuncun]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Aku dan hartaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[AKU dan HARTAKU Pdt. Dr. Stephen Tong Ibrani 13:6 Minggu lalu kita telah membahas. Jangan menjadi hamba dari hartamu. Manusia harus bisa memisahkan dua hal yang ada di dalam hidupnya: diri yang berada di dalam dirinya dan harta yang berada<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/aku-dan-hartaku/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;">AKU dan HARTAKU</span></h1>
<p style="text-align: justify;">Pdt. Dr. Stephen Tong</p>
<p style="text-align: justify;">Ibrani 13:6</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu lalu kita telah membahas. Jangan menjadi hamba dari hartamu. Manusia harus bisa memisahkan dua hal yang ada di dalam hidupnya: diri yang berada di dalam dirinya dan harta yang berada di luar dirinya. Karena aku itu aku. kepunyaanku adalah kepunyaan- ku. kepunyaanku bukan aku. dan aku bukan kepunyaanku. Aku ini kekal tapi kepunyaanku tidak kekal, aku akan kembali pada Tuhan, sementara kepunyaanku, suatu saat nanti akan binasa. Seperti kata firman Tuhan: dunia beserta segala nafsunya akan binasa, hanya mereka yang menjalankan kehendak Allah hidup untuk selama- lamanya. Alkitab bukan saja tidak melarang manusia mempunyai banyak harta, bahkan memelihara hak milik pribadi dengan tidak memperbolehkan orang lain melirik, mengambil, merampas kepunyaannya — hukum kesepuluh.</p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;">Alkitab mengizinkan kita memiliki harta benda. namun Alkitab juga mengajarkan, jangan tamak. puaskan dirimu dengan apa yang ada, jangan menginginkan sesuatu di luar prinsip yang sudah Tuhan tetapkan.</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Harta benda yang di luar diri kita, hanyalah sesuatu yang Tuhan pinjamkan pada kita. Waktu kita mati, kita tak bisa membawanya pergi, kitalah yang akan menghadap Tuhan sang Pencipta. Kalau kita bisa memisahkan keduanya dengan jelas, barulah kita tahu bagaimana menangani kepunyaan kita: tidak tamak, puas akan apa yang sudah kita miliki. Minggu lalu kita sudah membahas, Alkitab tidak pernah melarang manusia berambisi menjadi besar. Kata Yesus, jika kamu ingin menjadi besar, jadilah hamba semua orang. Maksudnya, Tuhan memberi kita kebebasan plus prinsip (perintah yang harus kita jalankan).</p>
<h1 style="text-align: center;"><span style="color: #ff6600;">Nothing wrong to be big. to be ambisius.</span></h1>
<p style="text-align: justify;">masalahnya ambisimu untuk apa, ambisi itu datang dari mana, diikat oleh prinsip apa? Kita boleh menjadi besar asal mengikuti jalur: kebenaran. keadilan, kesucian, kehendak Tuhan, maka orang yang mempunyai kemampuan dan kapasitas besar j,tapi tidak mau mengembangkan diri, dia berdosa. Sebaliknya. orang yang tidak diberi kapasitas besar mau menjadi besar juga berdosa. Keselarasan antara ambisi dan kemampuan perlu kita jaga. Karena or¬ang yang tidak mempunyai kemampuan dan kemungkinan menjadi besar tapi nekad menjadi sebesar mungkin pasti mencapainya dengan cara-cara yang tidak benar: merampok, menipu&#8230;. mengganggu kepemilikan orang lain, melanggar prinsip yang telah Tuhan tetapkan. Tapi kalau kau bekerja keras, mengembangkan kemampuanmu, plus motivasi mau memuliakan Tuhan, membawa berkat bagi sesama. tidak mengikat diri di dalam dosa —</p>
<h3 style="text-align: center;"><span style="color: #008000;">tiga hal yang mendasari etika Kristen:</span></h3>
<h3 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;"> anything I do in order to glorifiy God. </span></h3>
<h3 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;">anything I do in order to beneficial for other, </span></h3>
<h3 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;">anything I do there is no bondage of sin in my action. </span></h3>
<p style="text-align: justify;">dia boleh mengembangkan aspirasinya yang besar, Tuhan fidak pernah merugikan, membuang, juga tidak pernah meninggalkan manusia yang benar-benar jafan di dalam kehendak- Nya dan menyenangkan hatiNya. Pisahkanlah dulu dirimu dengan fce- punyaanmu, baru katakanlah kepada rumahmu, mobilmu&#8230;. segala yang kau miliki: kau bukan aku, aku bukan kau. Segala milikku Tuhan sementara piniamkan padaku, yang boleh ku pakai, ku miliki. ku atur penggunaannya. dengan begitu kau memposisikan diri sebagai tuan atas milikmu, bukan milikmu yang menjadi tuan atasmu. Ingat: kau sudah ditebus, diberi hak sebagai anak Allah, jangan lagi menjadi budak dosa atau budak harta. Karena anak Allah adalah orang yang Allah percayakan untuk menjadi tuan atas miliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hidup manusia di abad ke-20 sudah jauh lebih baik ketimbang mereka yang hidup di abad ke-19: di awal abad ke-20. 99% kota dan desa belum memiliki pe- nerangan. tapi akhir abad ke-20. mungkin sisa satu atau dua persen kota yang tak memiliki penerangan. Menuntut maju adalah hak manusia, karena manusia dicipta seturut peta teladan Allah, diberi potensi dan kemampuan untuk meng- gunakan alam, membuat hidupnya menjadi lebih leluasa, lebih efisien. tapi ingat: aku bukan budak dari hartaku; hartaku tidak boleh memperbudak aku. Karena harta bisa menjadi tuan yang amat bengis, juga bisa menjadi hamba yang amat baik. Jika seorang tidak tahu mengelola hartanya, dia akan dijerat mati oleh hartanya. Ada banyak orang kaya yang tidak mengerti hubungan yangjelas antara diri mereka dengan milik mereka, setiap hari dihantui oleh untung rugi. sampai-sampai menjadi stress, frustrasi. depresi&#8230;. menderita penyakii jiwa yang berat sekali. Saya akan mengangkat lagi kisah Howard Huse. Waktu dia muda, dia begitu ambisius dan dia berhasil menjadi salah seorang yang terkaya di Amerika. profitnya bukan dihitung per bulan melainkan per detik. tapi dia mati karena kelaparan. Aneh bukan? Dua puluh tujuh tahun sebelum dia mati, dia tidak berani dekat dengan siapapun, hidup bersama seorang koki yana khusus memasak makanan untuknya. karena dia hanya percaya padanya seorang, dia tak pernah makan di restoran atau menghadiri pesta. Lambat laun dia mulai berpikir, apa jadinya kalau si koki meracuni dirinya? maka dia minta si koki makan dulu separuh dari makanannya, dia tunagu satu, dua jam, barulah dia mau makan. Kemudian dia berpikir lagi, apa iadinya kalau dia menaruh racun di bagian makanan yang ku makan, diapun minta si koki makan bagiannya, lambat laun, dia mati. Uangnya memang banyak, uang itu milik siapa? Milik dia. Tapi dia bisa mati dan uangnya tetap ada. Paradoks bukan? Kecuali kau bisa mengatur milikmu. bila tidak, kau lebih sementara dari milikmu.</p>
<p><a href="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/01/20130929_092555.jpg"><img class="size-large wp-image-607 aligncenter" alt="20130929_092555" src="http://sekolahminggu.com/wp-content/uploads/2014/01/20130929_092555-1024x576.jpg" width="550" height="309" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 1975, ketika Howard Huse mati. laporan penyebab kematiannya adalah: kurang makan, cukup menggemparkan a) Amerika: apa gunanya dia kaya tapi mati kelaparan? Bila seorang kaya tidak mengerti hubungan dirinya dengan harta miliknya, memang sangat kasihan. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, tidak pernah membuang kita. biarlah kita dengan berani, dengan yakin berkata: aku tidak takut apapun, karena Tuhan adalah Penolongku (ayat 6). Hidup yang bisa mengatakan. Tuhanlah Penolongku. aku tidak takut adalah hidup yang Tuar biasa bahagia. Orang yang umurnya panjang tapi setiap hari dirundung takut lebih malang dari mereka yang mati ketika masih muda. George Bernard Shaw, salah seorang puiangga besar Inggris, di awal abad fce-20 mengatakan. orang yang takut mati akan mati, orang yang tidak takut matipun akan mati. Apa bedanya? Orang yang takut mati setiap hari mati, tapi tidak jadi mati, dia bangun untuk takut mati lagi, sedangkan orang yang tidak takut mati hanya mati satu kali. Seorang yang hari-hari hidupnya dipenuh rasa takut mati amatlah tersiksa. Betapa indahnya orana yang dengan konfiden berkata. Tuhan adalah Penolongku. Puji Tuhan, itulah hidup yang saya alami selama ini, kekurangan yang ada di dalam hidup saya adalah: kuatir, takut, gelisah, marah yang tidak perlu. Apa itu kenyamanan jiwa? Iman, yang artinya tak perlu kuatir. takut, gelisah, marah-marah. Dulu, di London terdapat sebuah hotel kecil, di sana tertulis: saat kuatir mengetuk pintu, iman menjawab, yang kau cari tidak ada di sini. Saat imanmu sempurna, kuatirpun lenyap, saat kuatir bertambah, imanpun berkurang. Mengapa kau selalu me- nguatirkan hal yang tak pernah terjadi? Karena di antara hal-hal yang kau kuatirkan, paling tidak ada tujuh puluh lima bahkan mungkin sampai sembilan puluh sembilan persen tidak pernah ter- realisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Epicurian School of philosophy yang dari abad ke-4 sebelum Masehi sampai abad ke-4 setelah Masehi, selama kurang lebih tuiuh ratus lima puluh tahun merajarela di aunia Helenis; dunia Gerika menaucapkan satu kalimat yana saya rasa Denar juga (walau tak perlu kita terima seratus persen): sebelum kau mati. mati belum datang. setelah kau mati, mati sudah berlalu. Tentang mati, orang Tionghoa melukiskan: sapi berbeda dengan babi, babi hanya tahu lari tak tahu apa itu mati, sapi tahu mati tapi tak tahu lari. Tahukah anda, genius yang paling pintarpun, kira-kira hanya meng- gunakan lima persen dari potensi pikirannya, sampai dia mati, sembilan uluh lima persen kemampuan otaknya elum dia pakai. Sedangkan kau, mungkin hanya memakai satu atau dua persen saja. dari dua persen itu. sembilan puluh persennya kau hamburkan untuk kuatir, hanya sepuluh persen yang betul- betul kau pakai dengan baik. Mengapa kita hanya memakai pikiran kita untuk kuatir, kuatir, takut, gelisah, marah-marah? Orang yang memakai pikiran yang dari Tuhan untuk memikirkan hal-hal itu saja, seumur hidupnya tidak akan maju. Mengapa ada orang yang baru percaya Kristus tiga tahun sudah masuk sekolah teologi, menjadi pengkhotbah yang seumur hidupnya terus menerus dipakai Tuhan. sementara ada orang Kristen yang sudah puluhan tahun mendengar khotbah tetap tidak berani bersaksi. tidak pernah maju? Karena dia memakai pikiran yang begitu berharga untuk memikirkan hal-hal yang remeh dan hina, menggunakan potensi yang begitu bernilai hanya untuk kuatir, takut,&#8230; saja. &#8220;dengan yakin aku berkata, Tuhan Penolongku, aku tidak takut&#8221;, itulah ciri khas iman Kristen. Mengapa dari zaman ke zaman, iman Kristen bagai api yang tak bisa dipadamkan. semangat yang tak bisa dipatahkan? Dibunuh. dianiaya, kelaparan. pedang. telanjang, mati syahidpun tak takut, karena Tuhan Penolongku.</p>
<p style="text-align: justify;">Seiak abad ke-1. orang Kristen yakin, enfah pedang. telanjang.kemiskinan. kelaparan. marabahaya, nabi palsu atau  tidak bisa memisahkan kita dari kasih Allah yang berada di dalam Kristus (Rm. 8). Orang Kristen dari abad pertama belajar tida~k takut kepada dia yang hanya bisa membunuh tubuh tapi tidak bisa membunuh iiwa, maka tidak ada satu perkara yang bisa mengancam iiwanya. merebut kenyamanannya. lakukanlah perkara yang paling jahat atas diriku, yang penting, sebelum kau membunuhku. aku sudah melakukan sesuatu yang bernilai bagi Tuhan, bagi orang-orang yang Tuhan serahkan padaku. Jika sebelum aku mati, aku melakukan hal yang merusak diri, merusak masyarakat, merusak moral pemuda, merusak zaman ini, meski umurku di- perpanjana. bisa mencapai dua ratus tahunpun. Tidak ada gunanya. sebalik- nya, kalau aku sudah menjalankan kehendak Allah, membawa berkat bagi orang, meskipun umurku pendek juga tidak menjadi soal. Karena aku yakm, Tuhanlah Penolongku, aku tidak takut. Tak ada pendiri agama yang usianya pendek: Kongfuzu mencapai usia tujuh puluh dua setengah tahun, Socrates mencapai usia enam puluh delapan tahun, Mohammad mencapai usia enam puluh tiga tahun, Abraham mencapai usia seralus tujuh puluh lima tahun. Looze mencapai usia delapan puluh sekian tahun, Sakyamuni mencapai usia delapan puluh tahun&#8230;. penairi-pendiri agama membutuhkan umur panjang untuk mengajarkan ajarannya, memberi pengaruh pada dunia. hanya Yesus yang mencapai usia tiga puluh tiga setengan tahun. Secara manusia, usia yang cuma tiga puluh tiga setengah tahun aan baru melayani tiga tahun setengah, pengaruh apa yang bisa dia berikan? Apalagi Dia tidak pernah beranjak dari Palestine; hanya berkeliling di Galileo, Yerusalem dan sekitarnya, tapi Dialah contoh yang paling baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Peganglah prinsip ini, hidupmu bernilai atau tidak, tidak tergantung panjang atau pendek umur- mu, kaya atau miskin. sehat atau sakit- sakitan, kau diterima atau dibantah oleh orang-orang sezamanmu, Yesus Kristuslah contoh terbaik, meski dilawan, diumpat, difitnah, diadili secara tidak adil, disalib- kan, hanya hidup tiga puluh tiga tahun setengah. tidak menikmati kenyamanan secara tisik. tapi tak seorangpun sanggup melawanNya. meski Dia tidak pernah menulis satu lagu, tapi ada begitu banyak lagu dinyanyikan untukNya. Menurut catatan Guiness book of world record, at least half million hymns dipakai untuk memuji Tuhan. Secara manusia. sepertinya Yesus gagal total, namun sesungauhnya justru Dilah yang paling sukses. Itulah yang disebut paradoks. Mari kita back to the Bible: dari awal, kekristenan bukanlah agama yang mengajar kita melewati nidup yana enak. yang lancar, tak pernah mengalami gangguan, sejak awal. Tuhan kita dipaku. Paulus dipenggal kepalanya. Petrus disalib dengan posisi terbalik. satu per satu rasul dianiaya bahkan sampai mati, namun iman Kristen adalah iman yang tak mungkin digagalkan. semangat Kristen bagai api yang tak mungkin dipadamkan, keberanian Kristen tak mungkin di- patahkan. Chiristian faith yang di- dasarkan atas apa? Inilah aku, dengan yakin aku berkata, Tuhan adalah Penolongku. aku tidak takut. Tuhan berjanji: Twill never forsake you. I will never leave you alone. Aku menyertaimu. Biarlah orang Kristen sekali lagi mengingatkan diri: aku tidak takut, karena hati nuraniku tahu, aku patuh pada perintahNya. berjalan di dalam kehendakNya. Meski tubuhku bisa dibunuh atau kesulitan bisa saja menimpaku. kehendak Tuhan yang jadi. aku tidak takut, karena janji Tuhan tidak kosong: Aku menyertaimu sampai kesudahan alam. Meskipun kau melewati kematian, Aku menyertaimu (Mzm.23). Tahukah anda, Alkitab tiga ratus enam puluh lima kali menuliskan: jangan takut&#8230; yang cukup kita pakai setiap hari dari satu Januari sampai tiga puluh satu Desember. Mungkin kau berkata. ngomong sih begitu. aku tetap takut. Itulah cefakanya: kau sudah banyak mendenaar khotbah tapi tak pernah berubah. Tak usah takut, Tuhan akan menyukupi, memimpin, Dia tidak pernah meninggalkan kita. Kemarin, Pdt. Kok Han menelpon: pak Tong, ada or¬ang menawar tanahmu di Malang satu sekian milyar, jawab saya, boleh pikir- pikir. Uang itu tidak akan masuk ke kas saya. satu milyar akan saya berikan untuk pembanaunan gedung GRII, dua persen untuk ini dan itu, lima persen untuk pajak, sisanya untuk MRI Malang. Bagaimana dengan studi anak-anak saya? Biar mereka berjuang. Hidup ini adalah milik Tuhan, kalau perlu, saya akan menjual rumah yang di Jakarta, pindah ke rumah yang lebih kecil. asal kehendak Tuhan, rencana Tuhan jadi. Karena saya adalah saya, milik saya adalah milik saya, saya tidak dimiliki oleh milik saya, saya adalah tuannya bukan budaknya. Jangan takut, Tuhan menyertaiku. Jangan takut, Dia tidak meninggalkanku. Jangan takut. Dia adalah Tuhan yang mengikat janji dengan rencanaNya yang kekal.</p>
<p style="text-align: justify;">(ringkasan khotbah ini belum diperiksa oleh pengkhotbah &#8211; EL)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/aku-dan-hartaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think And Joy!</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/think-and-joy/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/think-and-joy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2014 08:42:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan rohani kristen]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo subianto kristen]]></category>
		<category><![CDATA[profil kristen stewart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[Think And Joy! By : Sekolah Minggu Kemampuan untuk berpikir, bergerak dan menjadi kreatif adalah dari Tuhan. Ayo, kerahkanlah segala kemampuanmu. Sebutkanlah tiga jenis buah yang banyak mengandung vitamin C. Siapakah yang menciptakan manusia? Angkatlah salah satu kakimu. Apakah kamu<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/think-and-joy/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="think and joy" href="http://sekolahminggu.com/think-and-joy/" target="_blank"><span style="color: #800080;"><b>Think And Joy!</b><b></b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p><span style="color: #ff9900;"><b>Kemampuan untuk berpikir, bergerak dan menjadi kreatif adalah dari Tuhan. Ayo, kerahkanlah segala kemampuanmu.</b></span></p>
<p>Sebutkanlah tiga jenis buah yang banyak mengandung vitamin C.</p>
<p>Siapakah yang menciptakan manusia?</p>
<p>Angkatlah salah satu kakimu. Apakah kamu dapat berdiri dengan seimbang?</p>
<p>Apa yang kamu lakukan ketika menemukan sesuatu yang lucu?</p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;">Dapatkah kamu menyebutkan dua cara agar kita tetap sehat?</span></strong></p>
<p>Doa apakah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada murid-murid-Nya yang juga kepada kita?</p>
<p>Cobalah sebutkan tiga bahan alami yang dapat dipakai sebagai obat.</p>
<p>Apakah yang menyebabkan daun berwarna hijau?</p>
<p>Apakah nama dua jenis burung yang dapat bernyanyi?</p>
<p>Bagaimanakah seharusnya sikap kita terhadap sesama manusia?</p>
<p>Bagaimana raut wajahmu saat makan coklat?</p>
<p>Mana yang kamu lebih suka, bermain di dalam atau di luar ruangan?</p>
<p>Apakah tiga hal yang dapat membuatmu gembira?</p>
<p>Bukalah mulutmu. Gigi manakah yang terbesar?</p>
<p>Bagaimana seharusnya sikap kita saat berdoa?</p>
<p>Pandanglah ke langit, apa sajakah yang kamu lihat?</p>
<p>Sebutkan dua fungsi dari akar tanaman.</p>
<p>Perhatikanlah jari-jari tanganmu. Jari mana yang indah bila dimasukkan cincin?</p>
<p>Hadiah apakah yang akan kamu berikan saat ibumu berulang tahun?</p>
<p><b><i> Oleh : Kak Lidya</i></b></p>
<p><span style="color: #339966;"><b>Mutiara kita:</b></span></p>
<p><span style="color: #339966;"><b>1 Korintus 10:31</b></span></p>
<p><b><span style="color: #339966;">&#8220;Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.&#8221; </span> </b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/think-and-joy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENGENAL PENYAKIT DEMAM BERDARAH</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/mengenal-penyakit-demam-berdarah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/mengenal-penyakit-demam-berdarah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2014 08:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[perang islam kristen]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan islam kristen]]></category>
		<category><![CDATA[perjamuan kudus kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1333</guid>
		<description><![CDATA[MENGENAL PENYAKIT DEMAM BERDARAH By : Sekolah Minggu Oleh        : Dr Diana Samara Illustrasi : Kak Heru Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang hidup di dalam nyamuk Aedes aegypti. Ketika nyamuk yang mengandung virus ini menggigit seseorang, maka<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/mengenal-penyakit-demam-berdarah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="mengenal penyakkit demam berdarah" href="http://sekolahminggu.com/mengenal-penyakit-demam-berdarah/" target="_blank"><span style="color: #ff9900;"><b>MENGENAL PENYAKIT DEMAM BERDARAH</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p>Oleh        : Dr Diana Samara</p>
<p>Illustrasi : Kak Heru</p>
<p>Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang hidup di dalam nyamuk Aedes aegypti. Ketika nyamuk yang mengandung virus ini menggigit seseorang, maka virus itu berpindah ke dalam darah orang itu. Bila kondisi tubuhnya kurang baik (daya tahan tubuh sedang melemah), maka virus tersebut akan berkembang biak di dalam darahnya dan akhirnya menimbulkan penyakit demam berdarah.</p>
<p>Gejala penyakit demam berdarah adalah panas tinggi mendadak antara 38 1/2 dan bisa sampai 40-41 derajat celcius, sakit kepala, tulang ngilu, bisa mual, dan muntah.</p>
<p><strong><span style="color: #808000;">Media yang membuat nyamuk Aedes aegypti berkembang biak adalah air tergenang; misalnya: air pot bunga, bak kamar mandi, kaleng-kaleng kosong yang kemasukan air hujan atau air siraman, gentong, dan sebagainya. Itu sebabnya penyakit demam berdarah makin meningkat di musim hujan dan pancaroba (pergantian musim).</span></strong></p>
<p>Untuk menghindari mewabahnya penyakit demam berdarah, maka sebaiknya menguras bak kamar mandi atau wadah untuk tampungan air satu minggu sekali, kaleng-kaleng atau wadah-wadah yang tidak terpakai agar dikubur. Yang terpenting dari semua itu adalah jagalah kebersihan lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/mengenal-penyakit-demam-berdarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WARISAN HYMN</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2014 08:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pembantaian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian doa kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=1326</guid>
		<description><![CDATA[WARISAN HYMN By : Sekolah Minggu JOY TO THE WORLD! Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="warisan hymn" href="http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/" target="_blank"><span style="color: #33cccc;"><b>WARISAN HYMN</b></span></a></h1>
<p><a title="sekolah minggu" href="http://sekolahminggu.com/" target="_blank">By : Sekolah Minggu</a></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><b>JOY TO THE WORLD!</b></span></p>
<p>Fanny Crosby lahir di New York tanggal 24 Maret 1823. Hingga akhir hayatnya ia telah menulis kira-kira 8.000 &#8211; 9.000 himne. Moto hidupnya adalah demikian: &#8220;Menurut saya hidup ini tidak terlalu panjang. Saya ingin memastikan agar orang-orang yang tidak dapat membaca sebuah khotbah akan membaca lagu.&#8221; Fanny Crosby sering disebut sebagai Quenn og Hymnody&#8221; atau Ratu Himnodi.</p>
<p>Himne &#8220;Terpujilah Allah&#8221; muncul dalam buku koleksi sekolah minggu yang ditulis oleh William Doane dan Robert Lowry di tahun 1875. Pada tahun 1952 tim Billy Graham Crusade pergi ke Inggris dan mereka menyanyikan lagu ini untuk pertama sekali. Sejak itu, lagu ini menjadi favorit dalam kebaktian rohani yang dipimpin oleh Billy Graham. Himne ini baik sekali karena tidak hanya mengandung karakteristik himne, tetapi juga lagu ini mengajak kita untuk menyerahkan kemulian tertinggi kepada Kristus. Kita diingatkan untuk senantiasa mengingat pekerjaan Tuhan yang besar dan ajaran-Nya yang agung. Tanggal 12 Februari 1915, Fanny meninggal dalam usia 95 tahun. Selama lebih dari 40 tahun dia menulis himne.</p>
<p><strong><span style="color: #ff9900;">Latar belakang                                                            </span></strong></p>
<p>Bait 1 : Kita diajak untuk memuji Allah karena Dia telah mengirimkan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan kita (Yohanes 3:16).</p>
<p>Bait 2 : Keyakinan iman akan bersama Dia di surga sambil menantikan kedatangan-Nya yang kedua kali (1 Tesalonika 4 :14).</p>
<p>Reff : Seruan untuk memuji Tuhan.</p>
<p><span style="color: #339966;"><b>Quiz</b></span></p>
<p>1. Kapan Fanny Crosby lahir dan pada usia berapa dia meninggal?</p>
<p>2. Siapa yang membuat lagu ini terkenal dalam kebaktian rohani besar?</p>
<p>3. Ceritakan dengan kalimatmu sendiri isi dari pujian ini.</p>
<p><b><i>Oleh : Kak Elsa                                                                                                                                                       Illustrasi : Kak Freddy</i></b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/warisan-hymn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
