<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu &#187; Saat Teduh</title>
	<atom:link href="http://sekolahminggu.com/category/saat-teduh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahminggu.com</link>
	<description>Anugerah Datang Dari Allah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2016 09:04:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
	<item>
		<title>Hati Yang Baru</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/hati-yang-baru/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/hati-yang-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 May 2013 08:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bijak kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ilustrasi kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yehezkiel 36:22-32 Yesaya hidup jauh sebelum Israel dibuang ke Babel karena menolak Allah. Dari jauh-jauh hari Allah telah mengutus Yesaya untuk memberi peringatan kepada mereka. Tetapi umat Allah itu tidak mengindahkannya. Lalu, Allah juga mengutus nabi-Nya yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/hati-yang-baru/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yehezkiel 36:22-32</p>
<p>Yesaya hidup jauh sebelum Israel dibuang ke Babel karena menolak Allah. Dari jauh-jauh hari Allah telah mengutus Yesaya untuk memberi peringatan kepada mereka. Tetapi umat Allah itu tidak mengindahkannya. Lalu, Allah juga mengutus nabi-Nya yang lain, yaitu Yeremia. Yeremia hidup sebelum masa pembuangan itu sampai masa pembuangan yang adalah hukuman Allah itu, benar-benar terjadi. Yeremia menulis kitab Ratapan untuk mengungkapkan kesedihan atas hancurnya Yerusalem dan Bait Allah.</p>
<p>Di dalam masa pembuangan itu, Allah terus menyatakan janji-Nya untuk memulihkan dan mengembalikan Israel ke Tanah Perjanjian-Nya. Alasan utama Allah melakukan itu adalah karena Ia setia dan tidak membiarkan kekudusan nama-Nya dipermainkan. Dan Allah akan bekerja di hati umat-Nya, mengganti hati mereka yang keras seperti batu dengan hati yang lembut dan taat. Roh Allah yang akan senantiasa memimpin umat-Nya hidup menurut ketetapan-ketetapan-Nya.</p>
<p>Allah juga mengasihi kita dan ingin memulihkan hubungan dengan kita. Allah pertama-tama bekerja dalam hati kita sehingga pertobatan yang sejati itu berasal dari dalam. Pekerjaan Allah dimulai dengan merubah hati yang keras menjadi hati yang lembut. Allah sanggup melembutkan hati manusia yang sekeras apa pun. Percayakah engkau?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apa yang terjadi jika hati kita sudah menjadi taat kepada Allah? (ay.31)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya mau mempunyai hati yang lembut dan taat. Saya juga berdoa untuk orang tua, saudara, dan teman-teman saya yang masih mengeraskan hati dan belum percaya kepada Tuhan Yesus. Saya mohon Engkau mau melembutkan hati mereka, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Catatlah 10 nama dari orang-orang yang engkau kenal yang belum percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Maukah engkau berdoa setiap hari untuk mereka dalam minggu ini agar Allah melembutkan hati mereka?</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><strong>Jalan Orang Benar Dan Jalan Orang Fasik</strong></li>
<li><b>Allah Adalah Gembalaku</b></li>
<li><b>Percaya Pada Allah Ketika Takut</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/hati-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panggilan Yehezkiel</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/panggilan-yehezkiel/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/panggilan-yehezkiel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 May 2013 07:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[biodata kristen rodeheaver]]></category>
		<category><![CDATA[buku-buku kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yehezkiel 3:16-21 Sekarang kita sampai pada kitab nabi-nabi yang ketiga, yaitu Yehezkiel. Yehezkiel berarti Allah adalah penjaga. Yehezkiel hidup di zaman penghukuman Israel, yaitu pembuangan di Babel atau Babilonia. Yehezkiel menerima panggilan Allah di tanah pembuangan. Bahkan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/panggilan-yehezkiel/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yehezkiel 3:16-21</p>
<p>Sekarang kita sampai pada kitab nabi-nabi yang ketiga, yaitu Yehezkiel. Yehezkiel berarti Allah adalah penjaga. Yehezkiel hidup di zaman penghukuman Israel, yaitu pembuangan di Babel atau Babilonia. Yehezkiel menerima panggilan Allah di tanah pembuangan. Bahkan dalam masa penghukuman sekalipun, Allah masih mengutus nabi-Nya untuk menyampaikan perkataan-Nya. Apakah engkau bisa melihat kasih Allah kepada umat-Nya itu?</p>
<p>Allah memanggil Yehezkiel untuk menjadi penjaga Israel. Yehezkiel harus menyampaikan peringatan Allah kepada orang yang jahat maupun kepada orang yang benar. Allah memberi kesempatan kepada setiap orang untuk bertobat, yang disampaikan melalui Yehezkiel. Orang jahat yang sudah diperingatkan mungkin saja akan bertobat atau mungkin juga tidak. Tetapi Allah sudah memberikan kesempatan kepadanya.</p>
<p>Sebelum naik ke surga Tuhan Yesus memberikan perintah kepada setiap murid-Nya untuk memberitakan Injil. Perintah itu juga ditujukan kepada kita. Maka, sekarang adalah tanggung jawab kita yang diberi kepercayaan untuk memberitahukan Kabar Baik ini kepada orang lain. Apakah nantinya orang itu menerima Kabar Baik itu atau tidak, itu menjadi tanggung jawab orang itu sendiri. Maukah engkau memebritakan Injil?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Bagaimana caranya memberitakan Injil? Beritahukan kepada temanmu bahwa Tuhan Yesus sudah turun dari surga menjadi manusia untuk menanggung hukuman dosa kita di atas kayu salib. Tidak ada manusia bisa menanggung dosanya sendiri atau dosa orang lain. Kita semua sama-sama orang berdosa. Hanya Tuhan Yesus yang bisa menanggung dosa. Untuk itu Ia harus menderita. Dan yang paling penting Tuhan Yesus bangkit pada hari ketiga, menandakan kalau Ia menang atas kematian. Upah dosa adalah maut, tetapi kasih karunia Allah adalah hidup yang kekal. Sampaikan hal ini pada temanmu, ya.</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, berilah saya hati yang mau memberitakan Injil, mulai kepada teman-teman saya di sekolah. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Beri tahukan juga kepada temanmu bahwa siapa saja yang datang dan percaya kepada Tuhan Yesus tidak akan ditolak. Tuhan Yesus mengasihi semua anak. Ajaklah temanmu membaca Yohanes 6:37.</p>
<ul>
<li><strong>Hati Yang Baru</strong></li>
<li><strong>Jalan Orang Benar Dan Jalan Orang Fasik</strong></li>
<li><b>Allah Adalah Gembalaku</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/panggilan-yehezkiel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Besar Setia-Mu</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 07:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[asal usul kristen]]></category>
		<category><![CDATA[bidat kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Ratapan 3:21-26 Yeremia hidup di zaman yang sangat sulit. Sebagai nabi Allah ia harus menyampaikan apa yang menjadi isi hati Allah, yaitu kesedihan, kemarahan, dan peringatan Allah kepada umat-Nya. Yeremia juga melihat kekerasan hati umat Allah yang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Ratapan 3:21-26</p>
<p>Yeremia hidup di zaman yang sangat sulit. Sebagai nabi Allah ia harus menyampaikan apa yang menjadi isi hati Allah, yaitu kesedihan, kemarahan, dan peringatan Allah kepada umat-Nya. Yeremia juga melihat kekerasan hati umat Allah yang tidak mengindahkan peringatan-peringatan Allah. Karena itu ketika waktunya sudah tiba, Allah benar-benar mendatangkan hukuman kepada umat-Nya.</p>
<p>Yeremia menyaksikan sendiri hukuman Allah itu. Allah membuat bangsa-bangsa lain mengalahkan Israel. Allah juga membiarkan bangsa-bangsa lain menghancurkan Bait Allah dan kota Yerusalem. Itu adalah suatu pemandangan yang sangat mengerikan. Di dalam kitab Ratapan ini Yeremia menuliskan kesedihan hatinya melihat kehancuran Yerusalem.</p>
<p>Namun, ada hal yang sangat unik dalam kitab ini. Di dalam kesedihan dan keputusasaan yang mendalam itu Yeremia masih melihat bahwa Allah itu adalah Allah yang setia. Ayat-ayat yang kita baca ini banyak dijadikan syair lagu rohani hingga sekarang: <i>&#8220;Besar setia-Mu&#8230; selalu baru tiap pagi.&#8221;</i></p>
<p>Di dalam pengakuan</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Jika engkau dalam keadaan yang sulit, janganlah berhenti</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya akan terus</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Berdoalah dan berharaplah.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Panggilan Yehezkiel</b></li>
<li><strong>Hati Yang Baru</strong></li>
<li><strong>Jalan Orang Benar Dan Jalan Orang Fasik</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/besar-setia-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjanjian Baru</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/perjanjian-baru/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/perjanjian-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 07:46:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kesaksian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[artikel wanita kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yeremia 31:1-7 Dalam kitab Yeremia ini dicatat satu hal yang sangat penting, yaitu adanya perjanjian baru antara Allah dan umat-Nya yang sejati. Perjanjian yang lama sudah dirusak oleh umat yang tidak setia (bacalah Yeremia 31:32) dan Allah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/perjanjian-baru/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yeremia 31:1-7</p>
<p>Dalam kitab Yeremia ini dicatat satu hal yang sangat penting, yaitu adanya perjanjian baru antara Allah dan umat-Nya yang sejati. Perjanjian yang lama sudah dirusak oleh umat yang tidak setia (bacalah Yeremia 31:32) dan Allah akan menghukum mereka. Namun, Allah tetap setia pada janji-Nya. Di ayat 3 Allah berfirman bahwa Ia mengasihi umat-Nya dengan kasih yang kekal, dan Allah akan melanjutkan kasih setia-Nya kepada mereka. Ia akan terus mengasihi mereka. Alangkah luar biasanya kasih Allah.</p>
<p>Ketika ada teman atau saudaramu yang sudah berbuat jahat kepadamu, masih bisakah engkau berkata kepadanya bahwa engkau tetap, mengasihinya? Tentu saja ini sangat berat, bukan? Kalau kita berhadapan dengan orang yang terus-menerus menyakiti kita, biasanya kita akan menghindari orang itu. Kalau bisa tidak usah bertemu dia lagi karena kita sudah tidak mau melihat wajahnya lagi.</p>
<p>Allah sama sekali berbeda. Allah kita mengatakan bahwa Ia akan melanjutkan kasih setia-Nya kepada kita, umat-Nya yang berdosa. Tuhan Yesus lahir ke dalam dunia untuk menyatakan puncak kasih Allah, yaitu menebus dosa manusia sehingga manusia mendapatkan pengampunan yang sejati.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Tuhan Allah akan menyelamatkan umat-Nya yang sejati, yaitu sisa-sisa Israel yang bertobat dan kembali kepada-Nya. Bacalah dengan teliti ayat 7.</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya bersyukur karena kasih setia Tuhan tidak pernah berhenti, bahkan melampaui dosa manusia. Terima kasih untuk penebusan Tuhan Yesus di atas kayu salib dan kebangkitan-Nya yang mengalahkan kematian. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Hafalkanlah janji Allah dalam Yesaya 31:3.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><strong>Besar Setia-Mu</strong></li>
<li><b>Panggilan Yehezkiel</b></li>
<li><strong>Hati Yang Baru</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/perjanjian-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesedihan Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kesedihan-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kesedihan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 May 2013 07:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[angelina sondakh kristen]]></category>
		<category><![CDATA[anti kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yeremia 12:7-17 Allah melihat setiap kejahatan umat-Nya. Allah melihat sampai ke dalam hati manusia. Bagian bacaan kita ayat 7-17 ini adalah ungkapan kesedihan dan kemarahan Allah akan dosa umat-Nya. Allah mengasihi umat-Nya dengan kasih yang amat besar<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kesedihan-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By<a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank"> Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yeremia 12:7-17</p>
<p>Allah melihat setiap kejahatan umat-Nya. Allah melihat sampai ke dalam hati manusia. Bagian bacaan kita ayat 7-17 ini adalah ungkapan kesedihan dan kemarahan Allah akan dosa umat-Nya.</p>
<p>Allah mengasihi umat-Nya dengan kasih yang amat besar yang tak terbatas. Tetapi umat Allah sepertinya menyelepekan dan menganggap enteng kasih Allah. Dengan sembarangan mereka menyia-nyiakan ibadah dan berbuat jahat seolah-olah Allah tidak ada. Hal ini sangat menyakiti hati Allah.</p>
<p>Apa yang engkau rasakan ketika ada saudara atau temanmu yang tidak menganggap keberadaanmu? Engkau ada bersama-sama dengan mereka, tetapi mereka sama sekali tidak mengajakmu bicara seolah-olah tidak melihatmu. Keadaan seperti ini akan sangat menyakiti hatimu, &#8216;kan?&#8221; Itulah yang umat Allah lakukan terhadap Allah. Mereka dengan bebas berlaku jahat di hadapan-Nya, seolah-olah Allah tidak melihat karena Allah mereka anggap tidak ada.</p>
<p>Apa yang kemudian dilakukan Allah? Dalam kasih-Nya, Allah akan menghukum umat-Nya agar mereka bertobat dan sungguh-sungguh kembali kepada-Nya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apa yang terjadi jika umat Allah terus tidak mau mendengarkan firman-Nya? (ay.17)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, ampunilah dosa-dosa saya Tuhan jika selama ini saya berbuat jahat dengan menganggap seolah-olah Engkau tidak ada dan tidak bisa melihat saya. Ampunilah saya, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan                                                                                                 I</b>ngatlah selalu bahwa Allah senantiasa besertamu. Ketika akan berbuat sesuatu tanyakanlah dirimu sendiri apakah Allah yang melihatmu akan setuju dengan perbuatan itu. Hal ini akan menghindarkanmu dari sebarangan berbuat dosa kepada-Nya.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Perjanjian Baru</b></li>
<li><strong>Besar Setia-Mu</strong></li>
<li><b>Panggilan Yehezkiel</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kesedihan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesedihan Yeremia</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/kesedihan-yeremia/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/kesedihan-yeremia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 May 2013 07:37:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[agni pratistha kristen]]></category>
		<category><![CDATA[air hidup kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yeremia 12:1-6 Di tengah kesulitan dalam tugasnya. Yeremia menyampaikankesedihannya kepada Allah di dalam ayat 1-4. Yeremia melihat semua tingkah laku bangsanya yang makin lama makin jahat. Ia bertanya mengapa orang yang jahat seakan-akan tidak dihukum oleh Allah.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/kesedihan-yeremia/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yeremia 12:1-6</p>
<p>Di tengah kesulitan dalam tugasnya. Yeremia menyampaikankesedihannya kepada Allah di dalam ayat 1-4. Yeremia melihat semua tingkah laku bangsanya yang makin lama makin jahat. Ia bertanya mengapa orang yang jahat seakan-akan tidak dihukum oleh Allah.</p>
<p>Orang-orang itu mengaku mengenal Allah, menyebut-nyebut nama Allah, tetapi kelakuan dan hidup mereka jauh sekali dari firman Tuhan. Yeremia mengharapkan keadilan dari Allah. Kapan Allah menghukum orang-orang yang sedemikian kurang ajar kepada-Nya?</p>
<p>Allah menjawab Yeremia pada ayat 5-6. Allah tidak langsung mengasihani Yeremia. Sesuai janji-Nya pada pasal pertama kitab ini-yang kemarin kita baca-Allah akan memberikan Yeremia kekuatan.</p>
<p>Allah berkata kepada Yeremia, bahwa jika Yeremia sudah hampir putus asa dengan kesulitan seperti itu, bagaimana ia akan menghadapi kesulitan mendatang yang lebih besar. Allah menguatkan hamba-Nya itu dengan cara memberikan peringatan supaya Yeremia bersiap untuk hal yang lebih berat. Ini adalah cara Allah yang unik mendidik hamba-Nya.</p>
<p>Ketika engkau merasa tugasmu sulit sekali, janganlah langsung minta dikasihani orang lain. Berdoalah kepada Allah. Kesulitan sekarang ini justru melatihmu untuk makin lama makin kuat menanggung kesulitan dan tantangan yang lebih besar nantinya. Maukah engkau mengandalkan dan berharap kepada janji Allah yang akan menopangmu?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Mengapa umat Allah saat itu berani berbuat jahat sementara mulut mereka mengaku mengenal Allah? (ay.4)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, tolonglah saya bersiap menerima segala pelatihan yang Engkau sediakan bagi saya. Dan ajar saya takut kepada-Mu, karena saya tahu mata Tuhan melihat. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Jangan pernah menyerah hanya karena PR dan ulanganmu banyak, ya. Itu adalah kesempatan yang sangat baik untuk menggali potensimu.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Kesedihan Allah</b></li>
<li><b>Perjanjian Baru</b></li>
<li><strong>Besar Setia-Mu</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/kesedihan-yeremia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah VS Illah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/allah-vs-illah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/allah-vs-illah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 May 2013 07:27:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[buku kristen]]></category>
		<category><![CDATA[majalah kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yeremia 10:1-16 Zaman Yeremia hidup dan bertugas adalah ketika penghukuman Allah bagi umat-Nya akan segera tiba. Pada zaman itu raja-raja yang memerintah adalah Raja Yosia sampai Raja Zedekia yang mengalami pembuangan ke Babel. Jauh-jauh hari Yeremia sudah<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/allah-vs-illah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yeremia 10:1-16</p>
<p>Zaman Yeremia hidup dan bertugas adalah ketika penghukuman Allah bagi umat-Nya akan segera tiba. Pada zaman itu raja-raja yang memerintah adalah Raja Yosia sampai Raja Zedekia yang mengalami pembuangan ke Babel.</p>
<p>Jauh-jauh hari Yeremia sudah memperingati umat Allah itu tentang hukuman itu. Yeremia melihat bagaimana umat Allah itu sama sekali tidak menanggapi peringatannya. Akhirnya murka Allah benar-benar tiba atas mereka. Mereka diserang dan dikalahkan oleh bangsa musuh dan dibuang ke Babel. Bait Allah yang menjadi kebanggaan mereka dihancurkan oleh tentara musuh.</p>
<p>Sebenarnya kesalahan apa yang dilakukan bangsa Israel sehingga mendatangkan murka Allah yang begitu besar? Kesalahan mereka adalah turut menyembah dan percaya kepada ilah atau berhala buatan manusia. Mereka bahkan menganggap ilah adalah dewa mereka dan menyamakannya dengan Allah. Benarkah demikian? Tentu saja tidak.</p>
<p>Allah adalah sang Pencipta, Dia adalah sang Hidup dan sumber hidup. Sedangkan ilah atau berhala adalah ciptaan atau buatan manusia. Berhala tidak hidup, jadi tidak bisa berbuat apa-apa. Masakan bangsa Israel yang memiliki Allah yang hidup mau menyembah ilah buatan mereka sendiri?</p>
<p>Patung-patung yang disembah itu, tidak pernah bisa menyelamatkan diri sendiri ketika ada kebakaran. Bahkan merekalah yang harus menggotong patung-patung itu ke tempat aman. Mana mungkin kita berharap pertolongan dari patung itu? Lalu kepada siapa kita berharap? Tentu saja kepada Allah yang hidup, yang telah menciptakan engkau dan saya dan juga seluruh dunia ini.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Sebutkan tiga hal yang dicatat Alkitab tentang Allah yang sejati. (ay.10</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, biarlah di dalam hati saya tidak ada ilah lain. Saya hanya percaya kepada Allah yang sejati, Allah Tritunggal yang telah menciptakan dunia ini, Anak Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus yang turun ke dalam dunia untuk telah menebus dosa saya dan Roh Kudus yang memimpin hidup saya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Jangan takut terhadap cerita-cerita dongeng tentang patung-patung berhala. Allah yang hidup tidak bisa disamakan dengan patung-patung itu. Roh Allah yang diam di dalam orang percaya, lebih besar daripada roh-roh apa pun di dalam dunia.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Kesedihan Yeremia</b></li>
<li><b>Kesedihan Allah</b></li>
<li><b>Perjanjian Baru</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/allah-vs-illah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Janji Pemulihan Allah</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/janji-pemulihan-allah/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/janji-pemulihan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 May 2013 03:48:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[cinta kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kesaksian kristen terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=558</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yesaya 66:18-24 Apakah kisah utama yang diberitakan di dalam seluruh Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Mari kita lihat empat kejadian penting yang merangkai seluruh Alkitab. Pertama, peristiwa PENCIPTAAN. Alah menciptakan seluruh dunia beserta isinya. Manusia diciptakan dengan<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/janji-pemulihan-allah/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yesaya 66:18-24</p>
<p>Apakah kisah utama yang diberitakan di dalam seluruh Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Mari kita lihat empat kejadian penting yang merangkai seluruh Alkitab.</p>
<p>Pertama, peristiwa PENCIPTAAN. Alah menciptakan seluruh dunia beserta isinya. Manusia diciptakan dengan sangat baik, segambar dan rupa Allah. Tetapi kemudian manusia jatuh ke dalam dosa. Alkitab mencatat peristiwa KEJATUHAN di dalam Kejadian 3.</p>
<p>Lalu, Allah memberikan janji mengenai rencana keselamatan bagi umat-Nya. Juruselamat akan lahir melalui suatu bangsa yang dipilih-Nya, yaitu bangsa Israel. Ribuan tahun setelah janji itu pertama kali diberikan, janji itu dipenuhi. Tuhan Yesus lahir di dunia dan mengerjakan PENEBUSAN di kayu salib.</p>
<p>Sebelum naik ke surga, Tuhan Yesus mengatakan Ia akan datang kembali untuk menghakimi dunia ini. Kemudian semua umat pilihan-Nya akan tinggal serta memerintah bersama dengan DIA di langit dan bumi yang baru.</p>
<p>Pada bagian akhir kitab Yesaya janji itu juga dicatat. Di situ ditulis bahwa akan datang langit dan bumi yang baru di mana segala dosa manusia sudah dikalahkan dan orang-orang yang menentang Allah dihukum selama-lamanya. Umat Allah kembali akan bersama dengan Allah. Betapa indahnya hari itu, kita akan berjumpa dengan Tuhan Yesus, Juruselamat kita. maukah engkau menantikan hari itu?</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apakah yang akan terjadi kepada mereka yang memberontak kepada Allah? (ay.24)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya bersyukur karena Engkau adalah Allah yang berkuasa atas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini dari awal hingga akhir. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Dalam keadaan apa pun peganglah selalu harapan bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali. Kelak kita akan berjumpa dengan Tuhan Yesus yang telah sangat mengasihi kita. Hari itu pasti akan tiba. Janganlah pernah putus asa. Tetaplah berdoa dan berharap kepada Tuhan Yesus. Ia mendengarkan setiap doamu. Maukah engkau?</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Panggilan Yeremia</b></li>
<li><b>Allah VS Illah</b></li>
<li><b>Kesedihan Yeremia</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/janji-pemulihan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosa Yang Menghalangi</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/dosa-yang-menghalangi/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/dosa-yang-menghalangi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 May 2013 03:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[doa kesembuhan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[website kristen indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yesaya 59:1-3 Allah sangat mengasihi manusia. Tetapi manusia suka dengan sengaja menjauh dari Allah dengan cara terus berbuat dosa. Dosa menghalangi manusia untuk datang kepada Allah. Dapatkah manusia berdosa mendekat kepada Allah? Tidak. Dan manusia yang senang<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/dosa-yang-menghalangi/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yesaya 59:1-3</p>
<p>Allah sangat mengasihi manusia. Tetapi manusia suka dengan sengaja menjauh dari Allah dengan cara terus berbuat dosa. Dosa menghalangi manusia untuk datang kepada Allah. Dapatkah manusia berdosa mendekat kepada Allah? Tidak. Dan manusia yang senang berbuat dosa biasanya tidak suka mendekat kepadaAllah. Di dalam Allah ada terang. Segala kejahatan di dalam hati akan terbongkar dan segala dusta yang disembunyikan akan diketahui oleh Allah. Manusia berdosa tidak suka ketika dosanya diketahui Allah.</p>
<p>Adakah orang yang berbuat jahat lalu segera mengakui kejahatannya? Biasanya orang yang bersalah pura-pura tidak tahu-menahu tentang kejahatan itu. Malah mungkin sekali ia akan menuduh orang lain yang melakukan kejahatan itu. Kesalahannya ditimpakan kepada orang lain.</p>
<p>Manusia berdosa suka menyalahkan orang lain. Ia tidak mau dikatakan bersalah dan malu mengakui bahwa dirinya bersalah. Dosa menghalangi seseorang untuk berkata jujur di hadapan manusia dan di hadapan Allah.</p>
<p>Maukah engkau selalu jujur dan rendah hati di hadapan Allah? Tidak ada satu hal pun yang bisa kita sembunyikan dari hadapan-Nya. Sekalipun orang lain tidak tahu, tetapi Allah mengetahuinya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Dari manakah dosa berasal? Dari dalam hati manusia atau dari pengaruh luar? Bacalah Markus 7:21-23.</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, saya tahu saya orang berdosa. Dan dosa-dosa menghalangi saya mengasihi Engkau dengan sungguh-sungguh. Ampunilah saya, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Belajarlah untuk memeriksa diri sendiri terlebih dahulu daripada langsung menyalahkan orang lain. Maukah engkau melakukan hal ini?</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Janji Pemulihan Allah</b></li>
<li><b>Panggilan Yeremia</b></li>
<li><b>Allah VS Illah</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/dosa-yang-menghalangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panggilan Yeremia</title>
		<link>http://sekolahminggu.com/panggilan-yeremia/</link>
		<comments>http://sekolahminggu.com/panggilan-yeremia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 May 2013 04:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Minggu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Teduh]]></category>
		<category><![CDATA[gambar-gambar kristen]]></category>
		<category><![CDATA[game kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahminggu.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[By Sekolah Minggu Yeremia 1:1-10 Setiap hamba atau pelayan Tuhan menerima panggilan tugasnya dengan cara yang berbeda-beda. Tetapi semuanya sama-sama menyampaikan isi hati Allah kepada siapa Allah ingin mereka menyampaikannya. Allah sudah memilih Yeremia menjadi hamba-Nya sejak sebelum Yeremia dilahirkan.<span class="ellipsis">&#8230;</span><div class="read-more"><a href="http://sekolahminggu.com/panggilan-yeremia/">Read more &#8250;</a></div><!-- end of .read-more -->]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>By <a title="Sekolah Minggu" href="http://www.sekolahminggu.com" target="_blank">Sekolah Minggu</a></p>
<p>Yeremia 1:1-10</p>
<p>Setiap hamba atau pelayan Tuhan menerima panggilan tugasnya dengan cara yang berbeda-beda. Tetapi semuanya sama-sama menyampaikan isi hati Allah kepada siapa Allah ingin mereka menyampaikannya. Allah sudah memilih Yeremia menjadi hamba-Nya sejak sebelum Yeremia dilahirkan. Sungguh luar biasa pemilihan Allah!</p>
<p>Namun, Yeremia yang masih muda merasa takut. Ia tidak mengerti bagaimana harus menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Yeremia yang masih muda tentu tidak banyak pengalaman. Bagaimana ia bisa melaksanakan tugas dari Allah yang besar ini?</p>
<p>Bukan orang yang dewasa yang banyak pengalaman saja yang dipakai Allah untuk mengerjakan pekerjaan-Nya yang besar. Dalam bacaan kita ini Allah memanggil Yeremia menjadi hamba-Nya ketika ia masih muda. Dan tugas yang diberikan Allah bukan tugas yang ringan. Tetapi Allah berjanji akan memberi kekuatan dan keberanian kepada Yeremia. Juga Allah sendirilah yang akan menaruh perkataan-Nya dalam mulut Yeremia, sehingga Yeremia tahu dengan tepat apa yang harus ia sampaikan.</p>
<p>Ketika kepadamu dipercayakan suatu tugas, mintalah kepada Allah untuk memberikanmu keberanian agar dapat menyelesaikan tugas itu dengan baik. Janganlah butu-buru bilang tidak bisa, ya.</p>
<p><b>Di Renungkan</b></p>
<p>Apa yang Allah katakan akan terjadi selama Yeremia melaksanakan tugasnya? (ay.19)</p>
<p><b>Doa</b></p>
<p>Bapa di surga, tolonglah berikan keberanian kepada saya untuk mengerjakan tanggung jawab yang lebih besar yang akan Engkau berikan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.</p>
<p><b>Lakukan</b></p>
<p>Syarat untuk bisa dipakai oleh Allah bukanlah pengalaman atau kepintaran, tetapi kesetiaan kepada Allah yang memberikan tanggung jawab. Setialah apda setiap tanggung jawab yang Allah percayakan kepadamu, besar ataupun kecil. Banyak orang bisa memulai, tetapi sedikit yang bisa dengan setia menyelesaikannya sampai akhir.</p>
<p>Artikel yang berhubungan :</p>
<ul>
<li><b>Allah VS Illah</b></li>
<li><b>Kesedihan Yeremia</b></li>
<li><b>Kesedihan Allah</b></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahminggu.com/panggilan-yeremia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
